Legenda Arcana

Legenda Arcana
Kekuatan Sebenarnya


__ADS_3

"Apakah kamu ingin berduel?"


Ziruko terkejut dengan apa yang dikatakan oleh Sygard. Dia penuh dengan kebingungan, apakah harus menerima tantangannya, atau mengabaikannya. Namun, Ziruko berpikir kalau menerima tantangannya akan memberikan keuntungan yang banyak, itu juga jika dia menang.


"Memangnya diperbolehkan para raja berduel?"


"Anggap saja ini adalah sebuah latihan."


"Kalau begitu, apa kita akan melakukannya disini."


"Eh... tentu saja. Aku akan menyuruh pengawalku untuk meminta izin kepada kaisar."


Mereka berdua menunggu datangnya kabar dari pengawal yang dikirimkan oleh Sygard.


Beberapa saat kemudian, pengawal itu datang membawa kabar.


"Raja, duel ini sudah disetujui oleh kaisar. Kalian diperbolehkan memakai tempat ini untuk berduel."


"Terimakasih, pengawalku," kata Sygard.


Mereka berdua bersiap-siap untuk berduel. Pertandingan ini ditonton oleh beberapa orang yang ada di istana ini. Kaisar dan ksatria zodiaknya pun ikut melihat duel ini.


Kaisar mengangkat tangannya dan mengatakan, "duel dimulai!"


Ziruko langsung berlari ke arah Sygard. Namun, Sygard tidak menunjukkan reaksi apapun. Sikapnya itu seperti sedang merendahkan Ziruko.


Ziruko mengecoh Sygard, dengan cara melompat kearah samping dan langsung menendang bagian punggung Sygard. Tapi, Sygard dengan sigap menahan tendangan itu menggunakan tangannya.


Ziruko langsung melompat lagi kearah yang berlawanan dan dia melakukan hal yang sama lagi. Tapi, Sygard berhasil menahannya lagi. Ziruko hanya ingin mengetahui gerakan musuhnya.


"Begitu ya..."


"Ada apa raja baru... apa segini saja kemampuanmu?"


"Tentu saja tidak, aku hanya ingin membaca gerakanmu saja."


"Oh~~~ kenyataannya seperti itu atau itu hanya sebuah alasan saja."


"Terserah apa katamu."


Ziruko langsung melompat mundur. Dia menjaga jarak dari Sygard. Namun, Sygard masih belum tertarik untuk bergerak.


Ziruko mengumpulkan energi gaia di kedua tumpuan kakinya. Setelah itu dia melesat cepat ke depan. Ini adalah teknik yang sering dia gunakan.


Ziruko kemudian melakukan tendangan, tapi bisa ditahan lagi oleh Sygard. Kemudian Ziruko melakukan serangan combo. Sygard menahan serangannya dengan kedua tangannya, dan dia tergeser sampai sekitar 2 meter dari tempatnya berasal.


"Boleh juga... tapi kemampuan seperti ini saja belum cukup untuk bisa membuatmu menjadi seorang raja, bukan?"


"Tentu saja."


"Kalau begitu, kali ini aku yang menyerang ya."


Sygard langsung melakukan tendangan sambil melompat ke belakang Ziruko. Tendangannya bisa ditahan oleh Ziruko, tapi setelah itu Sygard memukul punggung Ziruko. Ziruko terkena serangannya itu.


"Sial, aku kurang fokus."


"Begitu ya, kalau begitu terima lagi seranganku ini."

__ADS_1


Sygard melakukan serangan combo. Serangannya itu kalau diuraikan menjadi tendang, tendang, pukul, tendang, tendang, pukul, dan seterusnya.


Sekarang Ziruko bisa menahan semua serangannya.


"Kalau begitu aku juga akan ikut menyerang."


Ziruko menendang Sygard pun ikut menendang. Hal ini menyebabkan fenomena gesekan gaia terjadi. Efek dari gesekan ini menyebabkan cahaya yang berkilau di sekitar are gesekan terjadi.


"Kalau begini terus tidak akan ada selesainya... benar bukan, Ziruko?"


"Kamu benar juga."


"Kalau begitu, bagaimana kalau kita menggunakan arcana milik kita."


"Baiklah, tapi untuk itu kita jaga jarak dulu untuk sementara waktu."


"Baiklah."


Ziruko langsung mengeluarkan arcananya begitu juga dengan Sygard.


Setelah selesai bersiap-siap, Sygard langsung menyerang kearah Ziruko. Namun tidak terlihat adanya tanda-tanda dia menggunakan sihir.


Saat sudah dekat dengan Ziruko, tangan Sygard mengeluarkan api.


"Ini adalah aktivasi singkat, jadi kamu akan terkejut kalau kamu belum tahu apa sihirku, benar bukan?"


lalu Sygard meneriakkan mantra sihirnya. "Dynamic Fire."


Ziruko tidak punya waktu untuk mengaktivasi sihir miliknya. Terpaksa dia menahannya dengan tangannya.


"Sial, untung saja aku memakai pakaian ini."


Sygard kembali menerjang kearah Ziruko. Namun sekarang, berbeda dengan yang tadi.


Ziruko membuat sebuah dinding es di depannya. Sygard tidak bisa berhenti dengan cepat, dan akhirnya dia menabrak dinding es itu.


Sygard bangkit kembali, dan dia memukul dinding es tersebut. Tapi, Ziruko sudah bersiap-siap. Dia mengarahkan tangannya kepada Sygard.


"Ini sudah berakhir. Ice Rope."


Seketika tubuh Sygard tidak bisa bergerak. Dia menggeliat-liat seperti ingin keluar dari tali ini.


"Ini sudah berakhir Sygard. menyerahlah..."


"Bagaimana ini aku tidak bisa keluar?"


"Kalau begitu menyerah..."


"Bercanda, kamu itu sangat tidak beruntung. Sihir es itu lemah terhadap sihir api."


Ziruko langsung mundur, menjauhi Sygard. Dan Sygard berhasil melepas sihir es yang mengikatnya itu dengan memanaskan tangannya menggunakan sihir apinya.


"Kamu benar-benar tidak beruntung. Kalau begitu aku akan mengakhiri ini dengan cepat."


Sygard kembali menerjang ke arah Ziruko. Dia melakukan serangan combo terus menerus. Pada awalnya Ziruko bisa menahannya, tapi lama-kelamaan dia tidak bisa menahan serangannya.


Ziruko terus-menerus terkena serangan combo dari Sygard. Dia terlempar jauh hampir sampai kepada gerbang istana.

__ADS_1


"Ternyata kamu kuat juga. Tapi, jujur saja duel ini mengingatkanku kepada Hanzo. Saat itu aku juga terluka sampai begini."


"Eh~ jadi kamu pernah terluka seperti ini ya."


"Maaf saja, tapi sepertinya aku tidak bisa bertanding serius denganmu."


"Apa kamu menghinaku?"


Ziruko mengatakan hal itu karena tangan kanannya terasa patah akibat menahan serangan dari Sygard tadi. Dia langsung mengambil ancang-ancang untuk menyerang Sygard.


"Sepertinya ini akan menjadi serangan terakhir. Ice Glacier."


Ziruko mengubah semua permukaan tanah yang diinjaknya menjadi sebuah es. Setelah itu dia berlari, dan dia melakukan sliding. Namun Sygard melompat, tapi itulah yang diharapkan oleh Ziruko.


Ziruko kemudian mengeluarkan Ice Rope lagi. Sygard langsung terjatuh, Tapi dia malah tertawa.


"Apa kamu sebodoh itu, sampai mengulang cara yang sama?"


"Tentu saja aku tidak bodoh, saat ini aku akan mengakhirinya."


Sygard kembali mengeluarkan api di kedua tangannya. Apinya merambat kepada Ziruko.


"Ini baru yang dinamakan dengan seorang raja. Arcana milikmu itu seperti belum terasah. Kalau begini kamu tidak layak menjadi seorang raja."


"Jadi, aku harus menjaga mukaku ya. Kalau memang begitu, sepertinya tidak ada cara lain lagi."


Tiba-tiba ekspresi Ziruko berubah. Hawa di sekeliling Ziruko juga menjadi sangat suram. Seperti tercium aroma yang sangat pekat.


Dari kejauhan terlihat kaisar, dan ksatria zodiak terkejut. Tapi, Sygard berdiri lagi seolah tak mempedulikan hawa yang Ziruko keluarkan. Dia langsung menerjang Ziruko.


Ziruko langsung menjentikkan jari tangan kirinya dan Sygard pun langsung terhempas.


"Jadi ini kekuatan aslimu?"


"Ya, tentu saja. Selama aku memulai perjalanan aku belum pernah menunjukkannya kepada siapapun. Ini adalah kekuatan asliku, kebanggaanku yang sebenarnya."


Ziruko langsung menerjang ke arah Sygard. Dia langsung menendangnya keatas langit. Sygard terlihat seperti sedang terbang, di atas dia seperti sedang menggunakan sihir.


Tidak lama kemudian dia terjatuh.


"Sepertinya aku tidak bisa main-main lagi. Aku harus mengakhiri ini, Ziruko!"


"Silakan saja kalau kamu bisa."


"Ring of Fire."


Tiba-tiba Ziruko dikelilingi oleh api, namun tidak berkobar sangat besar.


"Api seperti ini, tidak bisa mengalahkanku."


"Maaf Ziruko, nanti saja kita bertarung lagi. Burn!!!!"


Seketika api yang ada di sekeliling Ziruko membesar dan membakar Ziruko.


Momo yang melihat kejadian itu, langsung berteriak kepada kaisar untuk menghentikan pertandingan ini.


"Kaisar Luis, kenapa kamu tidak menghentikannya. Dia bisa mati."

__ADS_1


"Tenang saja, meskipun menerima luka dia tidak akan mati."


Ksatria zodiak itu mengayunkan kipas yang dipegangnya dan memadamkan apinya. Api itu pun padam.


__ADS_2