
...Xao Ba dan Haku berbincang sejenak dimana mereka berdua membicarakan tentang pengelanaan dan Haku belum tau kalau yang sedang di ajak bicaranya itu adalah Utusan Lui Zang....
...Kemudian di lantai atas penginapan....
...Hikari kembali ke kamarnya setelah membantu Mei tanpa memberitahu namanya kepada Mei....
...Namun Mei sudah memastikan kalau dirinya telah menemukan selir Kaisar Lui Zang....
...Namun dirinya sejenak lembut dan terus bersandiwara agar Hikari mau kembali dengan kemauannya sendiri untuk kembali ke pelukan Lui Zang....
...*****...
...Hari semakin sore dan mulai gelap....
...Xao Ba lalu ke atas menuju kamar yang sudah di pesan, dimana dirinya di beri tau oleh Paman pemilik penginapan tempat kamarnya berada....
...Xao Ba membuka pintu dan memperlihatkan Mei Wong sedang meniduri Buah Hatinya itu di atas tempat tidur sambil bersenandung lembut....
...Bayi perempuannya itu pun tidur dengan pulas setelah dirinya di beri ASI oleh Mei....
..."Bayi kita sudah tidur?"Tanya Xao....
..."Baru tidur."Senyum Mei melihat wajah tenang bayinya itu yang sedang tidur imut di atas tempat tidur....
...Xao Ba menutup pintu kamar dan duduk di pinggir tempat tidur dekat bayinya sedang tidur dengan Mei di sampingnya juga....
..."Sepertinya dia tidak ada di sini."Ucap Xao Ba....
..."Dia di sini."Ucap balik Mei melirik ke arah suaminya itu....
..."Apa? Dimana?"Tanya Xao....
..."Saat tadi kau berada di bawah, aku berpapasan dengan wanita yang sangat cantik dan tidak biasa. Bahkan anak kita yang selalu menangis saat di gendong oleh orang lain, dia begitu tenang saat di gendongan perempuan itu. Auranya memang berbeda. Dia berada dekat di sebalah kanan kamar kita."Senyum Mei....
..."Apa kau yakin itu selir dari Tuan Lui Zang yang di cari olehnya?"Tanya kembali Xao yang penasaran....
..."Dari ciri fisik dan yang di katakan Tuan Lui Zang, aku berani jamin kalau dia benar-benar orangnya."Pegang tangan Mei ke Xao Ba di dekat antara kedua kakinya....
..."Kita jalankan sesuai rencana seperti yang di katakan oleh Tuan Lui Zang."Lirik Xao ke wajah istrinya itu....
..."Tadi aku sempat berbincang dan membicarakan banyak mengenai tentang masalah kekeluargaan, tetapi memang mungkin dirinya masih belum mengetahui banyak tentang masalah hal itu dan aku bicara berani mengenai Tuan Lui Zang, namun jawabannya darinya gugup. Itu juga yang menjadikan ku sangat yakin dirinya adalah selir Tuan kita."Senyum Mei....
...Hikari dan Haku tidak menyadari kalau Hikari ini sedang di cari dengan pendekatan lembut seperti yang di lakukan oleh Xao ba dan Mei wong....
...Hikari hanya fokus menghindari prajurit Lui Zang dan Haku sendiri tidak tau kalau Hikari adalah selir Lui Zang yang sedang di cari....
...Alasan itu yang mereka sedikit santai dan tidak menyadari taktik tersebut....
...Haku lalu kembali juga ke dalam kamar dan memeriksa kembali Hikari....
...Namun Hikari yang sedang terbaring menyamping ke arah tempat tidur satunya itu tersenyum-senyum yang membuat Haku semakin bingung dengan tingkah Hikari....
..."Kau kenapa senyum-senyum seperti itu?"Tanya Haku dengan dirinya duduk di tempat tidur tepat di depan pandangan Hikari yang sedang ia pandangi....
..."Ehh.. Ahh.. Tidak... Hanya terbayang tadi aku menggendong seorang bayi dari pengunjung penginapan."Jawab senyum Hikari sambil membangunkan kembali tubuhnya....
..."Ohh.. Orang yang baru datang itu. Aku juga tadi berbincang sedikit dengan sang suaminya. Artinya kau sudah menemui istri dan bayinya."Senyum Haku....
..."Ternyata lucu juga saat melihat bayi yah."Senyum Hikari dengan lebar....
...Haku semakin merasa aneh dengan tingkah Hikari yang sangat beda jauh dari sebelumnya sebagai seorang laki-laki yang ia kenal....
..."Kau itu benar-benar semakin aneh saja, Hikari. Apa tubuhmu itu benar-benar merubahmu menjadi hampir 100% wanita?"Tanya Haku dengan tatapan aneh ke arah Hikari....
..."Hehhhh... A-Aku sendiri juga tidak tau, rasanya yang aku rasakan ini memang berbeda sekali. Mungkin yang kau bilang benar, Haku. Sisi laki-laki ku tergerus karena tubuh ini."Jawab Hikari sambil tertunduk....
...Haku merasakan kalau memang dirinya malah jadi feminim dan seakan Hikari benar-benar berubah sifatnya yang tadinya menggebu-gebu dan selalu bersemangat....
...Sekarang malah menjadi lemah gemulai dan tatapannya begitu lembut....
..."Yah kalau memang dirimu telah berubah, itu tidak masalah bagi diriku. Lagi pula sekarang kau itu adalah wanita, jadi tidak aneh jika kau bersikap seperti itu. Hanya saja aku merasa aneh dengan ingatan dulu saat kau masih laki-laki. Hehehehe."Haku tersenyum sambil mengingat masa dimana Haku dan Hikari dulu bersama dalam satu geng....
..."Aku juga membayangkannya diriku yang dulu, hehehehe."Tertawa Hikari....
...Haku benar-benar bisa membaca situasi dimana memang dunia yang mereka pijaki ini adalah dunia lain dan jauh lebih baik untuk terus bersama dan menghindarkan debat....
...Karena bagi Haku sendiri, jauh lebih baik berjalan dengan dua kaki di bandingkan dengan satu kaki, apalagi di dunia yang masih asing olehnya....
...Malam tiba....
__ADS_1
...Haku memutuskan untuk makan bersama di kamar dimana pemilik penginapan membawakan banyak makanan geratis untuk Haku yang sudah mengendalikan Bak Yi sebagai preman yang awalnya kasar, sekarang dirinya berasama kawanannya membantu warga desa sambil berlatih dan bekerja secara baik....
...Haku dan Hikari makan di bawah lantai, karena tidak ada meja yang luas untuk menaruh makanan itu....
...Namun mereka senang dan seperti kembali ke masa dimana dahulu makan bersama juga di bawah lantai....
..."Lagi-lagi aku mengingat kita dulu sering sekali makan di lantai setelah bersenang-senang di jalan dan bertarung dengan polisi, juga setelah menjarah para pejabat korup itu."Ucap Haku sambil makan makanan yang di sediakan banyak oleh Pemilik penginapan dengan lentera di tengahnya untuk penerangan....
..."Aku juga mengingatnya, Haku."Tersenyum Hikari....
...Namun tiba-tiba....
...'Tok..Tok..Tok...'...
...Suara pintu kamar di ketuk....
...Hikari dan Haku terdiam sejenak dan saling menatap....
...Haku beranjak dari duduknya di lantai dan menatap serius dengan waspada....
...Haku membuka pintu itu dan .......
..."Maaf, apa kami berdua mengganggu?"Ucap Mei wong yang berada di depan pintu bersama Xao Ba, suaminya....
..."Oh kau, ada apa yah?"Lirik Haku ke Xao....
..."Kami boleh berkenalan dengan kalian sebagai pengelana? Semakin banyak teman, semakin baik untuk para pengelana seperti kami yang tidak memiliki kelompok."Ucap santai Xao sambil memperhatikan ke arah belakang Haku....
...Hikari melihat perempuan itu dan tanpa curiga, Hikari menyapa ramah dan mempersilahkan mereka masuk....
..."Oh Anda, silahkan masuk jika kalian ingin bergabung dengan kami makan bersama."Ucap Hikari ramah....
...Xao Ba melihat aura dari Hikari itu dan benar kalau auranya berbeda dan sangat tenang, apalagi wajah dan tubuhnya sangat cantik dan putih layaknya seperti seorang dewi, persis yang di katakan oleh Lui Zang....
..."Apa tidak apa kami bergabung? Tadinya kami ingin mengajak makan bersama di bawah sambil berbincang-bicang."Senyum Mei yang bersandiwara untuk mendekati Hikari....
...Haku melihat mereka berdua dengan tatapan santai dan merasa iba dengan pakaian sederhana mereka....
...Padahal itu adalah penyamaran....
..."Masuk lah, kita makan bersama-sama."Tersenyum Haku dan menyuruh makan bersama mereka berdua....
...Hal itu membuat kesempatan terbuka lebar bagi Xao dan Mei....
..."Dimana bayi anda?"Tanya Hikari ke Mei....
..."Bayi kami sedang tidur nyeyak di kamar karena sudah kenyang di beri ASI tadi."Jawab ramah Mei....
..."Oh.."Senyum Hikari....
...Xao ba memperhatikan dengan seksama wajah Hikari dan seluruh tubuhnya....
...Haku tentu melihat hal itu ketika dirinya sedang duduk di samping Hikari....
..."Hei, sepertinya suami mu itu benar-benar genit kepada perempuan ya? Tadi aku juga begitu dalam di perhatikan olehnya."Ucap Haku dengan nada sinis ke arah Xao....
...Mei langsung menepak kepala belakang suaminya itu....
...'Plakkk'...
..."Aduhhh.. Kenapa kau memukul kepalaku?"Tanya kesal Xao....
..."Apa benar kau genit?"Tanya serius Mei....
..."Te-Tentu tidak, mana mungkin aku berbuat seperti itu kepadamu."Ucap serius Xao kepada Mei....
...Mei sedang bersandiwara alami sebagai perempuan pada umumnya, dimana sebenarnya, dirinya tau kalau suaminya itu mengamati dirinya....
...Xao pun menerima hal itu untuk membuatnya jadi natural di mata mereka....
..."Hehehe.." Hikari tersenyum tipis....
...Lalu Mei kembali bertanya kepada Hikari mengenai namanya....
..."Kalau bisa, bagaimana kita berkenalan agar saling bisa memanggil nantinya."Ucap Ramah Mei dengan wajah cantiknya itu....
...Haku menjawab hal itu tanpa mencurigai maksud dari Mei itu....
..."Namaku Haku, suami mu sudah kenal dengan diriku dari paman pemilik penginapan, lalu dia adalah Hikari, teman mengelana ku."Haku memperkenalkan dirinya dan Hikari di depan mereka....
__ADS_1
...Sontak benar kalau dugaan mereka tepat kalau yang ada di depannya itu yang bernama Hikari adalah selir Lui Zang yang di cari....
...Ekspresi mereka di buat datar dan tidak terlalu terkejut agar Haku dan Hikari tidak curiga....
..."Namaku adalah Mei dan suamiku bernama Xao."Ucap Mei sambil memperkenalkan diri dan suaminya itu....
..."Lalu anak anda?"Tanya Hikari yang juga tidak curiga....
..."Namanya adalah Yue."Jawab Xao....
..."Jadi... Hikari dan Haku... Kalian berdua perempuan pengelana."Mei kembali bicara....
..."Tentu. Kami akan berkeliling dunia bersama."Ucap tegas Haku....
..."Jadi begitu."Senyum Mei....
...Lalu Xao Ba bicara sesuatu yang membuat rasa curiga Haku timbul....
..."Boleh kami bergabung dengan kalian."Ucap Xao....
...Sekejab, raut wajah Haku tertatap tajam....
...Mei yang menyadari tingkah itu malah membuat Haku curga....
...Mei menyiku perut Xao dengan tangan kanannya....
...'Bug..'...
..."Aduh.."Tersentak Xao....
..."Kau ini apa-apaan, suamiku? Mereka berdua perempuan. Kau pasti akan mencari-cari kesempatan dengan mereka."Marah Mei untuk mencarikan kecurigaan itu....
..."Hehehehe..." Hiakri tersenyum....
..."Maaf kelancangan suami saya. tentu kami tidak niat hal seperti itu."Ucap kembali Mei dengan sandiwaranya sebagai seorang istri pada umumnya....
..."Tentu aku juga menolak, karena ini hanya khusus kami berdua saja, benar kan, Hikari."Lirik Haku ke Hikari....
..."Sepertinya begitu, karena kami sudah memiliki tujuan untuk mengelilingi dunia ini bersama berdua."Jawab ramah Hikari....
...Rasa Curiga Haku pudar, namun dirinya masih merasakan kalau ada yang janggal....
..."Bukan kah lebih baik tinggal di tempat yang indah ini? Kalian berdua bisa santai dan tenang, apalagi kaisar wilayah selatan ini baik."Ucap Mei yang memuji Lui Zang untuk memancing kembali perasaan Hikari....
..."Kami cukup kuat untuk pergi berkelana berdua kok."Jawab Haku sambil makan makanan yang tersedia itu....
...Mei kembali mencoba pendekatan dengan lembutnya....
..."Bagaimana jika kalian nanti mendapatkan tawaran untuk menikah dengan para bangsawan? Bukan kah jauh lebih menarik, apalagi dengan kami berdua yang sudah berpengalaman berkelana dengan dahulu aku sedang mengandung, rasanya sulit, apalagi harus berjalan jauh ke satu desa ke desa lain. Kalau tidak ada, kami harus tinggal di dalam hutan yang juga cukup berbahaya."Ucap Mei sambil melihat wajah Hikari, dimana untuk menghasut dirinya....
...Hikari langsung spontan mengelus perutnya dimana dirinya merasakan denyut jantung itu kembali....
..."A-Apa seburuk itu kah?"Tanya Hikari khawatir....
...Saat itu Mei dan Xao sudah memastikan benar kalau Istri dari Lui Zang ini sedang mengandung anak yang selama ini Lui Zang tunggu....
...Mereka berdua benar-benar tidak percaya kalau benar Lui Zang bisa mendapatkan keturunan dimana dirinya masih terkena kutukan dari Naga Hitam yang dahulu Lui Zang kalahkan....
...Perempuan di depannya itu benar-benar sesuatu yang sangat berharga yang di butuhkan oleh Tuan mereka....
...Xao dan Mei tersenyum bersamaan dimana Tuannya benar-benar mendapatkan istri yang cantik dan bisa menyembuhkan kutukan itu dari tubuhnya agar dirinya bisa kembali seperti dulu, sebagai pemimpin yang kuat....
...Tapi mereka harus berhati-hati melangkah dalam mengambil keputusan....
...Sekarang mereka cukup menghasut Hikari dengan perkataan manis yang sudah mereka ketahui ciri darinya itu....
...*****...
...Kemudian di istana Lui Zang....
...Terdapat sebuah festival rakyat yang akan segera di selenggarakan oleh para warga dan bangsawan kota setipa tahunnya dan hari itu tidak lama lagi....
...Lui Zang sebagai pemimpin tentu harus menghadiri dan menyapa para warga desa, juga ikut dalam pesta antara bangsawan lainnya karena sebuah tradisi awal baru kembalinya kerajaan Selatan setelah runtuh waktu di generasi kedua....
...Namun saat itu Lui Zang yang sedang terdiam di meja makannya yang penuh dengan hidangan mewah sedang memikirkan Hikari dan merasa tidak senang sama sekali, bahkan terkesan menambah kesedihan dirinya....
..."Dalam situasi seperti ini, tentu aku tidak sekali pun senang."Tatap lesu Lui Zang sambil memainkan sumpit di depannya tanpa makan makanan tersebut....
...Para pelayan, penasehat perempuannya, tabib dan peramal khawatir dengan kondisi Lui Zang yang memikirkan Hikari yang belum mendapatkan kabar dari Xao dan Mei....
__ADS_1
...Terima kasih sekali yang telah membaca kisah mereka sampai sini....
...Yuk Next Selanjutnya....