
Zerg telah dipindahkan ke mobil khusus oleh beberapa orang tentara, karena zerg dalam keadaan terbius dan tidak sadarkan diri membuat proses pemindahan berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan sedikitpun. Dimas bersama dengan rombongannya masuk ke mobil lain dan kemudian mereka semua pergi ke meninggalkan tempat perlindungan resmi ini untuk menuju tempat perlindungan resmi di ibukota yang saat ini berada di daerah Kalimantan Timur.
Perjalanan akan memakan waktu lebih dari sehari dalam keadaan seperti saat ini, Dimas dan yang lainnya hanya bisa menghabiskan waktu di dalam mobil untuk mengurangi perasaan bosan selama perjalanan. Hari dengan cepat menjadi malam hari, meskipun saat ini sinar matahari tidak bisa mencapai permukaan Bumi dan selalu gelap gulita seperti di malam hari tapi karena kebiasaan yang telah dilakukan bertahun tahun seluruh orang mulai merasa mengantuk dan tertidur satu persatu. Hanya ada beberapa orang yang terus bangun seperti para pengemudi dan juga beberapa orang lain yang belum bisa tidur.
Untuk Dimas sendiri dia juga telah tertidur lelap di dalam mobil namun kesadarannya saat ini telah berpindah ke dalam laboratorium teknologi. Dimas berencana untuk membuat sebuah makalah penelitian mengenai zerg menggunakan pengetahuan dari laboratorium yang dipadukan dengan hasil penelitiannya selama beberapa waktu ini.
Dengan bantuan Lunar untuk merevisi beberapa bagian makalah penelitian Dimas akhirnya menyelesaikan seluruh makalah dan juga sebuah catatan penelitian mengenai zerg kemudian memasukkannya ke dalam daftar antrian realisasi pada pagi hari keesokan harinya. Tidak butuh waktu lama sampai proses realisasi selesai dan Dimas bisa mengkonfirmasi makalah dan catatan penelitian zerg kapan saja.
Dimas bangun dari tidurnya setelah mengembalikan kesadarannya dari laboratorium, di luar masih terlihat gelap karena sinar matahari tidak bisa mencapai permukaan Bumi. Meskipun masih gelap namun nyatanya sekarang seharusnya sudah pagi, Dimas melihat Dea yang masih tidur di sebelahnya sambil bersandar kepadanya tidak jadi untuk melakukan peregangan setelah semalaman tertidur dalam posisi yang tidak nyaman.
Rombongan mobil mereka masih terus bergerak maju sepanjang malam, untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan seperti kecelakaan maka beberapa orang akan secara bergiliran untuk mengemudikan mobil. Waktu berlalu sampai malam hari, rombongan Dimas yang membawa zerg telah sampai di tempat perlindungan resmi di ibukota yang mana tepat berada di bawah istana negara. Rombongan mobil yang membawa Dimas dan yang lainnya diparkir di tempat yang telah ditentukan dan disambut dengan beberapa orang dengan pakaian perlindungan khusus.
__ADS_1
Dimas dan yang lainnya dibawa pergi untuk memasuki tempat perlindungan resmi bersama dengan zerg yang juga dibawa untuk menuju ke laboratorium biologi. Berbeda dari tempat perlindungan resmi mereka sebelumnya, di tempat perlindungan resmi ini seluruh koridor kosong tanpa adanya pengungsi yang tinggal di koridor sehingga mereka semua dapat berjalan dengan lebih bebas tidak seperti di tempat perlindungan resmi mereka sebelumnya.
Mereka semua dibawa ke sebuah ruangan dan melakukan banyak pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu kemudian setelah dipastikan tidak ada yang aneh pada kesehatan mereka akhirnya Dimas dan yang lainnya dibawa ke tempat kediaman dengan ukuran yang sama dengan kediaman mereka di tempat perlindungan mereka sebelumnya. Orang yang sebelumnya memakai pakaian pelindung telah melepaskan pakaian pelindung itu dan saat ini mereka menggunakan jaket tebal untuk mengurangi dingin yang masih masuk ke tempat perlindungan ini.
"Ini adalah tempat kalian akan tinggal nantinya, saya harap profesor Dimas dan keluarga pak Haris dapat tinggal dengan nyaman disini" Ucap orang yang mengantar mereka.
Setelah beberapa patah kata lagi orang itu akhirnya pergi meninggalkan Dimas dan juga keluarga Dea di depan kediaman masing masing. Dimas tersenyum kepada ayah Dea kemudian memasuki kediaman yang disediakan untuk dirinya, Dimas hanya meletakan koper berisi pakaian di sebelah kasur dan berbaring untuk langsung tidur.
Keesokan paginya Dimas dibangunkan oleh ketukan pintu yang ternyata adalah orang yang menjemput Dimas untuk pergi ke laboratorium biologi agar bisa membantu penelitian zerg yang akan segera dilakukan. Dimas segera mencuci wajahnya dan berganti pakaian dengan pakaian yang baru sebelum akhirnya membuka pintu dan melihat orang yang mengetuk pintu.
"Ya, mohon bantuannya untuk mengantarku" Dimas mengangguk dan berjalan sesuai dengan arahan orang itu.
__ADS_1
Setelah melewati beberapa belokan dan memasuki beberapa pintu keamanan mereka berdua akhirnya sampai ke laboratorium biologi yang dua kali lebih besar dari laboratorium nuklir di tempat perlindungan resmi di kota Dimas sebelumnya. Dinas melihat bagian tengah laboratorium terdapat sebuah kandang besi yang ditutup dengan kain hitam dikelilingi oleh beberapa orang dengan jas penelitian.
"Apa itu orangnya? Yang terlebih dahulu menemukan makhluk ini?" Seorang melihat Dimas yang baru saja masuk berkata dengan suara yang bisa didengar oleh semua orang di laboratorium.
Dimas tersenyum dan mengangguk kepada mereka semua "Semuanya, saya Dimas, seorang siswa yang kebetulan sedikit mengerti tentang makhluk yang saya sebut zerg ini"
Dengan perkenalan dari Dimas semua ilmuwan yang sebelumnya mengelilingi kandang besi yang mengurung Zerg segera mengubah target mereka dengan mengelilingi Dimas dan mempertanyakan banyak hal seperti saat dirinya pertama kali bertemu ilmuwan nuklir di tempat perlindungan resmi di kotanya sebelumnya.
Dimas dengan sabar menjelaskan satu persatu secara singkat tentang apa yang ditanyakan oleh para ilmuwan ini, beberapa ilmuwan agak ragu pada awalnya karena melihat Dimas hanyalah seorang remaja yang bahkan belum menyentuh usia dewasa namun dengan cepat merubah pikirannya setelah mendengar penjelasan penjelasan dari Dimas masuk akal.
Dimas kemudian mengetuk jam tangan khususnya sebanyak dua kali menyebabkan proyeksi holografik muncul di atas jam tangan. Setelah meletakan bagian kepala jam tangan di sebuah meja membuat meja menjadi media tampilan dari proyeksi holografik. Dimas telah memindahkan makalah dan catatan penelitian yang dia buat di laboratorium teknologi ke dalam jam tangannya jadi dia hanya perlu mengatur proyeksi menjelaskan kepada para ilmuwan ini.
__ADS_1
Semua orang melihat jam tangan di tangan Dimas mengeluarkan proyeksi holografik bahkan mampu menyebarkan proyeksi hingga seukuran meja terdiam di tempat bahkan melupakan bahwa mereka disini untuk meneliti zerg. Proyeksi holografik yang dihasilkan sangat jernih, bahkan jika sebuah apel diproyeksikan di sebelah apel asli maka akan sulit membedakan keduanya.
Dimas dengan cepat membuka berkas yang menjadi tempat dirinya menyimpan semua hasil penelitian dan makalah yang dibuatnya mengenai zerg. Deretan kata kata kemudian menggantikan tampilan berkas bersama dengan gambar dari dua sarang zerg serta telur dan juga bayi zerg sebagai tambahan.