
Ayah Dimas maupun Dimas yang bersembunyi di belakang kaget karena yang ada di depan pintu masuk tempat perlindungan mereka bukanlah kelompok penjarah tetapi orang orang dari militer. Ayah Dimas yang sebelumnya telah menodongkan pistol ke wajah salah satu tentara saat ini dengan sigap menjatuhkan pistol itu ke tanah dan mengangkat tangannya. Salah satu tentara kemudian memborgol dan menjaga ayah Dimas sementara tiga orang lainnya masuk ke tempat perlindungan untuk mengamankan orang lain di tempat perlindungan ini.
Awalnya para tentara ingin secara baik baik memeriksa semua tempat di tempat perlindungan ini untuk mencari senjata api yang disebutkan oleh orang orang yang melapor tadi malam, namun tindakan ayah Dimas yang langsung menodongkan pistol ke arah mereka begitu membuka pintu masuk tempat perlindungan membuat para tentara tidak perlu lagi mencari senjata api dan tinggal mengamankan orang orang di tempat perlindungan ini.
"Bagaimana tentara menyerang tempat perlindungan warga biasa? Apa mereka menyalahgunakan kekuasaan dan merampok tempat perlindungan pribadi untuk keuntungan sendiri?" Dimas melihat semuanya dari ayahnya yang baru membuka pintu sampai akhirnya para tentara masuk dan merasa ada yang salah dalam hal ini.
Dimas tidak berminat untuk memakai otaknya saat ini, dia dengan cepat meleburkan pistol elektromagnetik di tangannya menjadi atom dengan bantuan laboratorium. Saat tiga orang tentara mencapai ruang tengah, mereka segera memperhatikan Dimas dan memasangkan borgol di tangannya seperti ayahnya. Ibu Dimas yang berada di kamarnya juga mengalami perlakuan yang sama dan mereka sekeluarga dikumpulkan di ruang tengah dengan keadaan diborgol.
"Permisi pak, bagaimana kalian bisa menyerang tempat perlindungan warga biasa?, apa kalian ingin merampok persediaan kami?" Ibu Dimas tidak tahan dengan perlakuan para tentara dan segera bertanya kepada mereka.
Salah seorang tentara mengangkat kertas transparan dengan pistol di dalamnya dan berkata "Kalian terbukti memiliki kepemilikan senjata api ilegal, meskipun saat ini Bumi sedang sekarat namun aturan negara masih terus berlaku sampai saat ini"
"Pistol itu hanya untuk melindungi diri, di lingkungan Bumi yang seperti ini pasti ada beberapa orang yang akan melakukan segala cara untuk bertahan hidup bahkan jika itu harus membunuh orang. Kami bisa menggunakan pistol ini untuk membuat orang orang ini tidak mengganggu kita-"
__ADS_1
"Kalian juga bisa menggunakan pistol ini untuk mengancam orang lain agar menyerahkan persediaan mereka" Tentara yang memegang plastik berisi pistol itu memotong perkataan ibu Dimas.
Beberapa tentara lagi datang membantu keempat tentara untuk menggeledah seluruh tempat perlindungan dan menemukan pistol lainnya yang disimpan oleh keluarga Dimas. Barang barang lain yang mencurigakan seperti reaktor fusi nuklir yang disimpan oleh Dimas di kamarnya di kamarnya juga dibawa dan dianggap sebagai sesuatu yang mirip bom tempel.
Beberapa barang lain juga diambil dari kamar Dimas yang mana Dimas mengenali semua itu adalah beberapa barang yang dirakit oleh dirinya dan kakaknya beberapa tahun yang lalu. Tentara itu mengangkut semua barang yang dirakit oleh Dimas dan kakaknya dari kamar Dimas menuju ruang tengah dengan beberapa kali bolak balik.
Keringat tentara yang bolak balik mengambil barang barang rakitan dari kamar Dimas menitik ke lantai saat dirinya selesai meletakan kotak barang terakhir ke ruang tengah.
"Kapten, sepertinya suhu di tempat perlindungan ini lebih hangat dari tempat perlindungan resmi, bahkan aku sangat berkeringat saat ini" Tentara yang sebelumnya memindahkan barang dari kamar Dimas mendatangi tentara lain yang merupakan orang yang sama dengan yang membalas perkataan ibu Dimas sebelumnya.
Kapten itu sangat terkejut dengan apa yang dikatakan oleh tentara di depannya, setelah itu dia juga akhirnya menyadari bahwa beberapa bagian tubuhnya juga berkeringat dan juga merasa gerah.
"Jangan memikirkan hal lain terlebih dahulu, lakukan tugasmu dengan serius!" Meskipun kapten penasaran dengan bagaimana tempat perlindungan ini masih begitu hangat sampai membuat dirinya dan tentara lainnya berkeringat karena mengenakan jaket tebal di dalam tempat perlindungan, tapi dirinya masih tetap memprioritaskan tugas yang diperintahkan oleh atasan.
__ADS_1
Seluruh tempat perlindungan keluarga Dimas selesai digeledah dan semua barang mencurigakan dipindahkan bersama keluarga Dimas menggunakan mobil baja lainnya yang baru saja datang untuk mengangkut semua barang mencurigakan yang sebagian besar diambil dari kamar Dimas.
Keluarga Dimas dibawa ke tempat perlindungan resmi namun kali ini mereka tidak pergi ke area pasar tetapi dibawa masuk ke tempat perlindungan resmi yang ada 10 meter di bawah tanah. Begitu Dimas dan keluarganya memasuki tempat perlindungan pribadi apa yang mereka lihat adalah hamparan manusia di seluruh tempat, mereka semua adalah orang orang yang tinggal di tempat perlindungan resmi ini yang mana karena terlalu banyak orang mereka mau tidak mau harus tidur di berbagai tempat bahkan di lorong.
Saat ini masih pagi dan sarapan baru saja diberikan kepada setiap orang di tempat perlindungan, Dimas melihat bahwa apa yang mereka makan hanyalah jamur yang bisa dibudidayakan tanpa memerlukan banyak cahaya untuk melakukan fotosintesis. Melihat makanan dari tempat perlindungan resmi yang sangat menyedihkan Dimas dan kedua orang tuanya tiba tiba memikirkan makanan yang mereka makanan sebelumnya jauh lebih baik dari yang mereka pikirkan sebelumnya.
Keluarga Dimas terus digiring menyusuri lorong dan dibawa ke ruang interogasi yang ada di tempat perlindungan sedangkan barang barang yang dibawa dari tempat perlindungan mereka diselidiki oleh beberapa orang di ruang terpisah. Ketiga orang itu diinterogasi di ruang yang berbeda dan disuruh untuk menjawab berbagai pertanyaan umum yang digunakan untuk menginterogasi. Mereka bertiga menjawab apa adanya tanpa ada kebohongan sedikitpun, tentu saja untuk Dimas hal seperti laboratorium teknologi di benaknya masih perlu dirahasiakan
Sementara itu di ruang lainnya yang digunakan untuk memeriksa barang barang yang diambil dari tempat perlindungan keluarga Dimas saat ini tengah mengalami keributan besar. Seorang tentara yang memiliki pengetahuan mengenai fisika nuklir menemukan bahwa apa yang dikira bom tempel mengalami fusi nuklir dan energi yang dihasilkan mampu menyalakan listrik di tempat perlindungan resmi selama beberapa hari.
"Ini fusi nuklir!, ini bukan bom sama sekali tapi pembangkit listrik fusi nuklir dalam ukuran kecil!" Tentara itu berkata dengan penuh semangat.
Tentara yang masing masing memeriksa barang barang mencurigakan di tangan mereka merasa kaget dan mendekat ke orang itu untuk melihat lebih jelas reaktor fusi nuklir itu. Mereka kemudian melihat barang barang di tangan mereka yang sepertinya barang berteknologi yang dirakit dengan beberapa perangkat seadanya mulai berfantasi bahwa kelompok tentara mereka kali ini telah menangkap penjahat dengan teknologi super di tangannya.
__ADS_1