Laboratorium Teknologi

Laboratorium Teknologi
Pertemuan


__ADS_3

Ruang pertemuan tempat perlindungan yang ada di ibukota beberapa orang sedang berkumpul untuk membahas sesuatu, orang orang ini dikumpulkan karena permintaan Dimas yang ingin membahas masalah perang kedua peradaban di Galaksi Bima Sakti dan juga mencari jalan untuk peradaban manusia nantinya. Beberapa tokoh baru yang belum pernah dilihat oleh Dimas muncul di ruang pertemuan ini yang sepertinya mereka adalah ahli astronomi yang diminta oleh Dimas sebelumnya. 


Saat Dimas masuk ke ruangan semua orang sudah ada di tempat mereka masing masing, pertemuan bisa dimulai kapan saja jadi dengan persetujuan keempat eksekutif Garuda lainnya Dimas memimpin pertemuan dan menjelaskan ulang semua informasi yang didapat dari sarang zerg dan juga beberapa bukti yang relevan mengenai informasi tersebut yang telah dibuat oleh Dimas setelah melakukan simulasi bersama dengan Lunar.


"Jika peradaban Ligrus dan peradaban Viuter ini benar benar berperang di sektor 9 tempat kita berada maka sebagai peradaban kecil kita hanya bisa berharap agar Bumi lebih beruntung dan tidak akan dihancurkan saat itu" Seorang berkata setelah Dimas selesai menjelaskan mengenai perang yang akan dilakukan kedua peradaban tersebut dan menjelaskan dampaknya terhadap manusia nantinya.


Beberapa orang mengangguk setuju, saat kekuatan tingkat tinggi sedang bertarung kekuatan tingkat rendah seperti mereka tidak akan bisa berbuat apa apa, jadi orang orang ini hanya bisa bergantung kepada keberuntungan manusia agar tidak punah saat perang kedua peradaban ini berlangsung.


Orang orang yang setuju untuk menggantungkan diri mereka pada keberuntungan peradaban manusia kebanyakan adalah orang orang paruh baya berusia 60 tahun sampai 70 tahunan, bagi mereka hidup selama 72 tahun lagi sangat mustahil karena umur manusia tidak akan mencapainya. Golongan muda berbeda, beberapa orang masih dipenuhi oleh semangat untuk terus hidup, bahkan jika mereka tidak bisa terus hidup dalam 72 tahun mereka masih memiliki anak cucu yang mereka harap bisa hidup lebih lama dan tidak akan mati di tangan makhluk asing.


"Kita tidak bisa berdiam diri membiarkan peradaban lain menembakan senjata ke arah kita, meskipun tujuan utama mereka bukan untuk menyerang manusia tapi kemungkinan Bumi serta manusia mendapat kerugian dari peperangan mereka itu sangat tinggi. Kita bisa mencoba berkomunikasi dengan mereka dan meminta perlindungan kepada salah satu pihak agar tingkat keselamatan kita lebih tinggi daripada hanya berdiam diri menunggu untuk dimusnahkan" Ucap salah satu orang yang terlihat masih muda.

__ADS_1


Orang lain yang tidak setuju dengan pendapat yang pertama setuju dengan pendapat kedua ini, mereka mengangguk  menyatakan persetujuan mereka terhadap pendapat tersebut dan menentang pendapat sebelumnya.


"Menghubungi makhluk asing hanya akan menarik perhatian mereka, saat itu kekuatan kita masih terlalu rendah sehingga jika kita bertemu makhluk asing kita hanya akan dijadikan budak oleh mereka!" Seorang menteri berkata menentang perkataan tersebut.


Luar angkasa seperti sebuah hutan yang mana setiap peradaban adalah makhluk yang ada di hutan tersebut, satu satunya aturan di hutan adalah yang kuat memakan yang lemah. Seperti yang terjadi ratusan tahun yang lalu dimana penjelajah asal Portugis bernama Alfonso sampai di Maluku dan memulai penjajahan terhadap Indonesia, kemudian penjajahan digantikan oleh Belanda, kemudian digantikan lagi oleh Jepang sampai akhirnya merdeka. 


Alasan kenapa negara Indonesia bisa dijajah adalah karena kekuatannya lebih rendah dari para penjajah, jika kekuatan mereka saat itu tidak lebih lemah dari negara negara tersebut maka para penjajah itu tidak akan berani menjajah negara mereka. 


Ruang pertemuan tiba tiba terbelah menjadi dua kubu dimana masing masing kubu mulai menyatakan kelebihan pendapat mereka dan menyebutkan kekurangan dari pihak lain. Sejauh ini para eksekutif Garuda dan juga presiden masih belum turun tangan, mereka menyaksikan ruang pertemuan yang ribut sambil mengerutkan kening bahkan ada yang menghela nafas panjang.


"Berhenti semua! Kekacauan yang kalian buat tidak akan mempercepat kita menemukan solusi yang sesuai jadi sebaiknya dinginkan kepala kalian dan pikirkan solusi yang lebih sesuai" Yang berbicara adalah presiden Jokowi, dia berbicara dengan sangat tegas sehingga membuat semua orang terdiam.

__ADS_1


Dimas cukup kaget saat melihat penampilan galak dari presiden Jokowi tapi dia dengan cepat tenang dan berkata kepada semua orang "Sebenarnya kita tidak perlu rencana lain untuk hal ini, proyek Garuda memiliki bagian untuk pengembangan luar angkasa, jika kecepatan penelitian kita tidak melambat atau bahkan lebih cepat maka kita akan bisa memiliki kapal perang luar angkasa kita sendiri dan mulai membentuk kekuatan luar angkasa kita untuk bersaing dengan kedua peradaban ini nantinya"


Perkataan Dimas menarik perhatian sebagian besar orang, rencana yang diusulkan Dimas dalam proyek Garuda memang memiliki bagian pengembangan luar angkasa, setelah melihat kinerja Dimas selama beberapa bulan terakhir yang terus terusan mengeluarkan teknologi baru semua orang mulai menyadari kelayakan rencana Dimas dan memperkirakan kemungkinan rencana tersebut bisa direalisasikan akan sangat tinggi.


Meskipun rencana Dimas sebelumnya memang telah memiliki tingkat keberhasilan yang sangat tinggi namun tidak banyak orang yang optimis mereka bisa membangun kekuatan luar angkasa mereka sehingga bisa bersaing dengan dua peradaban terkuat di Galaksi ini. 


"Profesor Dimas, meskipun saat ini kita memiliki kemungkinan yang sangat tinggi untuk menyelesaikan rencana yang kau ajukan dalam proyek Garuda tapi untuk mengembangkan kekuatan luar angkasa kita ke tingkat yang sama dengan kedua peradaban yang akan berperang itu adalah hal yang sangat tidak mungkin, belum lagi kita hanya memiliki waktu 72 tahun untuk melakukan hal itu" ucap menteri Marisa.


"Itu benar, perlu ribuan tahun bagi manusia untuk mengembangkan peradaban sampai ke tahap ini, meskipun perkembangan teknologi negara kita saat ini telah dipercepat dengan keberadaanmu dan para ilmuwan lainnya namun waktu kita tidak akan cukup untuk mengembangkan dan membuat banyak kapal perang luar angkasa yang dapat menyaingi kedua peradaban tersebut" presiden Jokowi juga angkat bicara saat ini.


Dimas hanya tersenyum dengan penuh percaya diri dan kemudian berkata "Kalian pasti lupa bahwa beberapa tahun belakangan perkembangan teknologi terus dipercepat seiring berjalannya waktu, semua itu berkat pengetahuan yang dimiliki terus bertambah dan saling melengkapi satu sama lain. Proyek Garuda adalah salah satu contohnya, dengan bertambahnya teknologi yang mendukung proyek Garuda maka waktu yang diperkirakan untuk merealisasikan semua rencana di proyek Garuda telah beberapa kali dipercepat"

__ADS_1


"Menurut perkiraan awal akan memerlukan 5 tahun sampai 7 tahun hanya untuk menyelesaikan tahap pertama rencana yang aku ajukan, tapi sekarang aku dapat memastikan bahwa 2 tahun sampai 3 tahun untuk kita dapat memindahkan pulau ini ke orbit Bumi" Lanjut Dimas


__ADS_2