Korban

Korban
01.vonis


__ADS_3

Ini adalah tulisan pertama ku. Jadi mohon maaf jika ada yang gak sesuai atau typo. Jangan lupa tinggalin like dan komen.


Terimakasih๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜


Tok.. Tok.. tTok


Air mata itu tak mampu lagi keluar. Sakit perih kecewa dan putus asa. Itulah yang di alami Intan Nur Baiti. Gadis yang tak berdosa, hanyalah korban dan sekarang harus menjadi narapidana.


Dengan tangan di borgol Intan harus pasrah di giring ke mobil tahanan yang akan membawa nya ke lembaga Pemasyarakatan perempuan. Sepanjang perjalanan Intan hanya terdiam melamun tanpa air mata. mungkin telah kering air matanya.


Di luar mobil yang berjalan seorang wanita paruh baya menangis mengejar mobil tahanan yang mulai melaju "Intan... Intan.. lepaskan anakku. Dia tidak bersalah" raungan wanita itu tak berarti, mobil tetap melaju semakin menjauh.


"Kenapa nasib mu seperti ini nak" ratapnya dengan berurai air mata yang masih mengalir. Mamak itulah wanita paruh baya 40th yang sedang frustasi meratapi nasib anaknya yang harus menjadi terdakwa dalam kasus pencemaran nama baik yang di rekayasa.

__ADS_1


Krek..Kretek


Suara pintu besi yang bergesek. " masuklah" seorang sipir membuka pintu sel dengan lebar dan membuka borgol di tangan intan. Dengan langkah gontai Intan memasuki ruangan yang hanya berukuran 4x6m yang sudah ada beberapa orang penghuni dengan tatapan datar.


Kretek..


Pintu itu kembali di tutup dan di gembok dari luar. Tatapan Intan pun masih kosong memandang ke arah depan tak bergeming dari balik pintu jeruji.


"gimana tan? apa sudah putusan? " tanya seorang wanita berusia 32 tahunan sambil mengelus lengan Intan, Intan berbalik dan memeluknya, seketika itu air matanya meleleh, sambil mengangguk d pundak wanita itu " 2 tahun untuk kesalahan yang tak aku perbuat. Apakah aku kuat mbak Lina?"


"Yang sabar ya Intan. Hukum di dunia kadang tak adil tapi ingatlah hukum Tuhan yang akan memutuskan" ucap Lina menguatkan Intan


"Makasih mbak" Intan memaksakan senyunya

__ADS_1


"Intan ada yang mau bertemu" seorang sipir membukakan pintu jeruji sambil memberikan kaos warna orenge dengan bertuliskan narapidana di belakang punggungnya. Kemudian di pakainya. Intan mengikuti sipir itu keruangan yang memang diperuntukkan mengunjungi penghuni lapas.


Intan melihat seorang wanita yang memunggunginya menghadap pintu masuk pengunjung. "Waktumu hanya 15 menit" kata sipir yang mengantar Intan, dan sipir itu duduk d bangku pojok ruangan untuk memantau.


Wanita itu berbalik sambil tersenyum menyeringai seolah mengejek Intan. Intan hanya menatapnya dengan datar.


"Sudah aku katakan jangan macam-macam dengan keluarga kami. Sekarang kau merasakan sendiri akibatnya" ucap wanita itu sambil mendekati Intan "hanya 2tahun itu tidak sebanding dengan apa yang kau perbuat pada keluarga kami " ucapnya lg dengan perlahan memutari Intan. Apakah melaporkan tindak pemerkosaan yang di alaminya adalah kejahatan? ya Intan adalah korban pemerkosaan yang dilakukan oleh anak kedua keluarga Rahmat yang memang keluarga terpandang di kotanya. Karena intan dianggap mempermalukan keluarganya nyonya Rahmat melaporkan balik atas pencemaran nama baik.


Karena uang kekuasaan dan sifat licik Nyonya Rahmat akhirnya intan lah yang harus duduk di meja pesakitan.


Alih-alih takut Intan malah menjawab " Nyonya Rahmat yang terhormat, apakah anda tidak takut jika apa yang diperbuat anak kesayangan anda pada saya akan kembali pada anak gadis anda? dan di saat itu terjadi anda bisa tahu seberapa hancurnya diri anda dan keluarga anda. Tapi saya berdoa agar itu tidak menimpa anak gadis anda karna dia adalah sahabat baik saya" ya anak gadis keluarga Rahmat yang menjebloskan intan ke penjara adalah sahabat baiknya dari SD sampai lulus SMK. sandy namanya dan sekarang dia melanjutkan studi S1 ke ibukota.


Maaf ya baru belajar.

__ADS_1


Tinggalkan Like dan komentar nya ya


mampir ke MENCARI CINTA SANG JANDA ๐Ÿ˜„


__ADS_2