
Pagi hari keesokan harinya Dimas masih tidur namun nyatanya saat ini kesadarannya sedang meneliti gen zerg yang diperoleh dari sarang, telur, dan bayi zerg. Dimas menemukan bahwa gen yang ada di sarang zerg dan gen yang ada di zerg itu sendiri agak berbeda. Gen zerg yang ada di sarang zerg tidak terlalu aktif dan hanya memiliki fungsi untuk menyerap energi panas dan menghasilkan telur zerg. Namun saat sarang zerg menghasilkan zerg maka gen yang ada di zerg akan lebih aktif dan cenderung menginfeksi makhluk lainnya untuk menjadikannya bagian dari zerg.
"Gen ini sangat rumit, pengetahuan biologi dasar saat ini masih belum bisa menguraikan sebagian kecil dari gen zerg ini" Dimas bergumam sambil melihat gen di bawah mikroskop.
Pengetahuan yang dimiliki Dimas sangat terbatas dan hanya dapat menguraikan beberapa hal dari gen zerg yang mana semuanya juga sudah diketahui Dimas dari pengetahuan mengenai zerg yang diberikan laboratorium kepadanya saat Dimas menemukan sarang zerg di depan rumahnya. Dari pengetahuan itu juga Dimas tau bahwa semakin tinggi tingkat evolusi ras zerg maka gen yang ada di tubuh mereka akan semakin padat dan komplek.
"Seperti yang diharapkan dari ras tingkat tinggi dengan evolusi yang tidak terbatas, ditambah dengan kemampuan infeksi yang dapat membuat ras lain menjadi bagian dari zerg dan juga kemampuan regenerasi zerg yang sangat cepat itu hampir sama seperti zombie deadpool yang bisa berevolusi menjadi lebih kuatĀ dan mendapat kekuatan baru" Dimas menghela nafasnya
Penelitian telah mencapai kebuntuan saat ini, meskipun Dimas dapat terus meneliti secara perlahan sembari meningkatkan pengetahuannya mengenai biologi namun Dimas tidak ingin membuang banyak waktu dengan meneliti gen zerg saja. Lingkungan permukaan Bumi secara bertahap menjadi semakin tidak cocok dengan tempat hidup manusia atau makhluk hidup lainnya. Dimas ingin untuk memperbaiki lingkungan Bumi kembali normal atau setidaknya membuat kubah kaca besar yang akan memiliki ekosistem buatan di dalamnya untuk keluarganya tinggal.
Ditambah dengan kenyataan bahwa tabrakan meteor dibuat oleh ras alien yaitu zerg yang akan terus berkembang di Bumi maka Dimas harus membuat beberapa hal yang bisa digunakan untuk menangani zerg ini dan melindungi keluarganya. Dimas harus terlebih dahulu menyingkirkan semua zerg beserta sarangnya dari Bumi sebelum dirinya memulihkan lingkungan di Bumi. Jika suhu Bumi kembali ke suhu normalnya dan sinar matahari kembali mencapai permukaan maka zerg akan lebih mudah menyerap panas dan mempercepat evolusi mereka daripada sebelumnya.
"Sepertinya satu orang tidak akan cukup untuk melakukan hal ini, haruskah aku membangun kelompok khusus untuk memimpin Bumi?" Sebuah pikiran terlintas di otak Dimas namun segera setelahnya dia menggelengkan kepalanya
__ADS_1
"Membangun kelompok sendiri dari awal akan memakan banyak waktu, belum lagi akan sangat sulit untuk mencari bakat bakat di berbagai bidang, bahkan jika bakat itu ditemukan mereka masih belum tentu mau bergabung dengan kelompokku. Apa aku harus bekerja sama dengan negara?" Dimas bergumam sambil memikirkan beberapa hal di kepalanya.
Karena kemajuan penelitian melambat jadi Dimas memutuskan untuk menghentikan sementara penelitian gen zerg, dia ingin meneliti barang yang lebih berguna untuk dirinya saat ini seperti armor mekanik yang sepenuhnya tertutup dan juga kendaraan maglev yang bisa bergerak dengan bebas di lingkungan apapun. Objek penelitian baru sudah diputuskan jadi Dimas memutuskan untuk mengistirahatkan otaknya sejenak dan pergi sarapan.
Kesadaran Dimas meninggalkan laboratorium dan Dimas di dunia nyata bangun, terlebih dahulu dia meregangkan tubuhnya yang dari saat kesadarannya masuk ke laboratorium tidak pernah bergerak. Tidak butuh waktu lama untuk Dimas selesai melakukan peregangan dan mandi di kamar mandi, dimas tidak mandi dalam waktu yang lama dan keluar 10 menit kemudian. Saat Dimas selesai mandi makanan yang dimasak oleh ibunya baru saja selesai dimasak dan mereka bertiga makan dengan hikmat.
Sementara keluarga Dimas masih makan makanan yang telah disiapkan saat ini di luar tempat perlindungan sebuah mobil baja khusus dengan logo tentara di bagian sampingnya berhenti di depan pintu masuk tempat perlindungan keluarga Dimas. Beberapa orang dengan jaket tebal bercorak militer turun dari mobil baja itu dan melihat pintu masuk tempat perlindungan keluarga Dimas.
"Kau bilang kelompok orang dengan senjata ilegal itu ada disini?" Salah seorang militer bertanya kepada orang di dalam mobil baja yang adalah bos penjarah yang kemarin ingin menjarah tempat perlindungan keluarga Dimas.
Kemarin malam kelompok mereka telah membuat laporan bahwa mereka telah dirampok oleh Dimas dan ayahnya, mereka mengatakan bahwa Dimas dan ayahnya membawa senjata api sehingga mereka tidak berani melawan karena takut ditembak. Tentara yang menerima laporan akhirnya melapor kepada atasan mengenai kasus perampokan ini dan mendapat tugas untuk menyelidiki kebenarannya bersama beberapa tentara lainnya.
Kepolisian saat ini hanya ditugaskan di dalam tempat perlindungan resmi untuk menertibkan keadaan di sana, jadi untuk tugas selain yang berada di tempat perlindungan resmi akan secara langsung ditangani oleh militer. Meskipun terdengar terlalu berlebihan namun nyatanya efisiensi menyelesaikan tugas jadi lebih terjamin.
__ADS_1
Setelah mengkonfirmasi hal itu empat orang tentara dengan senapan serbu mendekati pintu masuk tempat perlindungan.
Tidak ada bel atau peralatan sejenisnya di pintu masuk perlindungan, seorang tentara hanya mengetukan moncong senjata dengan pintu tempat perlindungan yang membuat suara benturan besi yang lumayan keras. Di ruang tengah tempat perlindungan keluarga Dimas yang saat ini masih sarapan mendengar bunyi yang dibuat oleh para tentara di luar.
Keluarga itu tiba tiba menjadi waspada, acara sarapan pagi telah dihentikan secara paksa dan mereka bertiga saling memandang.
"Apa itu kelompok penjarah kemarin? Jika itu benar benar mereka maka kemungkinan mereka tidak akan sama dengan sebelumnya, bisa jadi mereka juga memiliki senjata api sekarang" Ibu Dimas berbicara dengan perasaan takut.
"Berhentilah berpikir secara berlebihan, sebaiknya kalian kembali ke kamar kalian masing masing dan biarkan aku menghadapinya" Ayah Dimas saat ini sudah berdiri dan mengambil pistol dari brankas yang ada tersembunyi di balik foto keluarga mereka.
"Ayah, bawa ini, ini adalah temuanku yang bisa membantu ayah nanti" Dimas tidak bisa menghentikan ayahnya, dia tau dari nada bicara ayahnya tadi bahwa perintah ayahnya tidak bisa dibantah, jadi Dimas hanya memberikan perangkat perisai elektromagnetik yang telah diatur ulang oleh Dimas.
Ayah Dimas memasang perangkat perisai elektromagnetik di tangannya tanpa mempertanyakan apapun kepada Dimas kemudian pergi menuju arah pintu masuk tempat perlindungan. Ibu Dimas dan juga Dimas juga masuk ke kamar masing masing tapi Dimas kembali keluar dari kamar secara diam diam beberapa saat kemudian sambil membawa senjata elektromagnetik di tangannya.
__ADS_1
Di depan pintu masuk tempat perlindungan tentara masih membenturkan moncong senjata ke pintu masuk beberapa kali sampai akhirnya ayah Dimas membuka pintu tempat perlindungan sambil mengacungkan pistol. Adegan membeku sejenak sampai akhirnya para tentara bertindak terlebih dahulu.
"Jangan bergerak! Letakan senjatamu!" Salah seorang tentara berteriak sambil menodongkan senapan serbu kepada ayah Dimas yang masih bingung dengan keadaan.