Laboratorium Teknologi

Laboratorium Teknologi
Pertemuan Virtual


__ADS_3

Ruang pertemuan virtual yang dibuat khusus ada enam orang sedang duduk mengelilingi meja yang melingkar di tengah, keenam orang ini adalah Dimas beserta eksekutif Garuda lainnya dan juga presiden Jokowi yang perlu membahas masalah mendesak yang kemungkinan mengganggu mereka.


Semua orang memandang profesor Surya yang telah meminta melakukan pertemuan virtual ini, profesor Surya mengerti maksud semua orang yang ingin dirinya segera memulai pertemuan jadi dirinya segera berdiri dan memanggil beberapa panel virtual berisi komunikasi para sarang zerg yang masih berlanjut sampai saat ini, profesor Surya mendorong panel virtual tersebut kepada masing masing orang di ruang pertemuan tersebut.


"Saat ini kita berada di dalam bahaya diserang oleh gerombolan zerg!" Ucap profesor Surya dengan serius.


Semua orang tau dalam pertemuan penting bercanda adalah hal yang dilarang, semua orang segera segera memasang tampang serius mereka dan mengambil masing masing panel virtual yang diarahkan kepada mereka, mereka membaca teks berupa dialog yang isinya terus menerus diperbaharui namun mereka tidak memahami konteks dari dialog itu dan agak bingung.


Dimas melihat teks dialog yang terus bermunculan dan mengubah ekspresi wajahnya menjadi penampilan terkejut dan tidak percaya. Dimas akhirnya mengetahui kenapa profesor Surya sangat panik dan secara tergesa gesa memulai pertemuan virtual ini, dia menatap profesor Surya yang menunggu mereka selesai memahami teks dialog ini kemudian Dimas melirik empat orang lainnya yang masih terus membaca teks dialog yang terus menerus muncul yang mana sepertinya mereka belum memahami teks dialog tersebut.

__ADS_1


Tidak seperti profesor Surya yang menunggu semua orang memahami isi teks tersebut Dimas langsung bertanya kepada profesor Surya "Profesor Surya, apa ini komunikasi yang dilakukan oleh sarang zerg? Apakah saat ini sarang zerg yang telah kita tangkap dapat berkomunikasi dengan seluruh sarang zerg yang ada di Bumi?"


Perkataan Dimas langsung menarik perhatikan empat orang lainnya, kemudian setelah mencocokan perkataan Dimas dan teks dialog yang terus menerus muncul di panel virtual mereka akhirnya juga memahami bahwa hal ini sangat berbahaya.


"Benar, kalian pasti menemukan gelombang infrasonik yang sangat kuat melewati tempat kalian sebelumnya, setelah gelombang infrasonik melewati laboratorium tempat aku berada sekarang sarang zerg di laboratorium ini tiba tiba dapat berkomunikasi dengan semua sarang zerg di Bumi" Profesor Surya menganggukan kepala membenarkan perkataan Dimas.


"Sebelumnya kami menemukan bahwa jarak komunikasi yang bisa dilakukan oleh sarang zerg adalah jarak yang sama dengan luas wilayah yang dikuasainya, zerg yang berada di luar wilayah yang dikuasai sarang zerg tidak akan menerima perintah dari sarang zerg tersebut karena gelombang infrasonik yang dibuat oleh sarang zerg tidak bisa mencapai tempat zerg tersebut berada" Ucap profesor Surya 


"Tampaknya profesor Surya benar, dari dialog yang dilakukan oleh para sarang zerg ini sepertinya mereka sudah mulai mengirim pasukan menuju berbagai tempat perlindungan manusia yang ada di seluruh tempat di Bumi untuk menguji kekuatan manusia" Direktur Mahendra berkata setelah melihat riwayat teks dialog yang telah ada sebelumnya.

__ADS_1


Semua orang terdiam untuk beberapa saat, mereka tidak tau apakah akan ada sarang zerg yang mengerahkan pasukan zerg untuk menyerang pulau kalimantan ini. Tapi semua orang tau bahwa semua sarang zerg di kalimantan sudah dihilangkan sehingga kemungkinan untuk diserang oleh zerg akan sangat kecil, kecuali sarang zerg di luar pulau kalimantan seperti di lautan atau di pulau lain seperti sumatera dan sulawesi yang bersebelahan dengan pulau kalimantan tidak berencana menyerang manusia di pulau tersebut dan langsung menyerang pulau kalimantan maka tidak ada ancaman pada pulau kalimantan untuk saat ini.


Dimas berpikir bahwa setelah zerg bergerak dan secara aktif menyerang tempat perlindungan manusia maka saat ini merupakan waktu yang tepat untuk membuat benteng pertahanan yang untuk melindungi wilayah mereka agar tidak secara langsung diserang oleh zerg nantinya.


Dimas berdiri dan menarik perhatian semua orang, Dimas kemudian berkata "Saat ini zerg sudah mulai menyerang wilayah tempat perlindungan manusia, tentu saja kita tidak ingin orang orang yang telah kita kumpulkan dari seluruh tempat di Indonesia diserang oleh para zerg ini jadi aku menyarankan untuk kita mempercepat proses evakuasi penduduk dari wilayah lain dan memulai pembangunan benteng pertahanan yang aku usulkan sebelumnya"


Dimas kemudian menampilkan peta pulau kalimantan dan membuat lingkaran besar yang membentang sangat luas "Lingkaran ini akan menjadi tempat dimana benteng pertahanan didirikan, aku telah mempertimbangkan untuk mengelilingi seluruh pulau kalimantan dan memilih membangun benteng pertahanan membentuk lingkaran yang mengelilingi semua fasilitas yang kita perlukan di dalamnya"


Semua orang memikirkan hal ini, jika para zerg menyerang pulau kalimantan kemungkinan wilayah sekitar telah diserang oleh para zerg terlebih dahulu, pada saat para zerg ini menyerang wilayah sekitar maka mereka sudah harus selesai dengan proses evakuasi penduduk wilayah lain menuju pulau kalimantan. Dari informasi yang telah disebarkan oleh sarang zerg di tempat profesor Surya maka serangan yang dilakukan ke wilayah pulau kalimantan kemungkinan akan lebih besar dari serangan yang dilakukan di tempat lain. Namun sumber daya yang mereka miliki saat ini sangat terbatas meskipun sudah mengumpulkan banyak sumber daya dari wilayah lainnya, bahkan jika seluruh sumber daya ini dihabiskan untuk membangun benteng pertahanan di tempat yang dilingkari oleh Dimas mereka dapat memastikan benteng pertahanan tersebut dapat diselesaikan.

__ADS_1


"Kalian tidak perlu khawatir dengan sumber daya yang akan digunakan untuk pembangunan benteng pertahanan, aku bisa mendaur ulang semua bangunan yang saat ini tidak lagi bisa digunakan untuk dicampur dengan bahan lain agar menciptakan semen paduan yang lebih kuat dan lebih cepat kering. Yang aku butuhkan adalah aku ingin mengambil alih semua robot pekerja untuk sementara dan juga aku ingin pasokan bahan baku suku cadang robot pekerja ditingkatkan sehingga akan ada lebih banyak robot pekerja untuk mempercepat pembangunan benteng pertahanan" Dimas tentu saja tau masalah ini lebih dari yang lainnya, bahan seperti semen dan besi yang harus digunakan dalam pembangunan harus merupakan produk teknologi baru yang lebih kuat dari semen dan besi yang seharusnya, dia perlu meneliti dan membuat komposisi semen yang baik dan melebur logam jenis baru untuk pembangunan benteng pertahanan ini


__ADS_2