
...Para prajurit kerajaan yang ada di sekitar wilayah tempat Hikari dan Lui Zang berada, mereka semua di haruskan waspada karena hewan-hewan tersebut telah tersebar seperti yang di bilang oleh Liano....
...Ketika itu Xao Ba memilih untuk melapor dari awal sejenak ke Tuan Lui Zang....
..."Aku harus memberitahu Tuan Lui Zang." Xao terlebih dahulu menghampiri Tuannya untuk mengabari hal tersebut....
...Sementara itu Liano masih mencoba terbaring lemah di dekat ruangan introgasi boneka-boneka milik Godoku....
...Ketika Xao ingin menemui Lui Zang, dirinya berpapasan dengan Han Wei yang baru turun dari ruang perawatan Hikari berada dan tangan kanannya di angkat untuk menghentikan Xao Ba yang sedang berlari....
..."Hei, Kau Xao Ba bukan? Bagaimana introgasinya? Apa kau menemukan sesuatu?" Tanya Han Wei dengan wajah serius....
..."Dalam boneka salah satu pilar anda, terdapat hewan sihir yang di gabungkan dengan racun mematikan dari hewan lainnya." Jawab Xao Ba....
..."Apa? Dari dalam boneka Godoku?" Han Wei terkejut mendengarnya....
..."Saya akan memberitahu masalah ini ke Tuan Lui Zang, yang dimana kata Liano hewan-hewan tersebut sudah menyebar di wilayah kerajaan ini." Xao kembali mencoba berlari....
...Akan tetapi....
..."Tunggu dulu, Xao. Aku yang sekarang mengambil alih kasus ini dan biarkan Lui Zang di ruangan perawatan bersama istrinya, aku akan tangani keteledoran ini." Han Wei menepuk dada tengahnya dengan tangan kanan besar miliknya....
..."Anda yang akan bersedia mengurus semua ini?" Tanya Xao Ba serius....
..."Kau cukup laporkan juga masalah ini lalu hewan-hewan tadi kau bilang berada di wilayah kerajaan bukan?" Tanya Han Wei dengan tersenyum lebar sampai terlihat gigi atas dan bawahnya....
..."Iyah, Tuan Han Wei."...
..."Kalau begitu biar aku urus serangga-serangga tersebut." Han Wei lalu berjalan ke arah keluar....
..."Kalau begitu saya akan melapor terlebih dahulu kepada Tuan Lui Zang." Ucap Xao yang kembali bergegas berlari menuju menarah tempat ruang perawatan kerajaan....
...Han Wei berjalan sambil mengepalkan kedua tangannya dan merasa sangat kesal karena kelalaiannya itu, akhirnya istri sahabatnya harus jadi korban....
..."Ini semua kesalahanku, Sahabatku, maka aku yang akan melakukannya." Ucap Tegas Han Wei dengan kedua mata melihat tajam ke depan, dimana dirinya sudah di penuhi amarah besar....
...Xao Ba masuk ke dalam kamar tempat Hikari berada, dimana sudah ada Nam, Mei yang menggendong Yue dan Lui Zang yang sedang menemani Hikari di pinggir tempat tidur....
...Xao melaporkan hal tersebut dan di dengar oleh orang yang ada di kamar tersebut....
..."Xao, kalau hewan itu sudah menyebar, akan sulit menemukannya di jalan-jalan yang penuh salju ini?" Ucap Mei yang mengkhawatirkan hal tersebut....
..."Kau benar, istriku." Xao juga menyadari hal tersebut....
..."Ini gawat.. Racun itu benar-benar sangat kuat" Nam langsung waspada melihat ke arah lantai ruangan dan berkeliling agar hewan itu bisa segera di matikan sebelum dirinya menyuntik yang lainnya....
..."Jadi ini bukan dari salah satu 4 pilar yang Han Wei bawa?" Tanya Lui Zang dengan masih menggenggam tangan kiri Hikari sedang tertidur dan dahinya di kompres karena hangat tubuhnya setelah racun itu di keluarkan....
..."Bukan, Tuan Lui Zang. Anda sekarang sebaiknya menjaga tempat ini dan waspada dengan hal kecil apapun yang mencoba masuk ke ruangan." Ucap tegas Xao Ba....
...Tiba-tiba teriakan pelayan perempuan dan para prajurit terdengar dari arah lantai bawah....
..."Kyaaa.. Serangga... Banyak sekali.." Teriakan seorang pelayan perempuan di bawah lantai....
..."Ada yang terkena sengatan binatang aneh, cepat bawa dia ke ruang perawatan." Terdengar suara laki-laki yang berasal dari prajurit kerajaan Lui Zang....
...Nam lalu terdiam sambil mendengarkan suara-suara yang semakin ribut....
...Mei pun langsung memeluk erat yue dan beranjak dari duduknya....
...Xao pun terkejut dan kerajaan menjadi terlihat kacau....
..."Aku akan segera mengurusnya." Xao langsung pergi dari kamar itu dengan berlari....
...Sementara itu Lui Zang sangat kesal dan lagi-lagi itu ulah Naga Hitam yang mencoba mengusik ketenangan dirinya saat dalam bahagia....
..."AKU PASTI AKAN MEMBUNUH NAGA HITAM ITU, AKU PASTIKAN JIKA DIRINYA MUNCUL... KAU BENAR-BENAR SUDAH MEMBUATKU SANGAT MARAH KE TITIK TERTINGGI SAMPAI KEDUA KALINYA MENCELAKAI ISTRIKU YANG TENGAH HAMIL INI. TIDAK AKAN AKU MAAFKAN." Lui Zang benar-benar di ambang kemarahan yang amat dasyat dan perlahan auranya mulai meninggi di rasakan oleh Mei....
..."Tuan Lui Zang, Sabarlah, Suamiku pasti akan menanganinya." Mei mencoba kembali menenangkan Lui Zang....
...Lui Zang mencoba sabar dan menahan diri sampai dirinya menangis....
..."Kenapa harus istriku terus yang menjadi korban... Hikss... Kenapa." Lui Zang benar-benar kasihan kepada Hikari yang kembali jadi korban....
...Mei menepuk pundak Kanan Lui Zang dan mengelusnya dengan tangan kanannya dengan tangan kiri menggendong Yue yang tengah terlelap tidur....
..."Tenang lah, Tuan Lui Zang, kami di sini akan terus mencoba melindungi istri anda." Mei pun merasa sedih juga, dimana dirinya melihat Hikari yang harus menanggung kesakitan dengan kondisi tengah hamil dan energinya terserap banyak akibat ada 3 janin di dalamnya....
...Sesuatu yang sangat berat bagi seorang perempuan....
__ADS_1
...*****...
...Sementara itu di taman tengah dalam kerajaan....
...Han Wei sedang berdiri dengan perlahan api-api di tubuhnya mulai menutupi seluruh tubuhnya....
..."Aku akan menyelesaikan ini semua dengan kekuatanku, Lui Zang, Kau diamlah bersama istrimu di ruangan itu dengan yang lainnya." Ucap Han Wei....
...Han Wei pun mendengar teriakan dan jeritan dari dalam wilayah kerajaan Lui Zang berada dimana serangga-serangga itu sudah menyebar....
...Tubuh dirinya yang besar pun langsung berubah menjadi Hewan Legenda Phoenix dengan 8 Ekor panjang di antara ekornya yang ada....
..."Suzaku, keluarkan kekuatan sepenuhnya untuk membakar semuanya yang ada di wilayah selatan ini, aku ingin semuanya bersih dari hewan yang telah meracuni istri sahabatku." Han Wei bicara di alam bawah sadarnya dengan Suzaku, pemilik kekuatan yang tertanam di dalam dirinya....
...Sebuah burung Phoenix Api yang bentuknya sama seperti saat dirinya berubah menjadi bentuk seutuhnya hewan tersebut....
...Burung Itu sedang bertengger di sebuah pijakan emas seperti yang selalu ada di sangkar burung dan memang dirinya di sangkar oleh jeruji-jeruji emas bercahaya dengan sekeliling berwarna putih, juga-api-api yang mengelilingi sangkar tersebut dari dalam....
..."Kau tidak perlu menahan diri, Han Wei. Energi yang kau kumpulkan hampir beberapa tahun lamanya itu dan juga diriku tentu tidak akan habis jika hanya membakar seluruh wilayah selatan ini dengan api suciku." Ucap Suzaku yang ada di dalam tubuh Han Wei menatap dirinya sedang berdiri di depan sangkar emasnya....
...Han Wei lalu konsentrasi di dalam bawah sadarnya dan membuka setengah sangkar burung itu dari bawah perlahan, dimana Suzaku mulai mentransfer energi api suci milik Suzaku....
...Kembali ke tempat Han Wei....
...Cahaya bulat terang menyelimuti tubuh Han Wei, perlahan dirinya terbang ke langit dimana salju-salju itu meleleh ketika berada dekat di bola cahaya tersebut....
...Bola itu semakin lama semakin besar dan mengeluarkan pancaran api hangat....
...*****...
...Kamar Perawatan Hikari....
...Lui Zang merasakan kekuatan sahabatnya itu yang hampir maksimal dia keluarkan....
...Terlihat seperti cahaya matahari buatan menyinari seluruh wilayah selatan di siang hari yang redup karena awan tebal gelap menurunkan salju....
..."Han Wei." Ucap Lui Zang sambil mengarahkan pandangannya ke tempat Han Wei berada....
...*****...
...Kembali keluar....
..."Suzaku.." Ucap singkat Si'ryu....
...Liano dan Xao pun melihat cahaya itu yang semakin besar dan mulai mengeluarkan api....
...Ketika itu tiba-tiba muncul lah sosok burung besar dengan di armor emas di beberapa bagian....
...Kedua sayap atasnya menutup dengan armor emas, kedua kakinya pun ikut terarmori sampai tubuhnya dan ke ekornya....
...Hanya lehernya tidak terarmori dimana wajahnya seperti memakai topeng burung emas dengan ada mutiara merah di tengah dahinya....
...Dari sela-sela sendi armornya itu berkobar api-api dan 8 ekornya yang panjang pun terarmori oleh zirah emas....
...Muncul lah wujud Han Wei dalam mode V2....
...Wujudnya hampir sama dengan Si'ryu sekarang....
..."AYO, SUZAKU!! KITA BAKAR HEWAN-HEWAN RENDAHAN ITU." Han Wei bicara dimana setengah sisi tubuhnya dirinya dan setengah diri lainnya adalah Suzaku....
...Dimana mata di burung itu memiliki warna yang berbeda....
...Sisi kiri berwarna hitam dan kuning yang di isi oleh Han Wei, lalu sisi kanan berwarna kuning merah milik Suzaku....
..."BAIKLAH. AYO." Jawab singkat Suzaku....
...Kemudian Suzaku melingkar lehernya dan terlihat dari paruh burungnya yang terarmori emas mulai mengeluarkan energi cahaya yang besar....
..."UlTIMATEEEEEE.... BUSTERRRRRRR......" Ucap Han Wei dan Suzaku secara bersamaan....
...'BUUUUUUURRRRRRRSSSSSSSHHHHHHHHHH'...
...Serangan di paruhnya itu di arahkan ke bawah taman Lui Zang dan api tiba-tiba membakar seluruh wilayah kerajaan sampai merambat ke luar kerajaan....
...Beberapa orang terkejut dengan tiba-tiba ada api yang berbayang dan berbeda membakar semua yang ada....
...Tetapi anehnya mereka tidak terbakar dan malah di selimuti api hangat tersebut....
...Bangunan yang terkena api itu pun tidak rusak akibat api itu....
__ADS_1
..."Heh... Apa ini.."...
..."Api apa ini."...
...Beberapa bangsawan dan sampai di kerajaan Lui Zang heran dengan api tersebut....
...Bahkan sampai ke ruangan Hikari....
...Namun saat itu Lui Zang menggunakan kekuatanya untuk melindungi kamar itu agar tidak terbakar untuk berjaga-jaga....
...Han Wei terus menyemburkan api sampai-sampai seluruh wilayah dari tempat dirinya mengeluarkan api itu, salju yang menutupi jalan langsung menguap dan meleleh....
...Sampai rumah-rumah yang atapnya sudah ada salju pun ikut mencair....
...Seakan salju itu hilang dimana api itu terus merambat dan keluar dinding kerajaan Lui Zang....
...Api-api itu membakar seluruh pohon yang banyak sudah berguguran daunnya dan terselimuti salju....
...Semuanya hampir seperti benar-benar meleleh seperti ketika musim semi tiba....
...Tapi ini masih dalam musim dingin dan salju masih turun dengan lebatnya di luar siang hari yang gelap dan angin dingin....
...Kemudian terdengar suara lekikan hewan-hewan sihir yang tersebar di wilayah kerajaan telah terbakar hangus....
...Dimana pun mereka semua hangus oleh api tersebut....
...Han Wei dan Suzaku terus mengeluarkan api dari dalam paruhnya seperti air terjun....
...Si'ryu lalu mendekati Suzaku dari arah kanan....
..."Aku akan mematikan apinya setelah kau membakar semuanya, Suzaku." Lirik Si'ryu kepada Suzaku yang menguasai tubuh sisi kanan....
..."Sudah lama kita tidak bertemu, Si'ryu." Jawab Suzaku dari pikirannya....
...Wilayah selatan hampir sepenuhnya tidak ada lagi salju dan warga desa benar-benar bingung....
...*****...
...Kemudian di tempat perempuan itu berpijak di sebuah pohon dengan di belakangnya ada bukit....
...Perempuan itu terbang dimana tiba-tiba muncul sayap seperti kekelawar di dalam jubahnya....
..."Sepertinya rencanaku dengan ini gagal, lagi pula aku hanya mengujinya dan ini bukan awal rencaku sebenarnya, hahahaha. Ternyata ketika di gabungkan dengan kekuatan Naga Hitam itu, aku bisa mengembangkannya lebih jauh lagi... Akan aku pastikan perempuan hamil itu akan mati sebentar lagi, hahahaha... " Tertawa perempuan yang berada di balik semua masalah itu....
...Api itu pun membakar semuanya sampai tidak ada celah sedikitpun dan dari dirinya berpijak melihat cahaya terang seperti matahari dari wilayah kerajaan Lui Zang....
...*****...
...Tempat Haku yang sebentar lagi sampai dan bisa melihat apa yang di balik gunung terbesar wilayah selatan itu....
...Tiba-tiba seluruh salju di gunung tertinggi itu menghilang dan Haku terkejut....
..."Api apa ini... Aku terbakar, aku terbakar... Tu-Tunggu dulu.. Api ini menyelimuti diriku." Haku sempat panik, tetapi dirinya merasakan hangat....
..."Api ini sangat berbeda sekali Haku, ngomong-ngomong sekeliling mu sudah tidak ada lagi salju yang menutupi jalan seperti sebelumnya." Kata Reaper Haku....
..."Kau benar... Tapi kekuatan seperti ini, pastinya bukan orang sembarangan." Haku melihat sekeliling dan terlihat cahaya bersinar seperti cahaya kelipan bintang putih dari arah kerajaan Lui Zang berada....
...Haku langsung berlari setelah jalan di gunung itu terbakar dan tidak tertutup lagi salju....
...Dengan cepat Haku memanjat dengan tangannya dengan jalur curam....
...Sampai pada akhirnya dia melihat wilayah aneh yang benar seperti di peta....
..."I-Ini.."...
...Haku terkejut ada wilayah seperti itu di wilayah selatan tersebut....
..."Hoi Haku... Aku merasa tidak enak dengan wilayah ini?" Reaper Haku seakan merasakan sesuatu yang tidak enak....
..."Tunggu dulu, tempat ini seakan benar-benar membuatku penasaran. Karena wilayah ini seperti wilayah yang memiliki energi kematian cukup besar." Haku merasa tertantang dan ingin tau tempat yang ia lihat itu....
...Next.....
...Apa yang di lihat oleh Haku dan bagaimana wilayahnya?...
...Jika sudah lanjut silahkan di baca, tapi jika belum, silahkan tunggu yah....
...Terima Kasih....
__ADS_1