Laboratorium Teknologi

Laboratorium Teknologi
Pertempuran dengan zerg


__ADS_3

Zerg yang masih selamat dari dua jenis serangan sinar plasma yang dikeluarkan oleh tank dan juga misil fusi nuklir yang ditembakan oleh pasukan terus bergerak mendekat ke arah formasi pertahanan para pasukan. Meskipun terdapat ribuan zerg yang mati karena serangan serangan sebelumnya, namun nyatanya jumlah ini hanyalah jumlah kecil dari jumlah zerg yang menyerang wilayah barat daya dari benteng pertahanan ini, secara keseluruhan jumlah zerg yang menyerang ke bagian barat daya benteng pertahanan hampir mendekati seratus ribu sementara pasukan pertahanan yang dipimpin oleh Jenderal Andika hanya berjumlah dua puluh ribu yang jelas lebih sedikit dari jumlah zerg tersebut.


"Semuanya bersiap untuk memulai konfrontasi nyata dengan zerg!" Saat para zerg sudah mencapai jarak 1 kilometer dari posisi mereka saat ini jenderal Andika segera berkata kepada seluruh pasukan di benteng bagian barat daya menggunakan saluran komunikasi yang terhubung kepada setiap orang.


Para pasukan yang mendengar perintah dari jenderal Andika mulai mengubah formasi mereka. Beberapa orang tentara pergi menuju ke arah barikade dan mulai membidik para zerg menggunakan senjata energi di tangan mereka, mereka tidak langsung menembak karena jarak jangkauan senjata energi di tangan mereka tidak bisa mencapai 1 kilometer, peluru energi hanya dapat bertahan sampai 700 meter dan setelahnya energi yang ada pada peluru secara bertahap akan menghilang dengan semakin jauhnya jarak yang ditempuh.


Para pasukan yang membidik para zerg masih menunggu para zerg masuk ke jarak serangan 700 meter dari senjata di tangan mereka, sambil menunggu hal itu setiap saat tank dan peluncur misil akan terus membombardir zerg untuk mengurangi jumlah zerg saat bentrokan langsung terjadi selanjutnya.

__ADS_1


Zerg juga sangat pintar, melihat banyak teman teman mereka yang tewas oleh senjata para pribumi di depan mereka akhirnya para zerg ini memilih untuk lebih menjaga jarak satu sama lain dan tidak lagi bergerombol seperti sebelumnya, karena hal ini jumlah kematian dari setiap serangan dapat diminimalisir sampai batas tertentu yang membuat para pasukan pertahanan merasa sedikit terancam meskipun dengan kecerdasan para zerg ini. Setelah menunggu beberapa menit lagi akhirnya para zerg telah mencapai jarak tembak senjata energi dan suara plasma dan elektromagnetik yang membakar udara segera terdengar melesat ke arah para zerg, bukan hanya pasukan yang berada di belakang barikade yang menembakan senjata mereka, tetapi semua tentara yang masih dalam formasi bertahan di belakang mereka juga menembaki dengan intens menggunakan senjata energi di tangan mereka.


Hujan plasma dan elektromagnetik segera mengenai para zerg dan mendaratkan beberapa luka besar dan kecil pada tubuh mereka, meskipun begitu hanya sebagian kecil dari zerg yang langsung mati setelah terkena hujan peluru elektromagnetik dan juga plasma, sebagian besar zerg hanya mengalami luka ringan dan berat namun dengan cepat pulih setelah beberapa saat. Serangan para pasukan ini juga lebih fleksibel daripada serangan tank dan peluncur misil dan karena senjata energi hanya membidik 1 zerg setiap kalinya maka kemungkinan membunuh zerg juga lebih tinggi daripada menggunakan tank dan peluncur misil. 


Para zerg terus maju sampai akhirnya memasuki area ladang ranjau yang berada pada jarak 200 meter dari tempat pasukan pertahanan yang dipimpin oleh jenderal Andika berada. Ledakan demi ledakan membunuh beberapa zerg sekaligus, tapi para  zerg cukup pintar dan membiarkan beberapa zerg untuk maju dan membersihkan ranjau ranjau yang ada dengan mengorbankan diri mereka untuk meledakan ranjau tersebut.


Tidak perlu waktu lama kedua belah pihak akhirnya melakukan kontak mata secara langsung untuk pertama kalinya, barikade yang terbuat dari tombak besi membuat para zerg yang lebih gegabah memilih untuk melompatinya namun karena struktur tubuh mereka tidak mendukung untuk melakukan lompatan para zerg ini akhirnya tertusuk oleh tombak tajam barikade, zerg lainnya yang melihat hal ini menjadi lebih enggan untuk melompat dan harus beberapa kali mencari jalan untuk terus maju. 

__ADS_1


Dengan seluruh indra zerg yang sangat tajam para zerg yang sudah mulai memasuki area yang dipenuhi barikade tersebut juga menemukan adanya tentara yang bersembunyi di sekitar mereka, para zerg ini kemudian memutar arah menuju arah pasukan tersebut dan melancarkan serangan menggunakan cakar dan ekor mereka. Untungnya para tentara ini siap menghadapi serangan dari zerg, mereka segera mengaktifkan perisai elektromagnetik dari armor mekanis untuk menghentikan serangan zerg kemudian mengayunkan lightsaber plasma untuk menebas zerg tersebut.


Zerg terus berdatangan dan terus menyerang para pasukan di area blokade, perisai elektromagnetik terus diserang sehingga menghabiskan sebagian besar energi dari armor mekanis. Untuk menghentikan energi armor mekanis habis lebih cepat satu persatu tentara mulai mematikan perisai elektromagnetik dan menghadapi zerg dengan mengandalkan paduan logam dari armor mekanis untuk pertahanan mereka.


Untungnya armor mekanis cukup kuat untuk menahan setiap serangan para zerg setelah berganti bahan baku logam menjadi logam paduan Mirilium sehingga tidak menimbulkan kerusakan apapun pada armor mekanis bahkan jika orang yang memakai armor mekanis tersebut terlempar beberapa meter jauhnya setelah diserang menggunakan ekor oleh para zerg. Meskipun serangan serangan zerg ini tidak secara langsung melukai mereka tapi para pasukan tetap mengalami rasa sakit setelah tiba tiba terlempar karena serangan tersebut, beberapa organ dalam mereka terguncang karena efek inersia sehingga mengurangi kekuatan penuh dari para pasukan ini.


Tentu saja sebagai seorang prajurit orang orang ini tidak akan mudah menyerah dengan sedikit rasa sakit di tubuh mereka, dengan bantuan asisten kecerdasan buatan yang membantu mengendalikan armor mekanis untuk berdiri para prajurit ini mulai menjaga jarak aman dan menyerang jika ada kesempatan. Para zerg juga mencapai formasi pertahanan yang dibuat oleh para pasukan ini dan mulai menyerang secara membabi buta ke arah para prajurit dan juga berencana merusak tank yang saat ini terus menembaki para zerg menggunakan senjata sekundernya.

__ADS_1


Di bagian tenggara benteng pertahanan memiliki situasi pertempuran yang serupa dengan yang ada di bagian barat daya, direktur Mahendra mengatur barikade dan ranjau kemudian mengirim tank dan peluncur misil untuk mengurangi jumlah zerg sebelum akhirnya memulai bentrokan nyata dengan para zerg ini. Meskipun masing masing bagian tenggara dan bagian barat daya hanya memiliki sepuluh ribu tentara namun setelah pengurangan yang dilakukan oleh semua tindakan sebelumnya jumlah zerg yang sebelumnya berjumlah hampir seratus ribu di bagian tenggara dan barat daya membuat setengah dari jumlah zerg ini tewas.


__ADS_2