
"Pak gubernur, kau bisa menyerahkan masalah evakuasi kepada kami, saat ini kami sudah mengembangkan beberapa teknologi yang dapat membantu banyak dalam evakuasi kali ini" Dimas berkata kepada gubernur setelah mendengar apa yang dia katakan sebelumnya.
Gubernur mengerutkan kening saat mendengar Dimas berbicara, dia tidak mengetahui identitas Dimas dan hanya berpikir Dimas adalah kerabat dari jenderal Andika sehingga dia bisa mengikuti jenderal Andika. Gubernur akan memarahi Dimas karena dianggap ikut campur dalam urusan orang dewasa namun saat melihat ekspresi dari jenderal Andika yang tetap tidak berubah meskipun Dimas telah menyela percakapan mereka membuatnya hanya bisa menarik nafas panjang untuk menenangkan dirinya.
"Apa yang dikatakan oleh eksekutif Dimas benar, kami memiliki pemanas ruangan yang mampu menghangatkan suhu di tempat perlindungan ini kembali ke suhu normal, selain itu kami memiliki kendaraan maglev yang dapat bergerak dari pulau jawa ke pulau kalimantan hanya dalam 1 jam. Juga, untuk masalah makanan kami akan mengambil wewenang untuk mengaturnya, kami memiliki makanan yang cukup untuk memberi makan seluruh pengungsi sampai kenyang" Jenderal Andika berkat dengan bangga.
Gubernur terkejut dengan perkataan dari jenderal Andika, untuk makanan mungkin masih bisa dianggap sebagai barang biasa tapi untuk hal lain seperti kendaraan maglev yang bisa bergerak dari pulau jawa ke kalimantan hanya dalam waktu 1 jam bahkan lebih cepat dari pesawat biasa dan bahkan sedikit lebih cepat dari pesawat jet komersial. Tapi yang membuatnya lebih terkejut adalah panggilan milik Dimas yang disebut sebagai seorang eksekutif, meskipun tidak ada yang mengetahui tentang eksekutif Garuda dan juga proyek Garuda yang sedang dijalankan namun dari nada bicara jenderal Andika sebelumnya gubernur dapat memastikan bahwa apa yang disebut eksekutif ini pasti orang yang penting.
"Eksekutif? Anak ini bukan kerabat dari jenderal Andika?" Gubernur berkata dengan hati hati.
Jenderal Andika mengangguk "Semenjak tabrakan meteor sebelumnya kami menemukan bahwa ada satu hal yang membahayakan manusia muncul bersamaan dengan meteor tersebut, pemerintah kemudian membentuk sebuah proyek untuk menangani hal ini. Proyek ini disebut dengan proyek Garuda dan ada lima orang eksekutif yang memiliki tugas mereka masing masing dalam proyek ini, Dimas ini adalah salah satu dari eksekutif Garuda yang juga merupakan seorang ilmuwan yang yang menemukan banyak hal berteknologi tinggi untuk proyek Garuda ini"
__ADS_1
Gubernur kembali menatap Dimas dengan tatapan kaget, Dimas kurang lebih sebesar cucunya dan mungkin belum lulus dari SMA. Memikirkan cucunya yang waktu itu hanya tau bermain bersama teman temannya dan kemudian mendengar bahwa anak seumuran cucunya ini telah membuat banyak hal berteknologi tinggi membuatnya hanya bisa menghela nafas panjang dan memendam perasaan iri.
"Seberapa tinggi posisi eksekutif Garuda ini?" Tanya gubernur.
"Posisinya sama seperti presiden" Jawab jenderal Andika.
"Ayo kembali ke apa yang harus dibahas, kami akan mengambil alih pengurusan tempat perlindungan ini dan menjadikannya sebagai tempat transit dari orang orang pulau jawa untuk dibawa ke pulau kalimantan. Untuk masalah para pengungsi kami juga akan menjaga dan memberikan perawatan sebaik mungkin jadi kau tidak perlu khawatir kami akan meninggalkan pengungsi yang sakit parah atau sebagainya" Merasa bahwa topik pembicaraan mulai melenceng membuat jenderal Andika harus kembali mengingatkan gubernur tentang tujuan kedatangan mereka kesini.
Gubernur terdiam untuk sementara waktu, sebenarnya dia enggan untuk menyerahkan kepemimpinan dari tempat perlindungan ini kepada orang orang ini, namun karena ini adalah perintah langsung dari pemerintah pusat jadi dia hanya bisa menerima keputusan ini dengan lapang dada.
Dengan gubernur kota Surabaya akhirnya menyerahkan kepemimpinan dari tempat perlindungan ini akhirnya jenderal Andika bisa melakukan pengaturan yang diperlukan untuk tempat perlindungan ini. Langkah pertama yang dilakukan oleh jenderal Andika adalah membagikan makanan sintetis kepada setiap orang di tempat perlindungan, meskipun makanan sintetis hanya seperti sebuah jelly dengan ukuran yang kecil namun itu masih membuat para pengungsi yang selalu makan dalam kekurangan menjadi bersemangat, untungnya para tentara dan staf yang ada di tempat perlindungan menenangkan situasi sehingga pembagian makanan sintetis berjalan dengan lancar.
__ADS_1
"Apakah makanan hari ini hanya jelly ini? Kenapa aku merasa bahwa jatah makanan semakin lama semakin berkurang? Aku curiga para pejabat menyimpan makanan untuk diri mereka sendiri!"
"Kita tidak bisa berbuat apa apa, lagipula negara masih mau menampung kita dan membiarkan kita bertahan hidup sedikit lebih lama juga merupakan suatu hal yang membahagiakan"
Beberapa orang berkata dengan pelan namun beberapa tentara masih mendengar perkataan itu berkat pendengaran mereka yang tajam, seorang tentara melirik temannya yang tersenyum ketika mendengar perkataan dari para pengungsi dan menggelengkan kepalanya. Dia tidak bisa menyalahkan mereka karena menganggap makanan sintetis yang mereka bagikan memiliki porsi yang terlalu sedikit, bahkan mereka juga menganggap sepotong makanan sintetis tidak akan cukup untuk menahan lapar selama beberapa menit pada saat mereka belum mencobanya.
"Jika ada yang belum kenyang kalian bisa meminta makanan lagi nantinya, syaratnya kalian harus menghabiskan terlebih dahulu makanan yang diberikan kepada kalian" Tentara itu berkata dengan suara lantang sehingga semua orang bisa mendengar perkataannya.
Mendengar perkataan tentara itu membuat para pengungsi bersemangat, mereka dengan cepat menggigit makanan seperti jelly yang dibagikan oleh para tentara ini namun setelah menghabiskan sepotong kecil jelly itu perut mereka terasa sangat penuh dan tidak mampu menampung makanan lain, bahkan anak anak hanya menghabiskan kurang dari setengah dari jelly itu sebelum mengatakan bahwa mereka kenyang kepada orang tua mereka.
Semua orang kecuali para tentara yang dibawa oleh jenderal Andika terkejut dengan efek yang dihasilkan oleh sepotong jelly yang dinamai makanan sintetis ini. Sepotong kecil makanan sintetis mampu membuat kenyang orang dewasa bahkan jika sebelumnya orang itu adalah orang yang makan banyak dia tetap kenyang hanya dengan sepotong kecil ini. Akhirnya tidak ada yang meminta makanan tambahan karena mereka semua sudah kenyang.
__ADS_1
Setelah memberikan makanan jenderal Andika kemudian meminta para staf di tempat perlindungan mendata semua orang yang ada di tempat perlindungan ini baik itu WNI maupun WNA yang sebelumnya tidak didata oleh para pejabat. Mereka perlu mendata orang orang ini terlebih dahulu agar nantinya saat dibawa ke tempat perlindungan di kalimantan itu tidak akan membuat tempat perlindungan terlalu penuh sehingga para pengungsi harus berada di koridor.
Pendataan juga bertujuan untuk melihat seberapa parah kondisi kesehatan masing masing pengungsi, selain membawa banyak makanan sintetis untuk dibagikan kepada para pengungsi mereka juga membawa berbagai jenis obat obatan baru yang telah diteliti oleh kelompok profesor Surya dan lulus uji klinis sehingga aman untuk digunakan.