
...Laki-laki berpakaian seperti kaisar china pun datang bersama Naga hijaunya....
..."Wanita itu..." Laki-laki berjubah hijau itu melihat Hikari yang sedang berjalan tertatih-tatih pelan ke arah Liano....
..."HOI KAISAR LUI ZANG. SUATU KEHORMATAN ANDA MUNCUL HANYA UNTUK REPOT-REPOT MEMISAHKAN KAMI BERDUA. TENTUNYA AKU YANG TERLEBIH DAHULU MELIHAT WANITA ITU. KAU TENTU TIDAK BISA BEGITU SAJA DATANG." Ucap Laki-laki besar itu dengan mengarahkan tombaknya ke arah Lui Zang yang ada di hadapannya....
...Lui Zang menatap serius laki-laki bertubuh besar itu bersama naga hijaunya....
..."LANCANG SEKALI KAU PENCURI RENDAHAN...." Ucap tegas Lui Zang....
...Naga hijau itu pun bicara"APA KITA HARUS BERTARUNG UNTUK MEMBUNGKAM LAKI-LAKI RENDAHAN INI, TUAN."Tegas Naga hijau itu bicara kepada Lui Zang....
...Liano perlahan bergerak tanpa di sadarai oleh laki-laki dan naga hijaunya itu....
..."Aku merasakan kekuatan yang besar, tetapi ada sesuatu yang aneh dengan dirinya." Ucap Liano dengan keempat kakinya terus di gerakan secara perlahan mendekati Hikari....
...(Wusssshh..) Suara kibasan ekor naga hijaunya itu menghalangi jalan Liano yang ingin mendekat....
..."BERHENTI KAU, KUCING EKOR 9."Naga hijau itu memberi peringatan kepada Liano....
...Hikari mencoba berlari dengan tertatih-tatih, tetapi.......
...(Grrkk...) Tangan kanan Naga itu menggenggam tubuh Hikari....
..." Ahh.. Lepaskan aku... Hoi.."Hikari meronta saat tubuhnya di angkat oleh tangan kanan besar naganya itu....
...Namun tenaganya tentu jauh lebih besar Naga hijau itu....
..."HOI... LUI ZANG... SUDAH KU BILANG JANGAN SEENAKNYA MENGAMBIL WANITA ITU." Ucap laki-laki besar itu....
...Lui Zang menatap serius wajah Hikari dengan dalam tanpa bicara....
..."Kenapa kau menatapku, hah? Auhh... Tubuhku sakit..."Ucap dengan marah Hikari dengan dahinya yang mengucurkan keringat....
...Lui Zang menundukan wajahnya ke arah Naga hijau itu....
..."KITA PERGI... APAKAH BENAR YANG DI BILANG OLEH PERAMAL KERAJAAN ITU ADA DI DIRINYA." Ucap Lui Zang....
..."BAIK TUAN..."Tegas jawab Naga hijau itu dan perlahan tubuhnya kembali terbang ke atas....
..." TUNGGU!!! MAU KAU BAWA KEMANA MAJIKAN KU ITU.."Teriak Liano ke atas langit....
...Lui Zang membalasnya" KAU TUNGGU LAH DI LUAR DINDING. AKU AKAN KEMBALIKAN DIRINYA SETELAH SELESAI DENGAN URUSANNYA."...
...Liano mencoba mengejar Naga hijau itu yang terbang di atasnya menuju ke dinding kerajaan hijau itu....
..."HIKARIIII.... HIKARII..." Panggil Liano ke Hikari yang sedang di bawa di tangan naga hijau itu....
...Hikari menatap tajam Lui Zang dengan tatapan tajam....
...Rambutnya yang panjang dan indah itu menerpa angin kencang saat di bawa oleh Naga hijau itu....
..."LIANO... KAU TUNGGU LAH DI LUAR... AKU PASTIKAN AKU AKAN DATANG MENEMUI MU." Teriak Hikari sambil melihat ke arah bawah Liano sedang mengejarnya....
...Tetapi tiba-tiba laki-laki bertubuh besar menghadang Liano dengan Kerbau miliknya itu....
..."HENTIKAN ITU, KUCING..." Ucap tegas laki-laki besar itu....
..."MINGGIR!!" Marah Liano....
..."PERCUMA KAU MENGIKUTINYA, AKAN ADA PINTU GERBANG BESAR DAN PARA PRAJURIT LUI ZANG AKAN MENGHADANG DIRIMU. SEBAIKNYA KAU TUNGGU DI LUAR SEPERTI YANG DIA BILANG." Tatap tajam Laki-laki besar itu....
..."APA KAU GILA? MAJIKAN KU SUDAH DI BAWA OLEH ORANG BERPAKAIAN HIJAU ITU DENGAN NAGANYA, APA AKU HARUS DIAM SAJA?" Jawab Marah Liano....
...Laki-laki itu turun dari punggung kerbau hitam itu dari arah kirinya....
..."AKU MENYADARI SESUATU, DIMANA ADA YANG ANEH DENGAN MAJIKAN MU ITU. KARENA MEMILIKI KULIT YANG PUTIH BERSIH DAN BERAMBUT PANJANG. APALAGI DIA MENGENAKAN SEBUAH KALUNG YANG BERCAHAYA." Laki-laki itu memberikan informasi kepada Liano....
..."Apa maksudmu?" Liano bingung....
...Naga hijau itu pun semakin jauh dan telah memasuki wilayah kerajaan hijau tersebut....
__ADS_1
...Liano menatap sedih ketika Hikari di bawa pergi oleh Naga hijau itu....
..."Hikari... Maaf..." Ucap sedih Liano....
...Laki-laki besar itu menghentakan tombak panjangnya ke tanah dengan kuat....
...(Duarr..) Suara Hentakan bagian belakang tombak besarnya itu ke tanah....
..."SEPERTINYA KAU DAN PEMILIKMU ITU TIDAK MELAKUKAN SECARA SERIUS DENGAN KEKUATAN YANG KAU MILIKI. KARENA KAU PET LANGKA DAN KEMUNGKINAN KALAU KAU ITU HEWAN MISTIK YANG BISA MENGGUNAKAN SIHIR." tersenyum laki-laki besar itu dengan berdiri tegak di depan Liano....
...Langit kembali cerah dan seperti sebelumnya....
...Liano menatap bingung "Apa maksud mu sebenarnya? Kalau kau tidak mau menceritakan sesuatu, lebih baik kau pergi dan jangan halangi aku." Tatap tajam Liano....
...Ekor 9 nya mulai kembali mengembang ke atas....
...Kerbau hitam milik laki-laki itu berjalan ke arah hadapan Liano....
..."KAU ITU HEWAN MISTIK TETAPI KAU TIDAK PAHAM DENGAN APA YANG TUAN KU INI CERITAKAN? SEBENARNYA KAU ITU PURA-PURA BODOH ATAU BAGAIMANA?" Ucap Tegas Kerbau hitam itu....
...Liano benar-benar tidak paham dan memilih untuk menghampiri Hikari....
..."AKU TIDAK PUNYA WAKTU DENGAN PEMBICARAAN SETENGAH-SETENGAH SEPERTI INI... GRAAAA..."Liano berlari dan melompati laki-laki besar itu yang sedang berdiri di depannya....
...Laki-laki diam di lompati oleh Liano, begitu juga dengan Kerbau hitam miliknya itu....
...Liano berlari dengan kencang menuju ke gerbang kerajaan hijau dari Lui Zang....
...Laki-laki besar itu tersenyum"Dasar Bodoh.."...
...*****...
...Hikari di taruh di sebuah tanah lapang yang di keliling bangunan dengan kondisi terbaring lemah di tanah dengan menutupi bagian bawahnya dengan merapatkan kedua kakinya....
...Lui Zang turun dari kepala Naga hijau itu di area pinggir....
...Kemudian ada beberapa pelayan menghampiri Lui Zang sambil berjalan menunduk....
..."Tuan Lui Zang... Anda seharusnya tidak boleh keluar..." Ucap salah satu pelayan laki-laki yang datang beriringan....
..." Siap Tuan Lui Zang. "Jawab cepat laki-laki itu dan langsung pergi....
...Hikari menatap tajam Lui Zang yang perlahan berjalan ke arah dirinya....
..."Mau apa kau dengan diriku? Aku tidak sekalipun memiliki urusan masalah dengan seorang kaisar dan aku baru saja bangun. Auhh.." Hikari merasakan sakit di tubuhnya dan tidak bisa berdiri....
...Lui Zang berlutut dengan satu kakinya dan menatap sejajar dengan Hikari yang sedang terduduk lemah di tanah tanpa busana....
..."Kau itu persis seperti yang di katakan oleh peramal. Seorang Dewi yang turun dari langit untuk mendampingiku dan menyelamatkan kerajaan, juga keturunanku." Ucap ramah Lui Zang kepada Hikari....
...Hikari menatap tajam Lui Zang"Hah... Hello... Apa kau sedang mabuk atau kau bermimpi? Aku ini hanya manusia. "Jawab Hikari marah....
...Tiba-tiba pelayan perempuan datang menandu tubuh Hikari bersama-sama ke dalam bangunan yang serba hijau itu....
...Hikari menatap bingung"Hei... Mau di bawa kemana diriku..."...
...Lui Zang berdiri kembali dan tersenyum"Kau akan di rawat dan di dandani oleh pelayan wanita ku. Aku akan datang setelah kau selesai di obati dan di dandani."...
...Lui Zang berjalan ke arah lain dengan Hikari yang di tandu dengan pelan wanita sambil di berikan kain putih untuk menutupi tubuhnya....
...Naga hijau itu pun pergi ke langit secara perlahan....
...Hikari lalu di bawa oleh pelayan wanita kerajaan Lui Zang itu ke sebuah ruang tempat perawatan yang sangat khas sekali dengan di negeri china yang ia ingat....
..."Sebenarnya aku ini di jaman apa? Kenapa bisa mahluk-mahluk mitologi seperti Naga hijau dan Liano bisa ada?" Tanya Hikari pada dirinya sendiri....
...Hikari di baringkan di atas tempat tidur dan tubuhnya di bersihkan dengan handuk basah yang kotor itu....
...Lengan yang patah itu pun di obati oleh pelayan wanita lainnya....
...Hampir ada sekitar 7 pelayan wanita sedang mengurus tubuh Hikari yang sedang terluka dan kotor itu....
...Hikari menatap mereka yang begitu cekatan bekerja tanpa melihat dirinya seperti di beberapa film yang menghormati sekali seperti seorang raja....
__ADS_1
...Tidak sekalipun mereka ingin bicara atau sedikit menatap wajahku....
...*****...
...Hikari sudah di bersihkan tubuhnya dengan seksama, sampai di berikan wewangian bunga yang belum pernah ia hirup aromanya yang menenangkan oleh Hikari sendiri dan sudah terdandani dengan cantik dengan pakaian perempuan khas kerajaan tradisional china....
...Tangan kirinya sudah di perban seperti orang yang patah tulang pada umumnya, dimana tangannya di sangga di dada dan wajahnya sangat cantik saat dirinya di dandani....
..."Ini... Apakah diriku?" Kaget Hikari sampai tangan kanannya merabah wajahnya yang sudah di make up dengan cantik....
...Namun ada sesuatu yang aneh....
..."Tunggu dulu... Hoi kalian para pelayan laki-laki hijau itu... Kenapa kalian mendandaniku? Cepat jelaskan kepada ku?" Ucap Hikari kepada pelayan yang sedang ada di ruangan itu....
...Namun tidak satu pun yang menjawab dan terkesan di acuhkan begitu saja dengan terus mendandani tubuh Hikari....
...(Braakk!!!) Suara pintu di ruangan itu di buka dengan kuat....
...Terlihat laki-laki berjubah hijau itu datang dengan ada seseorang di kanannya seperti peramal membawa sebuah papan Fengshui di dadanya dengan kumis dan jenggot yang panjang hitam, lengkap dengan topi khasnya....
...Kemudian di sisi kirinya ada seorang laki-laki seperti biksu pada umumnya....
..."Apa sudah selesai mendandaninya?" Ucap tegas Lui Zang....
..."Sudah Tuan Lui Zang, dia sudah di obati dan cantik..." Jawab salah satu pelayan wanita yang ada di ruangan itu....
..."Tuan Lui Zang... Ramalan itu telah terwujud dan dia seperti yang aku lihat di pikiranku. Wanita ini bisa memberikan anda keturunan 100% dari kutukan Naga Hitam yang anda katakan itu." Ucap seorang laki-laki peramal itu dengan wajah menyeringai ke arah Lui Zang....
...Lui Zang menatap serius ke arah peramal Laki-laki itu" Apa benar kalau wanita ini bisa memberikan diriku keturunan dengan adanya segel kutukan dari Naga Hitam yang aku kalahkan itu?"Tegas Lui Zang....
...Hikari melirik ke arah Lui Zang yang sedang berdiri di belakang dirinya....
..."Hei Tuan Naga Hijau, omong kosong apa yang kau bicarakan ini? Mendandaniku dan memberikan keturunan? Naga Hitam? Kutukan? Dewi? Asal kau tau saja yah, kalau aku ini baru saia bangun dan tidak tau apa-apa dengan dunia yang aneh ini." Ucap Hikari dengan mengerutkan dahinya....
...Lui Zang menatap serius wajah cantik Hikari"Kalau di lihat, kau memang berbeda dari kebanyakan perempuan pada umumnya yang selalu menjadi selir diriku, bahkan kau aku akui sangat cantik."...
...Peramal Laki-laki itu menunjuk ke arah kalung yang Hikari kenakan....
..."Tuan Lui Zang... Kalung itu... Kalung itu adalah bukti kalau dia adalah seorang perempuan yang di berkahi kekuatan Dewi. Aku sangat yakin dia tidak akan terpengaruh dengan kekuatan kutukan Naga Hitam yang ada di tubuh anda."Ucap Tegas Peramal laki-laki itu....
...Lui Zang menatap kalung yang di pakai oleh Hikari....
..."Memang aku baru lihat kalung dengan aura suci seperti itu. Tubuhnya pun memancarkan aura putih yang membuatnya sangat spesial. Kalau begitu cepat siapkan altar pernikahan sebelum malam tiba. Aku ingin langsung mencobanya. Jika benar, aku tidak perlu lagi mencari perempuan yang akan aku tiduri." Tatap Serius wajah Lui Zang kepada Hikari....
...Hikari bingung....
..."Hah... Hoi... Tunggu dulu... Apa maksudnya altar pernikahan? Jelaskan dulu satu persatu dengan apa yang terjadi di dunia ini?" Wajah Hikari muram dan ketakutan....
...Lui Zang kembali menatap serius wajah Hikari"Akan banyak waktu aku jelaskan saat kau sudah jadi selirku."...
..."A-Apa!!! Selir mu!?? Kau itu raja yang gila atau apa!?"Ucap dengan nada tinggi di hadapan Lui Zang....
...Sontak seluruh pelayan yang mendengar dan melihatnya terkejut, Lui Zang di marahi....
...Tidak satu pun ada yang berani membentak Lui Zang sebagai kaisar di wilayah itu....
...Laki-laki peramal menatap serius Hikari" Berani sekali anda meninggikan suara di hadapan Tuan Lui Zang yang mulia dan pemimpin dataran wilayah selatan ini, dia ---"...
...Lui Zang mengangkat tangan kanannya dan menghentikan pembicaraan dari peramal itu ke Hikari....
..."Hentikan itu, peramal Xion. Dia tetap akan jadi selir ku, akan banyak waktu aku mengajari dirinya." Ucap tegas Lui Zang kepada peramal bernams Xion itu....
..."Maafkan saya, Tuan Lui Zang... Saya hanya ingin membela diri anda akibat kelancangannya."Membungkuk peramal Xion itu ke hadapan Lui Zang....
...Lui Zang dengan tenang kembali bicara dan menatap datar ke arah Hikari....
..."Jangan ada yang marah dengan dirinya, jika semisal dia bisa memberikan ku keturunan, maka jaga lah dia. Aku sudah lelah dengan terus melakukan sayembara mencari perempuan dari kalangan bangsawan kota. Ini aku harap yang terakhir, sekarang siapkan altar pernikahan. Kalian pergi dan aku ingin bicara sejenak dengan Wanita ini."Ucap Lui Zang dengan tenang....
...(Baik Tuan Lui Zang...) Serentak pelayan wanita dan laki-laki itu menjawab....
...Semua langsung bergegas pergi dan meninggalkan ruang itu, hingga hanya ada Lui Zang dan Hikari....
...Hikari menatap tajam Lui Zang"Sekarang ceritakan kepadaku secara singkat dengan semua omong kosong mu itu, lalu aku bisa pergi dengan peliharaan ku."...
...Lui Zang berjalan ke sebuah tempat tidur yang sebelumnya tadi di tiduri oleh Hikari saat perawatan dan duduk di samping kanan pinggir tempat tidur itu....
__ADS_1
..."Aku akan jelaskan setelah kau tetap tenang sampai kau resmi jadi Selir ku."Tersenyum Lui Zang ke arah Hikari yang sedang duduk di kursi rias....
..."Haaahh!!! Kenapa harus di awal aku mendapatkan masalah gila seperti iniiii.... Aaahhkk... Orang gila ini juga tidak mau menjelaskan sesuatu kepada diriku yang baru bangun di dunia ini... Aaarrhhkk..."Kesal Hikari sambil memegang dahinya....