Kingdom Of Prismatic (S1) Selesai

Kingdom Of Prismatic (S1) Selesai
Prismatic 16:Informasi 4 Wilayah dan Kekesalan Lui Zang


__ADS_3

...Masih di Desa....



...Haku melihat Hikari....


..."A-Apa? Kenapa kau melihatku?"Tanya Hikari....


...Haku terdiam sejenak dan terlihat dirinya sedang berfikir sambil melihat Hikari....


...Namun Bak Yi kembali bicara....


..."Kalian berdua apakah bukan dari wilayah Selatan ini?"Tanya Bak Yi....


...Haku dan Hikari langsung melihat ke arah dirinya....


..."Kami adalah pengelana baru."Jawab singkat Haku....


...Hikari hanya terdiam dan bingung....


..."Pantas Nona cantik yang kuat ini seperti tidak tau apa-apa."Senyum tipis Bak Yi....


..."Kalau boleh aku ingin bertanya kembali padamu?"Tatap serius Haku....


..."Ta-Tanya kan apapun yang ingin anda ketahui, Nona Cantik yang kuat, Hehehehe.."Wajah Bak Yi terlihat ketakutan....


..."Apa kau tahu beberapa orang yang paling kuat di Negara ini dan dimana tempat mereka?"Ucap Tegas Haku....


..."Heh! A-Apa anda ingin melawan mereka semua?"Takut Bak Yi sampai memundurkan tempat duduknya....


..."Tentu tidak, dasar bodoh. Mana mungkin aku melawan mereka. Aku hanya ingin tau saja. Lagi pula, kami berdua hanya ingin hidup damai tanpa ada hal-hal gila yang demikian tadi kau ceritakan."Lirik Haku senyum ke Hikari....


..."Hehehehe... I-Itu benar.."Hikari tersenyum gerogi....


..."Ehhh... Jadi begitu."Bak Yi lega mendegar hal itu dan rasa takutnya berkurang....


..."Jadi bisa kau ceritakan?"Tanya Haku kembali....


..."Baiklah. Wilayah seluruhnya ini terbagi menjadi 4 wilayah dimana masing-masing 4 wilayah itu memiliki kekuatan mahluk mitologi mistis yang sangat kuat untuk menjaga keseimbangan dunia. Yaitu Wilayah Timur, Selatan, Barat dan Utara."Ucap Bak Yi sejenak menghentikan ceritanya itu....


..."Ehhh..."Haku menyadari seperti dalam mitologi legenda china yang mengarah 4 mata angin....


...Hikari juga berfikir demikian dengan Haku pada saat itu....


..."Masing-masing dari penguasa itu tentu di dampingi hewan tersebut dan dengan kontrak Manusianya, tetapi dari semua penguasa wilayah tersebut, aku pikir mereka berada di atas puncak, tetapi tergantung manusianya itu sendiri juga, seperti yang tadi ku ceritakan, kalau pernah Generasi kedua yang memimpin wilayah selatan ini kalah dalam pertarungan pertamanya melawan Naga Hitam tersebut."Bak Yi melihat Hikari sekilas....



..."Jadi tergantung manusianya juga. Cukup menarik, lalu apakah ada hewan-hewan atau semacam lainnya yang aneh atau bisa di bilang kuat selain mereka itu?"Tanya kembali Haku....


..."Kalau masalah itu, sebaiknya Anda bertanya kepada pengelana lainnya saja, karena aku dan orang-orang yang ada di desa ini dimana tidak memiliki kekuatan, memilih untuk berdiam diri dan memanfaatkan para penjaga Kekaisaran yang di utus menjaga kami, tentu kami berkontribusi untuk bahan pangan dan lainnya. Hanya itu yang bisa aku ceritakan untuk masalah Negeri ini."Senyum Bak Yi....


...Hikari kemudian tiba-tiba merasakan perutnya kembali berdenyut dan mengelusnya....


..."Ehh.."Tertunduk Hikari sambil mengelus perut dengan tangan kanannya....


..."Ada apa, Hikari?"Tanya Haku sambil melirik ke arah Hikari yang sedang duduk di samping kanan Haku....


..."Ti-Tidak.. Tidak apa-apa."Jawab gerogi Hikari....


..."Ngomong-ngomong, kau sering sekali kamu mengelus perutmu. Apa ada sesuatu?"Senyum Haku sambil bertanya kembali kepada Hikari....


..."A-Apa iya? Hehehe.."Hikari tersenyum terpaksa dan dirinya sedikit berfikir kalau itu benar....


..."Mungkin rekan Nona Cantik anda itu sedang hamil? Hehehehe, bercanda."Ucap Bak Yi tersenyum....


...(Deg..)...


...Sontak Hikari baru kepikiran kemungkinan hal tersebut, karena beberapa hari di istana Lui Zang, dirinya selalu mengeluarkan cairan sucinya ke dalam tubuhnya....


..."H..Hah.. Ha-Hamil?"Jawab bingung Hikari....


..."Rekan ku tidak mungkin hamil secara tiba-tiba. Lagi pula kami ini... Ehhh.."Haku menghentikan ucapannya, karena itu sesuatu yang aneh jika di ceritakan....


...DImana mereka berdua sebenarnya bukan dari Negeri asli sini dan akan menambah kecurigaan jika tau kebenarannya....


..."Aku hanya bercanda, Nona Cantik yang kuat. Kalau begitu bagaimana? Apa anda mau menerimaku sebagai murid anda bersama yang lainnya?"Tanya Bak Yi dengan senyum ramahnya walau wajahnya seram....


...Hikari langsung berfikir keras dan tubuhnya seakan kaget mendengar hal itu....


..."(Apa jangan-jangan aku memang sedang hamil anak dari Lui Zang?)"Ucap dalam Hati Hikari kepada dirinya sendiri....


..."Aku tetap menolak, tetapi aku akan menjadikan mu pemimpin dan informan untuk ku di area wilayah ini."Tersenyum Haku....

__ADS_1


..."Ma-Maksud anda bagaimana?"Bingung Bak Yi....


..."Aku akan menjadikan mu pemimpin di wilayah ini dan penginformasi, namun kau harus menjalani pekerjaan baik dan jangan jadi preman jalanan. Bantu penduduk, atau kalian semua yang ada di sini akan... Aku bunuh semua tanpa sisa."Tatap serius Haku yang membuat seluruh pengikut Bak Yi memucat wajahnya....


...Bak Yi langsung bersujud kepada Haku....


..."Kami akan menuruti permintaan anda, Nona Cantik yang Kuat."Ucap takut Bak Yi yang bersujud di depan Haku....


..."Kalau begitu, sekarang aku putuskan kalau wilayah ini akan menjadi wilayahku dalam konteks pemilik, tetapi aku tidak akan melakukan hal yang kejam yang mungkin dulunya kalian lakukan, melainkan, aku akan melindungi wilayah ini jika kalian butuh bantuan nantinya, Panggil aku dengan sebutan Reaper Haku."Ucap Haku dengan tegas dan berdiri dari tempat duduknya....


...(BAIK... REAPER HAKU...)...


...Serentak mereka pengikut bak Yi bicara....


...Haku tersenyum dan dengan kekuatannya itu, dia bisa melakukan hal kebaikan dengan melindungi desa dari orang-orang yang kuat....


...Karena Haku sendiri memang memiliki jiwa keadilan kepada pihak yang lemah, apalagi di dunia yang seperti ia mulai pahami....


..."Hikari, bagaimana? Apa kau setuju jika aku jadi pelindung mereka jika sewaktu-waktu di panggil?"Tanya Haku kepada Hikari....


...Namun Hikari masih tertunduk diam sambil menaruh telapak tangan kanannya di perut....


...Memikirkan kemungkinan terbesarnya kalau dirinya tengah hamil anaknya Lui Zang....


..."..."...


...Haku menepuk pundak Hikari....


...(Pukk.)...


..."Hikari... Hoi Hikari... Apa kau baik-baik saja?"Ucap Haku yang tidak di balas oleh Hikari....


..."Ehh.. Ahh.. A-Apa? Apa yang kau katakan tadi, Haku? Maaf aku tidak dengar."Kaget Hikari dan tersadar dari terdiamnya berfikir masalah tersebut....


..."Aku bertanya kepadamu, apakah tidak apa jika aku menjadi pelindung wilayah ini jika sewaktu-waktu di butuhkan?"Tanya ulang kembali Haku....


..."Ahhh.. Itu... Bagiku tidak masalah, tetapi bukan kah kita hanya ingin hidup tenang sambil berkelana menjelajahi dunia ini, Haku?"Senyum Hikari....


...Haku kembali duduk dan di ikuti oleh Bak Yi....


..."Kau benar juga. Enaknya bagaimana yah."Berifikir sejenak Haku dengan satu kakinya di tumpu ke satu kakinya, seperti duduknya perempuan pada umumnya....


..."Anda jika ingin menjadi pelindung wilayah ini, tentu harus bersiap untuk kemungkinan terburuk, karena terkadang, beberapa perampok yang bergerombol itu bisa menjarah dan itu sering terjadi. Itu karena Tuan Lui Zang dalam kondisi yang tidak memungkinkan untuk mengecek wilayahnya, sampai terkadang malah bisa menjadi wilayah pertempuran gara-gara mereka."Tertunduk Bak Yi....


...Haku tau kalau memang hal itu yang harus di lakukan jika dirinya ingin mengakui wilayahnya, tetapi karena dirinya ingin berkelana di negeri ini bersama Hikari, tentu sulit, apalagi jika wilayahnnya luas....


..."Kalau begitu, bagaimana kau yang jadi penjaga wilayah ini dengan atas namaku. Jika nanti aku kembali kesini dengan kondisi yang memperihatinkan, aku akan langsung membantu, sekuat apapun, tentu ini jadi wilayahku juga, bagaimana?"Senyum Haku....


..."Kalau masalah itu tentu sangat bisa, Reaper Haku."Tersenyum Bak Yi....


..."Kalau begitu, sekarang kalian berlatih dan jauh lebih kuat dari ini sebelum nanti aku akan kembali dari pengelanaanku. Tapi jika kau dan orang-orang mu beraliansi untuk menjatuhkan ku saat aku kembali nanti dan membuat wilayah ini sengsara. Maka kepala kalian semua jadi bayarannya."Tatap Haku sambil terlihat mengeluarkan aura pekat berwarna biru gelap dari seluruh tubuhnya sampai sekeliling kedai seperti sedang gempa....


...(Krr...kk)...


...Seluruh orang di dalam kedai itu merasakan tekanan dahsyat dari Haku dan membuat mereka seakan tidak bisa bergerak....


..."Ehhh.. A-Aku berjanji akan menjaga wilayah ini dengan baik dan menjadi penguasa yang bijak."Tatap dengan wajah yang begitu takut kepada Haku sampai dahinya mengeluarkan keringat....


..."A-Aura mu benar-benar luar biasa, Haku."Hikari kembali kagum dengan kekuatan Haku yang masih di sembunyikan....


...Kemudian tekanan itu mereda dan semuanya terlihat seperti mulai bisa bergerak dan bernafas lega setelah Haku merilekskan tubuhnya kembali....


..."Maaf, aku jadi terbawa."Tersenyum ramah Haku....


...Senyuman cantiknya ini benar-benar seperti dua sisi koin, dimana terdapat aura mengerikan di baliknya....


...*****...


...Haku kemudian berbincang ringan dengan Bak Yi di kedai itu bersama Paman pemilik kedai yang ikut bergabung juga karena tertarik dengan tawaran perlindungan dari Haku saat mungkin dirinya balik lagi ke tempat itu....


...Namun saat itu Hikari benar-benar memikirkan hal tersebut....


..."Haku, aku ke kamar dulu."Ucap Hikari beranjak dari tempat duduknya....


..."Kenapa? Apa kau merasa tidak enak badan? Dari tadi aku lihat kau itu diam saja."Lirik Haku dengan pertanyaan kepada Hikari....


..."Ti-Tidak apa, aku hanya ingin di kamar saja."Tersenyum paksa Hikari....


..."Baiklah. Tapi jika kau tidak enak badan, segera bicara kepadaku, mumpung kita masih berada di desa."Tersenyum Haku....


..."Iyah.."Hikari berbalik dan menuju ke lantai dua untuk ke kamar yang di pesan oleh Haku....


...Hikari menutup pintu kamar itu dan terduduk di tempat tidurnya yang tadi malam ia tiduri sambil mengelus lembut perutnya dengan kedua tangannya itu....

__ADS_1


..."Apa mungkin memang aku sekarang telah hamil? Dalam tubuhku ini, ada manusia yang sedang berkembang?"Ucap bisik Hikari kepada dirinya sendiri....


...Hikari terus melihat perutnya sambil mengelus-elusnya....


..."Aku tidak tau menahu masalah perempuan, apalagi tentang masalah kehamilan. Apa aku harus bilang sejujurnya kepada Haku?"Tanya Hikari kepada dirinya sendiri yang sedang bingung....


...Namun Hikari memang merasakan seperti ada denyut jantung yang bisa ia rasakan di dalam perutnya....


..."Hahh... Sebelumnya... Aku bermimpi... Bermimpi... 3 bayi..."Teringat Hikari tentang mimpi yang ia ingat sebelumnya saat tertidur....


...Hikari bingung jika dirinya besar kemungkinan sedang hamil dan harus bagaimana....


...Karena sebelumnya, dirinya seorang laki-laki dan tidak pernah membaca atau tau masalah begituan....


...Yang dia tau sebelumnya hanya bersenang-senang dan bertarung....


...Namun setelah berada di tubuh itu, dirinya jadi seperti layaknya perempuan yang lemah lembut dan rasa bertarungnya mulai pudar....


...Hikari sempat berfikir untuk memeritahu Haku jika dirinya mungkin hamil karena Lui Zang yang sebelumnya selalu menggaulinya setiap malam setelah resmi menikah dengannya....


...Namun Hikari mencoba memberi waktu jeda dengan misalkan dirinya memang benar hamil....


..."Kalau aku hamil, tanda umum biasanya adalah perutku akan menjadi buncit seiring Bayi ini tumbuh di dalam perutku, jika hal itu sampai terjadi, kemungkinan aku memang hamil dan aku akan mulai cerita kepada Haku masalah ini, tapi untuk sekarang, aku bersikap biasa terlebih dahulu."Ucap Hikari dimana dirinya tanpa sadar terus mengelus perutnya itu....


...*****...


...Sisi lain di Istana Lui Zang berada....



...Lui Zang duduk bersandar di kursi singgasananya yang besar berwarna seluruhnya hampir mendominasi hijau dan bermotif Naga dengan perasaan campur aduk dan memikirkan Hikari....



..."Apa yang sedang ia lakukan sekarang, aku takut dirinya malah membahayakan dirinya dan pergi ke wilayah-wilayah yang penuh monster berbahaya dimana ia tidak mengetahui wilayah ini."Khawatir Lui Zang kepada Hikari....


..."A-Aku percaya kalau Istri anda itu baik-baik saja, Tuan Lui Zang. Seperti yang di bilang oleh peramal kerajaan anda."Ucap Penasehat perempuan Lui Zang yang sedang duduk di kursi khusus menemani Lui Zang di singgasanannya bersama tabib dan peramal Xion....


..."Aku tau itu, tetapi saat aku bersama dirinya beberapa hari itu juga bisa mengambil kesimpulan kalau dirinya tidak memiliki kekuatan kuat untuk bertarung, bahkan dia benar-benar lemah seperti layaknya perempuan biasa, walau bisa di bilang sebagai dewi yang di utus untuk ku."Lui Zang memejamkan kedua matanya dan tangan kanannya menyangga kepalanya yang di sandarkan ke tangannya itu....


...Lui Zang kembali membuka kedua matanya....


..."Aku berharap bisa menemukan dirinya sebelum keluar dari wilayah selatan ini. Bukan hanya dirinya saja yang aku butuhkan untuk melepas kutukan Naga Hitam ini, tetapi juga untuk memberikan diriku keturunan yang selama ini aku idamkan."Tatap Sayu Lui Zang....


..."Tetapi Tuan, Anda juga harus menyertakan cinta anda kepada dirinya. Karena maaf jika saya lancang, tetapi perempuan itu juga sangat perlu cinta kasih dari seorang laki-laki, apalagi di saat dirinya telah mengandung anak dari hasil hubungan itu."Ucap lembut penasehat perempuan cantik itu kepada Lui Zang....


...Lui Zang tertunduk dan mengepalkan kedua telapak tangannya dan kedua bola matanya berubah menjadi hijau terang....


...Salah satu tangannya meninju ke sisi tangan dari singgasananya dan ......


...(DUARRRRR.....)...


...(KKRRKKK....)...


...Seluruh Istana bergetar karena tinjuan dari tangan kanannya ke arah bawah kanan dari Lui Zang sampai membuat sisi kanan singgasananya hancur dan membuat gemuruh seluruh bagian istana, saking kuatnya kekuatan Lui Zang....


..."Ma-Maafkan saya, Tuan... Saya minta maaf.."Perempuan penasehat itu langsung bersujud takut dengan apa yang terjadi setelah ia mengatakan hal itu kepada Tuan Lui Zang....


..."Tuan Lui Zang, anda bersabar lah. Kalau anda marah, kutukan itu bisa memakan kekuatan anda lagi dan anda akan kembali lemah."Ucap Tabib laki-laki sambil menenagkan Lui Zang dari jauh dimana wajahnya pucat....


..."Tidak... Ini bukan salahmu, penasehat wanitaku."Ucap tegas Lui Zang sambil menahan emosi dirinya yang meluap....


...Lui Zang berjalan ke arah luar, dimana memperlihatkan suasana wilayah kota kerajaanya dari atas istana tempat singgasana dirinya berada....


..."Aku yang telah salah, karena hanya menanamkan cinta di saat kami berdua dalam bercinta saja. Setelah itu, aku menjadi acuh dan tidak peduli, sampai aku kira dirinya juga gagal, maka aku benar-benar telah membuat kesalahan besar, akibat banyaknya pernikahan yang telah aku lewati dengan hasil yang tidak bisa di harapkan, bahkan ada yang sampai meninggal akibat diriku itu."Tatap Lui Zang ke arah wilayah pusat kota dengan dinding tinggi mengelilingi wilayah itu....


...Lui Zang duduk di pinggir pagar sisi pinggir istana yang berwarna hijau itu sambil menatap langit yang setengah cerah itu....


..."Aku telah kehilangan rasa cinta, cinta untuk mencintai seorang perempuan. Bahkan setiap malam, aku jadi merasa kasihan dan betapa kejamnya diriku di saat hasratku untuk memiliki keturunan dan mengilangkan kutukan ini ke dirinya, membuat dirinya malah hanya aku cintai di saat itu saja, seakan aku benar-benar memanfaatkan tubuhnya yang lemah itu."Ucap Lui Zang dengan perasaan yang begitu menyesal....


...Kemudian Naga Hijau Lui Zang mendampingi dirinya dimana tubuhnya melingkar di atas istana tempat Lui Zang berada saat itu....


..."Jika dirinya nanti kembali, akan aku berikan banyak cinta untuknya. Banyak cinta, bersama bayi yang ada di dalam kandungannya itu. Aku harap ini berjalan baik, Xao Ba, Mei Wong. Aku berharap banyak ke kalian segera menemui istriku itu sebelum terjadi sesuatu kepada dirinya di luar sana."Lui Zang benar-benar berharap dan menginginkan Hikari kembali ke dirinya bersama bayi yang di kandungnya itu....


...Lui Zang menekatkan dirinya jika Hikari kembali, akan banyak cinta yang di berikan olehnya dengan Bayi yang di kandungnya....


...Namun itu sebelum Hikari pergi dari wilayah kekuasaan Lui Zang....


...Terima Kasih yang selalu menunggu kisah dari Kingdom Of Prismatic....


...Selalu di tunggu kelanjutannya ya, dimana membuat mungkin kalian bisa merasakan rasa di masing-masing karakternya....


...Penulis berharap bisa terus menyuguhkan cerita yang lebih baik dan terus lebih baik kedepannya, dimana tidak sekedar konflik cinta, melainkan juga yang lainnya....

__ADS_1


...Terima Kasih para Pembaca Kingdom Of Prismatic....


...Aku sebagai penulis tidak tau mengargai diri kalian melebihi membalas comment kalian, hanya yang bisa mungkin lebih aku menghargai kalian adalah yaitu membuat kisah yang bagus setiap chapternya kedepan....


__ADS_2