LAMHA DAN TUAN EL

LAMHA DAN TUAN EL
Mengutarakan Isi Hati


__ADS_3

Lamha kebingungan, Tuan El yang ingin mengucapkan sambutan kenapa dia juga harus ikut ke atas panggung?


Tuan El mengambil sebuah mic yang disiapkan khusus untuk dirinya. Lalu dia memberi sedikit cuitan untuk para tamu yang hadir diacara resepsi pernikahannya.


"Pertama-tama saya mengucapkan terimakasih banyak kepada semua tamu undangan yang hadir pada acara resepsi pernikahan saya dan istri saya. Disini saya ingin mengumumkan pernikahan saya yang kedua, karena pernikahan pertama saya sudah berakhir yang mana istri pertama saya sudah tiada. Perkenalkan, wanita yang bersanding dengan saya dan kini menjadi permaisuri Libra Graham dia bernama Lamha Zulfatunnisa Graham. Wanita shalehah yang kedatangannya dikirim oleh Tuhan dengan cara yang unik dan tidak biasa." Tuan El menarik nafas sejenak sembari terus menatap Lamha yang menunduk karena malu bercampur rasa haru. Kemudian tuan El melanjutkan ucapannya.


"Kami sudah menikah selama hampir satu bulan yang lalu, dimana saat itu belum ada cinta diantara kami. Ya karena saat itu saya menikahinya demi baby A. Baby A membutuhkan sosok seorang ibu, dan Lamha adalah wanita yang berhasil menjadi ibu yang baik untuk baby A. Pada awalnya, saya mengira pernikahan ini tak akan bertahan lama, saya tidak ada niat untuk serius dengan Lamha. Saya juga yakin Lamha tak akan mampu membuat seorang Libra jatuh cinta." ucap tuan El dan itu sukses membuat Lamha merasa sesak, bagaimana bisa tuan El mengumumkan semua itu didepan publik. Lamha hanya menunduk memendam kekecewaan, dia berfikir apakah tuan El akan menceraikannya dihadapan semua orang? tak hanya Lamha, para tamu undangan pun kasak kusuk saling berbisik merasa prihatin atas nasib Lamha.


"Tapi... mungkin karena memang saya dan Lamha sudah ditakdirkan untuk berjodoh. Dan tidak ada yang kebetulan didunia ini, karena semua sudah direncanakan Tuhan, maka..." tuan El menjeda ucapannya. Dia sedikit gugup mengungkapkan isi hatinya. Sedangkan Lamha sendiri mendongak menunggu ucapan tuan El selanjutnya.


"Maka dari itu saya ingin mengatakan sesuatu yang selama ini sudah saya rasakan, tapi belum sempat saya utarakan." ucap tuan El. Dia semakin gemetar, keringat dingin bermunculan. Dia tak pernah merasa segugup ini sebelumnya. Ah, ini gila! Sementara Lamha semakin dibuat bingung. Dia balas menatap mata suaminya dengan perasaan yang berkecamuk. Namun tiba-tiba dibalik ketegangan itu, ada seseorang yang mengantar bucket bunga yang sangat indah dan diberikan kepada tuan El.



"Lamha,... my wife, my dearl, my love, and my everything. Malam ini, saya.. Libra Graham ingin mengatakan bahwa saya..." tuan El kembali menjeda ucapannya, membuat Lamha dan para tamu undangan semakin merasa gemas dan tak sabar.

__ADS_1


"Sa-saya mencintaimu Lamha Zulfatunnisa. Sangat sangat mencintaimu, I love you so much! maaf saya terlambat mengatakan ini semua. Tapi maukah kamu menjadi permaisuri saya sehidup sesurga? just you, only you! tidak akan ada wanita lain, saya hanya ingin kamu. Tolong terima bunga ini jika kamu mau menghabiskan sisa hidupmu bersama saya dan mau melahirkan banyak anak dari benih yang saya tabur dirahim kamu." ucap tuan El sembari menatap dalam mata Lamha.


Lamha termenung, benarkah ini? benarkah tuan El mengatakan semua itu? jangan-jangan ini semua hanya mimpi. Oh, jika ini hanya mimpi rasanya Lamha memilih tak ingin bangun saja. Bulir bening menetes dari pelupuk matanya, Lamha tak dapat menahan rasa haru sekaligus bahagia lebih lama lagi. Dengan cepat dia mengambil bucket bunga itu dan berhambur kepelukan tuan El.


"Lamha mau mas El, Lamha mau.. Lamha juga cinta sama mas El." ucap Lamha sembari membenamkan kepalanya didada bidang suaminya, tak perduli dilihat orang banyak yang jelas saat ini Lamha merasa sangat bahagia. Sangat-sangat bahagia. Tuan El balas memeluk Lamha dan menciumi pucuk kepala Lamha dengan rasa haru dan kebahagiaan yang meluap-luap. Disusul suara riuh tepuk tangan dari para tamu undangan membuat suasana didalam gedung itu semakin meriah.


'Alhamdulillah, Alhamdulillah ya Allah, terimakasih banyak atas segala karuniamu ya Allah.' ucap Lamha didalam hati.


Sementara ditempat lainnya ada sepasang mata yang tengah terbakar api cemburu karena merasa miliknya diambil dan direbut oleh Lamha sang mempelai wanita.


'Sialan! aku tidak terima semua ini El, aku meninggalkan karirku di paris demi untuk bersamamu, tapi kamu mencampakkanku hanya demi wanita kampung sepertinya! aku tidak terima!! tunggu pembalasanku!' desis Mia.


Seseorang menepuk pundaknya dari belakang, Mia berbalik dan terkejut melihat orang itu.


"Ka-kamu.. kenapa bisa ada disini?" tanya Mia dengan wajah memucat.

__ADS_1


"Tentu saja ingin bertemu denganmu." jawab lelaki itu.


"Tapi.."


"Aku sangat merindukanmu Mia sayang, ayolah.. aku sudah memesan hotel untuk kita." ucap pria itu.


"Aku tidak mau! gara-gara kamu El memutuskan hubungannya denganku!" ucap Mia penuh amarah.


"Aku tidak suka penolakan!" ucap pria itu marah. Lalu dengan kasar dia menyeret tubuh Mia seecara paksa. Mia terus meronta hingga akhirnya mereka memasuki halaman parkir dan...


Bugh!


Lelaki bertubuh tambun itu jatuh tersungkur ke lantai. Mia kembali terkejut sekaligus memekik senang.


"Nick!!"

__ADS_1


🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Jangan lupa Vote like, komentar nya ya, sorem kembang dan kopi juga buehehe.


__ADS_2