
...Haku pun bermalam di tempat para pencuri keliling dan makan bersama dengan daging bakar yang telah matang....
...Sementara ada dari mereka beberapa yang menggelar tenda di dalam hutan, yang seakan malah menjadi seperti area perkemahan....
...Ketika sambil makan itu, Haku kembali bicarak kepada kelima laki-laki yang memiliki tubuh besar tersebut yang tentunya pemimpin dari masing-masing pencuri keliling itu....
..."Kalian akan aku jadikan masing-masing pemimpin desa dan juga menjadi penengah nantinya, sekaligus kalian juga jadi penegak hukum bagi warga nantinya yang melanggar. Jika kalian ikut-ikutan melanggar. Artinya kepala kalian sudah siap di jadikan tumbal kesalahan kalian. Hmmhmm.." Haku dengan lahap memakan daging yang sudah di taruh di atas dedaunan yang di gunakan sebagai alas....
...Tentu karena sudah di cuci dan air berasal dari alam juga, tidak masalah menaruh daging itu di atas daun besar yang ada di hutan dan masih berwarna hijau segar dan belum berubah warna tentunya....
...Seluruh pemimpin laki-laki saling melirik dan mereka satu sama lain jelas tidak ingin hal itu terjadi....
..."Ka-Kami akan berusaha." Jawab gugup pemilik pedang yang berjenggot panjang tanpa kumis....
...*****...
...Hari semakin larut dan para perempuan di kelompok pencuri keliling itu mulai masuk ke tenda-tenda....
...Sementara yang laki-laki berselimut di luar sambil terus memberi kayu di api unggun yang mereka buat agar selalu tetap hangat....
...Haku pun tidur di bulu-bulu hangat Liano sambil melihat sekeliling hutan yang dekat jalan itu penuh cahaya dari api unggun mereka....
..."Rasanya benar-benar seperti kemah yah, Liano." Haku kembali merasakan nostalgia di saat melihat pemandangan yang penuh api unggun itu....
..."Sebelumnya memang kita pernah berkemah di sebuah perkemahan di pinggir kota Kyoto bukan bersama ketua geng Harusame." Liano mengingat dahulu memang pernah berkemah di pinggir kota di waktu musim gugur juga dan dirinya di ajak oleh Hikari....
..."Tapi di sini jauh lebih sejuk di bandingkan ketika kita di sana, karena polusinya semakin parah." Tatap Haku ke atas sambil melihat bintang-bintang di langit yang cerah dari celah pohon yang ia tebang....
..."Kau benar." Liano tersenyum dan melihat juga langit cerah di malam musim gugur di dunia itu....
..."Taruh ketiga ekormu di tubuhku, Liano. Aku sudah lelah dan ingin tidur untuk memulihkan energi." Lirik Haku ke arah kanan dimana wajah Liano berada....
..."Baiklah, Haku. Aku juga ingin istirahat." Liano menaruh ketiga ekornya menutupi tubuh Haku yang terbaring di tubuh kirinya....
..."Hmmm.. Nyaman dan hangat.. Pantas saja Hikari memang suka tidur di tubuhmu, lembut dan hangat.. Hmmm." Haku memeluk lembut salah satu ekor Liano yang menutupi tubuhnya....
..."Kalau begitu, selamat tidur." Liano memejamkan kedua matanya perlahan....
..."Hoi Reaper. Jika kau melihat salah satu dari mereka mendekati tubuhku, teriak lah dan masuk dalam mode siaga." Haku berteriak kepada Reapernya yang sekarang lebih pendiam karena alasan dirinya tidak ingin di tinggal....
..."Baiklah.. Dasar kau itu.." Reapernya pun melebarkan sabitnya....
...'Cring...'...
...Mendengar suara dari sabit Haku yang terbua langsung membuat para kaum laki-laki termasuk kelima pemimpin mereka tidak mau tidur berdekatan dengan Haku dan Liano....
...Haku pun perlahan menutup kedua matanya dan mulai masuk ke alam bawah sadar....
...Dengan kondisi yang hampir belum pulih itu dan perban di lengan juga kakinya membuat sedikit lambat prosesnya....
...Mei, Xao Ba dan Naga milik Lui Zang sudah kembali ke istana dengan teleportasi yang di buat oleh Mei....
...*****...
...Kereta yang di tarik kerbau dimana di dalam kereta itu ada Hikari dan Lui Zang....
...Sudah sampai di gerbang utama dan bersiap masuk....
...Dalam kereta itu, Hikari masih terlelap tidur dengan Lui Zang juga sedang bersandar dan setengah tidur karena udaranya yang sejuk....
...*****...
...Pagi harinya kembali di wilayah selatan yang mulai dingin....
__ADS_1
...Tepat dimana Haku membantu para pencuri keliling membangun rumah awal untuk di jadikan tempat besar musyawarah dan lalu membagi wilayah di sekeliling atas perintah Haku....
...Dimana wilayah itu cukup luas dan masih tersisa banyak ruang yang akan di jadikan peternakan....
...Haku membuat desa baru itu dengan sistem perkebunan dan peternakan di tengah, lalu membuat pemukiman di dekat dinding kayu yang juga sedang di buat untuk mengelilingi desa itu, termasuk gerbang utama dan menara pengawasnya....
...Itu membuat desa tersebut unik dan mereka bisa berpusat belanja di tengah desa sambil melihat pemandangan peternakan dan perkebunan, yang mungkin di lirik pembeli jika mereka ingin langsung dari pemiliknya....
...Penginapan dan pos-pos penjagaan juga di buat setiap di pinggir dalam dinding agar jika bahaya menyerang, mereka bisa tau dan langsung ke pusat bangunan kota untuk mengungis....
...Setidaknya ada peternakan dan perkebunan yang bisa mereka perahankan bersama....
...Karena itu yang penting di dunia tersebut tentunya....
...Sementara Liano kembali ke kerajaan Lui Zang dan sesekali bermain dengan Hikari yang turun dari menaranya untuk sekedar jalan-jalan menunggu Lui Zang kembali dari pekerjaan yang selalu saja ada kertas yang menumpuk....
...Karena memang wilayah selatan itu luas dengan desa-desa kecil....
...Mei pun membantu Haku untuk menyuplai makanan, akan tetapi Haku sekarang bisa berburu bersama kelompok itu di dalam hutan untuk memburu hewan....
...Seperti hewan liar seperti domba berbulu hijau atau hewan seperti serigala atau rusa yang ternyata juga ada di hutan tersebut ternyata....
...Namun tanduknya mirip seperti domba yang melingkar menutupi telinganya....
...Kakinya pun ada 6 dan itu yang membuat mereka ternyata sulit di temukan dan akan segera lari jika menemukan suara yang aneh bagi mereka....
...Haku bisa menghemat pengeluarannya itu sambil ikut membantu pembangunan tersebut dengan tenaganya yang melebihi ukuran kecil tubuhnya....
...Bahkan dirinya bisa mengangkat potongan kayu besar dan di taruh di pundaknya dengan mudah....
...Sampai pemimpin laki-laki itu juga heran dengan kekuatan Haku itu....
...*****...
...Beberapa pohon ada yang masih hijau dengan daun yang tipis dimana di temukan di beberapa wilayah....
...Biasanya pohon itu yang di jadikan sebuah hiasan di waktu natal bagi salah satu agama di dunia Hikari dan Haku tinggali....
...Namun di dunia itu, memang tidak ada dan memang sudah beda dimensinya....
...*****...
...Sebelum malam berakhir dan berganti ke musim dingin....
...Tiba-tiba ada pengantaran khusus surat dari wilayah Timur yang di kuasai oleh Han Wei....
...( Nama ini pernah di singgung ketika Lui Zang mencari Hikari yang berjalan ke wilayah timur.)...
...Seorang berpakaian yang hampir sama seperti pakaian ninja yang di kenakan negera jepang di era jaman dahulu dengan motif api kuning dan oranye datang membawa surat itu....
...Dimana kerahnya menutupi sampai ke atas hidungnya dan memakai senjata seperti samurai dan alas kaki yang khas seorang Ninja....
..."Hamba kesini untuk menyerahkan surat dari Tuan Han Wei untuk Anda, Tuan Lui Zang." Utusan itu berlutut sebelum menyerahkan surat itu ke meja Lui Zang....
..."Han Wei. Sudah saatnya rupanya." Lui Zang membaca surat di atas kertas yang berwarna kuning dan oranye....
...Dimana hampir seluruh motifnya seperti api....
..."Tuan Lui Zang. Apa perjamuannya hanya dari Tuan Han Wei saja? Karena kondisi kita masih belum bisa mempercayai para bangsawan itu." Peramal Xion beranjak dari kursinya dan memberi saran....
..."Benar. Kalau begitu akan aku kirim balik surat ini." Lui Zang menulis balik surat yang di kirim oleh Han Wei ke dirinya dimana memang ada tradisi di musim dingin di wilayah selatan....
...Setelah surat itu di tulis oleh Lui Zang dan di cap dengan cetakan lilin cincin dari Lui Zang....
__ADS_1
...Lui Zang menyerahkan amplop tersebut kepada pengirim khusus surat dari Wilayah Timur....
..."Kalau begitu saya permisi dan akan saya sampaikan kepada Tuan Han Wei." Ucap pengirim pesan itu yang seperti ninja dan memakai pedang katana di pingganggnya, sebelum dirinya meninggalkan wilayah kerajaan....
...Namun Lui Zang memberi perintah kembali....
..."Tunggu dulu, pengirim pesan. Peramal Xion, segera panggil Xao Ba ke sini." Perintah Lui Zang tegas kepada Peramal Xion....
..."Baik, tuan." Peramal Xion langsung beranjak dari kursinya dan meninggalkan ruangan itu dengan cepat untuk menemui Xao Ba....
..."Kenapa Tuan Lui Zang memanggil Tangan kiri anda?" Tanya pengirim pesan itu yang memang sudah mengenal satu sama lain. Karena orang itu yang selalu bertugas mengantar surat ke wilayah selatan ke hadapan Lui Zang....
...Dimana Han Wei tidak pernah menggantikan dirinya, karena salah satu orang kepercayaannya....
..."Aku memanggilnya untuk menjagamu sampai keluar wilayah ini, untuk detailnya mungkin kau bisa bertanya kepada Xao Ba."...
..."Begitu rupanya." Pengirim pesan itu sebenarnya adalah orang yang kuat dan salah satu kepercayaan dari tuan Han Wei....
...Dirinya pun merasakan kalau sudah ada yang berbeda dengan Lui Zang yang dirinya temui dalam setiap kunjungan jika Tuan Han Wei mengirim pesan ke wilayah setalan itu dengan kurir dirinya....
...Kali ini adalah perayaan musim dingin tahunan antara Han Wei dan Lui Zang sebagai pemimpin wilayah penguasa....
...Kemudian Xao Ba di datangkan oleh Peramal Xion dan baru lah pengirim pesan itu di izinkan pergi oleh Lui Zang yang sekarang di dampingi Xao Ba....
...Lui Zang sebenarnya mengutus Xao Ba untuk bertanya dan meberikan informasi mengenai Naga Hitam yang baru-baru ini muncul dan bahkan menculik istrinya....
...Juga mengenai orang yang mungkin memiliki crystal aneh seperti yang di terpasang oleh Haku, Ang dan istrinya tentunya....
...Dimana bentuk crsytal itu tidak bisa di lepas apapun yang terjadi, walau kalung talinya longgar seperti yang Hikari milik dan juga Ang di dahinya, tetapi tidak bisa di lepas dari posisinya....
...Apalagi terkadang bersinar....
...Lui Zang menyelediki hal itu, apakah di wilayah selatan juga ada manusia yang memiliki kekuatan aneh dengan crystal seperti yang dirinya lihat....
...Pengirim pesan itu di antar balik menggunakan kereta berwarna merah dan hijau yang di tarik kerbau, lalu di jaga pengawal kerajaan bertunggangan kerbau berwarna silver dan zirahnya....
...Xao ba dan pengirim pesan itu masuk ke dalam kereta dan kereta itu pun berjalan kembali untuk menuju ke sebuah pelabuhan yang jauh dari wilayah kerajaan Lui Zang untuk bisa ke wilayah timur, dimana harus melewati lautan yang luas....
...Tentu Xao ba dan pengirim pesan itu sudah kenal satu sama lain....
...Mereka berdua berbincang di kereta kuda itu yang berjalan santai menuju keluar wilayah kerajaan Lui Zang dengan melewati pusat kediaman bangsawan dan juga kota, hingga akhirnya wilayah desa dekat dinding utama....
..."Sudah lama kita tidak bertemu, San Fei." Ucap ramah Xao Ba kepada San Fei....
..."Sudah lama juga kita tidak bertemu, Xao. Ngomong-ngomong, bagaimana wilayah selatan ini?" Tanya San Fei dengan ramah kepada kenalannya itu....
..."Banyak hal yang terjadi sebenarnya. Kau pasti merasakan kalau Tuanku itu sudah hampir dalam penyembuhan sepenuhnya setelah hampir setahun kurang kau ke sini untuk merayakan festival musim dingin antar penguasa wilayah selatan dan wilayah timur." Xao besandar di kursi yang ada di dalam kereta kuda tersebut....
..."Iyah, aku merasakan kekuatannya seperti meningkat drastis. Juga di saat aku masuk ke kerajaan, aku melihat binatang aneh dengan ekor sembilan dan sayap di kedua punggungnya." San Fei melihat Liano ketika dirinya masuk....
..."Tuan menemukan seorang yang bisa menetralkan kutukannya, dimana tanpa sengaja dirinya dapatkan di saat peramal Xion mengatakan di ramalanya kalau akan ada seorang perempuan yang cantik turun dari langit dan katanya akan bisa menetralkan kutukan itu. Tapi Tuan Lui Zang tidak menemukannya hampir setelah dirinya menikahi banyak perempuan dan melakukan hubungan, sekaligus untuk keturunan dirinya. Sampai pada akhirnya ramalan kedua datang dengan ciri yang jelas dan baru lah muncul perempuan itu tanpa sengaja di tungguangi oleh hewan yang tadi kau lihat." Xao Ba tidak segan bercerita masalah itu, karena itu memang masalah penting....
...( Disina kembali terbuka kembali tabir jelasnya permasalahan Lui Zang sebelum bertemu Hikari.)...
...Next.....
...Maaf yah segini dahulu untuk ceritanya....
...Penulis sakit dan mungkin bisa saja akan tidak update....
...Silahkan like, comment dan votenya,....
...Terima kasih....
__ADS_1
...UHukk.uhukk.....