
Raja Elf yang marah tidak lagi dapat mengontrol emosi, dia mendatangi iblis itu dengan cepat, kemampuannya dalam terbang memang sangat baik, lebih baik dari yang lainnya, sebab memang hanya dia yang lebih tinggi tingkat kependekaran.
Deffin segera berteriak agar Raja Elf jangan keluar dari Array Formasi.
Namun Raja Elf tidak mengindahkan, dia terus saja menyerang satu iblis yang masih tertawa melihat perbuatannya. Kondisi kerajaan yang sudah tidak berbentuk baik lagi.
Raja Elf muncul, Tombaknya terhunus ketika begitu dekat dengan sosok iblis itu, "Mati!" Raungnya.
Namun iblis itu masih bisa menghindari tusukan itu, meskipun raja Elf menyerang dengan tiba-tiba dari belakang. Dia menangkis menggunakan pedangnya. Ujung mata pedang dan tombak memercikan api yang terkikis dan terdengar bunyi dentingan saat sekali lagi dua senjata itu beradu.
"Tombak cahaya!"
Replika tombak secara cepat tercipta. Ada enam buah yang mengelilingi tubuh Raja Elf dan semuanya diperintahkan untuk membunuh Iblis itu. Dengan komando tangannya yang mengayun kedepan.
Enam tombak itu melesat dan meledak ketika menembus iblis itu.
Terengah nafas Raja Elf, dia terlalu banyak menguras energi, belum lagi dia tidak sempat mengobati luka dari pertarungannya melawan Raja Orc, kini datang penguntit yang ingin memporak-porandakan kerajaannya. "Bangsa iblis sialan!" Umpatnya.
Setelah itu dia kembali, namun ketika berpaling, ada puluhan iblis yang menatap dirinya yang kini hanya seorang diri saja.
"Betapa malangnya nasibmu Beresford!" Nada ejekan terdengar, kalimat itu keluar dari mulut raja Iblis sambil bertepuk tangan memberikan apresiasi karena dapat membunuh tiga orang pasukan terbaiknya. "Lihatlah dirimu sekarang, untuk berdiri saja sudah kesulitan, aku akan memberikanmu satu kesempatan! Jadilah budakku! Hahaha" tawa renyah kembali dihidangkan oleh raja Iblis. Dia sangat senang sekali melihat wajah Raja Elf yang sudah tidak lagi memiliki kekuatan.
Namun Raja Elf hanya diam, tidak mau membuang energi untuk berkata-kata dengan bangsa iblis ataupun Raja iblis yang sekarang ingin dia bersuara menjawab tawarannya.
Deffin melesat dan berdiri membantu Raja Elf, satu persatu yang bisa bertarung keluar dari array formasi.
"Kami akan membantu hingga titik darah penghabisan!"
Raja Elf tentunya sangat terharu dengan keberanian mereka, tidak sia-sia bertahan apalagi memperjuangkan kehidupan yang layak.
__ADS_1
Naga merah juga kini yang berbentuk kecil melingkar di tangan Long Chu seperti gelang berkata. "Gadis itu akan sembuh, aku sudah memberikan dia esensi darahku, kemungkinan potensi bakatnya akan terbangkitkan!"
"Lalu mengapa kau tidak memberiku esensi darahmu agar potensi bakatku bisa muncul?"
"Kau sudah cukup kuat, suatu saat jika kau sekarat, maka aku bisa memberikanmu, jika bisa jangan sampai kau sekarat sebelum aku menemukan dua jiwaku yang lainnya– agar nanti potensimu lebih bagus!"
"Hmm baiklah! Yang terpenting sekarang kita harus bekerjasama untuk mengalahkan puluhan iblis ini, apalagi ada Raja iblis yang memiliki kekuatan yang sama dengan Raj Orc, dan bisa saja ada kemungkinan dia juga mempunyai teknik pengorbanan jiwa!"
"Kau cukup pintar, tunggu aku istirahat sebentar lagi, setelah itu aku bisa membantumu! Sebaiknya kamu membantu Raja Elf lebih dulu!"
Long Chu mengangguk dan melesat mengepakan sayap transparan yang sudah bisa dikendalikan dengan mudah, berkat pertarungan itu membuatnya belajar banyak dalam pengendalian.
Ada tiga elemen yang sekarang bisa digunakannya. Yaitu Api, petir dan angin. Namun tidak serta merta itu semua dapat digunakan sesuka hati.
Pertarungan sudah terjadi. Meski dalam kubu Raja Elf masih lebih banyak, namun mereka tetap kalah dalam hal kekuatan, karena memang pada dasarnya sudah kelelahan.
Denting! Terdengar tangkisan pedang yang dihadang oleh Deffin ketika Raja Iblis mengayunkan pedang.
Dia memulai kembali, gaya pedang dilihatkan dalam gerakan yang cepat, menandakan dia juga seorang ahli dalam bidang penggunaan pedang.
Menghilang! Raja iblis tidak lagi terlihat berada di depan Deffin, ketika Deffin berpaling dengan dugaan Raja iblis muncul dari belakang, namun ternyata salah, Raja Iblis muncul dari atas menggunakan kabut gelap untuk menutupi keberadaan aslinya.
"Matilah!" Ucapnya.
Deffin terkejut, namun dia masih sempat merentangkan pedangnya di kepala untuk menahan pedang yang menukik.
Akan tetapi pedangnya patah di tengah menjadi dua bagian, tak mampu menahan serangan.
Klang!
__ADS_1
Raja iblis tersenyum. Deffin sudah pasrah, namun satu pedang dengan cepat melesat ke arah raja iblis. Membuat raja iblis harus menghindari jika tidak ingin tertusuk. Dia berputar sambil menangkis pedang itu.
Dia menatap arah datangnya pedang, dimana seorang pemuda berdiri sempurna disamping Deffin.
"Penatua, biar aku yang urus. Usahakan memulihkan tenaga dengan cepat!"
Deffin langsung menganggukan kepalanya dan menjauh duduk disamping Raja Elf yang terus memulihkan tubuhnya.
Sementara itu Long Chu membalas tatapan Raja Iblis.
"Oh rupanya kau manusia yang telah membunuh raja Orc! Hanya manusia lemah!" Kata Raja Iblis menatap remeh. "Entah cara apa yang kau pakai hingga bisa menaklukannya!" Dia menambahkan lagi.
Long Chu hanya diam, karena memang dia tidak mengerti apa yang dikatakan oleh raja iblis di hadapannya itu. Jika naga merah tidak sedang istirahat, mungkin dia bisa bertanya.
Tapi memang tidak perlu banyak bicara, Long Chu mengangkat pedang nirwana dan mengalirkan elemen petir.
Jika saja pedang nirwana tidak terbuat dari batu meteor bintang, mungkin akan hancur sudah, karena acap kali di aliri berbagai elemen secara bergantian.
Long Chu bergerak, menggunakan Langkah monyet mencari mangsa, [Karena sekarang mereka bertarung di daratan] berpadu dengan teknik pedang dewa.
"Gerakan pertama, seni pedang mengoyak langit!"
Tebasan horizontal dilakukan oleh Long Chu, dia mengirim selarik cahaya yang bergerak menyambar Raja Iblis. Sebelum serangannya sampai, kembali dia melentingkan tubuh secara diagonal, dan memberikan tebasan lagi.
Dua arah serangan depan dan samping kanan mendekati Raja Iblis. Tapi raja iblis bukanlah lawan yang mudah, segera kabut gelap menyelimuti tubuhnya dan dia masuk kedalam menjadi satu kesatuan. Hingga serangan Long Chu menghantam kabut gelap itu, akan tetapi, tidak ada ledakan kecil apalagi besar.
Seolah kabut gelap itu menetralkan serangan.
Swush! Sebuah serangan keluar dari kabut dan menghantam tubuh Long Chu.
__ADS_1
Baam! Serangan itu adalah milik Long Chu sendiri yang dikembalikan. Jelas pemuda itu tidak siap, membuatnya terpental puluhan meter. Namun dia segera bangkit, karena raja iblis telah datang dan ingin menusukan pedang di tubuh pemuda, jelas Long Chu tidak menginginkannya.
Dia menghentakan kedua kakinya ketanah dan melentingkan tubuh kebelakang. Lalu menggunakan langsung gerakan kedua dari kitab pedang dewa..