Laboratorium Teknologi

Laboratorium Teknologi
Fusi Dingin


__ADS_3

Sudah 3 hari semenjak Dimas tinggal di tempat perlindungan resmi untuk membuat reaktor fusi nuklir yang bisa menyediakan energi yang cukup untuk tempat perlindungan resmi ini. Sejauh ini apa yang dilakukan Dimas masih sama dengan saat pertama dia datang ke laboratorium yaitu memperdalam pemahaman para ilmuwan ini tentang fusi nuklir, Dimas bahkan sampai mengetik ulang pengetahuan fusi nuklir di otaknya dan menjadikannya sebuah makalah penelitian yang memuat lengkap pengetahuan fusi nuklir milik Dimas.


Semua ilmuwan di laboratorium akhirnya menghabiskan waktunya untuk membaca makalah itu dan membuat Dimas terlepas dari mengajari mereka secara perlahan. Saat ini hanya tersisa Dimas sendiri di laboratorium, semua ilmuwan yang seharusnya ada disini kembali ke kediaman mereka masing masing untuk membaca makalah yang dibuat Dimas. Dimas pergi ke tempat penyimpanan laboratorium dan mengambil beberapa barang, semua barang yang diambil kemudian diletakan di atas meja kosong di laboratorium. 


Barang barang yang diambil Dimas adalah untuk membuat reaktor fusi nuklir, Dimas ingin membuat reaktor fusi nuklir secara langsung di dunia nyata tanpa menggunakan semua peralatan canggih yang ada di laboratorium dan juga mengasah keterampilannya dalam penelitian. Dari saku jaketnya Dimas mengeluarkan sebuah kertas yang telah digambari sebuah cetak biru reaktor nuklir yang baru.


Menggunakan peralatan yang tersedia di laboratorium tempat perlindungan Dimas mulai membuat setiap bagian dari reaktor fusi nuklir yang ingin dia buat. Meskipun peralatan di laboratorium ini lebih rendah dari laboratorium di benak Dimas tapi seluruh bagian dari reaktor fusi nuklir masih bisa dengan mudah dibuat menggunakan peralatan di laboratorium ini. Seluruh bagian telah dibuat dan saat ini hanya tersisa bagian utama yang belum dibuat, bagian utama ini adalah tempat bahan nuklirnya yaitu palladium dan platinum. Fusi nuklir yang digunakan oleh Dimas adalah Fusi dingin yang bisa terjadi pada suhu normal tidak seperti suhu fusi nuklir biasa yang memerlukan panas hingga jutaan derajat celcius dan bisa dibuat sekecil mungkin hingga ukuran telapak tangan.


Menggunakan medium air berat yang komposisi molekulnya didominasi oleh deuterium, garam litium dilarutkan kemudian dua elektroda dari palladium dan platinum akan dicelupkan ke dalamnya. Menggunakan sedikit arus listrik pada kedua elektroda palladium dan platinum untuk memicu fusi, tempat percobaan kemudian akan memanas hingga 400 kali lebih panas dari akibat arus listrik dan menyebabkan sebagian dari palladium menguap karena panas ini. Fusi dingin telah lama diketahui keberadaannya oleh beberapa ilmuwan pada tahun 1990-an namun karena tidak adanya percobaan fusi dingin yang berhasil keberadaan fusi dingin masih dipertanyakan hingga saat ini. 


Meskipun fusi dingin tidak pernah diketahui kebenarannya tapi bagi Dimas yang telah mendapat pengetahuan yang sesuai mengenai fusi nuklir jadi dia mengetahui bahwa melalui beberapa metode fusi dingin bisa diwujudkan. Dimas dengan cepat menyelesaikan bagian utama dari reaktor fusi nuklirnya, sebuah tabung berbentuk segitiga yang menjadi bagian utama dari reaktor fusi nuklir langsung dirakit bersama dengan bagian lainnya. 

__ADS_1


Dimas akhirnya menyelesaikan pembuatan reaktor fusi nuklirnya, melihat ke arah jam dinding Dimas hanya menghabiskan sekitar 3 jam untuk membuat reaktor fusi nuklir.


"Perlu 3 jam untuk membuat reaktor fusi nuklir di dunia nyata, jika itu di laboratorium di benakku mungkin hanya perlu 10 menit tapi perlu 7 jam untuk merealisasikannya" Dimas bergumam sambil membandingkan pembuatan di dunia nyata dan di laboratorium teknologi.


Meneliti sesuatu di dunia nyata dan di laboratorium teknologi memiliki kekurangan dan kelebihan masing masing dimana di dunia nyata saat meneliti Dimas perlu menyediakan bahan bahannya terlebih dahulu dan proses pembuatan akan berlangsung dengan lancar, sedangkan untuk laboratorium teknologi Dimas tidak perlu mengkhawatirkan bahan bahan penelitian dan Dimas hanya perlu menghabiskan lebih banyak waktu tunggu untuk mengganti kekurangan bahannya.


Dimas melihat reaktor fusi nuklir yang dia buat di dunia nyata terlihat agak berbeda dengan reaktor fusi nuklir yang dibuat di laboratorium teknologi, reaktor fusi nuklir ini adalah reaktor yang dapat digunakan kembali setelah diganti bagian utama yang berupa tabung segitiga yang terakhir dibuat oleh Dimas jadi lain kali Dimas hanya perlu membuat bagian utamanya tanpa perlu membuat bagian bagian lainnya. Dimas menekan bagian utama dari reaktor fusi nuklir selama 3 detik kemudian melihat beberapa bagian yang sebelumnya menyangga bagian utama reaktor nuklir  terlepas dan Dimas dengan mudah mengambil bagian utama berbentuk tabung segitiga yang bercahaya biru itu.


"Dimas? Apa kau membuat sesuatu?" Profesor Ratna melihat Dimas memegang reaktor fusi nuklir dan bertanya kepada Dimas.


Dimas menoleh dan melihat bahwa itu adalah profesor Ratna dan menunjukan reaktor fusi nuklir itu kepada profesor Ratna. Dari bentuknya profesor Ratna dapat memastikan bahwa itu adalah reaktor fusi nuklir namun ada sedikit perbedaan dari reaktor fusi nuklir yang sebelumnya mereka teliti.

__ADS_1


"Ini reaktor fusi nuklir, aku membuat yang baru dan membuat sedikit peningkatan pada reaktor ini" Dimas memperkenalkan reaktor fusi nuklir sambil menunjukan bagaimana bagian utamanya bisa dibongkar pasang dengan sangat mudah.


Profesor Ratna terlihat terkejut, dia melihat bagaimana Dimas melepas dan memasang bagian utama reaktor fusi nuklir dan semakin kagum kepada Dimas. Reaktor fusi nuklir sebelumnya sudah berada pada tingkat kerumitan yang sangat rumit untuk dipahami, sekarang Dimas tidak sampai 1 hari berhasil membuat reaktor fusi nuklir yang sebelumnya seperti baterai sekali pakai menjadi baterai isi ulang dan masih pada ukuran yang sama.


"Jika reaktor fusi nuklir yang dibuat di tempat perlindungan resmi seperti ini maka biaya perawatan pasti akan dipotong banyak" Ucap profesor Ratna.


Dimas tertawa kecil dan berkata " Biaya untuk perawatan pasti akan lebih sedikit tapi bahan untuk fusi nuklirnya adalah palladium, sebelum Bumi ditabrak meteor harganya sangat tinggi dan sangat langka, di lingkungan saat ini menemukan palladium bahkan memiliki kemungkinan lebih rendah dari menghilangkan dampak meteor di Bumi dalam 1 bulan"


"Palladium? Jadi benar bahwa reaktor fusi nuklir menggunakan fusi dingin?!" Profesor Ratna berteriak kepada Dimas untuk mengungkapkan perasaan kagetnya.


"Aku membuat ini menggunakan barang di tempat penyimpanan laboratorium, jika tidak masalah maka aku ingin menggunakan reaktor ini untuk memenuhi janji dengan temanku dan untuk barang di tempat penyimpanan termasuk logam langka akan aku ganti secepatnya" Ucap Dimas.

__ADS_1


Sudah hampir seminggu sejak Dimas dan Dea setuju untuk menukar generator dan pemanas ruangan dengan sejumlah persediaan, Dimas tentu saja ingat dengan teman baiknya dan membuatkan reaktor fusi nuklir ini sebagai generator mereka. Profesor Ratna tidak keberatan sama sekali tentang Dimas menggunakan bahan dari tempat penyimpanan laboratorium bahkan melarang Dimas untuk menggantinya. Setelah pembicaraan yang cukup berbelit belit akhirnya profesor Ratna setuju dengan Dimas mengembalikan semua bahan penelitian di tempat penyimpanan setelah Dimas berkata dia ingin membuat barang lainnya.


__ADS_2