
...Hikari, Liano dan Haku saat itu pun berjalan bersama sambil berbincang....
..."Ngomong-ngomong, Hikari. Apa kau tau dunia ini? Sejujurnya aku baru saja bangun dari dunia ini."Lirik Haku dengan wajah cantiknya....
...Hikari melirik ke arah Liano dan mengisyaratkan apakah harus cerita atau tidak....
...Namun Liano menggelengkan kepalanya halus kepada Hikari....
..."A-Aku juga baru saja bangun dari dunia ini, Haku-Senpai."Tersenyum Hikari dan menyembunyikan fakta bahwa dirinya sudah lebih dulu bangun dan bahkan sudah di nikahi oleh salah satu Kaisar penguasa di Negeri Selatan....
..."Jadi begitu, kau juga baru barun."Jawab Santai Haku....
...Hikari kemudian melihat gelang berpermata biru di lengan kanan Haku....
..."Haku-Senpai. Sepertinya anda mengenakan gelang yang hampir sama seperti diriku ini warnanya. Apakah Haku-Senpai ingat kita pernah mengambilnya di mana?"Tanya Hikari....
..."Ahh... Itu juga yang sebenarnya ingin aku tanyakan kepada dirimu, Hikari. Aku jujur tidak ingat mengambilnya dimana, bagaimana dengan dirimu?"Tanya balik Haku kepada HIkari....
..."Ehh?? Aku.. Aku sendiri tidak tau, Haku-Senpai. Aku juga tidak ingat."Jawab gugup Hikari....
..."Artinya kita sama-sama tidak mengingat dimana kita mengambil benda-benda ini. Yang bisa aku ingat hanya setelah gelang ini ada dan dengan kematian ku."Haku tertunduk sambil memegang gelang yang ada di kanannya....
..."Aku juga sama, Senpai."Tersenyum tipis Hikari....
..."Hikari, jangan panggil aku dengan sebutan Senpai di sini. Aku rasa sebaiknya kau panggil saja aku Haku. Karena sepertinya juga, kita tidak berada lagi di Jepang, melainkan berada di sebuah dunia yang di kuasai sepenuhnya oleh kerajaan dinasti seperti negara china. Terlihat seperti dari baju-baju yang kita kenakan ini."Tersenyum Haku ke Hikari....
..."Iyah... Ha-Haku... Aku dan Liano juga berfikir demikian. Karena dunai ini sangat berbeda dan pohon-pohon di sekeliling kita sepanjang jalan ini juga tidak biasa ukurannya."Lirik Hikari ke sisi kiri dan kanan jalan yang penuh dengan rimbunan pohon-pohon besar....
..."Ngomong-ngomong, kenapa tubuh kita berdua menjadi perempuan di dunia ini? Sungguh sesuatu yang mengejutkan."Ucap Haku dengan tersenyum....
..."Aku juga tidak tau, Haku-Senpai... Ehh... Maksudnya... Haku... Di dunia ini, tubuhku malah menjadi lemah dan Liano yang sekarang kuat, benar kan, Liano?"Lirik Hikari dengan senyum ke arah Liano yang berjalan di samping kirinya....
..."Itu benar, Hikari. Tubuh Hikari di sini jauh lebih lemah di bandingkan sebelumnya, Haku."Jawab Liano....
..."Ehhh?? Tubuhmu lemah? Kalau begitu berkebalikan dengan diriku, yang cukup kuat dan malah jauh berkali-kali lipa kuatnya. Kau lihat saat aku menebas dirimu tadi? Itu belum setengahnya aku keluarkan, hanya tebasan biasa, seperti mengayunkan payung."Terkejut Haku....
..."HAAAHHH!! ITU BARU TEBASAN BIASA? TAPI HAKU-SENPAI... EHHH MAKSUDNYA HAKU... ITU TIDAK LEBIH BIASA, KAU MENUMBANGNKAN POHON BESAR ITU DENGAN RAPIH DAN SEKALI TEBAS, ITU HEBAT SEKALI..."Kagum Hikari dengan Haku....
..."Hahahaha... Biasa saja ekpresimu, Hikari. Tapi memang demikian, aku sangat kuat. Sebelumnya juga aku bertemu dengan pencuri keliling dan merampas beberapa dari mereka, termasuk baju yang aku pakai ini, juga beberapa uang yang nominalnya hampir seperti berada di dalam dunia game kalau aku perhatikan."Ucap Haku sambil mengambil sebuah kantung kecil berisi yang ia simpan di dalam dadanya....
..."Ehhh??? Kau bertemu pencuri keliling? Lalu bagaimana? Uangnya?"Tanya Hikari dengan penuh penasaran....
...Haku berjalan meminggir ke arah kiri dan duduk di akar besar berwarna hijau dari pohon yang ada di sisi jalan itu....
..."Akan aku jelaskan, kita berhenti dulu."Ucap Haku....
...Haku lalu mengambil beberapa uang di dalam kantung itu yang ada berbagai macam warna dan ukuran....
..."Semua uang di sini berbentuk koin. Perunggu adalah yang paling rendah, di ikuti Perak dan Emas. Mereka menyebutnya demikian dan seperti yang kau sadari, kalau saat kita bicara, itu terdengar seperti bahasa mereka yang tidak mungkin orang lain mengerti, tetapi kita dengan lancar bisa berbahasa mereka, walau beda saat di dengar."Tatap serius Haku....
..."Aku juga berfikir seperti itu, dimana aku dengan lancar berbahasa mereka, tetapi saat di pikiran ku, itu sama seperti kita saat berada di jepang, dengan arti dan maksud yang sama."Hikari juga menyadari hal itu, karena itu dirinya bicara dengan pikiran yang ada, namun saat keluar dari mulutnya, bahasanya berbeda, namun dengan artian yang sama....
..."Untuk masalah bahasa. sepertinya kita tidak terlalu pikirkan, sekarang bagaimana kita hidup di dunia ini? Aku berencana ingin bekerja di kota atau semacamnya, memulai kehidupan baru dengan tubuh baru ku juga yang seksi ini. Tetapi saat ada dirimu, mungkin kita bisa bertualang bersama menjelajahi dunia ini? Mumpung kita memiliki kekuatan."Tersenyum Haku ke Hikari yang sedang berjongkok di samping kanannya....
..."Aku dan Liano juga ingin bertualang sebenarnya, namun saat ketemu Haku, aku ingin mengajak mu, tapi ternyata Haku juga berfikir demikian. Tentu aku setuju dan ayo kita bersama bertualang."Hikari tersenyum tipis....
..."Kalau begitu sudah di putuskan, kalau kita akan menjelajahi dunai ini dan bersenang-senang dengan bebas seperti dulu, dengan kehidupan baru di dunia ini."Haku berdiri dan menatap yakin ke arah langit yang cerah dan tidak terlalu panas itu....
__ADS_1
..."Kalau begitu ayo jalan lagi. Kita coba masuk ke kota atau desa yang mungkin bisa memberikan informasi lebih banyak mengenai dunia ini."Hikari pun berdiri....
..."Yah.."Tersenyum Haku dan mengambil uang itu lagi lalu di masukan ke kantung dan ke dalam dadanya....
...Selama dalam perjalanan, Haku dan Hikari berbincang ringan mengenai diri mereka yang berubah menjadi perempuan....
...Sebuah hal yang gila menurut Haku, dimana dia berjiwa laki-laki sekali dan kesatria....
...Berbeda dengan Hikari yang pikirannya termakan dengan respon tubuh alami dirinya....
...Namun bagi Haku, Hikari terlihat cantik dan feminim, berbeda dengan Haku yang terkesan lebih ke arah kesatria pada umumnya....
...Bahkan Haku mengakui kalau semisal dirinya laki-laki di dunia ini, pastinya akan menjadikan pasangan hidup Hikari....
...Karena Hikari menurut Haku itu sangat berbeda auranya....
...Kemudian sampai lah di sebuah desa yang terlihat beberapa prajurit dari Kerajaan Lui Zang, karena pakaiannya berwarna hijau....
...Beberapa penjaga melihat kedatangan Hikari dan Haku....
...Saat itu prajurit dari Lui Zang tau kalau Hikari itu adalah selir dari Lui Zang, Kaisar mereka....
..."Itu Selir Kaisar yang sedang di cari olehnya, tangkap dia."Ucap salah satu prajurit dan langsung menggunakan kerbau hijaunya untuk mengkap Hikari....
..."Ini gawat.."Bingung Hikari....
...(Wuushh... Cring....) Suara senjata Parang dari Haku di tarik dari belakang punggungnya dan berubah menjadi senjata....
...Haku menyiapkan kuda-kuda untuk menebas mereka....
..."Kenapa tiba-tiba kita sudah di serang saja dan siapa yang mereka maksud?"Tatap tajam Haku....
...Hikari menepuk pundak kiri Haku....
...(Pukk..)...
..."Jangan kau tebas mereka, kita cukup lari saja dari sini."Ucap Hikari....
..."Apa?? Kenapa harus lari? KIta bisa melawan cecunguk itu dan menghabisinya."Tatap Haku ke Hikari yang sedang menepuk pundaknya....
..."Kalian berdua naik lah ke pundak ku, kita akan terbang dan melewati penjaga dan desa ini."Ucap Liano yang menidurkan tubuhnya di bawah untuk mereka berdua naik....
...Hikari pun naik ke punggung Liano dengan menaiki sayap kanannya....
..."Cepat naik, Haku.."Teriak Hikari ke arah Haku....
..."Apa? Kau pasti bercanda?"Bingung Haku....
..."Benar, kalian itu lemah sekali."Ucap Parang itu....
..."Diam kau besi rongsok... Haku... Sekarang tidak ada waktu untuk berdebat."Ejek Hikari kepada Celurit itu....
..."Be-Besi rongsok??"Terkejut Celurit itu di ejek oleh Hikari....
...Haku mengikuti arahan Hikari....
..."Ahhh... Kau ini... Aku ingin penjelasannya nanti."Haku berlari dan melompat tinggi ke punggung Liano....
__ADS_1
...Haku duduk di belakang Hikari....
..."Aku akan jelaskan nanti, sekarang kita pergi dulu dari para prajurit yang berpakaian zirah berwarna hijau itu."Ucap Hikari sambil menggenggam erat bulu Liano....
..."Berpegangan semuanya.."Ucap Liano yang membentangkan kedua sayapnya....
...(WUSHHHH) Kepakan sayap Liano menerbangkan mereka dan langsung melesatkan tubuhnya melewati dua prajurit itu dan juga desa yang di bawahnya....
..."Kenapa kita harus lari? Mereka itu hanya prajurit rendahan, Hikari."Ucap Haku tegas....
..."Haku. Sebaiknya kita tidak lagi melukai orang dimana mereka melakukan tugas yang benar, tidak seperti yang ada di dunia kita, selama mereka benar, sebaiknya kekuatan ini bisa kita kendalikan untuk hal baik yang mungkin bisa kita lakukan."Lirik Hikari ke arah kanan melihat wajah Haku yang kesal....
..."Hmmm... Kau ada benarnya juga. Dengan kecepatan dan tenaga ku, aku tentu juga bisa berlari dengan mudah tanpa harus bertarung. Sebenarnya kenapa kau bisa berdikir seperti itu?"Ucap Haku dengan senyum tipis di wajahnya....
..."Aku hanya ingin hidup damai di dunia yang baru kita hidup ini. Lagi pula dengan kekuatan yang kita miliki, itu cukup untuk membuat kita bisa bebas kemana pun tanpa ada yang mengikuti kita. Aku tidak ingin lagi hidup seperti dulu. Aku ingin hidup tenang dan damai bersama Liano."Tersenyum lebar bibir Hikari....
..."Ehhh... Bagaimana yah? Kalau aku dengan kekuatan ini akan membashmi orang-orang jahat seperti para pencuri sebelumnya yang aku temui."Ucap Tegas Haku....
..."Tetapi mereka tadi itu prajurit kerajaan wilayah ini, Haku. Kalau misalkan kau melukai mereka, maka kau mungkin akan di buru oleh kerajaan lainnya yang beraliansi."Hikari dengan tenang menasehati Haku yang dirinya memang lebih tua umurnya di dunia nyata....
..."Ternyata otak mu masih sama dan berfikir kedepan, tentu aku ikut. Untung lah kau cegah. Kalau tidak, mungkin kita akan di jadikan buronan kembali seperti yang sebelumnya di dunia kita."Tersenyum Haku sambil memeluk tubuh Hikari....
..."Sama-sama, Haku... Ehh.."Hikari malu di peluk oleh Haku dari belakang....
...Mereka pun melewati pedesaan itu dengan melesat terbang dengan Liano....
...*****...
...Lalu di Istana Kerajaan Lui Zang berada....
...Lui Zang sedang melamun di meja makannya yang penuh dengan makanan enak sambil memikirkan membawa kembali Hikari ke Istana....
..."Apa aku harus mengutus tangan kananku untuk membawa paksa dirinya."Ucap Lui Zang sambil berfikir....
...Kemudian datang seorang perempuan penasehat kerajaan yang di datangkan khusus untuk memikirkan bagaimana caranya membawa seorang wanita secara baik-baik....
..."Tuan, sebaiknya coba tuan mengutus seseorang untuk mencari Istri tuan dan setelah bertemu, utusan tuan itu masuk dan menemai istri Tuan dengan pendekatan sedikit lebih lemah lembut, menghasut pikiran baik ke anda yang memang anda adalah Kaisar yang baik, Tuan Lui Zang."Ucap penasehat wanita itu ke Lui Zang....
...Lui Zang mendapatkan jalan keluar itu....
..."Ternyata begitu, kau benar juga. Tidak salah aku mengambil mu untuk jadi penasehat ku di sisi wanita."Lui Zang tersenyum dan kemdian berdiri dari kurisnya....
..."Para Penjaga. Segera kalian melapor ke semua penjaga yang ada di perbatasan wilayah Selatan dan desa-desa mau pun kota, jangan ada yang mengejar atau mencoba menangkap Istriku saat melihat dirinya masuk. Biarkan dan informasikan tentang keadaan dirinya. Aku akan mengirimkan tangan kananku yang saat ini berada di suatu tempat untuk mencoba mendekati dirinya dengan sesama wanita. Segera laksanakan."Ucap Tegas Lui Zang....
...(LAKSANAKAN, KAISAR LUI ZANG.) Serentak Prajurit istana langsung bubar menginformasikan hal tersebut ke area wilayah kekuasaan hingga perbatasan kekuasaan dari Kaisar Lui Zang....
...Lui Zang menarik tangan wanita penasehat dirinya yang cukup cantik itu dengan tangan kanannya....
..."Kau ikut dengan ku untuk menemui tangan kanannku."Ucap Lui Zang tegas ke wanita itu....
..."Ba-Baik... Tuan Lui Zang."Tersipu malu perempuan penasehat itu....
...Lui Zang pun menaiki Naga Hijau miliknya bersama perempuan itu menuju ke suatu tempat....
...BERITA BAGUSNYA, KARENA MAKIN BANYAK VIEW, MAKA CERITA KINGDOM OF PRISMATIC AKAN DI UPDATE RUTIN MULAI DARI SEKARANG....
...YAAAAAAAYYYY.... TERIMA KASIH YANG SUDAH MEMBACA SETIA....
__ADS_1
...PENULIS AKAN TERUS BERUSAHA LEBIH BAIK UNTUK MENYUGUHKAN KISAH FANTASI YANG KEREN DENGAN CINTA UNTUK KALIAN....