Laboratorium Teknologi

Laboratorium Teknologi
Menjelaskan Zerg


__ADS_3

"A, tampilkan lokasi jatuhnya serpihan meteor terdekat dari tempat ini" Dimas berkata kepada kecerdasan buatan yang berada di jam tangannya.


Dengan perintah dari Dimas, bagian kepala jam tangan yang memproyeksikan tampilan di sekitar tempat perlindungan keluarga Dea sebelum jatuhnya meteor mulai bergeser sampai ke tempat jatuhnya serpihan meteor terdekat dari tempat perlindungan ini. Dimas melihat data geografi dari tempat jatuhnya serpihan meteor dan melihat diameter serpihan meteor menemukan adanya kejanggalan dari data dan kenyataan saat ini.


"Ini aneh, seharusnya perhitungan pertumbuhan sarang zerg yang dibuat tidak memiliki kesalahan. Sarang zerg ini berkembang lebih cepat dari jadwal dan wilayah invasi mereka terlalu luas untuk mencapai 14 kilometer jauhnya dari sarang mereka" Dimas bergumam pada dirinya sendiri.


Meskipun Dimas bergumam pada dirinya sendiri tapi semua orang di sekitar masih dapat mendengar apa yang Dimas gumamkan dengan jelas, dari apa yang digumamkan oleh Dimas mereka dapat memastikan bahwa ini bukan pertama kalinya Dimas berurusan dengan makhluk bernama zerg ini bahkan Dimas dapat menebak dimana sarang mereka berada.


"Dimas, sepertinya kau sangat familiar dengan apa yang kau sebut zerg ini, apa kau pernah berurusan dengan mereka?" Dea bertanya kepada Dimas.


Dimas mengangguk kemudian berkata kepada semua orang disana "Sebelumnya aku menemukan sarang zerg ini sebanyak dua kali, yang pertama aku temukan di dekat tempat perlindungan kami tapi sarang zerg itu masih terlalu muda sehingga sarangnya masih belum terbentuk" 


Saat Dimas menjelaskan kepada mereka semua tentang sarang zerg, A memproyeksikan sarang zerg yang Dimas ambil di depan rumahnya. Semua orang melihat penampilan sarang zerg yang dimaksud oleh Dimas yang terlihat seperti anakan pohon.


"Pohon?" Dea sedikit ragu dan bertanya apakah Dimas salah memproyeksikan sarang zerg.

__ADS_1


"Itu memang seperti pohon, tapi berbeda dengan pohon di Bumi pohon ini memiliki kesadaran setelah mencapai tahap tertentu" Proyeksi dari sarang zerg yang Dimas ambil dari pinggiran kota kemudian diproyeksikan oleh A.


Kedua sarang zerg diproyeksikan bersebelahan memperlihatkan perbedaan yang sangat jelas di antara keduanya. Semua orang terlihat kaget dengan proyeksi dari pohon lainnya yang terlihat sangat berbeda dari tumbuhan manapun di Bumi terlebih bagian akarnya yang terus bergerak seperti makhluk hidup.


"Pohon ini adalah sarang zerg yang telah memiliki kesadaran dan memiliki kemampuan untuk menghasilkan telur zerg, akar yang bisa bergerak dengan bebas tidak digunakan untuk menyerap air tetapi digunakan untuk menyerap panas dari dalam Bumi yang merupakan energi utama bagi mereka untuk membesarkan zerg" Ucap Dimas.


Dimas kemudian memberikan pengenalan singkat mengenai ciri ciri sarang zerg seperti urat hijau yang terus berdetak, mampu tumbuh tanpa cadangan air bahkan tidak memerlukan fotosintesis. 


"Pada sarang zerg yang ada di pinggiran kota ada beberapa bayi zerg yang baru menetas, berbeda dengan bentuk semut yang ada disekitar sini zerg di sarang itu memiliki bentuk seperti belalang sembah dan bergerak dengan sangat gesit" Dimas melanjutkan penjelasannya mengenai zerg dengan bantuan proyeksi holografik.


"Jadi menurutmu meteor yang menabrak Bumi itu membawa alien yang disebut zerg ini dan sekarang Bumi sekarang sedang diinvasi oleh alien?" Dea bertanya untuk kesekian kalinya kepada Dimas.


Dimas hanya mengangkat bahunya dan berkata "Dari dua tempat jatuhnya serpihan meteor yang tiba tiba muncul pohon aneh yang merupakan sarang zerg maka meteor yang menabrak Bumi kemungkinan besar yang membawa zerg ini ke Bumi, atau mungkin meteor itu membawa virus yang memutasi beberapa serangga di Bumi tapi gen mereka sama sekali bukan sesuatu yang seharusnya ada di Bumi".


Dengan ini semua orang jatuh dalam pikiran yang dalam. Dimas yang melihat mereka seperti itu menghela nafas dan menggelengkan kepalanya, Dinas tidak bisa mengatakan tau pasti asal zerg ini atau orang orang nantinya akan mencurigai Dimas.

__ADS_1


"Sekarang bukan saatnya memikirkan zerg ini, sebaiknya kita cari jalan keluar dan memberitahu tempat perlindungan resmi tentang zerg ini dan menyerang sebelum zerg berkembang lebih jauh lagi" Ucap Dimas yang membuat mereka semua akhirnya tersadar dari pikiran mengenai asal usul zerg.


"Ya itu benar, karena ada Dimas yang bisa memperbaiki berbagai peralatan jadi mungkin kau bisa memperbaiki alat komunikasi radio seperti HT dan sejenisnya?" Yang pertama tersadar dari pikiran tentang asal usul zerg adalah ayah Dea.


"Aku bisa memperbaikinya tapi aku pikir itu tidak perlu, anggota tentara yang bertugas keluar pasti akan membawa HT untuk komunikasi kan?" Dimas berkata kepada ayah Dea pada awalnya dan kemudian bertanya kepada keempat tentara yang berdiri di belakang mereka.


Salah satu dari keempat tentara itu kemudian mengeluarkan HT dari balik jaket tebalnya dan ingin menyerahkannya kepada Dimas, namun Dimas menolak dan menyuruhnya menghubungi tempat perlindungan resmi untuk mengirim dua buah helikopter untuk menjemput mereka.


Di tempat perlindungan resmi kolonel Bayu baru saja menerima panggilan komunikasi dari tentara yang pergi bersama Dimas dan memiliki penampilan serius di wajahnya saat ini. Apa yang disampaikan oleh tentara yang pergi bersama Dimas terdengar tidak masuk akal entah itu zerg yang disebutkan oleh mereka atau meteor yang membawa virus, namun karena saat ini keselamatan Dimas yang telah menjadi sosok setingkat ilmuwan yang memungkinkan negara mereka memiliki fusi nuklir kolonel Bayu merasa perlu untuk mengirim pasukan.


"Kirim dua buah helikopter ke lokasi profesor Dimas dan yang lainnya berada!" Kolonel Bayu memberi perintah.


"Kolonel, bagaimana dengan pasukan untuk membantu mereka jika apa yang mereka sebut zerg itu benar?" Seorang letnan kolonel berkata kepada kolonel Bayu.


Kolonel Bayu berpikir sebentar, sebuah meteor membawa virus yang membuat beberapa serangga bermutasi seperti plot sebuah cerita atau sejenisnya namun nyatanya di dunia nyata memang ada beberapa meteor yang membawa virus.

__ADS_1


"Kirim pasukan menggunakan helikopter lain ke lokasi profesor Dimas, bawa beberapa peluru bius dan pastikan untuk menangkap beberapa makhluk yang disebut zerg itu hidup hidup jika memang benar adanya" Setelah beberapa saat berpikir kolonel Bayu akhirnya membuat keputusan dan mengirim pasukan tambahan untuk menjemput Dimas dan juga bisa digunakan untuk menangkap apa yang disebut zerg yang kemungkinan adalah serangga yang bermutasi atau alien dari luar Bumi.


__ADS_2