Kingdom Of Prismatic (S1) Selesai

Kingdom Of Prismatic (S1) Selesai
Prismatic 29: Lui Zang, Haku dan Kegelapan hadir.


__ADS_3

...Kembali ke tempat Istana Lui Zang berada....



...Xao dan Haku masuk ke kerajaan Lui Zang untuk menemui Peramal Xion yang selalu berada di dekat Lui Zang....


...Haku yang baru masuk ke istana Lui Zang itu terkejut dengan dimana-mana berwarna Hijau dan begitu luas juga indah....


..."Ternyata ini istana dirinya."Tatap Haku yang melirik-lirik ke kerjaan lui Zang yang besar dan megah itu....



...Lui Zang tentu tau aura Haku dan dirinya langsung menyerang Haku ketika dirinya berada di dekat istana dan Lui Zang berada di atas menara singgasannya menggunakan pedang berwarna Hijaunya lalu melompat dari ketinggian menara tersebut....



..."Dasar penyusup tidak tau diri."Tatap tajam Lui Zang....


..."Haku... Awas.."Ucap Reapernya....


...Haku menyadari penyerangan itu....


...Dirinya sudah bersiap dengan Reapernya yang ia genggam erat untuk menangkisnya....


..."Aku tau, Reaper.."Tatap tajam Haku ke Lui Zang....


...Namun dengan cepat Xao menghentikan serangan itu dan menahan serangan Haku juga menggunakan kekuatan Kaki untuk menahan serangan Lui Zang dan menggunakan tangannya untuk menahan serangan dari Haku dimana kekuatan naganya sebagian ia keluarkan di kaki dan tangannya....


..."Hentikan..."...


...(Duaarrrr...)...


...Kembali ledakan kecil membuat gaduh di taman luas istana Lui Zang yang di saksikan banyak pelayan dan prajurit....


...Tentu para prajurit khusus Lui Zang langusung ikut turun dan mengepung sekeliling....


..."Kenapa kau menghentikan ku, Xao."Tatap tajam Lui Zang ke arah Haku....


..."Tuan, bisa sejenak bicara sebentar."Xao mencoba menenangkan Tuannya....


..."Ternyata tenagamu itu tidak bisa di bilang Over Power ternyata."Tersenyum Haku ke arah Lui Zang yang serius....


...Tentu Lui Zang belum mengeluarkan seluruh tenaganya....


..."Ada apa ini, Xao. Kenapa dia bisa ada bersama mu?"Tanya Lui Zang dan menarik pedangnya itu dari Kaki Xao....


...Haku pun menarik Repaernya dari tangan Xao....


..."Aku ingin menemui peramal Xion anda untuk membicarakan sesuatu."Tersenyum Xao....


..."Ada apa memangnya?"Tanya Lui Zang dengan tangan kanannya ia angkat setengah tangan mengisyaratkan para prajuritnya kembali ke posisi masing-masing....


...Para prajurit lainnya pun bubar di sekeliling mereka....


..."Ada hal yang ingin aku bicarakan. Tuan Lui Zang bisa berbincang dengan seorang teman dari istri anda itu yang menemani dirinya saat itu."Lirik Xao ke arah Haku....


...Sebelumnya.......


...DImana mereka dalam perjalan ke belakang istana Lui Zang berada....


...Xao sudah membicarakan rencana kepada Haku saat berjalan....


..."Kau sibukan Lui Zang dan bicarakan mengenai apapun tentang Hikari. Tapi ingat, jangan sampaikan kalau Hikari hilang, kau akan tau dirinya tidak seperti yang kau bayangkan tadi."Ucap serius Xao....


..."Baiklah. Kalau dirinya mengatakan kalau dirinya ingin membunuh sahabatku itu, tentu aku tidak akan segan-segan menebas kepalanya."Tatap tajam Haku yang masih penasaran dengan Lui Zang....


..."Kau tidak akan bisa melawan dirinya walau Lui Zang dalam kondisi yang hampir pulih berkat sahabatmu itu."Tersenyum Xao....


...Selanjutnya rencana itu pun di mulai.......


...Lui Zang terkejut dengan perkataan Xao dan memperkenalkan Haku kepada Lui Zang untuk mengulur waktu dirinya memberitahu kepada peramal Xion....


..."Jadi kau adalah teman dari Istriku."Tersenyum lebar Lui Zang....


..."I-Iyah.."Haku terkejut melihat reaksinya yang ia tidak harapkan sebenarnya....


...Lui Zang menghampiri Haku, menghilangkan pedang hijaunya dan memegang kedua pundak Haku....


...'Puk.'...


..."Bagaimana keadaanya selama satu bulan ini? Apakah dirinya sehat? Bagaimana kehamilannya? Kau pasti menjaganya dengan baik bukan?"Tersenyum Lui Zang yang banyak melontarkan pertanyaan kepada Haku....


..."Ehh.. Ahh..."Haku benar-benar terkejut dan dirinya mulai yakin perkataan Xao....


..."Tuan Lui Zang dan teman istri anda yang bernama Haku, bisa bicara di ruang tamu khusus di bawa istana, aku akan berbincang dengan peramal Xion."Tersenyum Xao dan pergi ke atas dimana tentunya dirinya ada di atas menara singgasana Lui Zang tadi turun....


..."Baiklah, Xao."Lui Zang sangat senang dan gembira....


...Pundak Haku di rangkul dan di persilahkan masuk ke aula khusus tamu di bawah ruang tamu yang luas....

__ADS_1


...Haku mau tidak mau ikut rencana Xao untuk mencari sesuatu yang lebih penting mengenai keberadaan Hikari....


...Sementara itu Lui Zang dan Haku yang sedang duduk dengan banyak cemilan dan minuman teh khusus di sediakan oleh pelayan Lui Zang untuk menemani mereka berbincang....


...Haku dan Lui Zang saling duduk berhadapan dengan pemisah meja bulat dan banyak prajurit yang berjaga di luar....


..."Jadi nama mu Haku? Bagaimana istriku? Apa dia baik-baik saja?"Tanya langsung Lui Zang dengan ramah....


..."Hikari baik-baik saja."Tatap Haku dengan datar melihat Lui Zang yang begitu bahagia dengan pembicaraan itu....


..."Bagaimana tentang kandungannya? Apakah dia baik-baik saja?"Kembali Lui Zang tersenyum....


..."Ba-Baik... Kondisi kandungannya baik, dia mengandung anak anda dimana katanya dalam perutnya ia rasakan kalau ada 3 janin yang tumbuh di rahimnya."Haku tidak menunjukan senyumannya kepada Lui Zang....


...Sontak saat mendengar hal itu, Lui Zang begitu gembira sampai dirinya berdiri dari kursinya....


...'Braakk..'...


..."Tiga? Tiga bayi? Dia akan memiliki 3 bayi? Kau tidak bohong kan."Tatap senang Lui Zang ke wajah Haku....


...Para pelayan yang ada di dalam ruangan dan prajurit yang berjaga itu semuanya tersenyum gembira dan sontak memberi selamat kepada Tuan mereka....


...(Tuan Lui Zang akhirnya di berkahi 3 bayi langsung.)...


...(Selamat Tuan... Anda akan langsung mendapatkan 3 bayi.)...


...Haku yang melihat sorak-sorai dari para pelayan yang ikut gembira mengenai hal tersebut tentu benar-benar telah salah menilai Lui Zang....


...Xao benar, dalam pikiran Haku saat itu....


..."I-Iyah... Dia mengandung 3 bayi yang dimana itu anak anda."Jawab Haku dengan wajah datar dan khawatir....


..."Hei-hei... Bujuk dia untuk kembali ke sini dan aku ingin mengelus perutnya yang mungkin sudah besar itu, apalagi yang dia kandung 3 bayi. Bagaimana, Haku?"Lui Zang membulatkan kedua bola matanya dan memegang tangan Haku seakan dirinya memohon baik membujuk Hikari agar kembali....


...Haku bingung jawabnya, dimana Hikari sendiri telah menghilang dan dia mengerucutkan kalau Lui Zang benar-benar bukan pelakunya....


...Melainkan ada yang ingin mengadu domba masalah tersebut....


...Pengetahuan Haku berada di organisasi geng Harusame dahulu yang pernah juga terkena adu domba pun langsung paham masalah tersebut....


..."Hikari sepertinya sekarang lebih banyak istirahat, karena katanya memang dirinya cepat lelah. Mungkin memang bawaan ketiga bayi itu."Haku sedikit mulai tersenyum kepada Lui Zang....


...Lui Zang kembali duduk dengan senyumannya yang masih belum luntur di wajahnya....


..."Kau benar, karena kehamilan itu wajar jika janin butuh energi, apalagi dia mengandung 3 anak ku. Pastinya dirinya akan selalu sangat kelelahan."Ucap Lui Zang....


...Tiba-tiba Lui Zang mengeluarkan air mata sampai menetes ke pakaian besar kekasiarannya itu....


..."Aku ingin berada di sampingnya, menemani dirinya sampai bayi itu lahir. Hikss..."Lui Zang menangis dengan senyuman di bibirnya....


...Beberapa pelayan pun membawakan kain untuk Lui Zang dan ikut sedih....


..."Andai saja saat itu aku tidak mengacuhkannya, aku pasti akan menemai dan menyemangati dirinya di saat dirinya tengah lemah itu."Kedua mata Lui Zang di tutup oleh tangan kanannya....


...Namun air matanya terus mengalir membasahi kedua pipi tirusnya....


...Haku ikut bersedih dan menanyakan sesuatu kepada Lui Zang....


..."Apa kau sangat mencintai sahabatku itu, Hikari?"Tanya Haku dengan wajah sedikit sedih....


..."Awalnya aku mengetahui dirinya bisa menyembuhkan kutukanku ini dengan tubuhnya, aku memanfaatkan hal itu dan menikahinya atas dasar tersebut dan juga untuk memiliki keturunan, tetapi aku melupakan cinta, cinta untuk dirinya. Hingga dirinya pergi... Aku sangat menyesalinya... Hiks..."Lui Zang tertunduk dan senyumannya hilang berganti dengan kesedihan....


...Para pelayannya pun ikut sedih....


..."Aku berharap dirinya mau kembali dan akan aku berikan sepenuh cintaku terhadap diri dan bayinya itu sebelum bayinya lahir."Lui Zang mencoba kembali tegar dan menatap Haku dengan senyumannya....


..."Begitu rupanya."Haku pun tanpa sadar meneteskan air mata dari kedua matanya saat melihat senyuman Lui Zang yang lembut itu....


...Haku berfikir kalau Hikari ternyata mendapatkan Suami yang baik walau awalnya mungkin dirinya hanya di manfaatkan....


...Bahkan dirinya sampai bisa menangis dengan penyesalan yang mungkin baginya cukup besar....


...Apalagi kata Xao juga kalau Lui Zang menantikan hal tersebut yang dimana ia tidak mungkin membunuh Hikari....


...Menanti berpuluh tahun dengan banyaknya pernikahan, membuat dirinya hilang rasa cinta dalam hubungan harmonis keluarga....


...Tentu Haku juga mengerti masalah hati, dimana tentu tidak akan berhasil kalau sebuah pasangan itu hanya sekedar untuk saling memanfaatkan....


...Hasilnya pasti akan tidak harmonis dan menyebabkan hal seperti ini....


...Apalagi Hikari yang sifat dan tingkatnya jadi lebih feminin, dimana dia merasa di manfaatkan, tentu wajar, apalagi dirinya baru ada di dunia ini dan tiba-tiba di jadikan selir dirinya....


..."Ehhhh.."Haku tertunduk dan merasa kasihan dimana dirinya berada di kisah cinta mereka yang sekarang terpisah....


...Apalagi Hikari di culik dari orang lain dan bukan dirinya....


...Lui Zang pun bertanya-tanya kembali mengenai Hikari....


...*****...

__ADS_1


...Sementara itu di sisi lain istana dimana Xao dan peramal Xion berbincang dengan para penasehat Lui Zang lainnya di dekat gerbang luar taman belakang....


..."Apa... Seir Lui Zang..."Kaget peramal Xion....


..."Tidak mungkin, Selir Tuan Lui Zang."Kaget tabib Lui Zang....


..."Ini pasti ulah dari para bangsawan yang ingin menjatuhkan Tuan secara emosional dengan menculik istrinya, apalagi dirinya sedang mengandung 3 bayi, tentu kondisinya lemah."Xao pun merasa khawatir....


..."Tapi kita belum punya bukti kalau siapa-siapa saja yang terlibat, hanya satu saja yang itu pun belum terbukti. Ling Hao."Ucap peramal Xion....


..."Apa kau tidak menerima gambaran kembali setelah dirinya datang?"Tanya Xao....


..."Ehhh... Masalahnya ada hal yang aneh terjadi dengan kekuatan saya, Tuan Xao Ba."Bingung peramal Xion....


..."Ada apa? Apa ada sesuatu?"Tanya Xao menatap serius peramal Xion....


..."Saya tidak bisa lagi meramal apapun setelah kedatangan dirinya, hal itu berlaku ke peramal lainnya dan seakan kekuatan meramal itu hilang atau bisa di bilang lenyap saat aku memimpikan dewi itu."Tertunduk Xion....


..."Jadi semua kekuatan meramal itu hilang?"Tatap tajam Xao....


..."Begitu lah kira-kira. pengguna sihir tidak bisa lagi meramal apa dan yang akan datang, karena dirinya itu."Tatap Xion kepada Xao....


..."Bagaimana ini, padahal hal itu sangat berguna."Kecewa Xao....


...Perempuan penasehat Lui Zang tiba-tiba berbisik ke arah Xao....


..."Tuan Xao, bisa dekatkan telinga anda kepada saya?"Tatap tajam perempuan penasehat itu....


..."Ada apa?"Xao berjalan ke arah dirinya yang dari tadi diam dan mendekatkan telinganya kepada perempuan itu....


...Dalam bisikannya itu, perempuan tersebut sedikit membuat ekspsresi Xao berbuah dan dirinya membicarakan sesuatu yang tidak bisa di dengan oleh Xion dan Tabib Lui Zang itu....


...Setelah selesai....


...Xao mengubah bagian belakangnya membentuk ekor naga dan mencekik leher sang tabib dengan erat....


..."Ahhkkk.."Tabib itu di kunci oleh ekor naga emas Xao....


..."Jadi kau selama ini yang menyusup ke dalam istana ini."Tatap tajam Xao....


...Tabib itu meronta-ronta dan tubuhnya terangkat....


..."A-Apa Tabib?"Xion pun terkejut....


...Perempuan penasehat itu pun menatap tajam tabib tersebut....


..."Semenjak kau pergi dengan bangsawan Ling Hao, sikap mu berubah drastis."Ucap perempuan penasehat Lui Zang itu....


..."AHHKKK.."Tabib itu meronta-ronta....


..."Siapa-siapa saja yang menjadi dalang di balik rencana pemberontakan ini?"Tanya Xao ke tabib itu....


...TIba-tiba sesuatu terjadi dimana tubuh tabib itu gemetar dan kedua bola matanya menjadi hitam dengan ada asap hitam keluar di seluruh tubuhnya....


...Tabib itu mencengkram ekor Xao dan mencoba melepaskan cekikan itu....


..."Bagaimana bisa dia... Ini..."Xao terkejut dengan aura yang ia kenal itu....


..."Jangan-jangan..."Peramal Xion menjauhi tabib dan berlindung ke belakang Xao....


...Xao mengeluarkan sayap besarnya dan merubah tubuh sepenuhnya naga emas dengan mode serius....


...Kekuatan Tabib itu lebih kuat dan dirinya terlepas dari ikatan ekor yang melilit lehernya....


...Tabib itu melayang dengan aura hitam di sekelilingnya....


...Urat-urat di seluruh tubuhnya terlihat dan berubah jadi hitam juga....


..."DASAR PEREMPUAN BRENGSEK."Ucap tegas tabib itu yang seperti kerasukan....


...(Wussshhhh...)...


...'AAAAHHH' Peramal Xion dan perempuan penasehat itu teriak karena akibat angin kejut tiba-tiba dari melesatnya Xao....


...Xao menerkam tubuh tabib untuk menjauh agar dirinya tidak di diteksi oleh Lui Zang....


..."KALIAN BERDUA RAHASIAKAN INI."Ucap Tegas Xao yang membawa cepat tabib itu ke luar istana degan kecepatan tinggi tiba-tiba....


...(WUSSHHH...)...


...Namun saat itu Lui Zang yang sedang berbincang dengan Haku merasakan aura keberadaan yang tidak asing bagi dirinya dan itu adalah bencana....


..."Aura ini... Dari arah belakang... Tapi tercampur dengan Xao. Apa yang terjadi."Lui Zang khawatir....


...Lui Zang merasakan firasat buruk dimana dirinya masih dalam kondisi yang lemah dan Hikari yang masih mengandung....


...Haku merasakan kekuatan gelap yang dimana bisa ia rasakan seperti ada rasa dendam dan terbalut hawa yang tidak enak sampai bulu kuduknya berdiri....


..."Apa itu sebenarnya.."Haku terkejut merasakan aura yang begitu tidak enak itu dari arah belakang istana tersebut dan melesat menjauh dengan aura dari Xao....

__ADS_1


...Bagaimana, semakin menegangkan?...


__ADS_2