
...Haku dan Hikari menyudahi mandinya itu dan kembali mengenakan pakaian mereka masing-masing....
...Hikari terdiam sambil bersandar di tubuh lembut Liano dimana satu ekor Liano di taruh di atas perut Hikari untuk menjaganya....
...Haku melihat Hikari yang memang dirinya bingung dengan hal itu....
..."Hikari..."Tegur Haku yang berjalan ke arah Hikari berada....
..."Ya, Haku."Saut lembut Hikari sambil melihat ke arah dirinya yang mendekat dan duduk di depan tubuhnya....
..."Aku mau bertanya sesuatu kepadamu."Tatap serius Haku sambil duduk di akar pohon....
..."Bertanya?"Tanya balik Hikari....
...Tanpa pikir panjang, Haku langsung bertanya....
..."Apa kau ada rasa dengan Kaisar itu selain dirinya berkata kau hanya di manfaatkan saja untuk menghilangkan kutukannya?"...
..."Heahh..."Kaget Hikari di tanya seperti itu kepada Haku....
..."Kalau kau ada rasa seperti perasaan cinta, sebaiknya kita batalkan dahulu rencana kita untuk menjelajah dunia ini. Aku takut kau dalam masalah dengan kandunganmu itu, apalagi yang kau kandung itu bukan lah anak biasa, melainkan anak dari orang terkuat di wilayah selatan ini."Haku dengan bijak menyarankan hal tersebut untuk kebaikan Hikari....
..."Aku sudah menduga kau akan bicara seperti itu saat mengetahui kehamilanku ini, Haku."Tertunduk sedih Hikari dengan jawaban dari Haku yang sudah lama ia pikiran juga akan terucap olehnya setelah mengetahui dirinya tengah hamil....
..."Itu jalan satu-satunya yang terbaik sekarang, aku dan kau sendiri juga tidak tau bagaimana menyikapi kehamilan dan ini bukan masalah biasa, tetapi nyawa yang ada di dalam kandunganmu itu, Hikari."Haku mendekat lebih jauh ke arah Hikari sambil merabah lembut pipi kiri Hikari dengan tangan kanannya....
..."Tapi kita sudah sejauh ini dan tidak jauh lagi kita akan ke wilayah timur setelah melewati lautan yang luas di dekat kita itu, Haku."Tatap sedih Hikari....
..."Jawab pertanyaanku terlebih dahulu tadi. Apa kau memiliki perasaan cinta kepada Lui Zang itu? Jawab."Ucap Haku tegas....
..."A-Aku... Aku tidak bisa menjawabnya sekarang, Haku. Karena diriku benar-benar masih bimbang mengenai hal tersebut."Tertunduk Hikari....
...Saat itu Liano merasakana ada sesuatu aura aneh....
..."Haku, Hikari, sebaiknya kita pergi dari sini. Aku merasakan ada sesuatu yang sedang mau mendekat."Ucap Liano....
..."Hah, siapa?"Haku langsung berdiri waspada....
...Liano menaiki tubuh Hikari dengan lembut ke punggungnya....
..."Kita menghindar dari sini dan pergi, ayo Haku."Ucap Liano sambil mulai berlari....
..."Baiklah."Haku pun berlari dan melompat-lompat di dahan pohon menjauh mengikuti Liano berlari....
...Dalam pikiran Hikari, apakah itu adalah orang suruhan Lui Zang yang ingin menangkapnya....
...Namun ternyata mereka sudah di kepung oleh sekumpulan orang berpakaian hijau dan merah menunggangi sebuah mahluk seperti belalang yang mempunyai dua tangan seperti pengait besar....
...Ling Hao menemukan Hikari dan dirinya sedang memantau dengan bola kristalnya dari para pengikutnya itu dimana ia sedang duduk santai di ruang tertutup istana rumahnya yang besar....
..."Akhirnya kau ketemu juga, Istri dari Lui Zang."Tersenyum Ling Hao yang sedang duduk dan melihat dari bola krstyalnya di atas meja berwarna merah, dimana Hikari dan Haku berada....
...Hikari dan Haku bingung, karena mereka di kepung cukup banyak orang dengan tunggangan belalang dan juga kerbau berwarna hijau....
...Ling Hao bisa mengetahui keberadaan Hikari dan Haku saat berkunjung ke kedai peramal, dimana peramal tersebut juga anak buah dari Ling Hao sebagai informen....
...Namun aksesoris dan lainnya yang di bawa oleh Haku dan Hikari menandakan dirinya berada....
...Dimana mereka tidak tau kalau itu seperi GPS yang terpasang dengan kekuatan sihir kuat....
..."Liano, jaga Hikari."Ucap Haku serius sambil memegang Reaper di tangan kanannya....
..."Hikari, pegangan yang kuat."Ucap Liano dengan mode serius dan cakarnya di keluarkan....
..."Seperti pada rencana, kita bawa perempuan yang menunggangi kucing besar itu."Ucap salah satu laki-laki yang menunggangi hewan belalang itu....
...Laki-laki dengan tatapan serius, bermata tajam dengan tubuhnya yang besar dan ada rantai emas di lengan hingga sekujur tubuhnya itu dan rambut hitam ke hujau gelap panjangnya terlihat....
...Kemudian gerombolan itu yang lainnya maju dan mengarah ke Haku....
..."Reaper, bersiap lah."Haku melompat ke arah gerombolan itu....
...Saat sedang terbang itu, Haku mengayunkan Reaper di udara ke arah mereka....
...(Siiiiinggg...)...
...Area tebasan luas Haku langsung menebas kaki-kaki dan sayap dari hewan belalang itu dan menjatuhkan mereka....
...Dari ara belakang Liano pun ada sekumpulan kerbau Hijau mengharah ke dirinya....
...Liano memutarkan tubuhnya ke belakang dan kedua matanya berubah menjadi merah....
..."Rasakan ini. Graaaaaaa.."Liano menyemburkan api besar ke arah sekumpulan kerbau hijau itu....
..."Hahh.."Hikari menggenggam erat bulu lembut punggung Liano....
...(HUAAAAA... PANASS... AAAAA..)...
...Teriak para pengunggannya dan hewan kerbau itu terluka bakar akibat semburan api panas Liano....
...Ketika itu di ruangan Ling Hao....
__ADS_1
..."Sudah aku duga kalau menggunakan cara ini adalah cara yang sulit. Hewan dan perempuan pembawa senjata aneh itu merepotkan."Tersenyum Ling Hao sedang memperhatikan situasi itu di bola crstyalnya....
...Haku memutarkan Reaper dan membuat angin tebasan memutar membuat yang ada di radius 10 meter darinya tertebas....
..."Rasakan itu, brengsek. Beraninya kalian bergerombol seperti ini."Tersenyum Haku....
...Liano dengan gesit melawan beberapa hewan kerbau itu dengan cakar dan kekuatan kedua sihirnya....
...(Cring...)...
...(Sruuukkk...)...
...Suara cakaran dan cabikan dari kuku Liano yang mengalahkan gerombolan hewan kerbau itu....
..."Graaaaaa... Jangan sekali-kali mendekat ke majikan ku, dasar hewan dan manusia hina."Kesal Liano....
...Hikari bertahan di pundak Liano....
..."Perlahan, Liano."Ucap Hikari sambil menjaga perutnya....
..."Maaf, Hikari."Liano bingung dan mencoba lebih perlahan gerakannya agar tidak menimbulkan masalah....
...Ling Hao tau kalau itu tidak akan berhasil dan ia merencakan sesuatu yang sudah ia simpan sebagai cadangan strateginya....
..."Sudah waktunya aku mengeluarkan strategi ini."Tersenyum Licik Ling Hao....
...Laki-laki yang jadi perekam itu di hubungi oleh Ling Hao dari bolah crystal yang di kalungi oleh laki-laki tersebut....
..."Mao Lan, jalankan rencana utama kita."Ucap Ling Hao ke Mao Lan....
...Dimana dirinya adalah pengawal utama Ling Hao....
..."Baiklah, Nona Ling."Jawab Tegas Mao Lan....
...Mao Lan mendekat ke ara Haku dan Hikari yang sedang bertarung....
...Haku menatap tajam Mao Lan....
..."Berani mendekat, akan aku tebas kau."Ucap Haku....
...Liano mendekati Haku untuk menjaga jarak bersama agar Hikari jauh lebih aman....
..."Waspada Hikari."Ucap Liano dengan marah sampai gigi-giginya terlihat....
...Mao Lan pun dengan tenang mendekat sambil mengangkat satu tangannya....
..."Kau adalah selir dari Lui Zang bukan?"Tanya Mao Lan....
..."Ehh.."Hikari tersentak....
..."Kami di utus oleh dirinya untuk membunuh anda, karena telah kabur dari istana."Ucap kebohongan besar dari Mao Lan....
...Sisi lain, Ling Hao tersenyum....
..."Kena kau."Tersenyum lebar Ling Hao....
...Sontak Hikari dan Haku terkejut mendengar pernyatan kebohongan besar tersebut yang mereka tidak ketahui....
..."A-Apa? Kalian di utus olehnya untuk membunuh dirinya?"Terkejut Haku....
...'Deg.'...
...Hati Hikari seketika terguncang kecewa hebat mendengar hal tersebut....
..."Tidak mungkin..."Kaget Hikari....
..."Kami memang di utus oleh Lui Zang untuk membunuh anda sekaligus anak anda yang tengah di kandungnya itu."Ucap kembali Mao Lan dengan wajah datar....
...Sontak Haku secara tiba-tiba sangat marah sampai warna bola matanya berwarna biru gelap....
..."JIKA ITU BENAR, KALIAN SEMUA AKAN AKU BUNUH TERLEBIH DAHULU SEBELUM KALIAN MEMBUNUH SAHABATKU ITU."Ucap tegas Haku dengan tatapan tajam dan mengeluarkan seluruh auranya itu sampai kembali tekanan muncul di sekitar dirinya marah....
..."INI LAH YANG AKU TUNGGU... HAKU... MARI KITA MENGAMUK... OOORRRAAAAAAAAA!!!!"Ucap Reaper itu dengan tiba-tiba ikut mengeluarkan aura seperti api biru gelap dari seluruh bagian senjatanya....
...Mao Lan dan Ling Hao terkejut dengan aura kuat yang di timbulkan oleh Hikari....
..."Kekuatan besar macam apa itu."Kaget Mao Lan....
..."Kekuatan yang luar biasa, sudah aku duga strategi ini berhasil."Ucap Ling Hao dengan memikirkan kembali ide liciknya....
..."HIKARI, LIANO, KALIAN TERBANG LAH JIKA KALIAN TIDAK INGIN TERTEBAS REAPER KU."Tatap serius Haku....
...Liano baru merasakan kekuatan kuat yang di keluarkan oleh Haku selama dalam perjalanan itu....
..."Baiklah, Haku."Liano mengepakan sayapnya dan terbang....
...(WUSSSHHHH.... WUSSSHHH... WUSSHH...)...
...(CRING.... CRING.... CRING..)...
...(DUARRRRRRR....)...
__ADS_1
...Haku langsung melesat membunuh para pengikut dari Mao Lan tanpa ampun dengan Reapernya yang di ayunkan cepat di tangan kanannya....
..."MATILAH KALIAN SEMUA BRENGSEK!!!!."Ucap datar Haku yang sudah tidak lagi memperdulikan sekitar....
...Mao Lan dengan santai melihat kecepatan dari Haku yang menebas sana-sini para orang bayaran untuk umpan itu dari kalangan pencuri keliling....
...Kebanyakan dari mereka sampai terpotong tubuhnya menjadi dua bagian, bahkan hewan tunggangan mereka tidak luput dari tebasan Reapernya Haku....
...Liano dan Hikari yang melihat dari atas itu juga merasa takut dengan kemarahan dari Haku....
...Hampir area pertarungan di hutan itu jadi area luas karena pohon-pohon besar itu terpotong rapih oleh Haku....
...Hikari masih tidak percaya jika ada orang yang mengutus dari Lui Zang untuk membunuh dirinya yang dimana sedang hamil anaknya sendiri....
..."Apa Lui Zang benar-benar ingin membunuhku."Pucat wajah Hikari sambil menaruh tangan kanannya di perutnya yang buncit itu....
..."Kemungkinan besar dirinya bisa melakukan itu, Hikari. Mengingat kita belum tau dirinya lebih jauh dan negara ini sendiri."Ucap Liano yang sedikit yakin dengan perkataan dari Mao Lan itu....
...Padahal itu hanya untuk menjauhkan kembali Lui Zang daari dirinya agar jangan sampai balik lagi ke istana....
...Rencana Ling hao benar-benar mempermainkan balik perasaan Hikari....
..."Dia... Ingin membunuhku dan Bayi ini?"Air mata Hikari berlinang dan benar-benar rasanya ingin menangis dan menampar wajahnya....
...Haku yang telah menghabisi hewan dan orang-orang itu langsung mengarahkan serangannya ke arah Mao Lan....
..."KAU YANG TERAKHIR, SIALAN."Tatap tajam Haku....
...(TRINGGGGG....)...
...(BUSSSSSHHHHHH...)...
...Suara keras benturan antar senjata terdengar sampai menimbukan gelombang suara dan getaran udara....
...Mao Lan menangkis serangan Haku dengan Rantai emasnya yang ia lilit di lengan dan menahan tebasan dari senjata dari Haku yang hampir menebas kepalanya....
...Namun crystal yang di pakai untuk komunikasi Ling Hao kepada Mao Lan pecah....
...(Ctrrr...)...
..."Kau kuat juga ternyata."Tatap tajam Mao Lan ke wajah cantik Haku....
..."AKAN AKU TEBAS KAU BERSAMA SANG KAISAR YANG MENGUTUSMU ITU. SIAAAAALLLLLLANNNN.."Marah Haku sampai mendorong tubuh Mao Lan ke belakang dan ......
...(WUSSSHHHH.....)...
...(DUAAARRRRRRRRR....DUARRRRR...DUARRR.....)...
...Mao Lan terpental ke belakang Hingga menembus pohon-pohon dengan tubuhnya yang terlempar itu....
...Sampai dirinya baru berhenti setelah menembus 5 pohon besar dan tersungkur di tanah tertahan batu besaar....
..."YEEEAAAAAHHHH... KEKUATAN MAKSIMAL... TAPI BOHONG.."Ucap Reaper itu....
..."TIDAK AKU SANGKA KALAU PEMIMPIN WILAYAH SELATAN INI BEGITU RENDAHAN SAMPAI BISA MENGUTUS CECUNGUK LEMAH INI UNTUK MEMBUNUH REKANKU DAN MASIH STATUS ISTRINYA DIMANA DIRINYA SEDANG HAMIL ANAKNYA SENDIRI BERANI MEMBUNUHNYA... AKAN AKU BUAT PELAJARAN MANUSIA ITU DAN AKU OBRAK-ABRIK WILAYAH KEKUASAANYA."Haku sangat marah sampai dahi ke arah matanya itu terlihat urat yang nampak....
...Bahkan genggaman tangannya saat menggenggam Reaper sangat kuat dan timbul juga urat....
...Mao Lan langsung melesat pergi menjauh ke belakang dimana dirinya terluka parah, wajahnya penuh darah dan pakaiannya beberapa ada yang tersobek dan juga beberapa tulang rusuknya patah....
..."Tidak aku sangka ada orang yang sangat kuat seperti dia. Andai saja tidak aku tangkis dengan rantai senjataku ini, sudah pasti tubuhku terbelah dua dan remuk seluruh tulangku akibat terlempar karena kekuatannya."Ucap Mao Lan dan pergi dengan keadaan terluka parah....
...Haku kembali menahan kekuatannya itu dan menaruh senjatanya di punnggungnya, lalu melompat ke arah Liano berada sedang terbang di atas langit....
...Liano menarik tangan Haku dengan salah satu ekornya....
..."Liano, kita bergegas pergi."Ucap Haku yang terlihat banyak noda darah di pakaian dan tubuhnya....
..."Baiklah."Liano pun melesat ke arah sebuah bukit besar yang tertutup pohon-pohon untuk singgah dan mengamankan diri dari area sebelumnya....
..."Baiklah, Haku."Ucap Laino....
..."Haku, kau tidak apa-apa?"Tanya Hikari yang sedang ada di pundak Liano dan melirik ke arah kanan untuk melihat Haku yang sedang di lilit tangannya oleh salah satu ekor Liano....
..."Aku tidak apa-apa, Hikari. Tetapi aku jujur sangat kesal."Tersenyum Haku....
..."Aku tidak menyangka kalau dia mengutus orang untuk membunuhku, Haku."Tatap sedih Hikari....
..."Kalau memang demikian, urungankan dirimu untuk kembali kepadanya, Hikari. Dia benar-benar sudah gila dan serius ingin membunuh mu dengan pasukan yang banyak itu."Ucap Haku yang dirinya sebenarnya tidak tau kalau itu adalah taktik dari Ling Hao untuk memecah Lui Zang dan Hikari....
..."Kenapa..."Air mata Hikari jatuh dimana dirinya tega ingin membunuh dirinya yang sedang mengandung anak dari hasil hubungan tersebut....
...Kemudian di sisi lain tempat Ling Hao berada, dimana dirinya sedang duduk santai dan menikmati minuman berwarna warna merah gelapnya....
..."Hahahahaha... Sudah aku duga kalau strategi itu berhasil, sekarang kita tunggu hasilnya dan sedikit dorongan lagi sampai dirinya benar-benar hancur dan tahtanya runtuh tanpa harus bertarung."Tertawa puas Ling Hao yang berhasil mengasut Hikari dan Haku kalau Lui Zang menyuruh pasukan untuk membunuh Hikari....
...Dalam istana Lui Zang berada....
...Lui Zang belum menyadari kalau ada yang sudah mencoba menjahati dirinya dan istrinya itu....
...Aduh semakin gawat aja......
__ADS_1
...Tunggu kelanjutan dari mereka....
...Terima Kasih yang membaca sampai sini, ingat jangan di skip yah, karena setiap partnya selalu terhubung....