Laboratorium Teknologi

Laboratorium Teknologi
Perangkat Gravitasi Buatan Bermasalah


__ADS_3

Berdiri di atas rooftop Dimas terus menembaki zerg yang berdatangan dari berbagai arah, zerg ini tampak tidak ada habisnya bahkan saat Dimas melihat gambar yang diambil dari drone yang terbang di sekitar bangunan tempat dirinya berada tempat ini telah sepenuhnya berubah dari yang awalnya berwarna putih karena ditutupi oleh salju telah berubah menjadi hitam karena ditutupi oleh zerg yang berada dimana mana. 


"Berapa lama sebelum perangkat gravitasi buatan aktif?" Dimas bertanya kepada A.


" 1 menit 20 detik" Suara A terdengar, sebuah timer kemudian muncul di pojok kanan penglihatannya yang merupakan waktu perangkat gravitasi buatan diaktifkan.


Dimas mengerutkan kening, dia kemudian berkata kepada A "Apa kau bisa meretas sistem di perangkat gravitasi buatan dan membuatnya aktif dalam 5 detik?" 


"Maaf tuan, perangkat gravitasi buatan yang anda pasang tidak memiliki sistem jaringan yang bisa saya retas, anda hanya bisa menunggu perangkat gravitasi buatan aktif sesuai waktu yang ditentukan" Jawaban dari A terdengar di telinga Dimas.


Dimas hanya bisa melampiaskan kekesalannya dengan menebas beberapa zerg yang mendekat, dia tidak tau kalau zerg akan memenuhi bangunan lebih cepat dari waktu yang dijadwalkan dan sedikit menyesal karena tidak menambahkan sistem jaringan sehingga A dapat mengubah waktu pengaktifan perangkat gravitasi buatan tersebut. Dimas memerlukan perangkat gravitasi buatan untuk aktif segera mungkin, Dimas sudah mengatur perangkat gravitasi untuk meningkatkan gravitasi ke tingkat maksimal yang bisa dicapai oleh perangkat gravitasi buatan ini, dengan banyaknya beban dari zerg yang memenuhi setiap lantai ditambah dengan meningkatnya gravitasi maka dapat dipastikan bangunan ini akan runtuh dan membunuh banyak zerg di dalamnya.


Karena tidak ada jalan lain selain menunggu jadi Dimas hanya bisa melanjutkan menebas dan menembaki zerg ini sambil sesekali melirik timer di pojok kanan penglihatannya. Beberapa kali akan ada zerg yang lolos dari tembakan dan juga tebasannya akan menabrak Dimas untuk menjatuhkannya, beberapa gigitan dan cakaran juga berhasil mendarat pada armor mekanis namun itu semua hanya meninggalkan goresan kecil yang tidak dalam. Meskipun setiap goresan tidak dalam namun jika para zerg ini dibiarkan terus menggigit dan mencakar pada tempat yang sama maka armor mekanis akan tetap berhasil ditembus dan Dimas dipastikan akan mati pada waktu berikutnya.


Karena Dimas tidak ingin mati terlalu muda maka dari itu dia selalu memeriksa tingkat kerusakan dari armor mekanis, saat bagian yang mencapai 50% kerusakan Dimas akan dengan hati hati menyembunyikan bagian itu dan berusaha agar zerg tidak menyerang bagian tersebut. Untungnya Dimas dapat bertahan dengan baik, dengan bantuan mode bantu pertempuran Dimas beberapa kali berhasil menghindari serangan di bagian yang memiliki kerusakan yang telah mencapai 50% meskipun kadang masih ada beberapa serangan yang masih mengenai bagian tersebut.

__ADS_1


"Perangkat gravitasi buatan akan aktif dalam 5 detik" Pengingat dari A terdengar di telinga Dimas, dia tanpa sadar melirik ke arah timer yang menunjukan waktu perangkat gravitasi buatan akan aktif yang sebelumnya menunjukan angka lima kini telah berubah menjadi angka empat.


"Aktifkan pendorong plasma!" Dimas berkata dengan cepat.


Dimas menyesuaikan postur tubuhnya, pendorong plasma di bagian telapak tangan dan kakinya mulai mengangkat Dimas ke udara, Dimas terbang di udara dengan agak canggung karena belum bisa mengendalikan arah terbang, untungnya ada A yang membantunya dalam menyeimbangkan penerbangannya sehingga Dimas tidak akan jatuh.


Setelah 5 detik perangkat gravitasi buatan yang terletak di lantai tiga aktif, gravitasi di area sekitar mulai ditingkatkan dengan perangkat gravitasi buatan yang menjadi pusat gravitasi. Karena gravitasi yang dihasilkan terlalu kuat beberapa retakan muncul di berbagai tempat di bangunan itu.


Zerg yang berada di area cakupan juga merasakan gravitasi yang tiba tiba meningkat, mereka tidak bisa bergerak dan banyak dari mereka mati mendadak yang diperkirakan mati karena kerusakan organ dalam setelah berada di tempat dengan gravitasi yang dapat ditahan oleh tubuhnya.


"Kenapa turun? Apakah kekurangan energi?" Dimas bertanya kepada A.


"Posisi anda saat ini berada di dalam area cakupan perangkat gravitasi buatan" Jawab A.


Dimas panik karena jawaban yang diberikan oleh A, dia dengan cepat menambahkan energi pada mesin pendorong sehingga Dimas yang awalnya terbang kebawa mulai melawan arah dan terbang ke atas. Setelah memastikan bahwa lokasinya tidak lagi berada di area cakupan perangkat gravitasi buatan.

__ADS_1


"Bagaimana bisa perhitungan area cakupan perangkat gravitasi buatan tidak akurat?" Dimas berkata dengan kesal.


"Maaf tuan, sepertinya terjadi masalah pada perangkat gravitasi buatan, area cakupan perangkat gravitasi buatan masih diperluas jadi disarankan agar tuan menjauh sedikit atau anda akan terkena pengaruh gravitasi yang dihasilkan perangkat gravitasi buatan" Suara A terdengar.


Dimas hanya bisa menerima apa yang dikatakan oleh A, dia dengan bantuan A mengendalikan armor mekanis untuk terbang menjauh dari bangunan tersebut. Saat jarak antara Dimas dan bangunan sudah lumayan jauh Dimas akhirnya berhenti terbang menjauh dan melihat ke arah bangunan itu, para zerg yang tidak terkena efek dari perangkat gravitasi buatan yang melihat Dimas bergerak ke arah lain mulai mengejar Dimas, mereka mulai menumpuk seperti gunung dan berusaha menjangkau Dimas yang terbang di udara.


Jarak Dimas dengan bangunan terdekat masih lumayan jauh, bahkan jika para zerg saling menumpuk menjadi gunung untuk dapat menjangkau Dimas itu akan memerlukan waktu yang lumayan lama. Daripada mengurus zerg yang saat ini tidak mengancam nyawanya Dimas lebih penasaran dengan perangkat gravitasi buatan yang aktif di kejauhan.


Untungnya meskipun drone milik Dimas berhasil dijatuhkan setelah peningkatan gravitasi di bagunan itu namun drone masih aktif dan dengan gambar yang diambil oleh drone drone ini Dimas dapat melihat bahwa bangunan tersebut sudah mengalami retakan di berbagai tempat. Tidak lama kemudian drone sudah tidak lagi terhubung, semua gambar dari drone drone itu telah berubah menjadi warna hitam dan Dimas mendengar bunyi gemuruh dari arah bagungan yang dipasangi oleh perangkat gravitasi buatan itu.


Bangunan tersebut hancur, namun mereka tidak langsung jatuh ke tanah melainkan membentuk sebuah bola dengan perangkat gravitasi buatan sebagai intinya, bangunan yang berada di area cakupan perangkat gravitasi buatan juga mulai retak dan setiap puing puing akan terbang ke arah bola tersebut.


Dimas tercengang dengan pemandangan ini, perangkat yang digunakan hanyalah perangkat gravitasi buatan paling sederhana dan gravitasi yang bisa dibuat oleh perangkat ini hanya mencapai 20G atau dua puluh kali gravitasi Bumi. Namun melalui perhitungan yang dilakukan A ditemukan gravitasinya telah melebihi 20G dan itu terus meningkat.


"Apa yang terjadi? Apakah perangkat gravitasi buatan itu akan mendaur ulang Bumi untuk membuat planet baru?" Dimas sangat panik, jika perangkat ini tidak segera dinonaktifkan maka area cakupan akan terus diperbesar dan gravitasi yang dihasilkan kemungkinan juga akan terus meningkat.

__ADS_1


__ADS_2