
"Kenapa kalian bisa ceroboh?! begini saja tidak becus!" Nickholas marah-marah kepada anak buahnya yang dianggap tak becus menjaga pertahanan lawan.
"Pergerakan mereka tidak terbaca tuan, dan saya mendapatkan pesan ini," ucap Leon ajudan kepercayaan Nickholas. Dia menyerahkan ponselnya dan menunjukkan pesan berisi ancaman di dalamnya.
[Bagaimana dengan hadiah yang ku kirim Nick?! itu belum seberapa, lebih baik menyerah dan serahkan dirimu ke polisi atas kejahatan yang sudah kau perbuat kepada keluarga istri tuan El, terutama adik ipar tuan El yang sedang kau sandera! aku tunggu telfon darimu, kalau tidak lihat saja apa yang bisa aku lakukan, aku akan memberimu hadiah yang lebih besar dari ini] Ron.
"Sialan Ron!" umpat Nickholas kesal.
"Sekarang bagaimana tuan?" tanya Leon.
"Tetap jaga pertahanan, terutama di mansion utama. Ingat, kali ini pertahanan dan penjagaan harus lebih ketat," pesan Nickholas.
"Baik tuan," jawab Leon. Setelah pertemuan singkat itu, Nickholas pergi dari sana menuju kediaman seseorang yang selama ini ada di balik kesuksesan seorang Nickholas.
//
"Bagus Ron, kamu memang bisa diandalkan. Aku tunggu kabar baik selanjutnya," pesan tuan El kepada asisten Ron melalui sambungan telfon. Setelah itu mereka menyudahi percakapannya.
"Mas, kok senyum-senyum sendiri, ada apa?" tanya Lamha yang baru saja keluar dari dalam kamar mandi.
"Aku baru saja dapat kabar yang lumayan baik," ucap tuan El.
"Tentang Novi?" tanya Lamha.
"Bukan, tapi soal markas Nick yang berhasil dibuat kacau oleh Ron. Sepertinya Nickholas sangat marah dan langsung datang ke Markas itu, dia tidak sadar jika Ron menyewa mata-mata untuk mengikuti Nickholas. Dan mata-mata itu berhasil menemukan keberadaan tempat Novi tinggal," ucap tuan El.
__ADS_1
"Lalu apa mereka berhasil membawa Novi keluar dari sana?" tanya Lamha.
"Belum sayang, ini masih dalam proses, karena selain kita masih kekurangan personil, di sana juga penjagaannya begitu ketat," ucap tuan El.
"Tapi setidaknya sudah ada kemajuan, Alhamdulillah. Semoga asisten Ron dan anak buah yang dikirim mas El berhasil membawa Novi pulang mas," ucap Lamha penuh harap.
"Iya sayang, berdo'a saja terus. InsyaAllah do'a kita segera dikabulkan oleh Allah," ucap tuan El.
"Iya mas, itu sudah pasti. Oh iya mas, hari ini Lamha ada jadwal periksa kandungan, mas El mau nganterin apa Lamha sama supir aja?" tanya Lamha.
"Dianter dong, enggak mungkin aku biarkan kamu pergi sendiri, apalagi tanpa pengawalan," ucap tuan El sembari tersenyum hangat.
//
"Kamu tidak tahu sedang berhadapan dengan siapa, dan ini di negara siapa, dasar tol*l!" ucap Nickholas menyeringai.
"Kita sudah sampai tuan," ucap sang supir sekaligus ajudannya.
"Ya saya tahu," ucap Nickholas dingin.
Brak!!
Nickholas menutup pintu mobilnya dengan kencang kemudian memasuki rumah megah nan mewah bak istana negeri dongeng itu.
"Oh my Prince!!" pekik seorang gadis sembari berlari dan berhambur ke pelukan Nickholas.
__ADS_1
"Katty, apa kabar?" sapa Nickholas.
"Aku baik," jawab gadis cantik itu yang ternyata bernama Katty.
"Bawa oleh-oleh apa dari Indonesia?" todong Katty.
"Aku lupa membelinya baby," ucap Nickholas dengan raut wajah menyesal.
"Dasar menyebalkan!" gerutu Katty.
"Sorry, tapi kalau memaksa akan aku belikan mie Indihome," ucap Nickholas.
"What? yang benar saja, kalau hanya itu aku juga bisa beli sendiri," ucap Katty cemberut.
Nickholas terus membujuk Katty hingga mereka yang memang sangat akur itu tak berhenti saling mengobrol panjang lebar. Disaat bersamaan, terlihat sesosok pria paruh baya berusia 60 tahun tengah menuruni anak tangga.
"Nick!" panggil pria itu.
"Daddy?" ucap Nickholas. Dia tersenyum kemudian berjalan menghampiri pria itu dan memeluknya dengan erat.
"Apa kabar Daddy?" tanya Nickholas.
"Fine only, sudah berada di Paris hampir seminggu, kenapa baru kasih kabar sekarang?" tanya Pria paruh baya itu.
"Itu karena..." Nick bingung hendak menjawab apa, karena jika Daddy-nya sampai tahu dia sudah menikah, sudah pasti dia akan marah besar. Tapi disembunyikan juga percuma, daddy-nya ini kan bukan orang sembarangan, lihat saja, belum apa-apa dia sudah tahu jika Nick sudah kembali seminggu yang lalu ke negara ini.
__ADS_1