
Tentara yang mengenakan kerangka exoskeleton jatuh dengan suara yang keras, ilmuwan di sekitarnya segera mendekat dan melihat keadaan orang itu begitu juga Dimas dan profesor Pras yang ikut pergi untuk melihat keadaannya. Kerangka exoskeleton dilepaskan dan pemeriksaan singkat dilakukan, tangan tentara itu terkilir dan akan memerlukan beberapa waktu untuk tangannya kembali normal. Profesor Pras menggelengkan kepalanya saat melihat kerangka exoskeleton yang masih dalam posisi sebelumnya dan menghela nafas panjang.
"Sepertinya exoskeleton ini masih memiliki beberapa kekurangan" Dimas berjongkok untuk mengetuk ngetuk exoskeleton itu dan mencoba melepaskan bagian tangannya dari barbel namun gagal.
"Masalah utamanya adalah kekurangan energi, tapi sepertinya itu bisa dipecahkan dengan menggunakan baterai nuklir yang kalian kembangkan sebelumnya" Ucap profesor Pras.
Profesor Pras kemudian memanggil salah satu ilmuwan dan meminta data dan statistik yang telah dikumpulkan dari penelitian exoskeleton. Dimas mengambil dan membaca kertas berisi statistik data dari exoskeleton dengan teliti kemudian menatap profesor Pras yang berada di sebelahnya.
"Karena inilah aku meminta profesor Dimas untuk datang kesini, dengan bantuan profesor Dimas untuk menyesuaikan baterai nuklir pada exoskeleton maka penelitian kerangka exoskeleton ini akan lebih mudah untuk diselesaikan" Profesor Pras tidak tau apa yang ada di pikiran Dimas tapi saat melihat Dimas menatapnya dia langsung menjelaskan tujuannya.
Dimas terdiam saat ini, dia memang diminta oleh profesor Pras untuk datang ke tempat perlindungan militer ini sebelumnya tapi tidak mengetahui apa tujuan profesor Pras. Sekarang setelah mengetahui tujuan profesor Pras yang ingin meminta bantuan dalam penelitian exoskeleton membuat Dimas memikirkan beberapa hal.
__ADS_1
"Menurutku sebaiknya menghentikan penelitian exoskeleton ini" Ucap Dimas.
Profesor Pras terkejut dengan jawaban Dimas, bukan hanya profesor Pras yang kaget dengan jawaban Dimas tetapi para ilmuwan yang masih berkerumun di sekitar mereka untuk mengecek keadaan exoskeleton juga sama kagetnya. Beberapa ilmuwan yang tidak mengetahui identitas Dimas ingin segera memarahi Dimas tetapi segera dihentikan oleh beberapa ilmuwan lain yang kebetulan mengetahui identitas Dimas dan juga kemampuan seperti apa yang dimiliki Dimas.
"Kenapa? Kerangka exoskeleton ini bisa meningkatkan kekuatan tempur kita, selain itu dalam hal pembangunan kerangka exoskeleton juga akan sangat berguna untuk para pekerja konstruksi agar dapat membawa banyak barang sekaligus tanpa banyak usaha" Profesor Pras menenangkan diri dari perasaan terkejut dan bertanya kepada Dimas.
"Sepertinya profesor Pras salah paham, maksudku bukan sepenuhnya menghentikan penelitian exoskeleton, aku memiliki data penelitian lengkap mengenai armor mekanis yang lebih maju daripada exoskeleton ini jadi maksudku adalah daripada meneliti exoskeleton sebaiknya meneliti armor mekanis yang memiliki data yang lebih lengkap dan lebih maju dari exoskeleton" Dimas mengungkapkan alasan dari jawabannya kemudian memunculkan sebuah proyeksi armor mekanis dan juga data penelitian yang terperinci dari jam tangan khususnya di hadapan semua orang.
"Profesor Dimas memiliki semua data lengkap untuk semua teknologi yang dibutuhkan oleh armor mekanis, bahkan data penelitian telah didapatkan, apa profesor Dimas memiliki produk jadi dari armor mekanis ini?" Profesor Pras melihat data yang diungkapkan Dimas sangat lengkap bahkan sampai ada data penelitian yang menyertai bertanya dengan penasaran.
"Seperti yang profesor Pras katakan, armor mekanis ini sudah pernah diteliti sebelumnya. Beberapa tahun yang lalu aku bersama dengan kakakku melakukan penelitian armor mekanis secara diam diam dan berhasil mengembangkan satu namun setelahnya armor mekanis itu kembali dibongkar karena kakakku berkata teknologi ini tidak cocok dengan keadaan manusia saat itu. Bukan hanya teknologi ini, ada banyak teknologi lainnya yang kami pelajari bersama dan sepertinya saat ini teknologi teknologi ini pasti akan cocok dengan keadaan manusia sekarang" Dimas tentu saja sudah menyiapkan jawaban untuk pertanyaan mengenai pertanyaan seperti ini, dengan menggunakan nama kakaknya yang sepertinya diakui sebagai seorang jenius oleh banyak orang Dimas membuat alasan yang masuk akal.
__ADS_1
Meskipun Dimas merasa agak bersalah untuk menggunakan nama kakaknya yang saat ini telah dinyatakan meninggal namun Dimas hanya bisa melakukan hal ini, sebagai anak berusia 17 tahun memiliki banyak pengetahuan yang bahkan tidak diketahui oleh para ahli dari seluruh Dunia pasti akan menarik perhatian. Dimas tidak ingin nantinya setelah berhasil mengalahkan zerg di Bumi dirinya malah menjadi bahan penelitian untuk mengetahui darimana seluruh pengetahuan dan teknologinya berasal.
Mendengar apa yang dikatakan oleh Dimas membuat profesor Pras dan para ilmuwan yang mendengarkan hanya bisa menghela nafas panjang, dalam pikiran mereka mengeluh tentang kedua saudara yang terlalu jenius sehingga melewati pengetahuan banyak ahli di seluruh dunia.
Kejeniusan Widya yaitu kakak Dimas sudah tersebar di kalangan peneliti ilmiah di berbagai negara meskipun Widya sendiri tidak menunjukan kejeniusannya secara terang terangan. Dimas menyebutkan bahwa dia meneliti teknologi ini bersama kakaknya dan masih banyak lagi teknologi yang mereka teknologi bersama sebelumnya, hal ini membuat profesor Pras mulai memikirkan bagaimana masa depan nantinya dan memiliki sedikit kepercayaan untuk rencana Dimas.
"Kalau begitu aku akan menyusahkan profesor Dimas untuk memimpin penelitian ini, lagipula profesor Dimas sudah pernah membuatnya sekali jadi pasti tidak ada masalah untuk membuatnya lagi" Profesor Pras berniat menyerahkan posisinya sebagai pemimpin penelitian kepada Dimas.
Sayangnya Dimas menggelengkan kepalanya dan berkata "sebenarnya itu tidak sesulit yang profesor Pras pikirkan, semua langkah pembuatan yang diperlukan sudah termasuk dalam data ini dan selama orang itu memiliki sedikit pemahaman maka armor mekanis ini dapat dengan cepat dibuat"
Profesor Pras masih ingin menyerahkan posisi pemimpin penelitian tapi Dimas melanjutkan perkataannya "aku memang berniat mempercayakan penelitian armor mekanis dan beberapa teknologi lainnya kepada profesor Pras, setelah ini aku perlu pergi menemui profesor Surya untuk menyerahkan beberapa hasil penelitian tentang zerg yang baru baru ini aku temukan, aku juga akan menemui menteri Marisa untuk mendiskusikan penanaman benih dari berbagai tanaman yang telah dimodifikasi secara genetik untuk dapat bertahan di lingkungan Bumi sekarang"
__ADS_1
Mendengar hal yang perlu dilakukan Dimas membuat profesor Pras merasa bahwa Dimas terlalu sibuk saat ini sehingga dia hanya bisa mengangguk dan setuju untuk terus memimpin penelitian exoskeleton yang saat ini telah ditingkatkan menjadi penelitian armor mekanis. Profesor Pras kemudian meminta Dimas untuk mengirimkan semua materi terkait dalam penelitian armor mekanis ke perangkat komunikasi kuantumnya sehingga penelitian dapat dimulai secepatnya.