
Dimas keluar dari pintu belakang kendaraan maglev sambil mengendarai motor maglev menuju pos jaga yang dijaga oleh para tentara, para tentara ini adalah tentara yang memang bertugas di tempat perlindungab ini dan bukannya tentara yang dibawa dari pulau kalimantan. Para tentara ini tercengang saat melihat Dimas mengendarai motor yang tampak melayang tanpa roda dan menggunakan pakaian berteknologi tinggi, meskipun begitu mereka dengan cepat menenangkan diri karena sebelumnya mereka telah melihat banyak kendaraan yang juga melayang dan juga beberapa prajurit mengenakan pakaian yang serupa dengan Dimas.
Dimas berhenti di pos jaga, menampilkan kartu eksekutif Garudanya dalam tampilan hologram melalui perangkat yang ada di pergelangan lengan armor mekanis. Tentara yang berjaga di pos jaga kembali terkejut, kartu yang dihasilkan tampak seperti benda asli dan bukanlah sebuah proyeksi sama sekali. Yang lebih mengejutkan adalah identitas yang tertera di kartu itu, baru saja mereka telah mendapat pemberitahuan tentang eksekutif Garuda yang memiliki jabatan yang sama dengan presiden dan sekarang eksekutif Garuda muncul secara langsung di depan mereka.
"Tuan Dimas, kemana anda akan pergi?" Ucap tentara yang menjaga pos jaga, bagaimanapun dia harus mendata orang orang yang keluar masuk ke wilayah tempat perlindungan untuk berjaga jaga terjadi sesuatu, jadi meskipun Dimas memiliki jabatan seorang eksekutif Garuda dia masih harus mencatat beberapa hal di pos jaga ini.
"Aku akan pergi ke sarang zerg untuk mengambil beberapa sampel penelitian, aku tidak akan kembali dalam beberapa hari dan jika ada sesuatu yang mendesak memerlukan kehadiranku maka kalian bisa minta jenderal Andika untuk menghubungiku" Jawab Dimas.
Tentara itu mengerutkan keningnya, dia masih tidak mengetahui apa itu zerg jadi dia sedikit bingung dengan zerg yang dikatakan oleh Dimas.
Dimas melihat kebingungan di wajah tentara itu dan sadar bahwa orang orang disini masih belum mendapat kabar tentang zerg. Dimas kemudian berkata kepada tentara iti "kau bisa mencatat bahwa aku pergi ke tempat serpihan meteor jatuh".
__ADS_1
Kali ini tentara yang bertugas menjaga pos jaga mengangguk, dia segera menulis apa yang dikatakan Dimas dan menaikan pagar palang yang menahan Dimas untuk keluar. Saat pagar palang diangkat Dimas mengendarai motor maglev menuju ke wilayah tempat perlindungan, setelah beberapa saat mengendarai motor maglev dengan kecepatan rendah Dimas kemudian menekan bagian leher armor mekanis yang membuat bagian kepala dari armor mekanis muncul perlahan dan menutup sepenuhnya tubuh Dimas dengan cara yang mekanis.
Dimas kemudian mempercepat motor maglev menuju ke arah sarang zerg yang paling dekat dengan posisinya saat ini, jarak sarang zerg itu sekitar 300 kilometer dan dengan kecepatan motor Maglev Dimas bisa mencapai di tempat itu dalam 10 menit hingga 15 menit. Menggunakan sensor termal khusus yang dipasang pada motor maglev untuk memindai makhluk hidup di sekitar, Dimas sesekali dapat melihat beberapa tempat yang memiliki tanda kehidupan yang sepertinya adalah tempat perlindungan pribadi dari beberapa orang yang masih bertahan hidup.
Dimas mengendarai motor maglev dengan kecepatan tinggi, matanya sesekali akan melirik layar di bagian dwpan motor maglev untuk melihat hasil yang didapat oleh sensor termal. Saat Dimas melirik layar di bagian depan motor untuk kesekian kalinya ada sesuatu tiba tiba menerjang tubuh Dimas dari samping dan membuatnya terpental dari motor maglev. Dimas terpental jauh dan beberapa kali terguling serta menabrak beberapa hal seperti tiang lampu merah sebelum akhirnya berhenti saat menabrak sebuah bangunan. Untungnya Dimas memakai armor mekanis generasi kelima yang dia buat sendiri sehingga bahkan jika dia terpental dari motor berkecepatan tinggi dan menabrak beberapa hal dirinya masih baik baik saja, jika itu adalah armor mekanis yang sama dengan yang dipakai para tentara maka bisa dipastikan Dimas akan segera mati saat dirinya terpental dari motor maglev.
Dimas merasakan kepalanya sangat pusing, selain itu tubuhnya juga terasa sakit di sekujur tubuhnya sehingga dia tidak bisa bergerak untuk beberapa waktu. A yang melihat Dimas tidak bisa bergerak menyuntukan cairan pemulihan yang disiapkan di armor mekanis ke tubuh Dimas, cairan pemulihan ini adalah cairan yang memiliki khasiat untuk menghilangkan berbagai cidera di tubuh sehingga setelah cairan pemulihan tersebut menyebar di dalam tubuh Dimas dia merasakan rasa sakitnya telah berkurang banyak.
"Terima kasih A, untungnya kau langsung memakaikan cairan pemulihan atau aku akan berdiam diri lebih lama" Dimas segera berdiri dari tempat dirinya tergeletak sebelumnya dan berterima kasih kepada A.
"Tampilkan statik armor mekanis" Dimas memerintahkan.
__ADS_1
Pada pengelihatan normal Dimas kemudian terdapat sebuah gambar miniatur dari armor mekanis dengan jumlah persentase pada setiap bagian, Dimas melihat tingkat kerusakan dari masing masing bagian armor mekanis dan setelah melihat kerusakan rata rata hanya 7% Dimas menghela nafas lega. Logam yang digunakan oleh Dimas dalam pembuatan armor mekanis ini puluhan kali lebih keras dari titanimun, logam ini adalah logam jenis baru yang dibuat dari memadukan beberapa jenis logam.
"Sebenarnya apa yang menabrakku sebelumnya? Apa yang begitu kuat sampai bisa mendorongku sampai terpental jauh bahkan saat menggunakan armor mekanis? Dimas berguma pada dirinya sendiri.
Melihat sedikit ke arah pinggang yang menjadi tempat dimana sesuatu sebelumnya menabrak dirinya, sebuah penyok kecil terlihat samar di bagian itu. Dimas merasa ngeri, sesuatu yang bisa membuat penyok armor mekanis yang menggunakan logam yang puluhan kali leboh kuat dari logam terkuat saat ini dapat dipastikan bukanlah sesuatu yang sederhana. Dimas melihat ke sekelilingnya, selain suara angin yang berhembus tidak ada suara lain yang didengar oleh Dimas di tempat tersebut.
"Aktifkan kamera termal" Dimas memberi perintah kepada A.
Setelah perintah tersebut diberikan, pengelihatan Dimas yang awalnya normal kemudian berubah menjadi pengelihatan termal, lingkungan sekitar yang awalnya gelap kemudian tampak memiliki beberapa hal berwarna oranye dengab jumlah yang lumayan banyak . Melihat dari bentuk sesuatu berwarna oranye ini yang mana itu tampak seperti belalang namun terdapat beberapa keanehan pada tubuh mereka yang mencapai 2 meter.
"Beralih ke night vision" Perintah Dimas lagi.
__ADS_1
Dimas kemudian mengambil senjata elektromagnetik di pinggangnya dan memegangnya dengan postur standar. Kamera termal diganti oleh night vision yang mana hal itu langsung membuat temoat itu terlihat terang seperti di siang hari. Dimas melihat lihat ke tempat yang sebelumnya memiliki warna oranye di tempat itu dan setelah melihat bahwa di tempat tempat yang memiliki warna oranye sebelumnya ternyata adalah zerg Dinas langsung mengarahkan senjata di tangannya ke arah para zerg ini.
Zerg terus bermunculan dan mulai mengelilingi Dimas yang hanya seorang diri, namun Dimas tidak takut sama sekali dan percaya bahwa dirinya bisa lolos dari tempat ini dengan selamat bahkan percaya bahwa dirinya mampu mengambil sarang zerg untuk laboratorium teknologinya.