
Ditengah hutan dan malam yang gelap gulita tanpa penerangan selain cahaya bulan yang sedikit redup karena tertutup oleh lebatnya dedaunan. Dibawah pohon itu. Tiga orang manusia tertidur dengan lelapnya. Hanya satu orang yang tidak tidur. Dia duduk bersemedi dan masuk dalam ketenangan jiwa. Namun kini telinganya tetap waspada dengan kondisi diluar.
Terdengar langkah kaki pelan yang terinjak ranting kayu. Kraak! Patahan kayu itu membuat Long Chu membuka matanya dan menoleh ke asal suara.
Tangannya berayun. Pisau kecil terbang ke arah sisi semak belukar.
Aargh! Teriakan mengejutkan ketiganya yang tertidur. Hingga mereka terjaga dan langsung berdiri mengeluarkan pedang.
Long Chu melompat ke arah lemparannya dan mendapati satu orang terbaring dengan pisau yang menancap di kepala.
"Maafkan aku, aku tak bermaksud membunuhmu!" Gumamnya ketika dia memeriksa orang itu sudah tidak bernafas lagi.
Beng! Dentang!
Peraduan senjata terjadi di sisi yang lainnya. Dimana kini Yun Fei Yang dan kawan-kawan bertarung dengan beberapa orang yang memakai penutup kepala.
Long Chu yang mendengar suara pertarungan itu dan bergegas kembali.
"Rupanya ada beberapa orang. Siapa sebenarnya mereka? Aku rasa tidak membuat masalah yang baru selain dengan pemuda sombong itu. Apakah dia yang menyuruh orang untuk mengintaiku?" Gumam Long Chu seraya memberikan pukulan ke arah punggung salah satu orang yang ingin menebas Zhan Shi.
Pukulan penuh tenaga dalam diayunkan semaksimal mungkin. Sebab lawan mungkin adalah pembunuh bayaran.
Bugh! Kraak! Argh! Orang itu terdorong ke depan dengan tubuh yang melengkung kebelakang dan Zhan Shi langsung mengayunkan pedangnya.
Slash! Ayunan pedang Zhan Shi mengoyak pakaian orang berbaju hitam hingga darah yang banyak keluar dari koyakan itu dan orang tersebut langsung tumbang ke tanah.
__ADS_1
"Mundur kalian!" Perintah Long chu kepada Yun Fei Yang dan Hu Li yang masih bertarung
Mereka tidak menolak perintah yang dikatakan oleh Long Chu. Segera keduanya mundur mendekat ke arah Long Chu dan juga Zhan Shi.
Lima orang berpakaian hitam itu langsung berbaris dan menatap empat orang anak kecil dihadapan mereka yang menurut mereka adalah target lemah.
Mereka memang pembunuh bayaran yang diperintahkan untuk melenyapkan satu orang dengan ciri-ciri persis di hadapan mereka saat ini. Tapi dikarenakan ada teman-temannya. Terpaksa harus menghabisi semuanya.
"Siapa yang menyuruh kalian?" Tanya Long Chu yang kini ada didepan menjadi pemimpin dari tiga orang dibelakangnya.
"Tak usah banyak omong kosong. Kau juga akan segera menjadi mayat!" Ucap salah satu dari pembunuh bayaran tersebut. Yang langsung menyerukan serangan "serang dia bersama-sama!" Kelimanya menyerang Long Chu yang berdiri sendirian.
"Mundurlah lebih jauh. Aku tak ingin kalian menjadi korban. Aku juga tidak bisa menjamin nyawa kalian tetap aman. Segeralah!" Perintahnya kepada Yun Fei Yang dan dua lainnya.
Dia langsung mengeratkan pedang yang dikeluarkan dari kantong merah miliknya. Pedang itu adalah hasil merampok di rumah Yang Shiji. Ada beberapa senjata lagi yang belum dijual dan dijadikan koin emas olehnya.
Dentang! Tangkisan pedang terdengar. Beberapa kali karena mereka langsung mengeroyok target.
"Sepertinya kita kurang informasi. Katanya target hanya berada pendekar emas bintang tiga! Tapi mengapa bisa melawan kita yang pendekar prajurit bintang satu ini? Ditambah kita ada lima orang!" Ucap salah satu dari dua orang yang mundur ke belakang menyisakan tiga orang di depan yang kini bertarung intens.
"Kau benar, kita harus menambahkan biayanya. Jika tidak mau. Kita harus membunuhnya pula!"
"Ya, tapi yang terpenting kita selesaikan ini lebih dulu. Ayo!" Ketika mereka hendak maju. Ada satu tubuh yang melayang ke arah mereka dan menghantam keduanya. "Sial!" Salah satu mengumpat. Dia yang tertimpa tubuh kawannya paling banyak. Dia menggeser dan menemukan kawannya yang sudah tidak bernafas lagi dengan luka disekitar leher yang tersayat oleh pedang.
Tidak berapa lama ketika mereka memindahkan mayat itu. Dua tubuh mengarah ke mereka kembali. Tak ingin mendapatkan pengulangan cerita. Mereka melompat ke samping masing-masing.
__ADS_1
Long Chu mendekat ke salah satunya tanpa terdeteksi.
"Di belakangmu Dong!" Teriak temannya.
Orang yang bernama Dong itu segera menoleh. Namun dia sangat terlambat. Hanya kilatan pedang yang terlihat karena cahaya bulan mengenai bilah pedang itu. Setelah itu dia tidak dapat lagi melihat dengan jelas. Pandangannya mengabur dan menghilang.
"Dong!" Teriak sang kawan. Dia melihat dengan jelas pedang itu memenggal kepala Dong. Dia segera berlari dengan kencang. Namun dikarenakan mentalnya sudah lemah. Kakinya terperosok di antara akar pohon dan terjatuh ke tanah dengan tengkurap.
Long Chu sampai di samping orang itu dan menekankan pedang di tangannya ke arah leher dan bertanya. "Siapa yang membayar kalian?"
"Jangan harap mendapat informasi!" Teriaknya.
Long Chu hanya tersenyum. "Cepat atau lambat orang yang menyuruh kalian akan tetap datang kepadaku. Hanya masalah waktu. Ucapkanlah selamat tinggal untuk kehidupan ini" mata pedang yang sudah berada di leher hanya perlu tekanan sedikit untuk mengakhiri hidup pembunuh bayaran itu. Kaki kirinya berayun dan sepatunya menginjak pedang bagian tumpulnya. Darah segera muncrat, menyembur membasahi tanah.
Long Chu berjongkok dan mengambil kantong penyimpanan milik pembunuh bayaran yang terselip di pinggang. Kemudian berjalan ke arah empat lainnya. Satu persatu dari mayat itu dia ambil kantong penyimpanannya. Lalu dia berjalan mendekati Yun Fei Yang dan yang lainnya.
"Kau sangat hebat senior Chu" puji Zhan Shi. Dia sangat terkagum melihat cara bertarung Long Chu yang menurutnya sangat hebat. "Sebenarnya berada di tingkat pendekar apa senior sekarang? Hingga bisa sehebat ini! Agar aku termotivasi dan belajar yang giat" tanya Hu Li.
"Aku hanya berada di pendekar emas bintang lima!" Sahut Long Chu dengan sedikit kebohongan. Dia tidak ingin mengungkap tingkat yang sebenarnya kepada orang lain. Sebab kebocoran informasi akan menyulitkan dia suatu hari nanti. "Tidurlah lagi! Aku akan terus berjaga untuk kalian" ucapnya.
"Baik senior" sahut Zhan Shi dan Hu Li. Sedangkan Yun Fei Yang duduk disamping Long Chu dan ingin mengajak bicara.
"Menurut Kak Chu! Siapa orang dibalik penyerangan ini?"
Long Chu menoleh dan menjawab. "Aku juga tidak tahu. Entah siapa yang membenciku. Namun terakhir kali aku bersitegang adalah dengan seorang pemuda yang sepertinya orang berada"
__ADS_1
"Jalan pendekar memang sulit ya Kak Chu. Sedikit tersinggung orang akan berusaha membunuh kita apapun caranya. Sebenarnya dulu aku hanya ingin seperti ayah, berdagang. Tapi ayah memaksaku untuk berlatih di sekte. Dan aku sangat malas. Namun semenjak pertemuan kita pertama kali memicu keinginanku untuk bisa melindungi diri sendiri terlebih bisa melindungi orang yang ku sayangi. Seperti orang tua ku sendiri. Tak salah jika orang tua menginginkan yang terbaik untuk anaknya"