
Dimas menghentikan motor maglev di pinggir kawah yang dihasilkan oleh tabrakan serpihan meteor, sebuah pohon besar muncul di penglihatan Dimas dengan beberapa urat hijau yang ada di seluruh bagian pohon. Zerg yang ada di dekat pohon ini adalah zerg yang masih baru menetas, hanya ada beberapa zerg dewasa yang menjadi perawat bagi para zerg muda ini. Untuk zerg yang sudah dewasa lainnya masih dalam perjalanan menuju ke tempat Dimas berada, untuk mencapai tempat Dimas maka akan memerlukan beberapa waktu karena mereka telah tertinggal sangat jauh. Dimas yang duduk diatas motor maglev melihat ke sekitar, terlihat bahwa zerg yang masih muda ini juga sama ganasnya dengan zerg yang sudah dewasa, mereka semua menabrak perisai elektromagnetik meskipun itu adalah hal yang sia sia. Melihat hal ini Dimas tidak cukup bermurah hati untuk membiarkan para zerg ini terus menguras energi dari perisai elektromagnetik dengan terus menabrak perisai elektromagnetik, meskipun dia masih bisa terus membuat baterai nuklir dari udara kosong namun kecepatan produksinya tidak akan dapat menyamai kecepatan konsumsi yang ada. Dimas tidak membuang banyak waktu lagi, dia kembali memacu motor maglev dengan kecepatan normal menuju ke pohon besar di tengah kawah sambil menabrak semua zerg yang menghalangi jalannya.
Dimas tidak mengetahui bahwa sarang zerg terus memperhatikan Dimas menggunakan zerg dibawah perintahnya. Sarang zerg sudah memperhatikan makhluk humanoid yang ditutupi setelan logam dari ujung kepala sampai ujung kakinya, dia memperhatikan bagaimana makhluk humanoid menggunakan senapan serbu elektromagnetik dan juga lightsaber plasma untuk membunuh banyak zerg dibawah perintahnya. Semua hal yang ada pada makhluk humanoid ini merupakan senjata standar yang seharusnya dimiliki oleh seorang pejuang kosmik dalam pengetahuan yang dimiliki oleh sarang zerg ini, meskipun gaya pertempuran makhluk humanoid ini agak canggung dan efek senjata sedikit lebih lemah namun sarang zerg yakin makhluk humanoid ini adalah seorang prajurit kosmik.
Yang lebih membuat sarang zerg percaya bahwa makhluk humanoid ini adalah prajurit kosmik adalah senjata mematikan yang hampir membuat lubang hitam kecil menggunakan gravitasi kuat yang ditekan pada satu titik, jika saja gravitasinya sedikit lebih besar dan massa dari benda yang dipengaruhi oleh gravitasinya sedikit lebih berat maka akan ada lubang hitam tambahan di planet ini.
Melihat bahwa makhluk humanoid ini nampaknya menargetkan dirinya sarang zerg kemudian mengerahkan banyak zerg untuk menghentikannya, namun semua itu gagal dan saat ini makhluk humanoid sudah sangat dekat dengan dirinya. Sarang zerg membayangkan dirinya akan dihancurkan oleh makhluk humanoid ini menggunakan "Senjata lubang hitam" dan berubah menjadi bola kecil seperti bangunan sebelumnya dan menjadi semakin panik. Sebagian besar zerg dewasa masih memerlukan waktu untuk sampai ke tempat ini sedangkan zerg dewasa yang ada di dekat sarang tidak akan cukup untuk melawan "Prajurit kosmik" yang bisa membunuh banyak zerg dengan mudah.
Sarang zerg tidak bisa menunggu begitu lama, dia mengirimkan sinyal komunikasi kuantum ke arah "Prajurit kosmik" yang sudah berada di samping tubuhnya.
"Permintaan komunikasi yang tidak dikenal meminta untuk terhubung" Suara A terdengar di telinga Dimas.
"Dari mana permintaan komunikasi ini berasal?" Dimas bertanya dengan penasaran.
__ADS_1
"Permintaan komunikasi berasal dari sarang zerg di sebelah anda" Jawab A dengan tanpa emosi dalam suaranya.
Dimas terkejut dengan perkataan A, meskipun dia tau kalau sarang zerg sudah memiliki kesadaran terlebih dahulu dan dapat berkomunikasi satu sama lain namun Dimas baru tau kalau sarang zerg bisa dan mau berkomunikasi dengan makhluk selain ras mereka sendiri.
"Hubungkan komunikasinya" Dimas memerintahkan
"Planet ini dalam kekuasaan ras zerg, aku sarankan kau segera meninggalkan planet ini atau kau akan mengalami masalah nantinya" Sebuah suara datang dari perangkat komunikasi yang ada di armor mekanik.
Dimas bingung dengan perkataan sarang zerg yang malah menyuruhnya untuk meninggalkan planet ini, padahal dari sarang zerg yang sudah ditangkap dan diteliti oleh lembaga penelitian di bawah kepemimpinan profesor Surya dan juga sarang zerg yang ditangkap di laboratorium teknologi para zerg ini sudah mengetahui kalau manusia tidak memiliki kemampuan untuk menjelajah luar angkasa dengan bebas.
"Pihak lain mengirim paket bahasa kepada anda" Suara A mengganggu pemikiran Dimas dan membuatnya kembali sadar.
"Kau mengerti perkataanku? Aku menyuruhmu untuk meninggalkan planet ini, planet ini berada dalam kekuasaan ras zerg jadi sebaiknya kau sebagai prajurit kosmik dari peradaban lain tidak ikut campur dalam urusan kami atau kami ras zerg akan menghancurkan peradaban kalian" Ancaman lainnya datang.
__ADS_1
Setelah mendengarkan perkataan dari sarang zerg ini Dimas akhirnya tau kenapa sarang zerg ini menyuruh dirinya untuk pergi dari Bumi, sarang zerg sepertinya mengalami kesalahpahaman mengenai asal usul Dimas dan menganggapnya sebagai makhluk asing yang ikut campur dengan keadaan di Bumi.
Meskipun ini adalah kesalahpahaman dimana dirinya dianggap sebagai makhluk asing lainnya namun Dimas tidak mempermasalahkan hal itu, bahkan karena kesalahpahaman ini maka Dimas dapat memanfaatkannya untuk mengorek beberapa informasi yang tidak diketahui tendang zerg melalui sarang zerg ini.
"Kalau begitu beritahu aku kenapa aku harus pergi? Apa yang akan menjadi keuntungan peradaban kami jika kami melepaskan planet layak huni seperti planet ini" Ucap Dimas, dia telah belajar sedikit mengenai alam semesta dari Lunar.
Planet layak huni lumayan sulit untuk dicari dan saat ditemukan planet tersebut akan menjadi rebutan dari beberapa peradaban untuk kebutuhan kolonisasi mereka atau yang lainnya. Meskipun planet layak huni bisa dibuat dengan menggunakan terraforming namun hal ini memerlukan banyak sumber daya dan juga waktu yang tidak singkat untuk dapat mencapai efek planet layak huni yang sesuai.
Sarang zerg itu terdiam untuk beberapa waktu, dia tidak memiliki hal yang bisa membuat "Prajurit kosmik" ini pergi, dia juga tidak bisa menggunakan kekuatan untuk mengusir "Prajurit kosmik" ini karena kekuatan zerg di bawah pimpinannya tidak cukup untuk melawannya dan dirinya sekarang hanya berjarak kurang lebih 1 meter dari "Prajurit kosmik" ini. Sarang zerg tidak bisa meminta bantuan, setidaknya belum bisa sampai sarang zerg utama sepenuhnya bangun dan membuka komunikasi lokal untuk semua sarang zerg di planet ini.
Sarang zerg itu berpikir untuk waktu yang lumayan lama, untungnya semua zerg ini tidak lagi mengejar Dimas dan membuat jarak 10 meter dari Dimas sehingga Dimas bisa menghela nafas lega setelah sebelumnya mengalami ketegangan dikejar oleh zerg yang tidak terhitung jumlahnya.
"Aku bisa memberikan sedikit informasi mengenai luar angkasa kepada peradaban kalian jika kalian berjanji akan meninggalkan planet ini" Ucap sarang Zerg setelah sekian lama berpikir keras, meskipun dirinya baru saja memiliki kesadaran saat berada di planet ini namun sebagai sarang zerg dia memiliki sebuah inti yang mencakup pengetahuan dari berbagai bidang termasuk pengetahuan mengenai alam semesta yang sudah dikumpulkan oleh seluruh zerg di alam semesta.
__ADS_1