Kingdom Of Prismatic (S1) Selesai

Kingdom Of Prismatic (S1) Selesai
Prismatic 33: Satu bulan dan Kecurigaan Lui Zang.


__ADS_3

...Beberapa hari penyeledikan antara bangsawan Ling Hao dan Quan Gi di kediaman mereka....


...Haku melihat seorang laki-laki yang besar dimana dirinya sudah melihat Quan Gi itu sendiri yang selalu mengintai di dekatnya dengan jubah miliknya dengan cara membaur di desa dan mengintai dari atas bangunan lainnya saat malam....


...Namun tidak aka tanda-tanda dirinya keluar dan seakan dirinya hanya melihat dengan banyak perempuan yang ia ajak ke kediamannya untuk melayani dirinya tentunya....


...Karena selalu saja dirinya masuk ke rumah bordir di dalam kerajaan Lui Zang di kota....


..."Pria besar itu cuma sekedar otak mesum saja, apa benar dirinya bersangkutan dengan Ling Hao yang di sebut oleh Xao Ba."Haku semakin merasa ini menjadi sia-sia....


...Siang dan malam Haku mengintadi diri Quan Gi yang jauh lebih banyak berada di kediamannya di banding di luar, dimana hanya waktu menjelang malam dia keluar dan itu pun ke rumah bordir....


...*****...


...Sementara Xao dan Mei yang mengawasi kediaman Ling Hao di beberapa waktu, tidak sekali pun melihat Ling Hao berada di kediamannya....


...Xao dan Mei pun mulai curiga kalau dirinya tidak ada di kediamannya tersebut, dimana hanya ada Mao Lan yang selalu berjaga dan keluar masuk....


...Xao dan Mei ada di atas bangunan tinggi mengawasi kediaman Ling Hao dengan jubahnya agar tidak terlihat....


..."Beberapa hari ini kita tidak melihat LIng Hao."Ucap Xao Ba menatap serius ke arah kediaman Ling Hao dengan posisi berdiri di balik menara....


..."Apa jangan-jangan memang dirinya tidak ada di kediamannya?"Lirik Mei ke arah Xao Ba....


..."Jangan-jangan."Xao berfikir apa yang di pikirkan oleh Mei....


..."Aku periksa ke rumah bordir yang ada di desa-desa sekitar."Mei mengusulkan idenya....


..."Tolong yah, Sayang."Lirik Xao sambil melihat ramah istrinya itu....


...Mei mengeluarkan teleportasinya dan masuk ke teleportasi tersebut untuk ke desa terdekat untuk memastikan rumah bordir yang ada apakah ada Ling Hao....


...*****...


...Penyelidikan sudah hampir 1 bulan dan sudah 2 bulan usia kandungan Hikari dengan kondisi dirinya telah di sandra oleh Ling Hao....


...Selama itu juga Hikari selalu di jadikan hasrat gilanya yang menyukai tubuh indahnya itu....


...Setiap minggu selalu Ling Hao pergi dengan kemampuan Hang Da yang bisa melakukan teleportasi seperti yang di lakukan oleh Mei....


...Namun Hang Da harus membuat simbol khusus setelah tertandai....


...Ketika itu juga, Ling Hao selalu berpindah-pindah dan karena itu Mei tidak bisa menemukan dirinya dimana pun....


...Apalagi memang dirinya selalu tempatnya di rahasiakan oleh para pelayan khusus rumah bordirnya yang selalu waspada....


...Sementara Quan Gi resah karena tidak ada kabar dari Ling Hao yang harusnya kerja sama dan juga wakilnya Ghyo ro yang tidak lagi kembali....


...Liano yang mengintai dari luar dinding pun tidak menemukan aroma yang cocok dari Hikari setiap bangsawan yang keluar....


...LIng Hao benar-benar sudah menyiapkan semuanya dengan baik dimana dirinya perempuan yang pintar dengan bantuan Hang Da....


...Yue yang di asuh semetara oleh penasehat Lui Zang masih kondisi aman dan Lui Zang sendiri terkadang bermain dengan bayi dari Xao dan Mei itu di istanannya....


...Namun beberapa hari ini Lui Zang merasakan ada sesuatu yang aneh, dimana ada kekuatan yang sama ia rasakan di area dekat kerajaanya....


...Aura dari Haku....


...Lui Zang mulai perlahan curiga dan merasa ada yang aneh dimana aura yang ia rasakan itu hanya di dekat arah kediaman bangsawan area barat....


...*****...


...Sebulan tanpa hasil....


...malam itu di menara di singgasananya Lui Zang....


...Lui Zang memutuskan untuk menyelidiki aura itu benar Haku atau berbeda....


..."Kalian berdua silahkan istirahat lah. Tidak perlu menjagaku sampai larut. Terutama kau, penasehat perempuanku, Yue sebaiknya kau jaga dan kau bisa istirahat."Tersenyum ramah Lui Zang kepada mereka berdua....


..."Apa tuan Lui Zang tidak apa jika saya dan peramal Xion tidak mendampingi anda?"Tanya perempuan penasehat itu yang terus menggendong Yue untuk di jaga olehnya....


..."Tidak apa, kalian istarahat saja."Lui Zang bersikap seperti biasanya dan mencoba tidak bicara yang mengundang kecurigaan....


...Termasuk ke penasehat perempuannya itu....


...Karena beberapa kali Lui Zang melihat dirinya bicara dengan peramal Xion....


..."Kalau begitu kami mohon undur diri untuk istirahat, Tuan Lui Zang."Peramal Xion langsung mengundurkan diri untuk istirahat malam itu....


...Perempuan penasehat itu pun ikut undur diri dengan Yue di gendongannya....


...Lui Zang menunggu mereka jauh dari menara tempat singgasananya berada dimana tidak ada lagi penjaga dan hanya ada di lantai dasar....


...Saat itu Lui Zang memakai jubah hitam yang sudah ia siapkan untuk malam itu....


...Namun sebelum pergi....

__ADS_1


..."Si'ryu. Jangan biarkan orang ke atas singgasanaku apapun yang terjadi, bilang saja aku tidak lagi ingin di ganggu."Lui Zang berkata kepada Naga Hijaunya itu untuk menghalau siapa saja yang datang untuk tidak ke atas agar dirinya tidak ketahuan pergi di malam itu....


..."Baiklah, Tuan Lui Zang."Naga itu mengangguk dan menutup jalan tangga dengan tubuh besarnya agar tidak ada yang naik ke atas menemui Lui Zang....


...Lui Zang memakai jubah dan dengan pakaian kekaisarannya itu untuk mencari tahu apakah yang ia rasakan itu Haku atau lainnya....


...Lui Zang melompat dari menara tempat singgasanannya berada ke arah bangunan lainnya dengan melompat tinggi di langit yang cerah....


...Dirinya menuju ke aura yang ia kenal tersebut....


...Saat itu juga, Haku sedang menyelidiki Quan Gi sepeti biasa dan tidak ada perubahan kecuali rasa kesal yang ia tunjukan karena suatu hal yang tidak di ketahui oleh dirinya....


...Lui Zang dengan santai melompat-lompat bangunan tinggi dan terus mendekati aura yang ia kenal itu....


...Hingga sampai begitu dekat dengan diri Haku yang sedang bersandar di atap bangunan....


...Lui Zang sudah melihat dari jauh dan itu seperti Haku....


..."Apa mungkin dia benar Haku? Kenapa dirinya bisa di sini? Bukan kah dirinya bersama istriku? Apa yang sedang ia lakukan."Lui Zang harus hati-hati dengan Haku....


...Karena kemungkinan besar Haku bisa merasakan sesuatu dari jarak tertentu yang berbeda dengan Lui Zang yang luas....


...Terbukti memang Haku hanya bisa merasakan musuh jaraknya tidak terlalu jauh seperti Lui Zang....


...*****...


...Xao ba sendiri malam itu benar-benar tidak ada perkembangan dimana hanya ada Mao Lan yang selalu saja keluar masuk kediaman Ling Hao tanpa Ling Hao itu sendiri ada atau tidak....


...Mei pun tidak bisa mengabari lebih banyak, karena Ling Hao selalu berpindah tempat....


...*****...


...Tempat persembunyian Hikari berada di dekat sebuah gunug besar di wilayah selatan barat....


...Terdengar suara kembali meringis dari Hikari yang tubuhnya di mainkan oleh Ling Hao dalam posisi yang sama dimana dirinya memakai sebuah topeng berwajah manusia polos yang terbuat dari pahatan kayu khusus....


..."Kyaaahhhh..."...


...Hang Da dan Perempuan misterius itu menunggu di luar yang masih terselimuti barrier agar tempat itu selalu tersembunyi....


...Perempuan misterius tersebut yang mengenakan topeng berbentuk seperti wajah manusia polos berwarna putih dengan hanya ada garis di antara kedua matanya melihat ke arah Hang Da....


...Hang Da melihat balik ke arah dirinya....


..."Sebenarnya siapa kau itu, sampai aku tidak bisa melihat dirimu dengan topeng tersebut. Apalagi Ling Hao juga seperti menyembunyikan identitasmu?"Tatap serius Hang Da dari balik topeng wajah laki-laki manusia berwarna hitam polos....


..."Kalau begitu apa kau di sisi dirinya juga?"Tanya Hang Da....


..."Sudah jelas bukan? Lagi pula apa alasanmu untuk mengetahui diriku yang tidak penting ini."Ucap sinis perempuan misterius itu....


..."Benar juga, mungkin aku yang merasa aneh dengan dirimu itu."Hang Da membuang wajahnya dan melihat ke arah langit yang cerah dan di hutan yang cukup sunyi juga dengan hanya ada ringisan suara dari Hikari terdengar dari dalam....


...*****...


...Setelah Ling Hao selesai dengan tubuh Hikari....


...Ling Hao memerintahkan perempuan misterius itu untuk kembali merapikan pakaian Hikari di dalam sel....


...Namun saat itu, terlihat Hikari sedang terduduk lemas dengan kedua tangan terikat ke atas dan pakaian yang terbuka....


...Terlihat ada bekas memar di beberapa punggung dan area lainnya....


..."Hiks...Hikss..."Hikari menangis dengan kondisi tangannya terangkay ke atas terikat dengan rantai, dimana dia tidak bisa mengelus perutnya yang ia rasakan berdenyut itu yang sudah semakin besar....


...Apalagi terlihat juga ada cairan seperti air dari bawah kakinya yang ia rapatkan dimana mungkin itu adalah air ketuban miliknya yang mulai keluar seiring berjalannya waktu bayinya mulai tumbuh....


...Perempuan misterius itu mengangkat tubuh Hikari ke sebuah tempat tidur biasa dan meniduri dirinya perlahan....


...Perempuan misterius itu miris melihat keadaan Hikari yang menjadi pelampiasan hasrat Ling Hao yang terpesona dengan tubuh perempuan cantik seperti Hikari....


...Namun dirinya memperlakukan dengan baik dan menyeka air matanya dengan sehelai kain lembut....


...Tubuh Hikari gemetar dan begitu lemah dengan tangisan di wajahnya....


...Perempuan misterius itu membasuh bagian tubuh Hikari dengan kain basah untuk membersihkan dirinya yang begitu banyak noda aneh di beberapa bagian tubuhnya yang tentu ia tahu noda apa itu....


...Dengan lembut perempuan misterius itu menyeka bagian-bagian vital milik Hikari dengan kain basah dengan lembut dan membersihkannya dengan seksama....


...Namun tubuh Hikari anehnya selalu putih bersih walau ada noda atau luka memar yang dia terima saat itu....


...Seakan memang tubuhnya berbeda dari manusia pada umumnya dan juga selalu tidak beraroma aneh dimana malah terkesan wangi selalu....


...Perempuan misterius tersebut setelah selesai membersihkan tubuh Hikari yang lemah dan gemetar itu, dirinya langsung memakaikan pakaian miliknya yang ia kenakan selalu tanpa ada sedikit noda atau lainnya di pakaian itu, seakan yang ia pakai juga berdampak pada sekelilingnya....


...Dalam hati perempuan misterius itu dirinya berkata di saat sedang memakaikan pakaian Hikari yang di berikan oleh Lui Zang saat dirinya lari itu....


..."(Belum saatnya aku membantumu, Hikari. Karena ada jalan yang nanti bisa kau lewati bersama dirinya yang akan datang, bersabarlah sedikit lagi.)"Ucap dalam hati perempuan misterius tersebut yang sedang memakaikan pakaian Hikari di tubuhnya dengan sesekali mengelus perutnya yang semakin membesar itu....

__ADS_1


...*****...


...Kemudian sebuah insiden telah terjadi di tempat Gyho Ro dan Fao berada....


...Ghyo yang sedang bersantai di atas atap rumah tua Fao tinggal melihat aura hitam yang mendekat desa tempat dirinya sedang bersama Fao tinggal dan dirinya tau itu sesuatu yang bukan hal baik....


...Ghyo langsung masuk ke dalam rumah tua itu dan menggendong Fao yang sedang ingin memasak....


..."Fao, kita keluar dari sini."Ucap tegas Ghyo yang langsung menggendong Fao yang kurus dan tubuhnya ringan itu menuju ke arah dalam hutan lebat....


..."Tu-Tunggu.. Ada apa.."Fao kaget dan tubuhnya sudah di bawa oleh Ghyo keluar dari rumah itu dan meninggalkan bahan-bahan masakan yang tadinya ingin ia masak untuk makan malam....


..."Aura hitam itu sedang mencari wadah dan aku tidak ingin melakukan kesalahan untuk kedua kalinya."Tatap serius Ghyo yang semakin menjauhi desa tempat Fao tinggal....


...Ghyo sekilas melihat ke belakang dan aura hitam itu turun seperti layaknya hantu yang terihat jelas masuk ke sebuah desa kecil....


...Ghyo menjauh dengan Fao di gendongannya dimana dirinya juga menggunakan kekuatan menyamarkan auranya sendiri agar tidak terditeksi....


...*****...


...Esok harinya kembali di malam yang cerah menuju larut malam di kerajaan istana Lui Zang berada....


...Lui Zang kembali memata-matai Haku dari kejauhan dan semakin curiga dengan kenapa dirinya tidak bersama dengan istrinya....


...Melainkan seperti sedang mengawasi bangsawan Quan Gi....


..."Apa yang dia lakukan sebenarnya di sini? Lalu dimana istriku? Apakah dia tidak menjaganya?"Lui Zang mulai curiga dan ada keanehan yang terjadi....


...Ketika itu Quan Gi sedang berada di kedai khusus rumah bordir dan marah-marah dimana Haku juga menyelinap masuk untuk menguping pembicaran dirinya melalui atap di saat dirinya marah-marah di temani dua perempuan yang hampir tidak berbusana di samping kiri dan kanannya....


..."SIALAN LING HAO ITU. DIRINYA TIDAK ADA KABAR MENGENAI GHYO DAN SANG DEWI ITU, PADAHAL AKU MENGINGINKAN TUBUHNYA UNTUK AKU SETUBUHI... SIALLLL..."Marah Quan Gi yang pipinya mulai memerah karena kebanyakan meminum arak....


...Haku langsung memahami hal tersebut dan dirinya sekarang tau alasannya Quan Gi merasa kesal dimana tidak ada kabar mengenai Ling Hao yang di sebut oleh Xao Ba....


..."Jadi itu artinya, dirinya tidak ada di wilayah ini."Tatap serius Haku yang sedang bersembunyi di dalam atas atap yang sedikit gelap itu....


...Haku berencana untuk menemui Xao Ba dan memberitahu masalah ini kalau Quan Gi tidak di kabari oleh Ling Hao....


...Dimana pantas di saat malam selalu menggerutu dan terlihat marah di jalan dimana Haku hanya bisa melihat dirinya dari jauh karena selalu ada penjaga di sisi-sisinya....


...Haku pergi dengan hati-hati dan menuju ke sebuah bangunan bangsawan lainnya untuk menemui Xao Ba dengan bertanya kepada penjaga dengan tampilannya yang seksi itu dimana tempat kediaman Ling Hao....


...Ketika Haku pergi dan membuka jubahnya dimana terlihat jelas tubuh dan senjatanya itu, Lui Zang sudah yakin itu memang Haku yang sedang menuju ke sebuah tempat hingga dirinya melepaskan senjata dan jubahnya....


...Lui Zang mengikuti dirinya dari jauh dimana Haku menaruh jubah dan senjatanya itu di atap bangunan lainnya dan bertanya kepada penjaga area dinding bangsawan mengenai tempat kediaman Ling Hao berada....


...Haku yang sudah mendapatkan jawaban dari penjaga yang sedang patroli itu langsung berjalan santai ke kediaman Ling Hao berada yang tentunya di batasi dengan dinding dan harus masuk ke gerbang tinggi utama....


...Saat Haku begitu dekat dengan kediaman Ling Hao yang di arah selatan....


...Haku melihat wajah yang ia kenal, yaitu Mao Lan....


...Seketika auranya membara dan kedua matanya berubah menjadi biru gelap menandakan dirinya tengah marah....


..."ORANG ITU... "Tatap penuh amarah Haku....


...Mao Lan merasakan aura yang saat itu melukai dirinya dari arah barat dan langsung waspada....


...Xao merasakan aura Haku yang membara itu di dekat kediaman Ling Hao yang sedang ia amati....


...Lui Zang pun merasakannya juga....


...Reaper milik Haku terbang sendiri ke arah Haku yang sedang dalam kuda-kuda mau melesat ke depan dengan kaki kanannya di langkahkah ke depan dan tangan kanannya bersiap untuk menggenggam erat Reapernya dan langsung menebas Mao Lan yang ada di depan gerbang....


...'Trakk..'...


...Haku menggenggam erat reaper di tangan kanannya yang sudah berubah posisi dan melesat cepat ke arah Mao Lan sedang berdiri bersama beberapa prajurit penjaga....


..."KETEMU KAU, BRENGSEK."Tatap dingin Haku dengan hawa membunuh....


...Mao Lan dengan tenang mengeluarkan kekuatan rantainya dan mencoba sekali lagi melawan Haku yang dirinya tidak lagi lengah....


..."Akhirnya kau di sini."Tatap datar Mao Lan yang sudah bersiap menangkis serangan dari Haku....


...Haku menebas cepat ke arah Mao Lan yang sudah menggunakan aura dan senjata rantainya untuk membuat pelindung di tubuhnya....


...'Cring.'...


...'DUARRRRRRRR...'...


...Malam yang sunyi di area kediaman para bangsawan tiba-tiba berubah menjadi gaduh....


...Next Selanjuntya....


...Silahkan kembali klik suka, Vote dan Comment....


...Selalu tunggu kisah selanjutnya dari Kingdom of Prismatic ini....

__ADS_1


...Terima Kasih....


__ADS_2