Laboratorium Teknologi

Laboratorium Teknologi
Perangkat VR


__ADS_3

Saat ini sudah memasuki 5 bulan dari proyek Garuda, perkembangan keseluruhan proyek berjalan dengan santai namun lebih baik dari bulan bulan sebelumnya. Semua eksekutif Garuda melakukan tugasnya dengan baik, bahkan profesor Pras yang sebelumnya mendapatkan semua data armor mekanis telah menyelesaikan penelitian armor mekanis itu dan mulai memproduksi massal armor mekanis tersebut dalam waktu kurang lebih 1 bulan. Saat ini sebagian tentara dengan kinerja yang baik telah mendapat armor mekanis untuk menjaga tempat perlindungan atau untuk berpatroli mencari manusia yang masih hidup di sekitar tempat perlindungan.


Selain profesor Pras, ada juga profesor Surya yang telah merekrut banyak orang yang sebelumnya adalah pegawai di sebuah pabrik jelly untuk membuat makanan sintetis. Jumlah makanan yang diproduksi tidak terlalu banyak karena makanan ini hanya digunakan untuk tentara yang bepergian keluar sedangkan tentara yang tidak mendapat tugas di luar tempat perlindungan dan juga para pengungsi akan disediakan makanan yang merupakan hasil panen dari tumbuhan yang tumbuh dari benih dari Dimas.


Untuk menteri Marisa yang sebelumnya telah mendapat desain kota bawah tanah dari Dimas belum dapat memulai pembuatan karena sampai saat ini penggalian yang dilakukan di seluruh tempat perlindungan yang ada di pulau kalimantan masih terus berlanjut. Sedangkan untuk jenderal Andika dan juga direktur Mahendra yang sama sama mengurus masalah militer selain menerima berbagai peralatan canggih seperti armor mekanis serta senjata dan juga perisai energi mereka tidak memiliki peningkatan dalam hal apapun. Masalah pelatihan masih sama seperti sebelumnya dimana masalah kekurangan zerg yang digunakan untuk pertempuran simulasi bahkan lebih parah dari sebelumnya karena saat ini semua sarang zerg di pulau Kalimantan sudah dibersihkan dan hanya menyisakan beberapa zerg yang lolos.


Dimas saat ini berada di laboratorium bawah tanahnya, dia sedang bersama dengan beberapa ilmuwan lainnya sedang menyelesaikan tahap akhir dari penelitian perangkat VR yang akan digunakan untuk pelatihan pertempuran zerg para tentara nantinya. Keseluruhan perangkat VR terdiri dari kacamata VR, headset, perangkat seperti treadmill dengan arah gerak 360°, dan juga sebuah pakaian khusus yang dilengkapi dengan sensor saraf yang dapat membuat penggunanya dapat merasakan setiap sentuhan di dunia virtual.


Semenjak dirinya kembali ke laboratorium ini Dimas tidak menganggur sama sekali, dia menghabiskan waktu dengan meneliti sebuah mesin litografi untuk membuat chip karbon 0,01 nanometer yang sama dengan chip di jam tangan khusus miliknya, Dimas bersama beberapa ilmuwan menghabiskan 1 setengah bulan untuk menyelesaikan mesin litografi tersebut. Selanjutnya Dimas menghabiskan 2 setengah bulan untuk memimpin penelitian komputer kuantum dan menjadikannya rumah baru bagi kecerdasan buatan A yang telah ditingkatkan oleh Dimas. Kedua hal yang diteliti terlebih dahulu ini merupakan bagian penting untuk dan sekarang perangkat VR yang diteliti sudah ada pada tahap akhir dimana pengujian pertama akan dilakukan dan jika tidak ada masalah maka penelitian bisa dianggap selesai kemudian bisa diproduksi secara massal.

__ADS_1


"Perangkat VR ini sudah memenuhi syarat yang kita butuhkan untuk pelatihan tentara, tingkat realisme dunia virtual bahkan tidak bisa dibedakan dengan dunia nyata dan pakaian sensor saraf juga meningkatkan interaksi pengguna pada dunia virtual dengan sentuhan yang terasa sangat nyata" Dimas baru saja melepas kacamata VR dan juga Headset yang dia gunakan untuk terhubung ke dunia virtual segera memberikan penilaiannya mengenai perangkat VR tersebut.


Selain dari perangkat VR, Dimas bersama dengan ilmuwan lainnya dan juga dengan bantuan A telah membuat dunia virtual dengan ukuran 100 kilometer persegi. Dunia virtual ini hanyalah prototype dari dunia virtual yang Dimas ingin buat, tapi karena saat ini kebutuhan akan dunia virtual sendiri tidak terlalu kuat jadi Dimas hanya membuat area kecil dari dunia virtual ini dan mengkloning kecerdasan buatan A ke superkomputer lain yang digunakan sebagai server dunia virtual ini kemudian membiarkannya mengembangkan dunia virtual secara mandiri nantinya.


Setelah mendengar penilaian dari Dimas, para ilmuwan menjadi sangat bersemangat karena itu berarti perangkat VR yang mereka buat bisa mulai diproduksi secara massal. 


"Ayo buat sepuluh perangkat VR terlebih dahulu kemudian minta jenderal Andika dan direktur Mahendra untuk berkunjung, biarkan mereka memberi penilaian terhadap perangkat VR ini" Ucap Dimas lagi, kali ini dia sudah melepas pakaian sensor saraf dari tubuhnya dan melangkah keluar dari alat gerak.


Dimas keluar dari ruang penelitian dan segera disambut oleh Dea yang saat ini telah menjadi sekretarisnya. Dea berjalan di samping Dimas dan menyerahkan sebuah dokumen kepada Dimas, Dimas melihat dokumen yang diberikan oleh Dea dan membaca dokumen tersebut dengan cepat.

__ADS_1


"Penelitian pemancar jaringan baru saja selesai dan meminta persetujuanmu untuk memulai produksi massal" Ucap Dea mengucapkan inti dari dokumen tersebut.


"Sudah selesai? Ini lebih cepat dari yang kukira" Dimas cukup terkejut dengan kecepatan penelitian pemancar jaringan yang hanya beberapa kali mendapat bantuannya.


Dimas kemudian melihat laporan hasil akhir penelitian yang berisi data dari pemancar jaringan tersebut. Pemancar jaringan ini tidak menggunakan satelit sama sekali dan ukurannya hanya 3 meter, meskipun begitu tapi area 1000 kilometer dari pemancar sinyal akan dapat mendapat sinyal dari pemancar sinyal tersebut. Karena tidak ada satelit maka pemancar sinyal hanya bisa diletakan pada jarak sekitar 1000 kilometer dari pemancar sinyal lainnya agar saling terhubung.


Setelah melihat data dari pemancar sinyal tersebut Dimas kemudian melihat bagian lain yang berisi sumber daya apa saja yang dibutuhkan untuk memenuhi produksi massal dari pemancar jaringan ini dan mengingat berapa banyak persediaan yang dimiliki negara untuk persediaan yang dibutuhkan. Meskipun Dimas bisa menggunakan semua sumber daya yang dimiliki negara dengan bebas selama itu berhubungan dengan proyek Garuda namun masih ada empat eksekutif Garuda lainnya yang memiliki hak yang sama untuk menggunakan sumber daya negara tersebut. 


"Persediaan seperti logam yang dimiliki negara sudah sangat sedikit dan banyak hal yang memerlukan logam, tunda produksi massal pemancar jaringan untuk beberapa hari sampai aku menemukan persediaan logam yang cukup" Dimas berkata kepada Dea dan mengembalikan dokumen tersebut kepada Dea, untuk Dea sendiri hanya mengangguk dan mencatat apa yang dikatakan Dimas untuk disampaikan kepada para ilmuwan yang meneliti pemancar jaringan.

__ADS_1


"Aku penasaran bagaimana kau selalu bisa mendapatkan sumber daya itu, bahkan jika negara tidak memiliki sumber daya yang cukup kau pasti bisa mendapatkan persediaan itu dalam jumlah banyak" Dea bertanya kepada Dimas.


Dimas hanya tertawa kecil, dengan laboratorium teknologi Dimas bisa merealisasikan berbagai sumber daya dari udara kosong. Meskipun begitu Dimas jarang merealisasikan sumber daya ini karena pasti akan menimbulkan kecurigaan dari berbagai pihak, meskipun Dimas merealisasikan sumber daya dari laboratorium teknologi namun dia akan beralasan bahwa dia menemukan sumber daya tersebut dari beberapa gudang yang sudah ditinggalkan.


__ADS_2