Kisah Pilu Seorang Kembang Desa

Kisah Pilu Seorang Kembang Desa
#39. Beni kesal dan cuek kepada Queen.


__ADS_3

"Setelah Beni cerita semua, aku terpaksa harus datang untuk menemui i mu, agar tidak terjadi kesalahpahaman, itu berarti aku sangat serius tentang hubungan kita ini Sari, jangan kamu berpikir lagi, kalau aku tidak serius Sari


Memang terkadang dibutuhkan ujian dan badai dalam sebuah hubungan, karena dari ujian itu biasanya, akan menjadi kuat dan kokoh. Kuberharap kita sama sama belajar saling mempercayai dan belajar dari pengalaman terdahulu, Jangan mudah percaya terhadap omongan orang lain ya Sari", ucap Beni panjang lebar menasihati Sari.


Sari pun merasa bodoh, tidak memperhatikan tulisan tulisan surat Beni. Hampir saja Sari dan Beni putus.


"Aku minta maaf ya, akibat kebodohan ku, dan hampir tidak percaya kepada mu", ucap Sari sedih.


"Tidak apa apa, untung Beni cepat memberi tahu aku tentang semua yang terjadi, sehingga tidak berlarut-larut,


sekarang kita aman, aku permisi dulu ya sudah larut malam, besok aku langsung balik ke kota, aku akan sering berkirim surat kepada mu, oh ya 1 bulan lagi aku mau ujian kelulusan, doa kan aku iya, agar bisa menjawab soal soal ujian dengan baik dan benar, aku juga berharap bisa mendapat nilai terbaik dan bisa lulus", ucap Beni pamit kepada Sari.


Beni pun segera menghidupkan sepeda motornya, dan pergi meninggalkan Sari.


****


Dikamar Sari terlihat begitu bahagia, padahal sejak seminggu yang lalu, Sari terus mengurung diri di kamar, sering menangis sendiri dan mengunci kamar.


Adik adiknya menanyakan, Sari hanya terdiam dan mengatakan "Nanti saja ya kakak cerita, kakak tidak bisa cerita sekarang", begitu Sari menolak bila adik adiknya menanyakan Sari.


Sekarang melihat raut wajah Sari penuh kebahagiaan dan kegembiraan, adik adiknya bingung mengapa begitu bahagia setelah kak Beni datang tiba tiba di larut malam, dan langsung pergi.


Sita coba mencari tahu, dan menanyakan Sari "Ada apa sih kak, mengapa tiba tiba kakak begitu gembira sekarang?", tanya Sita.


Sari pun menjawab dengan pelan pelan "Seminggu yang lalu, kakak terima surat dari Beni yang isinya, Beni lebih memilih Queen teman sekelas Beni, Kemarin Hendra datang memberi surat, titipan dari Beni, jelas saja kakak tidak terima surat itu, untuk apa lagi, mengirim surat padahal sudah mengatakan untuk lebih memilih Queen, Hendra pun menyuruh Beni segera balik dan menjelaskan permasalahan ini, ternyata surat yang dikirim Beni 1 minggu yang lalu ditulis tangan oleh Queen, Beni pun mengatakan bahwa hubungannya dengan Queen adalah sebatas teman biasa, Beni mengatakan bahwa iya serius dengan hubungan kami dan jangan percaya kepada orang lain, apabila ada masalah seperti itu, hendaknya langsung menanyakan dengan jelas kesalahpahaman yang terjadi", ucap Sari bercerita mengenai permasalahan hubungan nya dengan Beni.

__ADS_1


"Kakak sih, tidak mencoba membandingkannya tulisan tangan dari surat surat terdahulu Beni", ucap sita menasihati Sari.


"Iya, kakak langsung kepikiran isi surat itu, dan langsung kecewa terhadap Beni yang telah mengingkari janji suci kami", ucap Sari.


"Syukurlah kakak baik baik saja sekarang hubungan nya dengan Beni, mudah mudahan kedepannya dijauhkan dari segala permasalahan, dan hubungan kakak bisa sampai ke jenjang pernikahan", harap sita mendoakan hubungan cinta Sari langgeng selama lamanya.


****


Disekolahkan Queen merasa senang, tidak tahu kalau Beni telah mengetahui kedok jahatnya kepada Sari.


Queen masih saja mendekati Beni seolah olah tidak merasa bersalah.


Beni malas untuk memberi pelajaran kepada Queen, ujung ujungnya nanti Queen merasa putus asa dan bunuh diri, bila dicuekin Beni.


"Hai Beni", sapa Queen dengan girang melihat Beni serius duduk di bangku mengerjakan soal soal ujian kelulusan tahun tahun yang lalu.


"Hai juga Queen", sapa Beni serius pura pura sibuk dan tidak ingin diganggu.


"Boleh aku duduk disini, aku mau menanyakan soal matematika yang no 37 ini bagaimana ya cara menyelesaikan nya", ucap Queen datang membawa buku dan menanyakan soal yang ada dibuku tersebut.


"Maaf Queen, aku sedang tidak ingin diganggu, tolong jangan ganggu aku ya", ucap Beni menolak Queen.


Queen kesal tidak bisa dekat dengan Beni, padahal Queen ingin selalu nempel dan dekat dengan Beni, walapun hanya sekedar mengerjakan soal saja.


Queen tidak mau patah semangat, berusah terus membujuk Beni "Tolong lah Beni, aku pusing sekali mengerjakan nya, seperti nya soal 37 ini berhubungan dengan soal no 38 dan 39", ucap Queen mencoba merayu Beni.

__ADS_1


Beni memang sengaja tidak ingin dekat dengan Queen, karena kesal dengan tingkah laku jahat Queen, yang begitu berani berbuat jahat dan telah merusak hubungannya dengan Sari.


"Sudahlah Queen, aku juga tidak ingin diganggu, tolong lah aku lagi serius, soal soal yang kukerjakan sekarang juga begitu menguras pikiran ku", ucap Beni tegas dan agak marah, karena Queen terus memaksa untuk mengajari nya.


Melihat Beni menyuruh Queen untuk tidak menggangu nya, Queen pun merasa ketakutan, Queen tahu kali ini Beni serius dan marah tidak ingin diganggu.


Queen pun meninggalkan Beni dengan wajah cemberut dan kesal.


Beni juga tahu Queen kesal, tetapi Beni tidak peduli perasaan Queen, 'begitu caranya memberi pelajaran kepada Queen', pikir Beni dalam hati.


tit...tit...tit..


Bell sekolah berbunyi, tanda pelajaran hari ini telah selesai, semua siswa spontan berhamburan keluar sekolah menuju rumah masing masing.


Ketika pulang sekolah Queen mencoba merayu dan mendatangi Beni.


"Hai Beni, aku mau ke kos kosan mu Sekarang boleh?", tanya Queen kepada Beni.


Beni masih kesal kepada Queen dan menolak Queen.


"Maaf Queen, aku ingin serius mengerjakan soal soal karena, kita kan 1 bulan lagi ujian, kamu belajar saja dengan yang lain, atau ambil guru private saja, supaya kamu bisa menanyakan soal soal kepada guru private kamu", tolak Beni sopan.


"Kamu kenapa Ben, seperti nya kamu ingin menghindar dari aku, aku salah apa?", ucap Queen sedih pura pura merasa tidak mengetahui kesalahan nya.


Hampir saja Beni keceplosan dan ingin membeberkan semua kesalahan Queen, 'tetapi sudah, ujung ujung nya Queen akan menangis dan minta maaf, malas melihat drama dramanya Queen yang seolah olah dizolimi', pikir Beni dalam benaknya.

__ADS_1


Mencoba tidak tahu apa apa Beni hanya menjawab"Kamu tidak salah apa apa Queen, aku hanya ingin serius dan maximal belajar tidak ingin diganggu, paling paling kamu juga datang ke rumah, bukan niat belajar, mengerjain ini lah itulah, sudahlah akupun bisa mengerjakan pekerjaan rumah, kamu pulang saja ya", ucap Beni langsung berbalik badan, dan melangkah cepat cepat menghindari Queen.


Queen pun kesal dicuekin Beni seperti itu, tetapi Queen juga punya harga diri, kalau sudah ditolak, ya sudahlah, ngapain juga memaksa untuk datang ke rumah kos kosan Beni.


__ADS_2