
Di lingkungan kota yang ditinggalkan dan dipenuhi oleh salju dimana mana sebuah snowmobile sedang melaju menuju pinggiran kota. Orang yang mengendarai snowmobile tentu saja adalah Dimas yang sedang menuju tempat serpihan meteor terdekat berada. Peta holografik berisi rute perjalanan yang direncanakan oleh kecerdasan buatan A menuju tempat serpihan meteor di tampilkan dari jam tangan khusus dan Dimas hanya perlu mengikuti rute tersebut.
Jarak dari tempat perlindungan resmi dengan lokasi serpihan meteor bisa dikatakan dekat, dalam 20 menit berkendara dengan snowmobile kecepatan normal akhirnya Dimas sampai di dekat tempat serpihan meteor jatuh. Di daerah pinggiran kota ini terdapat sangat sedikit bangunan di sekitarnya, perhatian Dimas tertuju pada sebuah pohon yang berada 10 meter di depannya.
Pohon yang dilihat oleh Dimas memiliki memiliki tinggi 15 meter dengan daun yang sangat lebat di setiap cabangnya. Permukaan pohon memiliki urat yang bercahaya hijau yang terus berdetak seolah olah hidup, di tanah dibawahnya Dimas bisa merasakan sesuatu seperti terus berdetak yang kemungkinan adalah kumpulan urat hijau yang menyerap panas dari dalam tanah dan menyalurkannya ke pohon.
[Ditemukan bahwa pohon di depan host adalah benih sarang ras zerg, disarankan untuk mengamankan pohon tersebut ke dalam laboratorium] peringatan yang sama dari laboratorium terdengar di benak Dimas.
"Dengan pohon sebesar ini kemungkinan sarang zerg yang ada di bawah tanah telah selesai, mungkin ada beberapa telur zerg yang bisa diteliti dengan lebih akurat" Dimas bergumam sambil maju secara perlahan mendekati pohon itu.
Sarang zerg sebenarnya bagian dari ras zerg itu sendiri, namun tidak seperti zerg lainnya sarang zerg hanya bisa menyerap energi dan menghasilkan menghasilkan telur zerg serta mengobati zerg yang terluka. Bisa dibilang sarang zerg adalah barak tentara bagi zerg yang menyerang peradaban lain yang mampu menghasilkan tentara baru dan mengobati tentara lama untuk terus mengirimnya ke medan perang.
Jika zerg sudah menetas dan dalam jumlah banyak maka hanya ada dua jenis orang yang berani mendekati sarang zerg yaitu orang bodoh dan orang kuat. Namun dengan tidak ada zerg yang dihasilkan sekarang maka tidak ada yang perlu ditakutkan dengan sarang zerg ini.
__ADS_1
Dimas berjalan mendekat dan urat hijau berdetak lebih cepat seolah panik, Dimas mengabaikan kepanikan sarang zerg dan menyentuh batang pohon dengan tangannya. Melalui instruksi Dimas pohon itu mulai melebur menjadi atom dari bagian yang disentuhnya, urat hijau berdetak lebih cepat namun tidak bisa melakukan perlawanan apapun kepada Dimas.
Tidak diketahui oleh Dimas bahwa urat yang berdetak lebih cepat memasukan lebih banyak energi kepada beberapa telur di sarang yang baru mulai menghasilkan telur. Urat urat hijau itu ingin mempercepat penetasan beberapa telur sehingga mereka bisa melawan Dimas sebelum seluruh bagian sarang melebur menjadi atom. Proses peleburan yang dilakukan oleh laboratorium sendiri cukup memakan banyak waktu sehingga cukup untuk urat hijau menyediakan energi yang memungkinkan beberapa telur menetas.
Beberapa menit kemudian beberapa telur yang bercahaya hijau terlihat mengembang dan mengempis secara tidak normal, sebuah cakar melubangi kulit telur dari dalam telur diikuti oleh cakar lainnya yang berusaha mengeluarkan tubuhnya dari dalam telur. Zerg pertama menetas diikuti oleh yang kedua, ketiga dan seterusnya sampai akhirnya zerg kesepuluh menetas tidak ada lagi pergerakan pada telur zerg lainnya.
Sarang zerg memerintahkan zerg yang baru lahir ini dengan gelombang infrasonik, sarang memerintahkan bayi zerg untuk menggali ke atas tanah dan membunuh Dimas. Bayi zerg meskipun masih bayi namun kekuatan mereka cukup untuk menghadapi manusia biasa menggunakan keunggulan jumlah mereka, bayi zerg mulai menggali menggunakan cakarnya menuju ke atas sementara Dimas duduk tidak jauh dari pohon yang sudah hampir habis melebur menjadi atom. Bagian atas pohon sudah habis namun peleburan yang dilakukan laboratorium masih terus berlanjut ke tempat akar pohon dan juga tempat sarang berada.
Dimas dapat mengenali bahwa makhluk ini bukanlah belalang sembah yang lebih besar namun zerg, dengan cepat Dimas mengambil senjata elektromagnetik dan menodongkan ke arah zerg yang baru muncul. Zerg lainnya mulai muncul hingga akhirnya semua sepuluh zerg yang ada keluar dan mengepung Dimas dari segala sisi.
"Sial, bagaimana bisa sarang zerg menghasilkan zerg begitu cepat?" Dimas menggerutu sambil membidik bayi zerg yang bergerak dengan sangat cepat.
Tidak seperti film film action dimana musuh akan maju satu persatu saat melawan protagonis, semua zerg menyerang Dimas bersamaan dari segala arah. Dimas beberapa kali menembak zerg di depannya namun tembakannya selalu meleset karena zerg yang terlalu gesit.
__ADS_1
"Buka perisai!" Dimas segera berteriak, para bayi zerg sudah sangat dekat dan ketika mereka melompat untuk menanamkan cakar mereka di tubuh Dimas sebuah medan elektromagnetik khusus menghentikan serangan mereka.
Perisai elektromagnetik berbentuk lingkaran melindungi Dimas sepenuhnya dari dunia luar, bahkan karena perisai elektromagnetik memiliki efek yang sama dengan listrik pada umumnya membuat semua zerg yang menabrak perisai elektromagnetik tersetrum dan terganggu pergerakannya. Dengan cepat Dimas membidik lagi zerg dan menembak zerg yang tidak dapat bergerak karena arus listrik dari perisai elektromagnetik.
Dimas menembak setelah memastikan bidikannya tepat sasaran, Dimas menarik pelatuk dan energi elektromagnetik segera diluncurkan menjadi amunisi tanpa ada recoil sama sekali. Energi elektromagnetik mengenai salah satu zerg dan membunuhnya dengan lubang besar di tubuhnya. Dimas menembak dua zerg lagi dan membunuh total tiga zerg sisa zerg yang ada sudah terbebas dari efek setruman dan tidak begitu bodoh untuk menabrakan diri ke perisai elektromagnetik lagi. Karenanya kali ini Dimas yang menabrakan dirinya yang dilindungi perisai elektromagnetik kepada zerg dan membunuh mereka satu persatu.
"Bidikanku sangat payah, sepertinya aku perlu berlatih menembak mulai sekarang" Dimas mengingat berapa banyak tembakannya yang meleset hanya bisa menggelengkan kepalanya.
Untungnya Dimas memiliki perisai elektromagnetik, jika tidak dapat dipastikan Dimas telah dimutilasi oleh bayi zerg dan dijadikan makanan. Dimas juga memasukan 10 mayat zerg ke laboratorium untuk penelitian lebih lanjut. Telur zerg terhubung dengan sarang zerg jadi Dimas tidak perlu menggali gali tanah untuk mencari telur zerg.
Dimas dengan cepat menaiki snowmobile nya dan pergi ke tempat perlindungan resmi untuk menemui ayahnya yang pastinya sudah menunggu Dimas.
Dinas melaju dengan cepat mengikuti rute yang sebelumnya dia lewati, sekitar 20 menit kemudian Dimas telah berada tepat di depan pagar pembatas tempat perlindungan resmi. Dimas memasukan kembali snowmobile ke laboratorium dan melompati pagar dengan terampil, kemudian Dimas berjalan untuk kembali ke area pasar untuk menemui ayahnya yang pastinya sudah menunggu.
__ADS_1