
Matahari terbangun dari lelapnya. Mata terbuka dengan cahaya yang silau untuk dipandang. Semua yang berlalu tak mungkin kembali. Meski roda waktu terus berputar disisi.
Kenangan akan menjadi mimpi. Mimpi indah yang terbawa dalam sanubari. Kerlingan mata dan sentuhan hangat tak terbuai lagi. Sejak hari dimana perpisahan itu terjadi.
Aktivitas mulai memadati setiap pelosok. Manusia berlalu lalang di jalanan mengais rezeki. Ada yang bertarung dengan kematian. Ada yang bertarung demi mendapat kelayakan.
"Apa yang kau lamunkan Kak Chu? Sedari tadi aku melihat kau hanya terdiam dan tak memiliki gerakan!" Yun Fei Yang berdiri disamping Long Chu dengan sebuah nampan berisi teko dan gelas yang menyebarkan harum melati. Dapat dipastikan bahwa itu teh hangat. Sebelum memberikan gelas ketangan Long Chu, Yun Fei Yang lebih dulu menuangkan isinya ke dalam gelas itu.
"Terima kasih" ucap Long Chu. "Duduklah" segera Long Chu memasukan tangannya ke kantong penyimpanan miliknya sebentar. Setelah itu dia menarik tangannya kembali. Ketika dia membuka telapak tangannya. Muncul sebutir pil disana. Yun Fei Yang menatap bingung apa yang ada di tangan Long Chu, sebab informasi yang diketahuinya terbatas.
"Ini adalah hal yang ku janjikan dan kau harus berjanji kepadaku lebih dulu" kata Long Chu.
Ada sedikit perbuhan mimik diwajah Yun Fei Yang ketika mendengarnya.
"Jangan pernah sekalipun kau mengatakan hal ini kepada orang lain" tambah Long Chu lagi seraya menatap mata Yun Fei Yang
"Aku berjanji" sahut Yun Fei Yang dengan sedikit penasaran, sebab melihat keseriusan diwajah Long Chu yang sering dilihatnya selalu bercanda.
"Konsumsilah pil ini, ini akan membantumu lebih cepat naik tingkat"
Berubah lagi mimik wajah Yun Fei Yang mendengarnya. Ada semangat membara yang muncul dihatinya "darimana Kak Chu mendapatkannya dan apakah mungkin hal sekecil ini dapat meningkatkan tingkatku secara instan?" Tangannya tetap menyambut Pil itu. Karna tak mungkin dia menolak apapun hal yang diberikan oleh Long Chu. Meskipun itu racun sekalipun.
__ADS_1
"Aku membuatnya. Dan ini rahasia. Tapi kamu cukup yakin kepadaku. Bahwa ini akan membantumu" bisik Long Chu.
"Baik Kak Chu. Demi langit dan bumi aku bersumpah, demi ayah dan ibuku. Jika aku melanggarnya. Langit akan menghukumku!"
Seketika angin bertiup kencang kemudian ada kilatan yang terlihat di langit dan terdengar sambaran petir yang menggelegar memekak telinga.
"Nah langit sudah menjadi saksi" kata Yun Fei Yang lagi.
"Segeralah konsumsi pil itu!" Kata Long Chu memerintahkan.
Tanpa pikir panjang, Yun Fei Yang menelannya di tempat itu juga. Long Chu hendak mencegah dan ingin mengatakan bahwa dia lebih baik mencari tempat yang nyaman. Namun kalah cepat pergerakannya dengan lemparan pil itu yang langsung tertelan oleh Yun Fei Yang.
"Hais! Duduklah bersila seperti biasanya. Dan aku akan membantumu untuk menyalurkan tenaga dalam, untuk memperlancar dan tidak membuang semua energi yang terkandung didalam pil itu" kata Long Chu yang langsung di angguki oleh Yun Fei Yang.
Hal itu dapat dirasakan oleh Yun Fei Yang sebelum semuanya berubah. Perubahan dalam tubuhnya. Yaitu energi besar yang merangsek masuk hampir tak tertahankan. Dia duduk dengan gelisah dengan buliran keringat di pagi hari ditambah cahaya mentari yang telak mengenai mereka. Namun tidak menggoyahkan konsentrasi dari keduanya.
Satu jam terlewatkan begitu saja. Ada energi besar yang sedang berkumpul di sekitar perut Yun Fei yang. Dia dapat merasakan semua itu akan menjadi pertanda bahwa sebentar lagi tingkatan selanjutnya akan dia dapati.
Lima menit berlalu kembali. Long Chu hampir kehabisan energi Qi miliknya. Jika bukan karena keistimewaan tubuhnya. Long Chu mungkin akan tertekan. Namun setiap dia bernafas. Tubuhnya akan selalu mengisi tenaga dalam lalu mengkonversikannya menjadi Qi. Meski dalam skala kecil. Karena tubuhnya belum benar-benar bisa menyerap Qi secara langsung. Jika tidak disaring dan menjadikan energi yang masuk itu menjadi Qi. Mungkin hanya akan terbuang sia-sia. Sebab itu juga adalah sebuah ketidak beruntungannya. Tak bisa menyimpan Tenaga dalam terlalu lama.
Duar! Suara pelan teredam dari tubuh Yun Fei Yang. Matanya terbuka dengan cahaya mata yang cerah. Dia sangat senang mendapatkan hal itu. Suatu yang sulit dalam waktu dekat untuk dicapainya. Namun secara instan dapat diraih. Bukankah itu sebuah kesenangan yang luar biasa. Namun hal itu tidak akan terjadi tanpa campur tangan Long Chu yang kini terengah dibelakang dengan nafas yang kembang kempis.
__ADS_1
"Bagaimana keadaanmu Kak Chu?" Yun Fei Yang segera mengambilkan teh di gelas dan meminta Long Chu untuk minum.
"Terima kasih, aku tidak apa. Syukurlah kau bisa menembusnya. Jika gagal kau akan cacat seumur hidup dan tak bisa lagi menjadi pendekar" kata Long Chu memberitahukan hal tersulitnya.
"Iya. Kekuatan pendekar perak bintang delapan memang luar biasa" Ungkapnya senang.
"Aku lupa bertanya kepadamu, misi yang kalian emban, apa?" Tanya Long Chu. Dia benar-benar lupa dengan hal itu.
"Kami hanya membantu mencari anak kucing kesayangan dari seorang saudagar kaya yang hilang, misi yang sangat mudah bukan. Kami bosan di sekte dan ingin mencari suasana di jalan" kata Yun Fei Yang seraya tersenyum kecut.
"Aku kira misi yang luar biasa. Tapi setiap kemudahan terkadang ada kesulitan. Jadi aku akan membantu menyelesaikan misimu. Meski aku hanya akan menjadi penonton nantinya haha" Long Chu jelas tertawa. Karena itu tidak seperti misi. Dia pun menggelengkan kepala memikirkan hal itu. 'Macam-macam saja kelakuan orang kaya, hilang kucing saja perlu mengajukan misi ke sekte' batinnya
"Berikan ini ke ayahmu, agar dia lekas sembuh dan kita bisa menyelesaikan secepatnya misi ini. Kasihan Zhan Shi dan juga Hu Li terlalu lama di tempatmu, mereka juga akan bosan nanti. Mereka hanya tidak enak hati saja denganmu.
"Apakah ini pil yang sama seperti yang sebelumnya aku konsumsi?"
"Tidak, itu berbeda. Ini namanya Pil Penyembuh" ucap Long Chu. "Sudah ah. Aku mau meregangkan otot ku lebih dulu dan ingin jalan-jalan di kota Cangyun ini." Katanya lagi.
"Hati-hati Kak Chu! Terima kasih banyak" katanya sedikit berteriak. 'Entah darimana kau mendapatkannya. Tapi yang pasti kau akan menjadi orang besar. Aku akan mendukungmu meskipun tidak bisa bersamamu berpetualang' batin Yun Fei Yang. Segera dia membawa nampan berisi teko dan gelas. Kembali ke dalam rumah.
…………
__ADS_1
Swoosh! Long Chu melompat ke batang pohon besar yang ada di pinggiran kota menuju jalur perbatasan. Dia mendengar ada peraduan senjata dan teriakan. Hatinya dibuat penasaran dengan itu. Segera dia memasang telinga.