
...Lui Zang lalu berdiri tegap kembali melihat Haku yang memberikan tawaran itu kepada pencuri keliling tersebut....
...Salah satu pemimpin mereka yang sekarang hanya tinggal 4 dan satu yang pingsan hingga tadi di bunuh oleh Haku langsung menaruh senjatanya di tanah....
..."Ka-Kami menerima tawaran anda untuk usulan itu. Nona yang kuat." Ucap pemimpin yang memakai senjata pedang....
...Para pengikut mereka tidak ada yang berani lagi mencoba berisik dan menodongkan senjata ke arah Haku, karena semua sudah di jatuhkan....
..."Hmm... Pilihan yang bijak, kalau begitu ikuti kereta kerbau ini sampai di suatu tujuan dan jangan berisik atau lari dari sini, karena aku bisa tau siapa yang lari dan akan aku bunuh langsung tanpa memberikan penawaran untuk kedua kalinya seperti ini, jadi berfikir lah sebelum kalian memilih ingin lari dariku atau mencoba mengecohku, kepala kalian akan jadi taruhannya sekarang." Haku mengingat dahulu dia berurusan dengan Bak Yi di desa pertama dirinya singgah ketika berpetualang dengan Hikari yang saat itu belum menunjukan perutnya yang hampir belum sebesar sekarang....
...Lui Zang kembali berjalan ke dalam ke kereta itu untuk menemani Hikari kembali di dalam....
..."Kalian sudah dengar yang di katakan oleh wanita itu bukan? Aku sebagai pemimpin bisa memerintahkan dirinya menebas kalian karena telah membangunkan istriku, tapi aku memberi kesempatan kedua karena dirinya, sekali lagi berfikir dan ingat peringatannya, jangan sia-siakan kesempatan hidup kalian hanya untuk sekedar lari darinya." Ucap Lui Zang dengan nada yang keras dan masuk ke kereta itu sambil menutup kembali pintunya....
...Haku lalu melompat menaiki Liano kembali di punggungnya dan Reapernya melipat kemudian di taruh di belakang punggung Haku seperti biasa....
..."Sekarang para pemimpin pencuri keliling ikut di belakangku semua dan dahulukan kereta kerbau itu di depan, yang ada di depan minggir semua ke belakangku, yang pingsan itu bisa kalian seret dengan mengikatkan tali di kakinya sampai dirinya sadar atau lakukan sesuatu, Cepat!" Ucap Haku tegas memerintah mereka....
...Mereka semua pun menuruti perintah Haku dan kereta kerbau yang membawa Hikari dan Lui Zang pun kembali berjalan....
...Mereka begitu ramai berjalan di belakang kereta itu dan pemimpin yang pingsan tadi karena kaget akan di bunuh Lui Zang di ikat di punggung kerbaunya agar tidak jatuh dengan posisi terkelungkup dipunggungnya....
...Dalam kereta itu....
...Lui Zang duduk dan bersandar dimana dirinya hampir saja melakukan kesalahan fatal....
..."Aku harus berhati-hati, walau terlihat kemampuanku sudah bisa di katakan hampir pulih dan bisa mengeluarkan penuh seluruh apa yang ada di tubuh ini, tapi aku harus ingat kalau istriku ini sedang hamil. Sampai waktunya tiba, aku tidak boleh membunuh." Ucap Lui Zang bisik sambil mengelus perut Hikari yang buncit itu dengan tangan kirinya....
...Hikari masih terlelap tidur di bangku yang di rubah jadi tempat tidur dengan sebuah bantal di bawah kepalanya dan cukup nyaman juga empuk untuk di jadikan tempat tidur pun....
...Sementara itu di gerombolan para pencuri keliling di belakang Liano berada, tidak ada satu pun yang bicara dan mereka bingung mau kemana mengikuti Lui Zang, Sang Kaisar wilayah selatan dengan seorang perempuan kuat itu....
...Melewati beberapa lembah dan hampir jalan yang tidak pernah di lalui oleh manusia karena memang tidak ada pedesaan di sana dekat wilayah utara....
...Sampai pada akhirnya di ujung jalan dengan hutan lebat di depannya....
...Mereka sampai di tempat yang Lui Zang ingin buka lahan desa untuk para pencuri keliling atas usulan Haku....
...Namun di langit sudah ada Si'ryu yang terbang menunggu Tuannya....
...Para pencuri keliling dan pengikutnya itu semakin takut....
..."A-Apa kita akan di jadikan makanan untuk Naga itu?" Ucap salah satu pemimpin yang ketakutkan sampai keringat kembali memenui dahinya dan ia seka dengan jubah pakaian tangannya yang besar itu....
..."Kalian diam saja dan jangan takut. Selama kalian tidak melawan atau mencoba lari, kematian kalian tidak akan datang." Ucap Haku datar....
..."Hoi... bisa lepaskan aku dari ikatan ini? Aku sudah sadar." Ucap pemimpin yang memakai gada itu sebelumnya dimana dirinya sudah sadar dan meminta tolong untuk di bukakan ikatannya....
...Para pengikutnya langsung bergegas meleaskan ikatannya....
..."Dasar kalian, kenapa kalian mengikatku di punggung tungganganku?" Gerutu pemimpin tersebut....
...Salah satu laki-laki yang membukakan ikatan itu bicara....
..."Masih mending kami melakukan hal ini, dari pada perempuan itu yang menyarankan untuk mengikat kaki anda dan di seret di jalan."...
...Haku mendengar itu dan melirik ke arahnya dengan tersenyum lebar dan membuat takut orang itu....
..."Hehehehe..."...
..."Ehhh.." Laki-laki itu pasrah agar tidak kepalanya bernasib sama seperti pemimpin pencuri keliling sebelumnya....
...Ikatan itu pun di lepas....
__ADS_1
...Si'ryu menghampiri Haku dan Liano yang terlebih dahulu datang karena teleportasi dari kerajaanya ke tempat yang sudah di beritahukan oleh Lui Zang kepada Mei....
..."Kenapa kalian lama sekali dan membawa gerombolan banyak seperti ini? Apa kita ingin perang atau menghabisi mereka ini?" Ucap Si'ryu yang begitu besar menatap gerombolan itu dengan kedua mata tajamnya....
..."Kami sedikit ada kendala dan kebetulan sekali mereka, para pencuri keliling ini datang kepadaku membalas dendam di waktu yang kebetulan juga sebenarnya. Yah, ada sedikit insiden kepala dari mereka melayang, tapi sudah lah." Haku mengambil kepala yang ia ikat di belakang bawah pinggangnya dan memperlihatkan itu kepada Si'ryu dan jadi pengingat para gerombolan pencuri keliling itu terhadap apa yang bisa ia lakukan dengan mereka jika sampai melawan atau lari dari Haku....
..."Kau itu benar-benar wanita yang mengerikan." Si'ryu lalu mengarahkan kepalanya ke arah kereta Lui Zang berada....
...Lui Zang lalu keluar dari dalam kereta kerbau itu dari sisi kiri tanpa Hikari....
..."Apa majikanku masih tertidur, Lui Zang?" Tanya Liano melirik ke arah kanan tepat Lui Zang berjalan keluar dari dalam kereta itu....
..."Dia masih terlelap tidur, tidak apa, aku akan mulai membuka lahan di area ini. Haku, Liano, bisa kalian jaga Hikari untuk ku sebentar." Perintah Lui Zang sambil berjalan ke arah Si'ryu naga Hijaunya....
..."Baiklah." Haku turun dan melompat ke atas kereta itu dengan Liano juga mendekati kereta itu dan melingkari ekornya di sisi-sisinya....
...Lui Zang naik di atas kepala Si'ryu tepat di dekat kedua tanduknya....
..."Ayo kita lakukan, Si'ryu." Ucap Lui Zang kepada Naga Hijaunya sambil mengelus kepalanya....
..."Baiklah, Tuan. Sudah lama tuan tidak melakukan ini dan kekuatan anda juga sudah pulih aku rasakan juga di tubuhku." Mata kanan Naga Hijau itu melirik ke belakang arah Lui Zang berada di atas kepalanya....
...Tiba-tiba cahaya hijau perlahan menyinari seluruh bagian tubuh Si'ryu dan Lui Zang dengan kedua mata mereka berdua bersinar....
..."Ayo lakukan, Si'ryu." Ucap Tegas Lui Zang....
..."Baiklah." Jawab singat Naga Hijau itu yang terbang ke arah atas langit dan menungkikan tubuhnya ke bawah dengan cepat....
...Para gerombolan pencuri keliling itu takjub melihat kekuatan Lui Zang dan Naganya yang bisa bersinar terang berwarna Hijau di langit....
...Haku dan Liano pun melihat hal itu....
...Naga itu terus menukik ke bumi dengan kecepatan tinggi dan seakan seperti ingin menabrakkan diri seperti yang di lihat dan di pikirkan oleh semua....
...Lui Zang seperti menembus ke dalam tanah dan terlihat cahaya hijau dari tubuh Naganya yang besar itu menggeliat terbang di atas tanah seperti ikan yang berada di atas air....
...Haku dan Liano terkejut....
..."Hebat.." Haku tersenyum, begitu juga Liano....
...Terlihat Naga itu menyusuri jalan dengan lurus dan pohon-pohon yang di lewati dari dalam tanah itu perlahan tiba-tiba bersinar dan menyusutkan diri ke tanah seakan menghilang....
...Perlahan sebuah lahan luas terbuka dengan seiring Naga Hijau Lui Zang terus melewati pohon-pohon besar itu dari bawah tanah....
...Semua orang takjub melihat sebuah kekuatan yang mungkin beberapa orang belum tau kalau membuka lahan di wilayah selatan itu seperti yang di lakukan oleh Lui Zang....
...Pohon-pohon besar itu bersinar dan perlahan menyusut hingga tidak merusak tanah yang ada di bawahnya....
...Haku melihat dari sisi jalan itu yang hampir mulai terlihat seperti lapangan yang luas membentang di depannya....
...Tidak butuh waktu lama, terlihat sebuah wilayah luas itu telah terbuka dan di keliling oleh pohon-pohon besar dengan membentuk bulat....
...Lalu Lui Zang membuat jalan lainnya yang menebus ke jalan yang sudah ada untuk akses mudahnya kembali ke desa yang akan di buat oleh Haku itu....
...Dengan rapih jalan lainnya terbuka dan sampai tersambung ke jalan lainnya....
...Lui Zang kembali ke atas langit setelah semuanya selesai dan menuju ke tempat Haku dan Hikari berada....
..."Ternyata cara ini memang cukup ampuh." Senyum Haku dengan penuh semangat....
...Lui Zang yang sudah sampai di tempat semula langsung melompat turun dari kepala Si'ryu dan perlahan cahaya yang menyinari tubuh mereka berdua menghilang perlahan....
..."Aku sudah membuatnya dan juga jalan akses lainnya yang bisa kalian lalui. Selebihnya Haku, kau bisa melakukannya.' Lirik Lui Zang ke arah Haku yang sedang berdiri di atas kereta dimana di dalamnya Hikari sedang tertidur....
__ADS_1
..."Baiklah, terima kasih, Lui Zang. Kau memang pemimpin yang baik." Haku pun membalikan badannya ke arah para gerombolan pencuri itu dan bersiap untuk memberitahu mereka....
..."Hoi kalian semua. Apa kalian ingin hidup normal dan tidak harus mencuri sebagai pekerjaan kalian, di sini kalian akan mendapatkannya." Ucap teriak Haku ke arah mereka....
...Para gerombolan pencuri itu bingung dan saling melirik satu sama lain....
..."Kami harus bekerja paksa untuk kalian?" Tanya salah satu pemimpin pencuri keliling itu yang memakai senjata pedang sebelumnya....
..."Tidak, kalian aku berikan tempat tinggal yang layak untuk kalian dan membuat desa sendiri, mencari penghasilan sendiri dan lainnya sesuai apa yang ingin kalian inginkan, tapi dengan syarat dariku tentunya jika kalian ingin hidup tanpa harus mencuri kembali dan pada akhirnya kalian akan terbunuh dengan kedatangan diriku nantinya." Jawab Haku dengan senyum manisnya yang tidak membuat orang tersenyum kala itu, karena mengerikan sisi lainnya, apalagi kepala yang ia masih tenteng di tangan kirinya....
..."Jadi maksudmu, kami di berikan tempat tinggal untuk kami hidup dan tidak lagi mencuri, tapi dengan syarat dari anda?" Tatap dengan wajah takut laki-laki pemimpin yang sebelumnya menggunakan senjata panah....
..."Benar sekali, karena aku yang akan bertanggung jawab untuk keamanan dan tidak terjadinya pemberontakan setelah kalian tinggal dan bangun wilayah kosong ini menjadi sebuah desa yang ingin kalian tata sendiri." Haku mengambil Reapernya dan ia genggam di tangan kanannya dengan masih terlipat sabitnya....
...'La-Lalu apa syarat-syaratnya?" Tanya pemimpin laki-laki yang menggunakan gada....
..."Pertama, kalian harus mematuhi aturan kerajaan yang kalian ketahui. Kedua, jangan membuat desa ini menjadi markas dan memberontak. Ketiga, jangan kembali mencuri keliling setelah tinggal di sini. Keempat, Saling bekerja sama dan masing-masing dari kalian tunjuk satu pemimpin untuk mengelola dan melapor kepada prajurit kerajaan nantinya yang datang untuk memberikan penjagaan juga kepada kalian atau laporkan sesuatu yang mencurigakan. Keenam, Jangan pernah berfikir melakukan hal tidak baik di wilayah yang sepenuhnya kekuasaanku walau ada pemimpin di antara kalian, lalu yang terakhir, jika semua itu kalian langgar dengan berbagai alasan..." Haku membuka sabitnya dan menatap tajam ke arah mereka dengan tekanan yang ia kembali keluarkan dan kedua bola mata yang bersinar biru gelap....
...'Trak.'...
...'Crinnngg...'...
...Terlihat sabit tajam itu yang tersinari cahaya matahari....
...Para gerombolan itu langsung merasakan tekanan hebat itu dan mereka semua tau dengan kemungkinan syarat terakhirnya....
..."Aku sendiri yang akan menghabisi desa kalian dengan menyisakan anak-anak dan kaum wanita di antara kalian, jadi ingat lah kalau aku sedang membuat hidup kalian jauh lebih berguna dari sebelumnya dimana kalian bisa lakukan apapun, kecuali kembali ke jalan kejahatan, apapun itu, tidak akan aku terima dan tidak akan segan-segan juga aku menghabisi kalian, karena aku memberikan kesempatan berharga ini tidak akan datang untuk kedua kaliannya, jadi berfikir lah dengan hati dan logika, jika kematian itu lebih baik, maka pergi dan buang kesempatan yang aku berikan kepada kalian itu." Haku berdiri tegap dan meluruskan tangannya ke arah gerombolan pencuri keliling itu yang banyak....
...Mereka mulai saling berbisik dan berdiskusi....
...Tidak lama semuanya berkata setuju dengan syarat yang tadi Haku lontarkan....
..."Kami semua menyetujui itu dan kami akan hidup dengan cara yang akan kami lakukan sendiri." Ucap salah satu pemimpin yang memakai pedang....
...Kemudian tiba-tiba Mei datang dengan teleportasinya....
..."Huahh.. Ternyata ramai sekali di sini." Kaget Mei yang keluar dari gerbang teleportasi berbentuk seperti pintu itu....
...Haku melirik ke arah kanan tepat Mei berada....
..."Kebetulan kau datang, Mei. Bisa kah kau buka gerbang ini ke pusat kota untuk membeli beberapa bibit tanaman dan alat untuk menanam lainnya, oh iya, juga ke tempat peternakan. " Haku berbalik ke arah Mei....
..."Tu-Tunggu dulu, kau ingin langsung bercocok tanam dan membuka peternakan?" Tanya Mei yang bingung....
...Haku berbalik ke arah gerombolan itu sambil berdiri di samping Mei....
..."Senjata yang kalian miliki semuanya serahkan kepadaku dan yang ingin menjadi bertani silahkan ke sisi kanan, lalu yang ingin beternak, silahkan ke sisi kiriku. Cepat." Haku kembali memerintah dan menurutnya, itu akan menjadi menarik dimana dirinya seperti membangun desa di dalam sebuah game....
...Liano tersenyum dan hanya melihat Haku yang begitu yakin dengan kepemimpinannya....
..."Kau memang berbeda sekali dengan Hikari yang sekarang, walau tubuhmu di tempat perempuan, Haku." Ucap Haku yang masih bangga dengan Senpainya (Kakaknya.) Dahulu dari Hikari yang berada di geng Harusame dimana jiwa keadilan dan kepemimpinannya tidak perlu di pertanyaakan dengan anak buahnya, walau memang dirinya bisa sedikit kejam....
...Next......
...Wah membangun desa di kehidupan kedua di dunia lain, seperti kisah-kisah dalam renkarnasi....
...Mulai menarik dengan sisi petualangan kembali....
...Selalu tunggu kisahnya dari Kingdom of Prismatic ini, jangan terlewat satu partnya yah....
...Silahkan Like, Comment, Favoritkan dan Vote yang banyakkkk......
...Terima Kasih......
__ADS_1