Kingdom Of Prismatic (S1) Selesai

Kingdom Of Prismatic (S1) Selesai
Prismatic 20: Hati pilu Lui Zang dan Hikari


__ADS_3

...Kembali ke Desa tempat Hikari dan Haku....


...Mei menceritakan kisah kebohongan untuk terus menghasut Hikari dimana dirinya sudah mulai terkena hasutanya tersebut....


...Namun sesuatu yang baru ia dengar dari Mei membuat terkejut mengenai kehamilan di Negeri tersebut....


...Yaitu, perutnya akan semakin membesar walau bulannya masih jauh, dimana tubuh perempuan secara alami memproduksi cairan terlebih dahulu untuk nanti Bayinya tinggal dan seiring bayi itu tumbuh, cairan itu akan keluar untuk mengurangi kapasitas di dalam rahim....


..."A-Apa... Apa kehamilan seperti itu normal?'Tanya Hikari bingung....


...Haku pun juga merasa bingung....


..."Aku juga baru tau,"Ucap Haku dimana sebenarnya dirinya juga aneh mendengarnya, karena sangat berbeda sekali dari yang ia tau di dunianya dulu....


...Dimana kalau seiring bulannya, maka akan semakin besar perutnya tersebut....


...Namun di Negeri ini, cairan dahulu di produksi untuk janinnya tumbuh dan seiring waktu membesar, maka cairan itu akan keluar dengan sendirinya seperti layaknya perempuan yang buang air kecil....


..."Memang begitu dan normal. Semuanya demikian."Tersenyum Mei....


...Haikari terdiam dan pikirannya sudah mentok....


..."....."Terdiam Hikari....


..."Kau tidak apa Hikari?"Tanya Haku yang melihat wajah Hikari yang langsung pucat dan terdiam mendadak....


...Xao dan Mei tersenyum....


...Malam itu kemudian menjadi malam makan bersama antara Hikari, Haku, Mei dan Xao Ba di kamar yang mereka berdua pesan....


...Menjelang larut malam dan Mei juga Xao kembali ke kamar mereka....


...Haku mulai kembali mengenakan jubahnya bersama Hikari....


...Lagi-lagi Hikari mengelus perutnya dan memikirkan hal tersebut....


..."Hikari. Ayo kita pergi."Ucap Haku yang bersiap untuk pergi....


..."Iyah.."Jawab Hikari datar....


...Haku dan Hikari pun berjalan ke bawah penginapan lalu menyapa pemilik penginapan untuk bersegera pergi....


...Saat itu kedai telah kosong dan sudah sangat sepi....


...Hikari dan Haku waktunya untuk pergi mencari informasi mengenai Negeri yang sekarang mereka tinggali itu....


...Sisi lain di saat itu....


...Xao melihat mereka berdua pergi dengan santai dimana dirinya sedang berada di atap, bersembunyi mengamati mereka bersama Mei....


..."Kita kejar dia atau bagaimana?"Tanya Xao kepada istrinya....


..."Jangan, lebih baik biarkan mereka pergi dahulu dan kita sudah berhasil mendekati mereka tanpa mereka tau. Kita jalankan seperti ini dulu. Kita sudah tau ciri-ciri mereka, jadi tetap bersikap seperti ini."Usul Mei dimana hal itu jauh lebih baik dari pada di kejar, karena mereka akan tau kalau sedang di mata-matai....


..."Baiklah. Kalau begitu kita kembali ke kamar dan mengabari ini kepada tuan Lui Zang."Ucap Xao....


...Xao dan Mei pun turun dari atap dan masuk melalui jendela yang terbuka dengan diam-diam....


...Mei kemudian menggunakan kekuatan teleportasinya di dalam kamar penginapan itu untuk mengabari Lui Zang....


..."Aku akan membuka gerbang, kabari Tuan Lui Zang mengenai masalah ini. Aku akan menjaga anak kita yang sedang tidur ini."Ucap Mei dimana tangannya mulai bercahaya dan membentuk sebuah kotak bercahaya terang di dalam kamar penginapan itu....


...Kekuatan Mei adalah, dirinya bisa berteleportasi sesuai apa yang pernah dirinya datangi....


..."Baiklah."Xao mengangguk dan langsung memasuki gerbang dimensi teleportasi tersebut....


..."20 menit setelah kau masuk, akan aku buka kembali untuk mu kembali."Senyum Mei....


..."Iya."Xao balik tersenyum....


...*****...


...Istana Lui Zang di larut malam itu....



...Lui Zang sedang duduk di singgasananya dengan kedua mata terpejam dan menyandarkan dirinya di singgasanannya tersebut....



...Para penasehat Lui Zang sudah istirahat di kamarnya masing-masing dan tersisa penjaga malam....


...Kemudian dari kelopak mata Lui Zang, dirinya merasakan sebuah cahaya muncul di depan area wilayah singgasana Lui Zang berada yang luas itu....


...Saat itu dirinya tau kalau itu adalah kekuatan Teleportasi milik Mei yang sudah di tandai langsung ke singgasana istananya....


..."Xao, Mei."Ucap Lui Zang dan langsung berdiri dari singgasananya menghampiri cahaya itu dengan rasa penasaran yang cukup tinggi mengenai kabar dari Hikari....


..."Ini saya, Xao Ba, Tuan Lui Zang."Ucap Xao Ba dan berlutut di depan Lui Zang dengan pakaian sederhanannya seperti warga desa....


..."Cepat katakan info dari kalian."Tatap serius Lui Zang....


..."Kami telah menemukan istri anda bersama seorang perempuan yang bernama Haku the Reaper di sebuah desa di arah selatan."Ucap Xao....


..."Hah... Dia bersama seorang perempuan? Lalu bagaimana keadaanya? Apakah perempuan yang bernama Haku itu orang jahat?"Lui Zang benar-benar penasaran sampai banyak pertanyaan di lontarkan langsung....


..."Keadaan istri anda baik-baik dan sepertinya mereka itu teman akrab, dimana yang namanya Haku itu cukup baik dengan istri anda."Tersenyum Xao Ba....

__ADS_1


..."Syukurlah kalau begitu. Lalu sekarang dia dimana dengan perempuan yang bernama Haku itu?"Tanya kembali Lui Zang dengan keadaan hatinya yang lega mendengar istrinya baik-baik saja....


..."Sepertinya mereka berdua akan pergi dari desa dan informasi yang kami dapat, kalau mereka berdua ingin berkeliling Negeri ini bersama-sama sebagai pengelana."Ucap Xao....


..."A-Apa? Berkeliling Negeri ini? Kenapa kalian tidak langsung membawa paksa dirinya."Lui Zang sedikit senstitif mendengar itu, karena tidak mau jauh lebih dari ini dengan istrinya itu....


..."Kata istriku, lebih baik di biarkan dahulu, sampai nanti kami akan menghasut dirinya lembut, karena kami juga mengkonfirmasi kalau memang istri anda telah hamil, dimana saat kami bersama dirinya belum lama ini untuk makan malam sebagai sesama pengelana, istri anda terlihat selalu mengelus pertunya itu walau belum terlihat jelas."Ucap Xao....


...Lui Zang saat itu benar-benar bahagia mendengar kabar yang tadi di kabarkan oleh Xao Ba....


..."Ja-Jadi benar dia sedang hamil anak ku?"Tatap terperanga Lui Zang kepada Xao Ba....


...Dimana air mata Lui Zang memenuhi kedua matanya sampai terlihat berlinang walau belum sampai jatuh ke kedua pipinya....


..."Benar Tuan. Mei mengkonfirmasi kalau memang dirinya sedang hamil dan begitu tertarik dengan pembiacaraan tentang seputar itu saat dirinya bersama istri anda tadi."Xao tersenyum bahagia melihat Lui Zang yang terlihat bahagia, sampai matanya berlinang air mata dan memantulkan cahaya dari bulan yang bersinar terang di langit yang cerah dari linangan airmatanya itu....


...Lui Zang tersenyum dan jatuh terduduk di hadapan Xao Ba sampai Xao Ba kaget....


...'Brukk..'...


..."Tuan Lui Zang... Ada apa?"Panik Xao sambil mendekati Tuannya itu....


...Ketika itu lah Lui Zang menteskan air matanya dengan senyuman di bibirnya....


..."Akhirnya aku akan memiliki seorang anak yang selama ini aku inginkan setelah pertarungan besar itu dan lamanya aku menunggu."Lui Zang menangis sambil tersenyum dimana deras air mata jatuh ke lantai tempat singgasananya berada....


..."Tuan Lui Zang. Saya juga bahagia ketika hal itu benar."Xao menepuk pundak Tuan Lui Zang sambil tersenyum dan ikut merasakan kebahagian yang selama ini tuannya inginkan sejak lama....


..."Akhirnya... Akhirnya aku akan memiliki keturunan... Hikss..."Lui Zang benar-benar tersentuh dan gembira dengan kabar bahagia itu yang sudah pasti dari pengawal terpercayanya tersebut....


...Lui Zang masih terduduk di lantai sambil menangis bahagia di temani oleh Xao Ba dan juga Naga miliknya yang selalu berada dekat di istananya itu....


...Kemudian Lui Zang kembali berdiri dan menyeka air matanya dengan lengan pakaian kekaisarannya....


..."Bisa aku bertemu dirinya sekarang sebelum dirinya pergi?"Tanya Lui Zang kepada Xao....


..."Apa? Anda ingin bertemu dirinya? Kondisi anda tidak bisa terlalu jauh dari istana ini Tuan. Tolong sabar dahulu."Jawab Xao untuk menenangkan Tuannya itu....


..."Aku hanya ingin bertemu dengan dirinya sebentar."Tatap serius Lui Zang yang kedua matanya sedikit memerah akibat menangis....


..."Tidak bisa tuan, kalau hal itu anda lakukan, maka mereka berdua pasti akan curiga kepada kami dan dirinya akan semakin menjauhi anda. Kami berusaha untuk menghasut istri anda dengan cara lembut, tolong anda bersabar dahulu."Kembali Xao Ba mencoba menenangkan Lui Zang....


...Lui Zang terdiam sambil menatap dalam Xao Ba....


..."...... Baiklah... Aku akan bersabar menunggu kabar kalian selanjutnya. Tapi tolong jangan jauh-jauh dari mereka."Lui Zang mencoba bersabar dan mengikuti apa yang di sarankan oleh Xao ba dan juga dari ide penasehat perempuannya itu, agar menghasut lembut Hikari agar mau kembali dengan suka rela, tidak di paksa....


..."Tentu kami tidak akan jauh-jauh dari mereka, Tuan Lui Zang. Kami juga akan segera mengikuti mereka dari jauh."Tersenyum Xao Ba....


...Lalu kembali ke desa....


...Hikari dan Haku sudah ada di dekat dinding desa tersebut....


...(Wussshhh... Duarrr...)...


...Haku dengan kuat melempar batu itu sampai timbul ledakan dan membuat burung-burung di hutan berterbangan....


..."Areee... Sepertinya aku berlebihan melemparnya."Senyum terpaksa Haku yang melempar batu itu begitu penuh tenaga sampai menimbulkan keributan....


..."Apa kau gila melempar seperti itu? Kenapa tidak kau lempar saja ke arah dinding ini agar semua warga bangun?"Tatap Hikari yang ada di bawah....


..."Hehehehe maaf..."Haku menyeringai sambil menggaruk belakang kepalanya....


...Saat itu Mei yang mendengar hal tersebut langsung mencoba menghampiri asala suara itu sambil menggendong anaknya yang sedang tidur....


..."Apa itu."Khawatir Mei....


...Mei keluar dari jendela dan melompat ke atas atap dan berlari ke atap lainnya sambil membawa bayinya yang sedang tertidur terlelap itu di gendongannya....


...Lalu Liano datang bersama Reaper yang di bawa di belakang ekornya....



..."Hikari, Haku. Kenapa tandanya seperti ledakan seperti itu? Kami berdua sampai kaget saat sedang istirahat di dalam hutan."Ucap Liano....


..."Liano... Hoi.."Hikari melambai senang ke arah Liano....


..."Hikari... Aku senang kamu baik-baik saja."Tersenyum Liano....


..."Pemilik ku memang begitu gila kekuatannya walau tanpa diriku."Ucap Reaper, senjata dari Haku....


...Haku melompat tinggi ke sisi luar dinding dan Hikari menggenggam erat ekor lembut Liano dan Liano melilit pinggangnya secara lembut untuk mengeluarkan dirinya dari dalam dinding desa itu....


...Mereka berdua berhasil ke luar dinding....


...Saat itu Mei melihat dari jauh dan membuka gerbang kembali untuk Xao Ba kembali ke sisinya setelah mengabarkan tentang istri dari Lui Zang....


..."Jadi itu tunggangan hewan mistik dirinya. Ternyata memang cukup unik juga dan terkesan langka yang belum pernah ada dalam sejarah kemunculan mahluk mistik selain para penguasa 4 wilayah."Ucap Mei yang selesai membuat gerbang....


...Xao Ba lalu muncul dari gerbang itu....


..."Aku sudah me--."Xao Ba tersentak terdiam....


...(Wusshhh..)...


...Tiba-tiba Lui Zang ikut masuk dengan kecepatan miliknya keluar dari gerbang teleportasi itu hingga membuat Mei dan Xao kaget....


..."Tuan Lui Zang."Kaget Mei melihat Tuannya datang....

__ADS_1


..."Aku ingin menemui dirinya sebentar."Ucap Lui Zang....


..."Ahhh.."Xao Ba terdiam dengan Lui Zang mendekati Hikari yang sudah ada di luar dinding dan mulai kembali memasuki area hutan yang lebat....


...Sontak Liano merasakan kekuatan besar dan sampai menengok ke arah belakang saat dirinya sudah di tunggai oleh Hikari di atas pundaknya....


..."Hikar..."Terhenti langkah kaki Liano sambil melihat ke arah belakang....


..."Ada apa Liano?"Tanya Hikari....


..."Kenapa kau berhenti?"Tanya Haku kepada Liano yang juga ikut berhenti di depan mereka....


...Lui Zang berdiri di sebuah dinding kayu runcing dengan satu kakinya sambil melihat ke arah Liano dan tentunya ke arah Hikari....


..."Ternyata benar, kau baik-baik saja."Tersenyum lembut Lui Zang dengan hembusan angin malam menerpa rambut panjang dan pakaiannya....


...Bulan yang bersinar itu pun menerangi wilayah tersebut....



...Hikari menengok ke arah Lui Zang berada, dimana sedang berdiri di dinding kayu yang runcing itu dengan satu kakinya....



..."Hah..."Terkejut Hikari melihat Lui Zang di hadapannya....



...'Deg'...


...Jantungnya seakan berdegup kencang ketika melihat wajahnya yang tampan dan senyumannya itu....


..."Siapa orang itu? Auranya sedikit berbeda."Tanya Haku yang baru melihat Lui Zang dimana dirinya tidak tau kalau itu adalah penguasa negeri selatan tersebut....


..."Ehhh.."Hati Hikari seperti tersentuh dan perutnya pun seperti merespon hati Hikari....


..."Bagaimana, Hikari?"Tanya Liano tanpa menjawab pertanyaan dari Haku....


...Hikari merasa ingin kembali kepada Lui Zang saat itu, tetapi keinginannya untuk hidup damai bersama sahabat satu gengnya dahulu menguatkan dirinya untuk bisa berpaling dari sosok laki-laki yang telah menikahi dirinya dan membuahinya, sampai dirinya hamil....


..."Kita lanjtukan perjalanan kita, Liano. Menjelajah seperti yang kita inginkan."Ucap Hikari yang berbalik membuang muka....


...Liano pun kembali menatap ke arah hutan dan berjalan ke arah itu....


..."Hei, sebenarnya kalian sedang melihat apa dan siapa yang berdiri di kayu runcing itu? Sungguh itu sesuatu yang mustahil, pasti dia orang hebat."Tanya kembali Haku yang penasaran dan merasa kalau yang di lihatnya itu bukan orang biasa....


...Tentu itu adalah Penguasa wilayah selatan....


...Hikari terdiam sejenak dan kedua telapak tangannya menggenggam erat bulu pundak Liano....


...Hati Hikari secara tiba-tiba seperti di guncang hebat melihat wajah Lui Zang yang masih status sebagai suaminya....


...Dirinya di sisi lain tidak ingin menemui Lui Zang karena mungkin kembali hanya di manfaatkan saja....


...Namun di sisi lainnya, ia ingin berada dekat di sisinya untuk menemani kehamilannya itu, karena itu adalah anak dirinya yang sedang tumbuh di perutnya....


...Hikari dan Haku kembali masuk ke dalam hutan lebat sampai tidak lagi terlihat dari pandangan Lui Zang....


...Lui Zang kemudian di rangkul oleh Xao Ba kembali ke atap rumah....


..."Kenapa tuan nekat sekali."Ucap Xao Ba....


...Lui Zang menutup matanya dengan telapak tangannya dan air mata kembali mengalir....


...Mereka bertiga berkumpul di atap rumah dekat dinding....


..."Aku akan buka kembali gerbangnya."Ucap Mei....


...Saat itu Lui Zang kembali menangis dimana kembali bisa merasakan kalau hatinya benar-benar sakit di tinggal oleh seseorang perempuan....


..."Kenapa... Kenapa dia hanya melihatku.. Hikss... Hikss.. Apakah aku sudah di anggap buruk olehnya."Lui Zang menangis tanpa malu di lihat kedua orang kepercayaannya itu dimana baru kali ini Lui Zang kembali menangis dengan sedihnya setelah kematian salah satu selirnya yang sakit akibat melakukan pembuahan tersebut untuk menghilangkan kutukan dan memberi kutukan itu....


...Sedihnya Lui Zang benar-benar sampai mengenai hatinya yang paling dalam, dimana istrinya yang hanya melihat dan berpaling membawa benih buah hatinya yang akan berkembang di tubuh sucinya itu saat melihat dirinya di depannya....


..."Tuan Lui Zang, tenang lah."Ucap Xao sambil mengelus punggung Lui Zang....


..."Kami akan berusaha untuk membuka hatinya kepada anda lagi dengan cara yang lembut, Tuan Lui Zang. Sabarlah sampai saat itu tiba, sekarang anda harus kembali ke istana, atau kutukan itu akan balik kembali."Ucap Mie khawatir....


...Lui Zang kemudian berdiri dengan wajah seperti layaknya sehabis menangis dimana air matanya masih membasahi kedua pipinya yang tirus dan wajah tampannya sambil berjalan ke arah teleportasi itu....


..."Xao, Mei. Aku mohon bawa dirinya kembali dengan telah dirinya membuka hatinya untuk ku lagi tanpa ada rasa buruk diriku di hatinya sebelum bayi itu lahir. Aku mohon."Ucap Lui Zang sambil berjalan ke arah teleportasi itu dengan wajah serius walau air matanya mengalir deras....


...(Baik, Tuan Lui Zang.)...


...Serentak mereka berdua bicara....


...Kemudian tertutup lah portal itu....


...Malam yang cerah di sinar bulan yang menyinari wilayah Selatan itu menjadi saksi pertemuan kembali Lui Zang dan Hikari....


...Namun mereka belum bisa kembali menyatu karena sebuah alasan....


...Lui Zang saat tiba kembali di singgasanannya langsung kembali jatuh terduduk dan tertunduk sedih....


..."Hikari... Maafkan aku sebelumnya. Wajahmu yang cantik itu, akan aku buat kau lebih cantik lagi dengan senyuman di wajahmu setelah nanti kita bisa bertemu dan kau sudah mau membuka hatimu tanpa paksaan dariku."Ucap Lui Zang di singgsananya itu yang sunyi tanpa para penasehatnya....


...Bagaimana Kisah ini? Apakah membuat kalian ikut terbawa suasana juga?...

__ADS_1


...Terus tunggu kelanjutan kisah dari Kingdom of Prismatic yang akan update setiap harinya....


...Dimana jangan pernah melewatkan satu pun part, karena akan berpengaruh ke jalan cerita lainnya....


__ADS_2