
...Xao membawa pergi Tabib itu jauh dari Istana Lui Zang untuk menghindari sesuatu yang tidak di inginkan....
...Peramal Xion dan Penasehat perempuan itu saling menatap....
..."Peramal Xion, ingat yang di bilang Xao mengenai ini."Tatap Penasehat perempuan Lui Zang dengan wajah serius....
..."Bagaimana kau bisa tau kalau tabib tersebut bagian dari ...."Peramal Xion bingung....
..."Nanti aku lebih cerita detailnya, sekarang kita bersandiwara."Tatap perempuan penasehat itu....
...Peramal Xion pun mengangguk dengan wajah takut....
...Lui Zang tentu datang ke belakang karena ada aura hitam yang ia rasakan, dimana itu tidak terlalu asing baginya....
..."Ada apa di sini? Dimana Xao Ba?"Tanya Lui Zang dengan wajah serius....
...Haku pun ikut datang dan berada di belakang Lui Zang....
..."Xao Ba sedang mengejar musuh, Tuan Lui Zang."Jawab Perempuan penasehat itu....
..."Ke arah mana dirinya?"Haku langsung menyeletuk bicara....
..."Ke arah barat."Jawab Peramal Xion sambil menunjuk dengan jari tangan kanannya....
...(Wussshhhh...)...
...Haku langsung melesat cepat ke arah barat sesuai yang di tunjuk oleh Peramal Xion....
...'Hoi... KIta belum selesai bicaranya.."Lui Zang teriak ke Haku....
..."...."Haku hanya melirik dan menapakan kakinya di dahan pohon dan terus melesat ke arah barat....
...*****...
...Xao berada sudah jauh dimana terdapat area bebatuan luas tanpa pepohonan besar....
...(DUAARRRRRR...)...
...Xao menghempaskan Tabib itu ke batu besar hingga hancur....
...Kepulan debu pun berterbangan dan Xao menjauh dengan wujud Naga emasnya....
..."Bagaimana aura Naga Hitam itu bisa ada di dirinya? Jangan-jangan benar kalau dirinya ...."Xao khawatir....
..."Hahahahahaha..."Terdengar suara tertawa keras dari kepulan debu tersebut....
...Xao melihat tabib itu terluka, tetapi dirinya bisa berdiri dan raut wajahnya tidak wajar sama sekali....
...Seperti di rasuki....
..."Jangan-jangan kau.."Tatap tajam Xao....
..."Benar... Aku adalah wakil dari sang Naga Hitam yang tidak akan lama lagi bisa kalian lihat kembali dan akan merindukan kehancuran."Ucap Tabib itu dengan tersenyum lebar dan matanya serba hitam....
..."Tidak mungkin... Kau seharusnya sudah Lui Zang kalahkan di pertarungan beberapa puluh tahun lalu. Bagaimana bisa kau begitu cepat bangkit."Xao merasa heran dimana seharusnya Naga Hitam itu tidak bangkit dalam waktu yang cepat....
...Menurut sejarah sebelumnya pun, kalau Naga Hitam itu akan bangkit saat 3 planet di angkasa sejajar....
...Tapi kali ini berbeda....
..."Kau pikir enak selalu di kalahkan terus menerus oleh penguasa Negeri Hijau ini. Aku mengumpulkan banyak informasi dan tentunya tidak perlu menunggu lama dan tidak akan lama lagi dirinya hidup dan aku akan kembali bergabung dengan dirinya."Jawab Tabib itu yang di kuasai aura kegelapan....
..."Kalau begitu akan aku lenyapkan kau di sini."Xao menatap tajam....
...Tanpa pikir panjang, dirinya melesat ke arahnya dan menendang wajah tabib itu dengan kaki kanan naganya....
...'Buggg..'...
..."Rasakan ini."Marah Xao....
...(WUSSSHHHHH...)...
...Tabib itu terdorong cepat setelah di tendang....
...(DUAAARRR... DUARRR... DUARRR... KRRRKKKKK...)...
...Tubuhnya membentur batu-batu besaar di belakang dan pada akhirnya terseret di bebatuan....
...(WUUUSSHHH..)...
...Xao langsung melesat kembali ke arah tabib itu dan mengeluarkan serangan cahaya dari mulut naga emasnya dari atas langit....
..."GRAAAAAAAA....."...
...(Wusshhh... DUAAARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR......)...
...Serangan dahsyatnya itu membuat bekas di tanah yang penuh bebatuan....
...Cahaya serangan seperti laser itu menyerang area dimana Tabib itu terseret....
...Xao tidak ingin menyia-nyiakan serangannya dan mencoba membunuh aura itu dengan kekuatannya....
...Namun.....
..."Curang sekali."Tabib itu tiba-tiba ada di samping kiri leher Xao....
..."Hah!"Xao kaget....
..."Rasakan ini, brengsek."Tabib itu dengan cepat mengarahkan tendangan di kaki kanannya dengan aura hitam di sekujur tubuhnya....
...'BUGGG'...
...'WUSSSHHHHHH'...
...'DUAAAAAAAAAAARRRRRRRRRRR'...
...Xao terdorong kuat ke bawah dan benturannya membuat dirinya membuat lubang besar....
..."Kuat sekali.. Ahkk.."Xao terluka dan mengeluarkan darah dari mulut naganya itu dan leher kanannya memar....
...Xao mencoba bangun dan melesat kembali ke atas....
__ADS_1
...Xao menggunakan ekornya untuk menyerang, dimana ekornya ia putar ke arah tubuh tabib itu....
..."Ihhkk..."Tatap tajam Xao....
...Namun....
..."Kau itu tidak lebih dari setengah kekuatan tuanmu."Tersenyum Tabib itu....
...Serangan itu di balikan dengan satu tangan kanannya dan ekor Xao terputus dan tubuhnya terdorong kembali ke dalam hutan....
...'Wussshhh'...
...'Duarrrrr'...
..."Ekorku... Kenapa dirinya bisa sekuat ini."Xao benar-benar bingung bagaimana dirinya bisa kuat....
...Padahal dirinya adalah wakil yang saat itu bertarung sama-sama kuat oleh Xao Ba saat Lui Zang bertarung dengan Naga Hitam dan manusia pengikat kontraknya....
...Xao berfikir kalau dirinya adalah bagian utamanya....
...Sesuatu yang ternyata selama ini terlupakan....
...Tabib itu tangan dan kakinya patah, dimana seakan tubuhnya tidak kuat lagi menahan kekuatan besarnya itu....
..."Tubuh ini benar-benar payah."Ucap Tabib itu....
...Tabib itu terbang dan menatap Xao yang terbaring di tanah dengan pohon-pohon besar di sandaran akibat dirinya terhempas menyebabkan pohon itu tumbang....
...Xao pun bangun dan mencoba waspada, tapi dirinya tidak takut sama sekali walau kekuatan dirinya jauh....
..."Uhukk...uhukk... Kau itu benar-benar menyusahkan dan bencana."Ucap Xao....
..."Bagaimana kalau aku membunuhmu lalu akan aku serap kekuatanmu."Tabib itu mendekat ke arah Xao dengan terbang cepat....
...Xao bersiap serangan itu untuk menggunakan serangan lasernya....
...Mulutnya terbuka dan ......
..."Graaaaaaaaaaa..."...
...(BRUUUUSSSHHHHHHHHHH...)...
...Laser serangan dari mulut naganya itu mengenai tubuh tabib itu yang mendekat....
...Tapi lagi-lagi....
..."Itu menyakitkan, dasar bodoh."Tabib itu sudah berada di bawah dekat leher panjangnya Xao....
..."A-APA, CEPAT SEKALI DIA."Kaget Xao....
...'BUGGG..'...
..."ENYAH LAH."Pukul Tabib itu dengan tangan kirinya yang tidak patah....
..."UUUAAAAARRRRKKKKKK...."...
...(WUSSSHHH...)...
...(DUARRRR...DUARRRR...DUARRRR...)...
..."Sisa satu kakinya, aku rasa ini cukup untuk memberikan pelajaran dirinya."Tabib itu sudah tidak bisa menggunakan kedua tangan dan satu kakinya akibat tidak bisa menahan kekuatan tersebut....
...Tabib itu di kendalikan oleh aura yang kuat sekelas tingkat kekuatan Lui Zang....
...Xao tau dirinya tidak berdaya dan tubuhnya terluka parah dengan serangan fisik yang sampai melukai dirinya....
..."Gawat."Xao melihat tajam ke arah tabib itu mendekat untuk menyerang kembali dengan melesat terbang di udara....
..."Rasakan ini..."Tersenyum Tabib itu sambil mengarahkan tendangan kirinya tepat mengarah ke wajah Xao....
...Namun.....
...(DUARRRRRRRRRRRRRRRRR....)...
...Serpihan debu akibat benturan kekuatan terjadi dan mengempaskan beberapa pohon di sekitar....
...Haku menahan serangan Kaki dari Tabib itu dengan Reapernya dimana dirinya menggunakan tangan kirinya....
..."Ketemu juga kau."Ucap Haku dan melihat Tabib itu yang tubuhnya sudah babak belur dan penuh darah....
..."Ha-Haku.."Kaget Xao kedatangan Haku yang melindungi dirinya....
..."Kau yang berasal dari dunia lain. Akan aku bunuh kau dan beberapa orang lainnya, termasuk sahabatmu yang tengah mengandung itu."Tersenyum Tabib itu ke wajah Haku yang marah....
...Saat itu Haku benar-benar marah dan membuat tekanan hebat....
..."JANGAN BERANI-BERANI KAU MENYAKITI SAHABATKU ITU."Haku menatap tajam tabib itu dan tangan kirinya dengan mudah menebas tubuh Tabib itu yang terselimuti aura gelap....
...(CRINGGG..)...
..."TEBASAN DEWA KEMATIAN."Ucap Reaper yang bercaya Biru gelap itu....
...Tubuhnya terbelah menjadi dua....
..."Merepotkan... Tidak apa, lagi pula tubuh sampah ini memang lemah."Ucap Tabib itu yang sudah terbelah tubuhnya....
...Kemudian aura hitam itu keluar dari tubuh tabib tersebut dan menunjukan bentuk yang belum absolut dan terkesan seperti asap yang bisa membentuk apapun....
...Xao langsung menggunakan lasernya lagi untuk melakukan serangan ke arah dirinya....
..."GRAAAAAAAAAAAAA...."...
...(BBBBRUSSSHHHHHHHH.)...
..."SIALAN.."Aura kegelapan itu terkena dan tubuhnya mengecil dari sebelumnya....
..."Jadi itu bentuknya."Tatap tajam Haku....
..."HAKU... SEGERA HABISI DIA SELAGI DALAM WUJUD ITU."Terika Xao....
...Haku melesat ke arahnya....
...(Cring...)...
__ADS_1
...Namun serangannya hanya menebas tipis dan tidak seperti Xao yang menyebar hingga tubuh aura itu menguap....
..."HAHAHAHAHAHA... SAMPAI JUMPA... KITA AKAN BERTEMU LAGI DAN BESIAPLAH..."Aura kegelapan itu dengan cepat melesat terbang jauh ke arah barat ke tempat Hikari berada....
...*****...
...Xao bersandar di dekat pohon-pohon yang tumbang itu bersama Hikari di dekatnya....
...Tubuh Xao terluka dan kembali ke wujud manusianya yang penuh luka dan darah mengalir di beberapa tubuh sampai hidung dan mulutnya....
...Sementara Haku masih kesal....
..."Kita harus menemukan secepatnya Hakari."Ucap Haku....
..."Tapi bagaimana? Uhukk-uhukk.."Xao terluka parah....
..."Aku akan mencarinya bersama Liano dari atas dengan menyusuri wilayah terluar batas Selatan ini, apa kau bisa membantu mencarinya di wilayah yang mungkin kau ketahui?"Tatap Haku yang khawatir....
..."Wilayah selatan ini sangat luas, kalau kau mau mencarinya di wilayah terluar, sudah pasti akan butuh waktu hingga satu satu bulan dengan kecepatan biasa."Ucap Xao dan ia mencoba berdiri....
..."Lalu bagaimana?"Haku bingung....
..."Tenang lah, aku sudah mendapat kecurigaan kalau bangsawan Ling Hao terlibat. Aku akan mencoba memata-matai dirinya setelah hari ini terjadi."Tersenyum Xao....
..."Apa kau tidak apa-apa langsung melakukan itu?"Tanya Haku yang melihat sudah babak belur tubuh Xao....
..."Aku bisa meregenerasi walau berjalan lambat, tetapi seiring waktu, tubuhku akan kembali normal. Untuk sekedar memata-matai, itu adalah hal yang biasa. Tidak perlu cemas."Jawab santai Xao....
..."Aku juga perlu ikut menyelidikinya. Sahabatku dalam bahaya."Haku benar-benar ingin menyelamatkan Hikari....
..."Kalau begitu, coba kau selidiki Bangsawan Quan Gi dan wakilnya Ghyo Ro. Ling Hao sangat dekat dengan dirinya di waktu senggang dan Quan Gi selalu meminta perempuan cantik untuk menemani malamnya dengan pekerja rumah boridir milik Ling Hao."Jawab Xao....
..."Bangsawan Quan Gi dan Ghyo Ro?"Tanya bingung Haku....
..."Kau tanyakan itu kepada peramal Xion dan perempuan penasehat Lui Zang. Aku akan bergegas kembali ke istriku untuk ikut memata-matai dirinya dan menitipkan anak kami ke penasehat perempuan Lui Zang setelah aku kembali, sebaiknya kau bersandiwara kembali dan tetap rahasiakan hal ini dari Lui Zang."Tatap sreius Xao....
..."Baiklah."Haku mengangguk....
...Haku bergegas kembali ke istana Lui Zang untuk mencari tahu bangsawan yang bernama Quan Gi dan Ghyo Ro wakilnya....
...Xao pergi ke arah desa tempat istrinya masih di sana untuk ikut memata-matai....
...*****...
...Sementara itu di tempat Ling Hao berada....
...Ling Hao melakukan sesuatu hal kepada tubuh Hikari dimana dirinya dan Hikari sudah terbuka masing-masing pakaian mereka....
...Suara rintihan dari Hikari terdengar dimana dirinya tidak bisa bergerak dan masih terkekang di tempat tidur khusus itu....
..."Ahhh... Hentikann... Aku tidak suka ini... Uhhh.."Suara Hikari memohon....
..."Hahahahaha... Sabar lah sayang... Aku sedang menikmati tubuhmu yang cantik ini. Aku tidak akan menyakiti bayimu yang ada di dalam, jangan khawatir.."Suara Ling hao....
..."Huhuhuhu... Tidaakk... Ahhh..."Hikari menangis....
...Sel itu yang di beri penutup hijau dengan lampu dari lampu minyak memperlihatkan siluwet tubuh hikari sedang meronta dimana Ling Hao bermain layakanya hubungan antara laki-laki dan perempuan....
...Hang Da dan perempuan misterius yang mendampingi Ling Hao hanya memperhatikan dari siluwet itu dengan keadaan bediri berjauhan....
...Perempuan misterius itu melihat Hang Da dan Hang Da melihat perempuan misterius yang dirinya....
...Suara rintihan Hikari semakin keras terdengar dimana semakin liar Ling Hao dengan tubuh Hikari....
..."KYAAAAAAAHHHHH..... CUKUP.... HENTIKAAAANNN.... HUHUHUHUHU... KYAAAAHH..."Ringisan Hikari....
..."Hahahahaha tidak akan aku hentikan.... Nikamti saja... Teruslah merintih dan meringis, itu akan menambah waktu kita bermain.. Hahahaha... "Ling Hao benar-benar terbuai dengan tubuh cantik Hikari sampai tidak peduli kepada dirinya yang merasakan tidak nyaman dengan perlakuannya....
...Tentu dengan kondisi dirinya yang hamil itu....
...*****...
...Sisi lain dari hutan itu....
...Ghyo melesat cepat menuju ke arah tempat kekasihnya di sekap untuk membesakan dirinya yang cukup jauh dimana berada di desa....
..."Aku datang, Fao.."Tatap serius Ghyo yang masih memikirkan kesalahan dirinya yang telah melakukan yang tidak sepatutnya di lakukan dirinya kepada seorang perempuan yang memiliki suami dan tengah hamil itu....
...Dalam hati Ghyo masih merasa bersalah dengan apa yang di lakukan oleh Hikari....
...Apalagi dia adalah selir dari Lui Zang....
...Seakan dirinya benar-benar bodoh melakukan itu....
..."IHHKK... Maafkan aku..."Terpejam Ghyo Ro sesaat karena menyesal dengan perbuatannya....
...*****...
...Hari pun menjelang malam di tempat Hikari berada....
...Ling Hao memakai pakaiannya kembali dan penutup sel kain hijau itu di lepas....
...Terlihat Hikari penuh keringat dengan air liur di mulut dan air mata masih mengalir di kedua bola matanya....
..."Hah...Hahh...Hah..."Hikari benar-benar kelelahan dan harus menahan rasa tidak enak yang cukup lama....
...Ling Hao mendekati bagian wajah Hikari yang kedua tangannya terikat ke atas di tempat tidur khusus itu dengan pakaian masih terbuka dan Ling Hao menyeka keringat di dahinya itu....
..."Cup..Cup... Tenanglah, sayang... Bayimu tentu tidak aku sakiti... Aku akan kesini setiap satu minggu dan kita main lagi yang jauh lebih dari ini, sampai bayimu nanti lahir."Tersenyum Ling Hao....
..."Hikss...Hikss..."Hikari hanya bisa menangis dan meratapi dirinya yang tiba-tiba mendapatkan perlakuan yang tidak baik itu oleh kedua orang tersebut....
...Hatinya selalu berharap Haku segera datang untuk menyelamatkannya....
...Ling Hao pergi dan menyuruh Perempuan misterius yang ikut dirinya merapikan kembali pakaian yang di pakai oleh Hikari....
...Bresambung......
...Semakin Intens konflik yang terjadi dan banyak misteri yang belum terungkap.....
...Terus ikut kisah mereka.....
...Terima Kasih....
__ADS_1
...Silahkan tinggalkan Like, Vote dan Comment dengan cerita ini....