
maaf ya kalau masih ada yang typo. mohon komentar dan like nya π
2 bulan Intan menghirup udara kebebasan, dan besok sudah memasuki bulan Ramadhan. rencananya mamak akan berjualan pada sore hari saja, itupun gak banyak. aku juga akan membuat beberapa kue untuk teman takjil.
pagi ini Intan ikut menemani mamak ke pasar, aathif di titipkan Sarah, tak lupa Intan menyiapkan asip, rencananya akan sedikit lama karena mau mampir ke Lapas untuk mengunjungi teman-teman nya.
Sarah sedang menggendong dan bermain dengan aathif . Sarah merogoh kantong dan hape nya yang berbunyi. ada nama mamasku dan imoj love merah di layar. dengan senyuman yang merekah Sarah menggeser icon hijau
"hallo assalamu'alaikum" sapa Sarah pada orang di seberang sana
"Waalaikumsalam manisku" terdengar suara laki-laki yang menjawab
"sedang apa manis? " tanya orang di seberang
"lagi gendong dedek aathif,"
"oo.lagi repot dong? "
"gak kok. hari ini warung tutup, tapi mamak lagi ke pasar jadi aathif di titipin sama aku" jawab Sarah sambil bermain dengan aathif yang mulai lebih aktif
"aku kangen pingin ketemu" ucap laki-laki di seberang sana
"aku juga" jawab Sarah malu-malu
"boleh gak aku main kesana? "
"boleh, aku lagi dirumah kok"
"oke aku otw, by manis, assalamu'alaikum"
"waalaikum salam"
dan panggilan pun berakhir
15 menit kemudian sebuah mobil hitam berhenti di depan rumah Sarah, seorang lelaki yang gagah dan tampan turun dari mobil itu dan menghampirinya dengan senyum. Sarah yang sedari tadi di teras pun menyambutnya dengan senang hati.
hallo manis"sapanya
"assalamu'alaikum mas"
"oh iya Waalaikumsalam, serasa di sambut istri" kata lelaki itu. wajah Sarah jadi memerah,
__ADS_1
"ah mas ini ada ada saja"jawab Sarah masih resipu " ayo duduk mas kita diteras aja ya, Farah lagi gak ada di rumah "
mereka duduk bersebelahan di bangku panjang yang ada di teras
"ini pasti aathif ya? " lelaki itu menyentuh aathif. dia memandang aathif yang sedang minum dengan dot nya. lama dia memandang aathif dengan wajah yang datar, dia merasa ada sesuatu yang aneh pada hatinya.
"boleh aku menggendongnya? " tanyanya sambil melihat Sarah. Sarah mengangguk
diambil alih lah aathif dari Sarah. ada sesuatu yang mendorong hatinya untuk menciumnya, lama dia mengecup kening aathif, tiba-tiba airmata nya menetes di pipi aathif.
Sarah yang melihatnya dan menepuk bahu lelaki itu"mas, kenapa?" tanya Sarah dengan nada keheranan, lelaki itu menyudahi kegiatan nya
"kenapa? " tanya balik lelaki itu
"mas kok nangis? "
"nangis? gak kok! " jawabanya
"itu air mata mas " Sarah menunjuk pipi nya.
lelaki itupun mengusap pipinya
"eh iya kok bisa ya? "tanyanya terheran sendiri
"ya dong pasti mau, siapa yang gak mau punya anak, apalagi setampan dan menggemaskan seperti aathif " lelaki itu menoel pipi aathif, aathif pun tertawa dengan dotnya.
"sini mas aku gendong nanti kamu capek" Sarah mengulurkan tangannya
"gak usah, biar aku aja" lelaki itu enggan memberi aathif, bahkan dirinya bingung, padahal dia tidak begitu menyukai anak anak. tapi ketika menggendong aathif persaan aneh menggelayutinya seakan-akan dia ingin terus menggendong bayi itu.
sambil ngobrol dengan Sarah lelaki itu tampak selalu melihat aathif yang tenang dan mulai tidur di gendongannya,
"mas di minum dulu, kalau capek sini aathif biar aku tidurkan di dalam" Sarah menawarkan.
"gak usah biar aku aja. aathif nih lucu ngegemesin" lelaki itu mencium aathif yang sudah terlelap.
mereka melanjutkan ngobrolnya lagi."udah siang nich aku balik dulu ya" lelaki itu menyerahkan aathif pada Sarah. sebelum pergi dia menyempatkan mencium aathif.
_____&______&_____&_____
setelah sholat tahajud mamak dan Intan menikmati saur. dan tadarus bersama.
__ADS_1
habis sholat subuh Intan tertidur saat menyusui aathif.
Intan terbangun kala aathif menangis minta asi, setelah kenyang, Intan memandikan aathif dan menjemur nya sebentar.
"Intan nanti bikin kuenya jam 10 aja y. sekalian mamak mau masak. pelanggan ada yang booking catering aja minta 50 kotak nasi tiap buka puasa, katanya mau di bagi bagikan" kata mamak
"terus Sarah masih bantuin mak? "
"ya iyalah, kan sekalian untuk di jual. jadi masaknya agak banyak, Alkhamdulilah rejeki aathif" mamak mencium aathif yang tidur di gendongan Intan. "tidurin gih, ntar bau tangan minta gendok terus lanjut mamak
jam 10 Intan mulai menyiapkan dan membuat kue. gak banyak sih ilmu yang Intan dapat di lapas dan saat kerja dulu. ya dari kelas 2 SMA Intan sudah bekerja di toko kue sampai akhirnya dia harus berurusan dengan hukum yang tidak adil baginya.
habis sholat dhuhur 5 macam kue sudah selesai di buat oleh Intan sendiri. sedang mamak di bantu Sarah memasak makanan untuk pesanan dan warung.
aathif memang tidak rewel, sepertinya dia begitu mengerti keadaan. aathif hanya akan menangis saat lapar saja.
jam 4 sore semua sudah siap pesanan sudah di packing dan di susun di kardus besar. sedang lauk pauk dan kue sudah tersusun di etalase warung.
sambil menunggu pembeli mereka mengobrol ringan, " kapan kamu akan mengenalkan calon suami mu Sarah"tanya mamak
"nanti mak. dia masih sibuk" jawab Sarah malu-malu
"wah Sarah bentar lagi bisa punya dedek sendiri, tersingkir aathif" goda Intan
"ah mbak Intan bisa aja, gak cepet-cepet kok mbak, orang aku aja baru lulus SMk, jadi masih pingin cari pengalaman dulu" Sarah
"nikah muda gak papa juga kali sar,kan seiring berjalannya waktu hidup bisa menjadi pengalaman" kata intan
"entahlah mbak, nanti apa kata takdir aja"
"semoga kamu diberi yang terbaik saja, Semoga masa depanmu cerah, tidak sepertiku" Kata Intan sambil menerawang kehidupan yang terbuang sia-sia karena ulah seseorang.
mamak yang melihatIntan bersedih akhirnya menyudahi obrolan dengan menyuruh mereka melayani pembeli yang kebetulan sudah berdatangan.
dan pesanan catering tadi juga sudah diambil jam 5 kurang. dagangan semua telah habis sebelum buka puasa. mamak juga membawakan Sarah lauk pauk dan sedikit kue untuk di bawa pulang.
setelah buka puasa dan sholat magrib. mamak dan Intan bersiap siap untuk pergi ke masjid menjalankan sholat teraweh, aathif pun ikut dibawa.
kegiatan itupun mereka jalani selama bulan Ramadhan.
sampai disini dulu ya. maaf aku belom dapet ide untuk mempertemukan aathif dengan ayah biologis nya semoga besok aku sudah bisa mempertemukan mereka.
__ADS_1
jangan lupa like dan komennya juga vote rate 5
Terima kasih