Legenda Long Chu

Legenda Long Chu
Kemarahan


__ADS_3

Angin berhembus cukup kencang, disertai hujan yang turun mencuci darah yang bersimbah.


Pertarungan masih berlanjut, dimana banyak teriakan saling bersahutan. Antara kematian dan juga perjuangan.


Pihak Ling Hua yang dibantu oleh pasukan penasehat Shen Zhi Ran dan juga pasukan dari Clan Ling, dapat mengimbangi pasukan kerajaan Chu yang hanya sebagian saja ikut melawan. Yang lainnya hanya diam karena tahu masa kejayaan Chu Lei akan tergantikan, namun bukan hanya itu masalahnya! Mereka memang tidak suka dengan pemerintahan Chu Lei.


Dan hal itu memudahkan pasukan dari Pihak Ling Hua dan juga pengikut dewi obat untuk melumpuhkan dan membunuh para penghianat..


"Terima kasih selir Ling!" Wen Hao segera mengucap kalimat itu setelah merasa lukanya sedikit membaik.


"Kau jangan ikut bertarung, tetaplah duduk sedikit jauh dan kembalikan sebagian kekuatanmu, biarkan mereka dulu yang bertarung, ini untuk menghemat energi. Sebab kita tidak tahu Patriark Tang Rui ini berada pada ranah apa?" Kata Ling Hua. Dia juga masih merasakan sakit pada punggungnya, meski sudah mengkonsumsi pil penyembuh. Tapi tetap saja sakitnya begitu terasa.


Senjata dari piringan emasnya hancur, jadi tidak bisa digunakan lagi. Dia menatap dimana sekarang Tang Rui dikeroyok.


Long Chu dan Shen Zhi Ran menyerang dari samping kiri, Ling Suan menyerang dari tengah. Dibantu oleh dua orang bawahan Ling Hua yang juga berada pada ranah pendekar Raja. Meski hanya bintang satu, tapi itu cukup membantu mengalihkan konsentrasi Tang Rui.


Seseorang terlihat melompat cukup tinggi dan mendarat di dekat Tang Rui. Dia adalah Leng Kai, 


"Aku akan mengatasi bocah itu!" Tunjuk Leng Kai kepada Long Chu.


"Terserah kamu!" Jawab Tang Rui, dia tidak peduli. Meski tidak ada bantuan, menurutnya melumpuhkan semua orang yang sekarang menyerangnya hanya masalah waktu saja.


Leng Kai melompat dan berfokus pada Long Chu, sedangkan Shen Zhi Ran merentangkan perisai miliknya ke depan menghadang pedang yang menuju kearah Long Chu.


Dentang… ujung pedang memekak telinga ketika bersentuhan dengan perisai besi itu, namun tidak membuat Shen Zhi Ran terdorong mundur.


"Biarkan aku yang melawannya!" Ucap Shen Zhi Ran.


"Jangan sampai terluka!" Ucap Long Chu. Setelah itu dia bergerak dengan pedang nirwana yang berpijar terang pada bilahnya. Ada hawa panas yang terasa ketika berada didekat bilah pedang itu. "Kek!"

__ADS_1


Ling Suan menghentakan kakinya dan melompat miring ke samping menjauh. Dia tau cucunya itu sudah sangat kuat dan akan mengadu teknik dengan lawan.


Tang Rui terkejut melihat gerakan bocah itu, lalu dia mengeratkan pegangan pada tombaknya.


"Seni tombak tanpa bayangan!"


"Gerakan kedua, Seni pedang menentang surga!"


Swoosh! Baam! Terjadi fluktuasi udara yang besar menghempaskan sekitar bahkan mendorong beberapa orang yang berada di dekat perpaduan antara tombak dan pedang itu.


Long Chu terdorong ke belakang, menciptakan siring kecil di lantai bekas injakan kakinya.


Sedangkan Tang Rui berwajah masam, dia sudah mengeluarkan separuh daripada kekuatan ranah kaisar bintang satu, namun hanya mampu mendorong sepuluh langkah. Seharusnya pada kasus normal, seseorang yang beradu dengan teknik tombaknya akan terpental jauh bahkan bisa berujung dengan kematian, tapi mengapa tidak kepada bocah itu?


Tang Rui pun memiliki kesimpulan "Gu Zhong tidak pernah menguasai gerakan kedua dari kitab pedang dewa, katakan yang sebenarnya! Siapa yang mengajarimu teknik ini?" Teriaknya.


"Han Bing!? Oh hahahaha, aku paham sekarang, dia adalah bawahan Kakak Ku, dan dia yang menyuruh Han Bing untuk menghancurkan sekte pedang Dewa untuk mengambil kitab yang berada pada Chen Long, aku sebelumnya bingung siapa gurumu yang sebenarnya, sekarang jodoh memang di takdir untukku, Chen Long tidak pernah memusnahkan kitab itu, dan yang dimusnahkan adalah kitab palsu, serahkan kitab itu kepadaku"


Long Chu menggelengkan kepalanya. Sekarang kebenaran dari semua misteri telah dipecahkan, biang dari semua kekacauan sekte pedang dewa adalah Tang bersaudara.


Swoosh! Tang Rui bergerak, dia melompat sambil memutar tombaknya dengan dua tangan di atas kepala, angin kencang berkumpul dan ada aura kekuatan yang besar keluar dari tubuhnya.


"Gerakan kedua, teknik tombak neraka!"


Bomm! Kekuatan angin menghentak dengan keras, ketika Tang Rui menghempaskan tombaknya ke arah Long Chu. Beruntung Long Chu dapat menghindar walaupun tetap terkena imbas dari hembusan anginnya.


Long Chu terpelanting dan berguling cukup jauh. Namun tubuhnya masih belum menemukan momentum untuk berhenti dan berdiri, serangan kembali datang, kali ini Tang Rui tidak main-main lagi, dia sudah merasakan kekuatan dari gerakan kedua dari teknik pedang dewa, tak mungkin dia memberi kesempatan untuk Long Chu menggunakannya kembali.


Wush! Beng! Tang Rui mengayunkan kakinya, Tendangan itu mengenai tulang iga Long Chu, hingga terdengar gemeretak tulang, darah menyembur dari mulut cukup banyak. Tubuh Long Chu terpelanting ke atas dan menghantam susunan batu yang dijadikan tembok.

__ADS_1


Baam! Argh! Long Chu berteriak kesakitan, tulang ekornya seolah remuk. Dia jatuh merosot ke tanah.


Tang Rui muncul didepan Long Chu dan mengangkat tombaknya. "Aku akan mengambil cincin ini, aku yakin kitab serta Profound Ark milikku tersimpan rapi di dalamnya" ucap Tang Rui "matilah dengan tenang!" Tombak itu turun dengan cepat.


Namun sebilah pedang menghantam tombak itu dan menahan untuk tidak merobek perut Long Chu, Tang Rui menoleh kesamping dan dia menemukan wanita yang berparas cantik.


Ada tendangan pula yang dilepaskan oleh wanita itu, namun ditangkap oleh Tang Rui dengan mudah.


"Lepaskan!" Teriak wanita itu yang tidak lain adalah Shen Subing,


Dia bergerak tanpa perintah, mengambil segala resiko demi pujaan hatinya. Tak peduli apa yang akan terjadi, menurutnya, cintanya sangat besar bahkan mati pun dia rela.


"Kau mengganggu kesenanganku, tapi kau cukup untuk menjadi penghangat setelah kesenanganku ini berakhir" Tang Rui mengulurkan tangan dan mencekik leher Shen Subing. Kesusahan bernafas, Shen Subing melepaskan pedangnya dan menguatkan tangannya untuk melepaskan cengkraman Tang Rui dari lehernya.


"Hahahaha menyerahlah gadis cantik, jangan kau buang tenaga untuk hal yang sia-sia" kata Tang Rui, lalu dia menatap Long Chu yang memancarkan hawa mencekam. "Ada apa dengan bocah itu, mengapa kekuatannya meningkat!"


Tang Rui melempar Shen Subing dan melompat ke arah Long Chu yang perlahan berdiri.


"Nak aku akan mengambil alih tubuhmu untuk sementara!" Ucap Naga merah yang membuka mata. Berkata kepada Long Chu yang sudah tidak berdaya, mungkin saja sudah kehilangan kesadarannya


"Haaaaaa!" Long Chu yang telah dirasuki oleh naga merah berteriak nyaring dan waktu di sekitarnya seolah terdistorsi.


Pancaran api merah menyala membakar tubuh Long Chu, energi besar kian meningkat dan tanpa disadari oleh semua orang yang kini melihat dari kejauhan, Long Chu sudah menembus ranah kaisar, dia berdiri dan luka ditubuhnya menutup, bahkan tulangnya yang patah segera diperbaiki.


Naga merah menatap Tang Rui dan bersuara dengan suara besar. "Kau telah mengganggu ketenanganku! Terima konsekuensinya!"


Long Chu menghilang seketika dari pandangan Tang Rui. Kecepatan itu melebihi dari kecepatan suara. Dia mengayunkan tangannya.


Beng! Makan beng-beng sambil ngopi enak nih. Semangat pagi..

__ADS_1


__ADS_2