Laboratorium Teknologi

Laboratorium Teknologi
Pertemuan : Percepat Pembangunan


__ADS_3

Dengan kedatangan robot pekerja dalam jumlah besar yang berfungsi sebagai bala bantuan, para zerg yang kini berada di bawah tekanan pihak manusia secara bertahap mundur dan berkumpul kembali bersama zerg lain yang sebelumnya telah menyebar ke berbagai arah. Pasukan manusia dibantu dengan robot pekerja dapat dengan mudah membunuh banyak zerg setiap menitnya, hal ini membuat para zerg cukup marah namun karena kekuatan mereka tidak cukup mereka hanya bisa bertahan dan mundur secara bertahap.


Di laut jawa saat ini sarang zerg yang telah mengirim masukan zerg untuk menyerang kalimantan melihat pertempuran yang dilakukan oleh pihaknya dan pihak manusia menggunakan penglihatan para zerg bawahannya. Awalnya sarang zerg laut jawa cukup terkejut dengan adanya benteng pertahanan yang bahkan tidak meninggalkan goresan saat diserang oleh zerg yang telah dikembangkan olehnya, tapi setelah melihat bahwa benteng pertahanan itu belum selesai dibuat hal ini langsung membuat sarang zerg laut jawa senang dan memperbanyak pasukan untuk menyerang bagian yang belum selesai dari benteng tersebut. Sayangnya para zerg yang datang menyerang dihadang oleh pasukan manusia dan akhirnya dipaksa untuk mundur secara perlahan untuk keluar dari wilayah pulau kalimantan.


"Mundur! Kembali ke sarang sekarang juga!" Sarang zerg laut jawa dapat memastikan kekalahan telak akan terjadi, jadi untuk meminimalkan korban di pihak mereka para zerg dengan cepat dipanggil kembali ke laut jawa.


Pergerakan zerg yang awalnya mundur perlahan segera dipercepat, tujuan mereka adalah lubang tempat mereka keluar sebelumnya, sarang zerg laut jawa sudah mengamati senjata dari pihak manusia dari pertempuran sebelumnya dan tidak menemukan senjata berbahaya yang bisa mengancam mereka di dalam air, tentu saja dia tidak berani beranggapan para pribumi ini tidak memiliki senjata untuk melawan musuh di dalam air karena bisa saja para pribumi ini mengeluarkan hal lain sehingga dia harus bertahan dengan sekuat tenaga jika hal tersebut benar adanya.


Orang orang dari pihak manusia melihat bahwa para zerg dengan cepat mundur segera mempersiapkan pasukan yang terdiri dari pasukan dengan armor mekanis dan juga robot pekerja untuk mengejar dan membunuh sebanyak mungkin zerg sebelum mereka kembali ke dalam air.


"Kejar zerg yang kabur, bunuh sebanyak yang kalian bisa!" Perintah jenderal Andika saat melihat para zerg yang mundur.

__ADS_1


Pasukan manusia bersama dengan para robot pekerja mengejar dan membunuh zerg sebanyak yang mereka bisa, banyak zerg dibunuh tanpa perlawanan karena terlalu sibuk melarikan diri menuju ke sarang mereka di laut jawa. Sayangnya meskipun banyak zerg telah mereka bunuh namun zerg yang lolos juga tidak kalah banyaknya, setidaknya beberapa ribu zerg kembali masuk ke air melalui lubang yang sebelumnya mereka buat dan karena baik itu armor mekanis ataupun robot pekerja tidak memiliki metode gerak di dalam air jadi pihak manusia hanya bisa melepaskan para zerg ini untuk sementara.


Sarang zerg laut jawa mengalami kerugian yang sangat besar dengan menghilangnya sepertiga dari pasukan aslinya, dari ratusan ribu zerg yang dikirim hanya menyisakan ribuan dari mereka. Semua zerg ini memerlukan waktu dan energi yang lumayan banyak untuk sampai ke level mereka saat ini, kehilangan banyak zerg sekaligus pastinya akan membahayakan dirinya saat ini terlebih tempatnya berada terhitung sangat dekat dengan pulau kalimantan tempat manusia yang sudah mengalahkannya berada. 


Sementara itu di pulau kalimantan semua pejabat tingkat tinggi baru saja mengetahui penyerangan yang dilakukan oleh zerg, mereka semua panik dan takut saat mengetahui hal bahwa zerg telah melakukan serangan tapi untungnya sebagai bagian pemerintahan yang bertahan pada masa bencana seperti saat ini para pejabat tingkat tinggi ini tidak melakukan hal yang berlebihan sehingga membiarkan berita penyerangan zerg bocor ke masyarakat umum.


Setelah mendengar kabar bahwa para prajurit berhasil menahan dan memukul mundur pasukan zerg para pejabat tingkat tinggi akhirnya dapat melepaskan kepanikan dan ketakutan yang mereka rasakan beberapa menit sebelumnya. 


Saat ini di ruang pertemuan tempat perlindungan ibukota terdapat tujuh orang yang duduk mengelilingi sebuah meja besar, mereka adalah eksekutif garuda dan juga presiden yang merupakan posisi tertinggi di negara saat ini. Jenderal Andika, direktur Mahendra, dan juga profesor Pras telah kembali ke tempat perlindungan ibukota setelah mereka selesai mengatasi para zerg.


"Baru saja di jaringan komunikasi zerg sebuah berita mengenai kegagalan zerg dalam menyerang tempat perkumpulan manusia, kemungkinan besar berita ini dikirimkan oleh sarang zerg yang menyerang kita sebelumnya" Pertemuan baru saja mulai membahas masalah kerugian yang dialami dalam pertempuran melawan zerg namun segera disela oleh prosesor Surya yang baru saja melihat sebuah berita dari jaringan komunikasi zerg.

__ADS_1


Ekspresi semua orang di ruang pertemuan menjadi lebih serius, sebelumnya mereka telah melawan pasukan zerg dari satu sarang zerg yang berada di laut jawa dan itu telah mengalami kerugian yang lumayan besar untuk situasi mereka saat ini. Sekarang berita kegagalan penyerangan yang kemungkinan merupakan penyerangan terhadap mereka sudah diekspos di jaringan komunikasi zerg, kemungkinan besar para sarang zerg ini akan melihat mereka memiliki potensi ancaman yang bisa membahayakan ras zerg dan untuk menghilangkan potensi ancaman tersebut pasti akan mendapat serangan lain dalam waktu dekat terhadap mereka.


"Apa tanggapan sarang zerg lainnya mengenai hal tersebut?" Direktur Mahendra bertanya mewakili apa yang ingin ditanyakan oleh semua orang di ruang pertemuan.


"Untuk saat ini para sarang zerg hanya mengejek sarang zerg laut jawa karena kekalahannya dalam pertempuran melawan manusia, ada juga beberapa sarang zerg yang ingin menunjukan kekuatan dan berkata akan menghancurkan manusia di pulau kalimantan serta sarang zerg laut jawa hingga tak bersisa" Profesor Surya menghidupkan perangkat proyeksi holografik di ruang pertemuan dan menghubungkan neurophone yang dipakainya ke perangkat proyeksi holografik tersebut.


Percakapan yang dilakukan para sarang zerg di jaringan komunikasi zerg segera terlihat oleh semua orang, isinya kurang lebih sama dengan yang dikatakan oleh profesor Surya. Suasana ruang pertemuan menjadi lebih serius, semua orang memikirkan cara yang setidaknya bisa mengatasi masalah yang dibawa oleh sarang zerg laut jawa ini.


"Sebaiknya kita mempercepat pembangunan benteng pertahanan dan juga senjata pertahanan, selain itu untuk memperkuat para pasukan kita memerlukan beberapa senjata yang lebih kuat" Setelah beberapa menit hening, suara Dimas segera menghilangkan keheningan tersebut.


Mereka semua langsung menatap Dimas, mereka tau kalau Dimas tidak bercanda dengan kata katanya dan memiliki kemungkinan besar untuk direalisasikan. Dengan adanya Dimas, semua proyek besar dan mustahil tampaknya bisa diselesaikan dengan sedikit usaha. Semua orang tanpa sadar mengandalkan Dimas, meskipun demikian Dimas tidak mempermasalahkan hal tersebut dan malah senang karena menurutnya dia dapat lebih bebas dalam merealisasikan rencananya.

__ADS_1


__ADS_2