
...Siang di wilayah kerajaan Lui Zang dengan langit mendung dan turun salju lebat....
...Lui Zang, Hikari dan Han Wei makan bersama di ruangan perjamuan yang luas tersebut....
..."Hahahahah... Kau benar-benar beruntung bisa mendapatkan wanita secantik dirinya, Lui Zang." Han Wei memuji sambil memakan daging panggang besar seperti paha hewan domba yang tersedia di perjamuan tersebut langsung menggunakan tangannya yang besar....
..."Hahahaha.. Mungkin memang dirinya di utus untuk diriku, Han Wei." Lui Zang pun tersenyum dan menyuapi Hikari dengan sup hangat yang Lui Zang ambil....
..."Hangat sekali di sini." Hikari merasakan ruangan itu hangat walau ruangannya terbuka dan angin dingin bisa mudah masuk....
...Tetapi anehnya benar-benar hangat....
..."Hahahaha mungkin karena apiku ini, Nona muda. Namamu seperti dari wilayah kami, tetapi rasanya aku memang tidak pernah dengar dirimu. Mungkin memang kau di utus untuk sahabatku ini yang terkena kutukan Naga Hitam sampai membuat dirinya lemah." Han Wei benar-benar ramah kepada Lui Zang dan Hikari....
...Hikari melihat memang api itu berkobar menutupi tubuhnya yang hampir seperti Film fantasi di dunianya dulu....
...Sesosok manusia hijau berbadan besar berwarna hijau....
...Bisa di bilang Tuan Han Wei memiliki tubuh yang hampir sama....
...Otot di punggungnya pun sangat begitu terlihat besar dan kuat....
..."Lalu bagaimana dirimu, Han Wei? Apa kau sudah mendapatkan seorang yang cocok untukmu?" Tanya Lui Zang ramah sambil kembali menyuapi sup hangat itu ke dalam mulut Hikari dengan tangan kanannya....
..."Sebenarnya ada, sebelum pertemua kita yang lalu untuk Festival api abadi di sini, tetapi dirinya menghilang karena katanya mendapatkan suatu alasan kuat harus pergi sejenak. aku sebelumnya tidak cerita masalah tersebut karena dirinya juga belum tentu akan jadi pendampingku, tetapi setelah hampir setahun lebih menghilang, aku merasa perempuan itu adalah perempuan yang cocok kepadaku. Hahahahah.."...
...Han Wei mengatakan hal itu dengan awalnya datar, tetapi kemudian dirinya kembali ceria....
...Han Wei memang orangnya sangat ceria, ramah dan bisa di katakan murah senyum sebagai seorang pemimpin wilayah Timur....
..."Menghilang? Begitu rupanya." Lui Zang sedikit penyipitkan kedua matanya dan dirinya sudah tau kalau sosok tersebut adalah Ang....
...Dimana dirinya di beri tahu oleh Xao Ba setelah dirinya kembali dari mengantar San Fei....
...Tiba-tiba Hikari berbisik kepada Lui Zang di telinga kanannya....
..."Lui Zang, aku ingin ke kamar mandi." Ucap bisik HIkari....
..."Kau ingin pipis? Baiklah, ayo." Lui Zang menjawab pula dengan berbisik....
...Han Wei menikmati makanan dan minum yang tersedia di meja kecil yang begitu banyak porsi makannya....
..."Han Wei, aku akan menemani istriku untuk ke belakang sebentar, kau nikmati lah jamuanku ini dan minta apapun yang ingin kau makan?" Tatap ramah Lui Zang sambil membantu Hikari dengan perutnya yang sudah buncit besar itu....
..."Hahahahaha... Silahkan-silahkan.. Kau pasti sekarang sangat bahagia dan mencintai perempuan itu, apalagi sekarang sampai dirinya bisa mengandung buah cintamu di dirinya, Hahahahaha... Mungkin tidak lama lagi aku juga akan menyusul setelah bertemu kembali dengan perempuan itu." Han Wei tertawa keras dan mempersilahkan Lui Zang dan Hikari untuk ke belakang....
...Lui Zang sebenarnya membalas budi juga sekarang, karena istrinya tidak di sangka telah di selamatkan oleh seorang perempuan yang ternyata bisa menaklukan Han Wei yang gila perang dan tidak peka masalah cinta....
...*****...
...Sebelum pertemuan itu beberapa hari lalu di ruang kerja Lui Zang....
...Xao Ba bercerita masalah tersebut....
..."Sepertinya sosok yang di maksud oleh San Fei adalah Ang, Tuan Lui Zang." Xao Ba berlutut sambil melaporkan beberapa informasi yang di berikan oleh San Fei....
..."Ang?" Terkejut Lui Zang mendengar namanya itu....
..."Iya, Tuan Lui Zang." Jawab singkat Xao melihat Lui Zang dari kursi meja yang sedang duduk di kursinya....
__ADS_1
..."Aku tidak heran mengenai dirinya jika bisa menaklukan orang nomer satu di wilayah Timur itu. Apalagi dirinya bisa menyusup dengan mudah ke bangsawan Ling Hao dan memanipulasi ingatannya. Benar-benar sesosok yang penting. Andai dirinya cerita masalah tersebut, pasti aku tidak izinkan dirinya pergi sampai festival api abadi yang juga mendatangkan Han Wei terjadi dan mereka bisa bertemu." Jawab Lui Zang dengan tenang dan sambil mengerjakan kertas-kertas di atas mejanya....
..."Kemudian seorang yang memiliki crsytal seperti istri anda dan juga Haku, San Fei berkata kalau ada satu lagi sosok perempuan selain Ang yang ternyata dia dari wilayah timur, namun masih misterius keberadaanya." Xao lalu melapor mengenai seseorang yang memiliki crystal yang sama seperti yang di miliki oleh istrinya dan Haku juga Ang....
..."Jadi begitu, lalu kekuatan darinya apa?" Tanya kembali Lui Zang dan sekarang menatap serius Xao yang masih berlutut di tengah ruangan itu....
..."Kekuatannya katanya pengendali dua boneka yang memiliki wajah menyeramkan. Detailnya San Fei juga tidak tau, karena dirinya tidak melakukan hal aneh dan membantu para nelayan wilayah timur, jadinya tidak di selidiki lebih lanjut tuan." Xao melapor apa yang memang ia ketahui dari San Fei....
..."Istriku memiliki kekuatan netralisir kuat dan transfer energi. Haku memiliki kekuatan tebasan mematikan dan senjata reapernya yang bisa bicara, lalu Ang bisa memanipulasi ingatan dan merubah dirinya menjadi angsa putih besar, lalu sekarang mengendalikan dua boneka dengan wajah yang menyeramkan dan juga masih belum banyak informasi tentangnya. Sungguh apa yang terjadi sebenarnya." Lui Zang mengingat banyak mengenai kekuatan yang sudah di ketahui yang memiliki crystal aneh di antara tubuhnya....
..."Saya sendiri juga masih bingung kenapa mereka mulai muncul dengan kekuatan tidak biasa, padahal dalam buku, tidak ada satu pun sejarah yang menceritakan kekuatan mereka." Xao pun merasa bingung dimana hal itu seperti seakan kekuatan muncul tiba-tiba....
..."Untuk sekarang terima kasih atas semua informasi yang kau dapatkan, Xao." Lui Zang tersenyum....
..."Kalau begitu saya permisi, Tuan." Xao pun beranjak pergi setelah memberikan semua informasi yang dirinya tau....
...Namun saat itu Lui Zang menatap dirinya dengan mata sedikit memperhatikan dalam....
..."Ada apa, tuan Lui Zang?" Tanya peramal Xion yang berada di kursi tempat dirinya bekerja di kiri hadapan Lui Zang menghadap....
..."Tidak apa, aku percaya kepadanya apa yang akan dia lakukan." Lui Zang tersenyum dan percaya kepada Tangan Kirinya itu....
...Peramal Xion bingung dengan pembicaran tersebut....
...*****...
...Kembali dimana perjamuan itu masih berlangsung dengan Hikari sudah kembali dari kamar mandi....
...Semuanya tampak normal dan Hikari kembali ke kamarnya....
...Lalu Lui Zang mengantar tuan Han Wei ke kamar khusus dan pemandian air panas yang ada di wilayah kerajaan....
...Lui Zang dan Han Wei berendam di pemandian air panas lain yang bukan tempat ruangan ketika Hikari dan Lui Zang bersama, karena ruangan Lui Zang beserta menaranya juga di jaga dan tidak sembarangan orang untuk masuk siapapun itu atas izin dirinya ketika berada di wilayah taman yang di kelilingi dinding tinggi....
...Han Wei dan Lui Zang bersandar di pinggir kolam bersama yang terbuat dari Kayu alam wilayah selatan yang kokoh dan kuat....
...Terlihat jelas sekali perbedaan tubuh mereka berdua, sampai warna kulit yang dimana Lui Zang memiliki kulit putih bersih di seluruh tubuhnya, sementara Han Wei sawo matang dan banyak bekas luka-luka di seluruh tubuh bahkan sampai punggungnya....
..."Ahhh... Tidak ada yang lebih menyegarkan berendam di dalam air panas." Terpejam wajah Han Wei yang sudah tidak lagi berbusana dan jubah mantelnya apinya ia tidak gunakan....
...Lui Zang yang berada di sisi kanannya pun menikmati berendam air panas itu....
..."Benar sekali." Tersenyum Lui Zang....
..."Hei Lui Zang, ngomong-ngomong mengenai istrimu tadi, kehamilannya terlihat besar sekali dan bahkan dirinya agak kesulitan, apa bayi yang ada di dalam kandungannya itu besar? Apalagi seperti yang aku tau, kalau kau itu tidak mudah mendapat keturunan karena kesucianmu ternodai hingga akhirnya membunuh yang lain. Apa kau tidak khawatir dengan kehamilan dirinya?" Tanya Tuan Han Wei melirik ke arah kanan dan menunduk dimana Lui Zang berada....
...Karen postur tinggi tubuh 2x Lui Zang dengan ototnya, tentu bagi Han Wei, Lui Zang sangat kecil, namun kekuatannya jangan di ragukan sekarang....
..."Aku tidak khawatir, bukan besar bayiku yang ada di dalam kandungan dirinya, tetapi aku akan memiliki langsung 3 keturunan dari dirinya." Lui Zang menjawab dengan perasaan gembira....
..."HAAAHHH! 3 SEKALIGUS? APA KAU YAKIN? TIDAK MUNGKIN ADA PEREMPUAN YANG BISA MENGANDUNG 3 BAYI SEKALIGUS, SATU SAJA SUDAH SUDAH BERAT, BAGAIMANA 3 SEKALIGUS?" Han Wei terkejut sampai bergeser ke arah kirinya dan membuat gelombang besar kolam air panas itu yang sebelumnya tenang....
..."Iyah, itu faktanya, dia sedang mengandung 3 buah hati yang selalu aku dambakan. Maka itu aku memperlakukan spesial dirinya saat di manapun dirinya berada." Tubuh Lui Zang sampai bergerak karena ombak yang di hasilkan oleh Han Wei....
..."Aku tidak menyangka sahabatku langsung di berikan 3 keturunan sekaligus, Hahahaha... Aku kira bayinya besar, ternyata di dalamnya ada 3 bayi rupanya... Selamat-selamat.. Hahaha.." Tertawa keras Han Wei....
..."Terima Kasih, Han Wei.." Terpejam mata Lui Zang sejenak....
..."Lalu, kapan bayimu akan lahir? Aku pasti akan datang membawa hadiah yang besar untuk mereka bertiga." Lirik kembali Han Wei sambil bertanya kepada Lui Zang....
__ADS_1
..."Kata tangan kananku, dirinya di pastikan bisa melahirkan di waktu musim dingin ini dan mungkin sebelum festival abadi atau sesudah." Tangan kanan Lui Zang berada di dagunya sambil berfikir....
..."Begitu yah, cocok sekali di saat aku kembali akan datang. Jika di saat itu terjadi, maka aku akan sekalian saja membawa Hadiah untuk buah hatimu nanti yang lahir." Han Wei tersenyum lebar....
..."Terima Kasih, aku juga akan tentunya melakukan hal yang sama jika nanti kau sudah punya istri dan kondisinya sama seperti istriku."...
..."Lalu ngomong-ngomong, mengenai insiden yang kau tulis tersebut, sekarang kau mengurung sementara dan tidak mengizinkan siapapun masuk ke wilayah utama tempat dirimu berada termasuk para bangsawan yang ikut andil mengatur wilayah selatan ini yah." Han Wei merubah wajahnya ke dalam mode serius....
..."Iyah, karena insiden penculikan istriku itu, aku sekarang harus mewaspadai semua yang ada dan tidak mebiarkan dirinya keluar tanpa diriku di sampingnya. Aku tidak ingin terjadi sesuatu kepada kehamilan pertamanya ini yang juga sekaligus kebahagiaan diriku yang akan memiliki keturunan 3 sekaligus. Kondisinya yang mengandung langsung 3 bayi juga membuat dirinya harus banyak istirahat karene energinya terserap banyak." Tertunduk Lui Zang sambil memikirkan Hikari....
..."Aku sudah menduga kalau dirinya akan kesulitan dalam kehamilannya tersebut, karena hampir tidak ada sejarahnya di wilayah manapun wanita bisa mengandung 3 bayi sekaligus, untuk 2 bayi saja, itu bisa di bilang langka walau keturunan belum bisa begitu saja mendapatkan yang sama seperti mereka, benar-benar sejarah memang jika istrimu mengandung 3 bayi sekaligus." Han Wei tersenyum tipis....
..."Iyah, begitulah. Lalu bagaimana di wilayahmu sendiri. Han Wei? Aku mendengar dari pembawa pesanmu kalau situasi yang sama terjadi, bahkan beberapa orang mencoba membunuh dengan berbagai cara." Tatap serius Lui Zang....
..."Ahhhh... Benar sekali, Lui Zang. Aku mendapatkan banyak luka dan di bunuh 10.000 kali dalam setahun ini, tapi semuanya gagal, Hahahaha... Entah apa yang mereka pikirkan ingin membunuhku ini yang jelas-jelas memiliki kekuatan roh abadi Phoenix penjaga wilayah Timur." Tertawa keras Han Wei yang seakan dirinya menikmati hal itu dimana bahkan hampir tidak menyangka kalau dirinya di bunuh hampir 10.000 kali....
..."Heh... Kau yakin itu tidak apa? Jumlah itu melesat dari tahun sebelumnya yang hanya 1000." Lui Zang terkejut mendengarnya....
..."Sepertinya aku terlalu ramah dan menikmati perang sampai lupa sekarang banyak orang yang ingin membunuhku dengan banyak alasan. Tapi seperti yang kau tahu, apapun yang mereka lakukan, semuanya sia-sia, bahkan tidak ada satu pun yang berhasil, sampai meracuni diriku dengan kuat. Seakan warga ku sendiri ikut mencoba membunuhku, tetapi yah selama mereka tidak ada dendam, itu tidak masalah." Han Wei mengambil arak yang tersedia di pinggir kolam dengan cangkir berwarna putih besar ukurannya khusus untuknya minum dari arah kirinya....
..."Kelemahan dirimu itu terlalu ramah, Han Wei. Apa kau sudah menjalankan nasehatku dalam surat tersebut?" Tanya Lui Zang sambil mengambil minum araknya juga di cakir putih di samping kanannya yang sudah tersedia oleh pelayan....
..."Aku sudah menyuruh beberapa penjaga untuk mengawasi batu suci itu dengan 4 pilar lainnya berjaga di wilayah." Han Wei meneguk arak itu perlahan ke dalam tenggorokannya....
..."Situasi sekarang kenapa seakan mulai mengusik ketenangan kehidupan kita sebagi penguasa wilayah ini." Lui Zang menegak perlahan arak di cangkir yang sudah ia pegang di tangan kanannya....
..."AAAAHHHHHH... Sepertinya kedepannya akan banyak masalah. Apa kau dengar masalah yang di alami oleh penguasa wilayah Utara? Walau kita berdua memang tidak terlalu dekat dengan penguasa wilayah Utara, sepertinya dari kabar yang beredar dari nelayan yang memasok ikan ke wilayah Barat, kalau mereka sedang menutup diri dari dunia luar dan hanya memasok air dan makanan yang di izinkan mengantar sampai ke perbatasan wilayah itu." Han Wei kembali merilekskan tubuhnya sambil memejamkan kedua matanya....
..."Sebenarnya aku juga tidak peduli dengan wilayah tersebut, namun mereka pasti punya alasan tersendiri, apalagi kita juga dalam situasi yang sama. Naga Hitam itu belum hilang dari wilayah selatan ini." Lui Zang masih mengkwatirkan hal itu....
..."Gaaahhh... Besok kita akan bersama-sama dan bersenang-senang, lupakan masalah lainnya, selama ada kau dan aku, Naga Hitam itu tidak akan pernah sanggup melawan kita berdua, Lui Zang. Sekarang kita nikmati ketenangan ini dan juga kau harus fokus dengan sebentar lagi akan menjadi ayah. Kau cukup jadi ayah super yang memerintah wilayah selatan ini dengan baik, tidak perlu mengurus wilayah lainnya." Han Wei memegang punggung belakang Lui Zang denga tangan kanan besarnya tersebut....
..."Kau benar. Wilayahku tentu tanggung jawabku juga. Aku akan menjadi ayah sekaligus pemimpin yang melindungi wilayahnya." Tersenyum Lui Zang dan melupakan semua itu sejenak....
...*****...
...Lalu di sebuah jalan tebing curam dimana Haku hampir mencapai di atasnya yang mengarah ke gunung terbesar di wilayah Selatan....
...Dengan salju turun lebih lebat di ketinggian dan hawa dingin mulai di rasakan Haku walau sudah memakai kekuatan dan mantel bulu tebalnya....
...Sampai kakinya terendam tumpukan salju dan memperlihatkan jejak dua garis di atas salju yang sudah menutupi hampir tanah utama sebagai pijakan....
..."Aku berharap Hikari juga ikut dan merasakan adenalin seperti ini jika jiwa laki-lakinya masih tersisa." Tersenyum Haku dengan berjalan terus dengan terpaan angin dan salju lebat menghantam mantelnya....
..."Dasar kau ini, kenapa tidak kau memakai kekuatanku untuk sebagai pijakan dan melesat seperti di saat latihan sebelumnya?" Tanya Reaper Haku dari balik jubah dalam di punggungnya....
..."Aku hanya ingin merasakan bagaimana orang bisa melewati medan mematikan ini, hahaha.." Haku tersenyum dan menikmati perjalanannya itu....
...Walau memang dirinya masih terbilang kuat dan mudah melewati dengan kekuatannya, tapi dia mencoba merasakan bagaimana usaha....
...Itu pun sekaligus menggerakan tubuhnya agar tidak kaku....
...Lalu apa yang akan di temui Haku?...
...Next......
...Semakin berantakan kisahnya.....
...Selalu tunggu kelanjutan kisah ini dan jangan sampai terlewat di chapter kedepannya, karena masuk ke permasalahan penting....
__ADS_1
...Terima Kasih....