Kingdom Of Prismatic (S1) Selesai

Kingdom Of Prismatic (S1) Selesai
Prismatic Cinta 44: Perintah baru dan Keinginan Perempuan Hamil ( Ngidam. )


__ADS_3

...Masih dimana perempuan misterius itu dan penasehat Lui Zang berada....


...Perempuan itu kembali tiduran di tempat tidur karena kondisinya yang cukup masih dalam masa pemulihan dengan luka-luka yang berat....


..."Kakak, apa Kakak akan tinggal bersamaku seperti yang telah Kakak tanamkan kepada diriku ini dan kedua orang tuaku?" Lirik perempuan penasehat Lui Zang....


..."Entah lah, Adik. Aku mungkin akan segera pergi setelah semua luka ku sembuh. Namun sebelum itu, aku mungkin akan sedikit berbincang dengan Lui Zang jika mungkin dia memanggilku nantinya."Terpejam kedua mata perempuan misterius itu....


..."Kalau begitu aku akan kembali ke tempatku bekerja sebagai penasehat Tuan Lui Zang, Kakak istirahatlah sampai luka Kakak sembuh sepenuhnya."Penasehat perempuan itu beranjak dari duduknya di pinggir tempat tidur dan keluar dari ruang kamar perawatan sederhana itu....


...*****...


...Tempat dimana Lui Zang sedang bekerja di sebuah ruangan yang luas dengan meja dan bangku kayu khas tradisional China untuk dirinya duduk dimana sudah banyak menumpuk kerta-kertas di kedua sisi meja sampai ada yang di taruh di lantai, bahkan masih banyak di sisi-sisi dinding kiri dan kanannya....


..."Ba-Banyak sekali."Terkejut Lui Zang....


...Ketika itu ada Peramal Xion yang sedang duduk di tempat khusus untuk dirinya dan juga penasehat perempuan Lui Zang belum datang untuk memberikan saran dan membantu menyelesaikan masalah....


..."Tuan Lui Zang."Berdiri Peramal Xion dan membungkukan badannya memberi hormat kepada Lui Zang yang berjalan ke meja besar yang di peruntukan olehnya bekerja di ruangan yang luas itu....


..."Peramal Xion, kau bisa langsung mengambil beberapa kertas yang berhubungan dengan pengobatan dan informasi mengenai lainnya dengan hal itu, karena Tabib ku sudah tidak ada."Perintah Lui Zang dimana dirinya langsung duduk dan mengambil sebuah alat tulis dengan tinta yang sudah tersedia di samping kanan meja dekat tumpukan kerta-kertas itu....


...Peramal Xion langsung mencari tumpukan kertas dengan informasi pengobatan dan lainnya di beberapa tumpukan kertas di sisi dinding ruangan yang begitu banyak....


...Lui Zang lalu mulai bekerja dan membaca satu persatu kertas untuk dirinya setejui, tertolak dan juga memberikan saran lain....


...Dengan fokus dan teliti, Lui Zang terus mengerjakan tugasnya itu penuh dengan keseriusan....


...Tidak lama penasehat perempuan Lui Zang datang masuk ke dalam dan memberi hormat kepada Lui Zang yang sedang duduk di mejanya....


..."Saya datang, Tuan Lui Zang."...


...Lui Zang sejenak langsung menghentikan kerjanya dan melirik ke arah penasehat perempuannya yang cantik itu....


..."Penasehat perempuanku, aku ingin memberi perintah baru untukmu."Tatap serius Lui Zang sambil beranjak dari tempat duduknya dan berjalan ke arah dirinya berada....


..."Perintah baru? Perintah apa, Tuan Lui Zang?"Tanya bingung penasehat perempuan Lui Zang yang kembali menegakan tubuhnya....


...Lui Zang berhenti di hadapan dirinya yang tingginya hampir sama seperti istrinya itu dengan tersenyum manis terlihat di wajahnya sambil memegang kedua pundak dirinya....


..."Mulai sekarang aku perintahkan dirimu untuk mendampingi istriku yang seperti yang sudah kau ketahui kalau dirinya sedang mengandung 3 bayiku itu, tentu itu bukan hal yang biasa dan memang dirinya selalu cepat lelah, maka itu dampingi dirinya dan bantu dia di saat aku sedang bekerja, tetap lah di samping dirinya dan kau bisa masuk ke kamarku tentunya." Ucap Lui Zang dengan santai....


..."Heehh.. A-Apa Tuan Lui Zang yakin aku berhak mendapatkan kehormatan itu?" penasehat perempuan itu kaget mendengar perintah baru untuk dirinya....


..."Tentu, kau adalah orang yang begitu berjasa telah menemukan istriku dan juga Kakakmu yang juga sangat hebat, dimana aku akan memberikan gelar pahlawan kepada dirinya setelah dirinya membaik nanti dan juga keuntungan lainnya. Aku akan beritahu ini langsung kepada dirinya dan kau tidak perlu memberitahunya, lagi pula kau dan Mei juga akan membantu dirinya nanti melahirkan bukan? Aku sudah sangat percaya kepada dirimu dan saran saat ketika Hikari dalam bahaya dimana saat itu ada Liano kucingnya dan Mei yang juga ikut, tentu sebenarnya Liano bisa melesat menolong Hikari saat itu, tapi Mei membuka gerbangnya setelah Liano mengetahui keberadaan Hikari dan aku yang sudah mengumpulkan tenagaku penuh langsung melesat setelah melihat juga kebaradaan Hikari karena terbantunya kekuatan Mei itu dimana aku bisa diteksi dirinya dengan jarak yang di potong akibat portal tersebut."Lui Zang sudah sangat percaya kepada penasehat perempuannya itu....


...Memang Liano bisa menyelamatkan Hikari di saat genting itu, namun Mei langsung membuka gerbang portalnya untuk menunjukan Lui Zang yang menyelamatkan Hikari dari saran penasehat perempuannya agar Hikari membuka hatinya setelah itu terjadi dan terbuki sekarang....


..."Baiklah, Tuan Lui Zang, saya akan melakukannya dan saya tidak akan memberitahukan masalah Kakakku itu." Tersenyum penasehat perempuan itu....


..."Bagus, aku percayakan istriku kepadamu sekarang sampai aku kembali nanti dari pekerjaanku ini, kau juga perempuan yang begitu pandai dan bisa menangani masalah yang di alami oleh perempuan Hamil sampai bisa juga menangani persalinan."...


..."Itu karena saya juga belajar di sebuah rumah sakit kota sebelum anda membawa saya kesini sebagai penasehat anda."...


..."Aku mohon kerja samanya yah dan aku percayakan persalinannya nanti kepadamu dan Mei."Lui Zang berbalik dan berjalan ke arah mejanya berada....

__ADS_1


..."Ta-Tapi Tuan Lui Zang.. Ada satu hal permintaan saya untuk Kakak saya."...


...Lui Zang terlebih dulu duduk di kursinya sebelum menjawab permintaan apa yang ingin di sampaikan oleh penasehat perempuanya itu....


..."Permintaan apa itu? Sebutkan saja."Ucap Lui Zang santai sambil mengambil kembali kertas lainnya untuk ia baca dan ambil keputusan dari dirinya....


..."Saya ingin meminta izin kalau bisa untuk menemui Kakakku yang masih di rawat itu saat dalam bersama Istri anda, karena saya khawatir terhadap dirinya yang masih dalam pemulihan dan itu tidak lama." Membungkuk penasehat perempuan itu....


..."Jadi itu, baiklah, kalau begitu kau bisa izin dengan istriku langsung tanpa melalui diriku. Tapi ingat jangan meninggalkan dirinya terlalu lama atau secara tiba-tiba." Tatap serius Lui Zang....


..."Tentu tidak lama, Tuan Lui Zang, itu pun mungkin tidak setiap hari, saya cuma sekedar ingin melihat keadaanya saja, setelah itu saya fokus dengan istri anda, mungkin saya juga bisa sedikit mengajaknya jalan-jalan dengan saya mendampingi dirinya."...


...Lui Zang baru terpikirkan masalah itu dan mungkin istrinya juga akan jenuh jika selau berada di kamar....


...Senyum lebarnya kembali hadir di wajah tampannya itu....


..."Kau itu benar-benar penasehat yang berharga dan cerdas, aku tidak terpikirkan sebelumnya untuk mengajak dirinya jalan-jalan karena terlalu memproteksi dirinya yang mungkin bisa membuat bosan di kamar saja, tapi dengan catatan harus hati-hati dan lihat kondisi dirinya." Lui Zang bahagia dapat lagi nasehat baik untuk istrinya dari penasehat perempuannya itu....


..."Tentu aku akan menanyakan terlebih dahulu kepada istri anda itu sebelum melakukannya seperti yang Tuan Lui Zang perintahkan tadi." Penasehat perempuan Lui Zang menegakkan dirinya kembali dan tersenyum....


..."Lakukan apapun yang mungkin bisa membuat dirinya nyaman dan tidak bosan di istana ini, sekarang kamu bisa pergi dan jaga lah istriku dan bayi dalam kandunganya yang berharga itu di kamarku berada." Tersenyum Lui Zang....


..."Baik Tuan. Saya langsung laksanakan."...


...Penasehat perempuan itu menjadi pengawal pribadi Hikari mulai sekarang dan dirinya bergegas langsung ke tempat Hikari berada di kamar Lui Zang berada....


...Lui Zang yang hanya tau memproteksi dirinya saja dan tidak memikirkan kesenangan dan kenyaman Hikari menjadi merasa tertolong dengan adanya penasehatnya tersebut di sisinya....


..."Untunglah dirinya aku bawa ke istana ini karena Mei, ternyata memang dirinya sangat berguna untuk kondisiku sekarang yang hanya tau bertarung dan sekedar melindungi dirinya, tapi tidak memikirkan kesenangan istriku itu saat hanya melindunginya dan mengurung di kamar, kesannya aku jadi kurang peka." Gumam Lui Zang dengan senyum dirinya sambil melihat kertas yang ada di tangannya....


..."Kau benar, peramal Xion. Awalnya aku hanya ingin Penasehat perempuanku mengawal dirinya saja sampai aku kembali, tetapi dirinya bisa memikirkan untuk juga menyenangi dirinya dengan cara berjalan-jalan selagi dirinya menungguku pulang, dari pada harus aku kekang di dalam kamar, aku masih saja bodoh untuk urusan ini, padahal aku tidak lama lagi akan menjadi Ayah dari ketiga bayiku yang sedang di dalam kandungan dirinya." Lui Zang benar-benar masih belum mendapatkan banyak pengalaman dengan dirinya Hikari dan masih belum bisa juga mencoba untuk melindungi dirinya sambil memproteksi dirinya karena insiden sebelumnya....


..."Sudah sewajarnya anda memang memproteksi istri anda yang berharga itu, apalagi seperti yang Tuan katakan kalau dirinya sedang mengandung anak Tuan, dengan insiden yang terjadi sebelumnya tentu tuan berfikir agar memproteksi dirinya begitu ketat sampai lupa kalau istri anda juga butuh hiburan selama anda bekerja." Peramal Xion persis yang di pikirkan Lui Zang....


..."Kau benar. Aku tidak sabar ingin segera pulang dan menemui dirinya." Lui Zang gembira bisa melakukan lebih setelah Hikari kembali....


...*****...


...Tempat dimana kamar Lui Zang berada....


...Penasehat perempuan itu datang dan memberitahu kedua pengawal perempuan yang ada di pintu kamar dengan prajurit lainnya kalau dirinya di utus untuk mengawal selir Lui Zang mulai sekarang hingga Tuan Lui Zang kembali dan nanti waktunya melahirkan tiba....


...Para penjaga tentu tau mengenai penasehatnya itu dan langsung memberi akses tersebut....


...Dirinya pun membuka pintu dan masuk ke kamar Lui Zang lalu menutupnya....


...Saat itu terlihat Hikari sedang berada di atas tempat tidur, bersandar di dinding kepala tempat tidur itu sambil meluruskan kedua kakinya....


...Hikari langsung melihat ke arah perempuan itu....


..."Siapa kau?" Tanya lembut Hikari....


...Penasehat perempuan itu membungkuk memberi salam kepada Hikari....


..."Saya adalah penasehat Tuan Lui Zang yang sekarang di perintahkan untuk mengawal anda setiap hari sampai Tuan Lui Zang kembali dari tugasnya, Nyonya Hikari."...

__ADS_1


...Hikari bangun dari tempat tidurnya dan berjalan ke arah Penasehat perempuannya itu berdiri....


..."Tidak perlu panggil aku Nyoya, itu sedikit tidak bersahabat di telingaku, panggil saja Hikari."...


...Penasehat perempuan itu bingung....


..."H-Hah.. Tentu itu tidak bisa, Nyonya Hikari.. Anda itu selir Tuan Lui Zang, tidak sopan jika saya memanggil langsung nama anda tentunya di hadapan anda." Tertunduk penasehat perempuan itu....


..."Kalau begitu bagaimana Nona Hikari saja, itu jauh lebih enak di bandingkan Nyoya.. Aku jadi seperti terlihat tua." Hikari tersenyum lembut....


..."Ba-Baiklah Nona Hikari." Penasehat perempuan itu balas senyum....


..."Apa Lui Zang sedang bekerja sekarang?" Tanya Hikari sambil tangan kirinya menolak pinggang ke belakang karena berat perutnya yang besar itu....


..."I-Iyah, Nona Hikari. Tuan sedang bekerja dan saya akan menemani anda sampai Tuan kembali. Anda boleh memerintahkan saya apapun dan akan saya laksanakan untuk anda." Ucap penasehat perempuan itu....


..."Kalau begitu, bisa kah kamu membelikan sesuatu yang manis untuk ku makan, entah kenapa aku sangat ingin suka yang manis-manis setelah sembuh sebelumnya. Tapi aku tidak memiliki uang." Tersenyum Hikari yang dirinya tidak sadar mengalami suatu keadaan yang biasa perempuan hamil rasakan....


...Yaitu rasa yang ingin dirinya lakukan, pendeknya, Hikari sedang mengidam sesuatu karena kehamilannya itu....


...Sontak penasehat perempuan Lui Zang bingung....


..."Hah? Uang? Anda tidak perlu uang untuk meminta sesuatu, Anda tinggal perintahkan saya untuk mencarinya, nanti tinggal saya memberi laporan pengeluaran kepada Tuan, tentu Tuan juga memiliki banyak uang, anda tidak usah sungkan untuk meminta apapun itu, karena anda istri dari seorang kasiar penguasa wilayah selatan ini." Tersenyum penasehat perempuan Lui Zang dengan keluguan Hikari....


..."Hah.. Begitu kah... Hehehehe... Ehhh... Kalau begitu aku hanya meminta makanan yang manis saja, hanya itu." Hikari malu dan dirinya memang tidak menyadari kalau sekarang dirinya menjadi istri dari seorang kaisar penguasa wilayah yang bisa mendapatkan apapun tanpa harus memberikan uang....


...Sebelumnya Hikari memang tidak pernah meminta-minta terhadap Lui Zang saat dirinya awal bertemu dan menjadi bahan pembuahan untuk mendapatkan keturunan dirinya....


...Saat berjalan dengan Haku pun dirinya harus membeli dengan uang dan tidak terpikirkan sekarang kalau dirinya sudah bisa mendapatkan sesuatu hanya dengan cukup bicara dan perintahkan....


...Penasehat perempuan itu keluar dari kamar dan meninggalkan Hikari dengan pintu terbuka, namun tidak lama ia kembali lagi dan memberi hormat kepada Hikari....


..."Makanan yang manis akan segera siap di sediakan oleh beberapa pelayan kerajaan, Nona Hikari, anda bisa menunggunya sebentar lagi." Ucap Penasehat perempuan itu....


..."Hehhh.. Begitu saja? Lalu aku harus menunggu dulu?" Tanya bingung Hikari....


..."Anda ingin segera cepat memakannya? Saya akan perintahkan kepada pelayan lainnya lagi, karena tugas saya selalu berada di samping anda dan menerima perintah anda juga." Kembali bingung penasehat perempuan itu....


..."Ehhh.. Ahhh tidak usah.. Aku akan menunggu saja, Hehehe." Hikari benar-benar masih belum memahami cara kerja kehidupan di istana....


...Apalagi dirinya terbiasa hidup di jalan dan wajar jika dirinya tidak tau....


..."Apa yang ingin anda perintahkan lagi, Nona Hikari?" Tanya kembali penasehat perempuan itu kepada Hikari....


..."Ehhh.." Hikari bingung.....


...Next......


...Mulai merasakan Ngidam Hikari sebagai seorang perempuan hamil pada umumnya rasakan....


...Bagaimana kelanjutan dari kehidupan damai mereka dengan kisah cintanya....


...Selalu Tunggu Kelanjutannya yah....


...Terima Kasih dan selalu tinggalkan Like, Comment dan Vote jika berkenan....

__ADS_1


__ADS_2