Legenda Long Chu

Legenda Long Chu
Mampir di kediaman sahabat


__ADS_3

Tiga orang terlihat berjalan menjauh dari sekte Fajar Senja, entah hendak kemana mereka?


Long Chu yang mengenali salah satunya dan langsung melompat ke pohon lalu berkelebat dengan kecepatannya melompat dan melompat lagi hingga dia mendarat di hadapan seorang lelaki.


"Huaaa!" Long Chu mengejutkan ketiganya yang tengah berjalan kaki saja. Sontak hal itu membuat Yun Fei Yang menarik pedang yang selalu ada ditangan kirinya.


"Kau–mengapa ada disini?" Yun Fei Yang bertanya. Setelah mengenali wajah saudara sumpahnya.


Semenjak orang-orang tau dia adalah temannya Long Chu. Tidak ada lagi yang berani untuk mengGanggunya


"Aku ingin kembali ke sekte. Tapi melihat wajah imutmu, maka aku mengikuti. Mau kemana kalian bertiga?"


"Kami mau mengerjakan misi. Kebetulan sekali kau ada. Ikutlah dengan kami! Itung-itung membantu kami agar cepat selesai" kata Yun Fei Yang. Dia menyimpan kembali pedang yang sudah tercabut dari sarungnya.


"Ada yang berbeda dari dirimu. Kau terlihat begitu kurus, apa kau kekurangan uang?" Tanya Long Chu yang melihat perbedaan jauh setelah tidak bertemu selama enam bulan, setelah hari dimana dia menjadi murid inti.


"Apakah aku tampan jika begini saudara Chu?" Ucapnya seraya terkekeh dan berputar badan.


"Jijik iya!" Sahut Long Chu sambil tertawa. Kemudian dia merentangkan tangannya dan mereka berpelukan sebentar "aku akan ikut. Siapa tau ada makanan gratis!" Katanya lagi melonggarkan pelukan.


"Aku akan mentraktirmu jika sampai pada tujuan! Kita bicarakan sambil jalan saja" kata Yun Fei Yang seraya mengenalkan kedua orang yang ada dibelakangnya.


"Salam senior, aku Zhan Shi!"


"Aku Hu Li!"


"Aku Long Chu! Baiklah. Ayo Kita berangkat!" katanya.


Mereka pun berangkat berempat, yang awalnya hanya tiga orang. Sekarang bertambah satu yang kuat. Kedua orang yang berada di belakang itu sangat mengagumi kekuatan Long Chu. Mereka tau pemenang juara pertama tanpa bertanding adalah orang yang kuat, namun mereka tidak pernah berbicara langsung maupun dekat apalagi berharap bisa mengerjakan misi bersama.


Keduanya juga tidak mengira bahwa pahlawan muda itu begitu ramah dan sopan. Kebanyakan dari sifat manusia. Jika sudah memiliki kekuatan maka akan sombong dan bertingkah semena-mena. Apalagi kehidupan kejam dunia ini dimana yang kuat akan menindas yang lemah. Tapi sepertinya hal itu tidak berlaku kepada Long Chu.


"Selama setengah tahun kau berlatih cukup keras ya!? Hingga dapat mencapai tingkatan yang sekarang" 

__ADS_1


"Demi menyusulmu aku bekerja keras. Menguruskan badan serta menaikan tingkat kependekaran hingga bisa mencapai tingkat yang sekarang. Tapi masih sangat jauh untuk mengejarmu!"


"Tak apa. Teruslah berusaha. Aku yakin suatu hari nanti kita bisa bertarung bersama" Long Chu senang dengan perkembangan Yun Fei Yang. Bukan hanya tubuh gembul penuh lemah itu tidak ada lagi. Namun tingkatan yang sempat terhenti di pendekar perak bintang empat kini sudah menembus bintang perak tahap tujuh. Setengah tahun mampu dia membuktikan keberuntungannya setelah tidak ada lagi yang berani mengambil hak sumberdaya miliknya.


"Kita berhenti di kota Changyun saja. Aku sudah lama tidak menjenguk orang tuaku. Mungkin mereka akan pangling dengan penampilanku sekarang!" Kata Yun Fei Yang senang.


"Lanjut!" Kata Long Chu. Dia juga menoleh ke belakang meminta pendapat.


"Kita ngikut saja" kata keduanya


"Baiklah, sudah diputuskan"


Setengah hari perjalanan melewati jalan yang cukup lapang. Tidak ada gangguan yang berusaha menghentikan langkah mereka hingga mereka berempat tiba di kota Cangyun.


"Kota ini cukup besar senior Yun!" Kata Zhan Shi


Yun Fei Yang hanya tersenyum menanggapi ungkapan dari Zhan Shi itu. Lalu dia berkata "ayo ke rumahku sebentar! Kita juga tidak dikejar hari dalam penyelesaian misi" ucapnya.


Kemudian mereka sampai di pintu gerbang. Rumah Yun Fei Yang memiliki halaman yang cukup luas yang tampak sunyi.


"Mereka berjualan semua barang yang diperlukan oleh pendekar. Nanti kau bisa melihat-lihat siapa tau berminat. Untukmu akan kuberikan diskon" Yun Fei Yang tersenyum seraya mengetuk pintu dan memanggil "Ayah, ibu. Aku pulang!"


Menunggu beberapa tarikan nafas. Namun tidak ada suara yang terdengar menyahut atau langkah kaki yang berjalan.


"Mungkin orang tuamu sedang sibuk!" Kata Zhan Shi.


"Mungkin juga. Ayo masuk saja. Aku memiliki cadangan kunci" sambil tersenyum Yun Fei Yang mengeluarkan kunci dari kantong penyimpanannya.


Setelah pintu berhasil dibuka. Mereka berempat masuk teratur dan Yun Fei Yang meminta ketiganya untuk duduk diruang tamu. Sedangkan dia mencari makanan atau minuman yang bisa dihidangkan.


Pintu depan segera terbuka. Seseorang berlari kencang dengan nafas yang tersengal "Mana tuan muda Yun Fei Yang!?" Tanyanya kepada tiga orang yang tengah duduk santai.


"Dibelakang! Ada apa memangnya?" Long Chu bertanya seraya menggunakan telunjuknya ke arah dapur.

__ADS_1


Segera orang itu berlari lagi. Long Chu dan yang lainnya mengikuti dari belakang. Mereka tentunya penasaran.


"Tuan muda Fei!" Panggil orang itu.


Merasa namanya dipanggil. Yun Fei Yang segera berbalik. Dia melihat seseorang yang dikenalnya dengan baik "Ada apa Hung?"


"Dagangan tuan besar ada yang mengganggu dan mereka sudah merusak sebagian property. Cepat tolong tuan besar!" Kata orang yang dipanggil dengan nama Hung itu.


"Kenapa kau tau aku pulang? Padahal aku ingin memberi kejutan kepada kedua orang tuaku." Fei Yang bertanya bingung.


"Aku melihat tuan muda memasuki kota. Setelah itu aku berencana untuk mengabari tuan besar. Namun suatu hal terjadi dan aku langsung bergegas pulang" sahut Hung seraya berlari mencoba mengimbangi kecepatan Yun Fei Yang.


Yun Fei Yang menambah kecepatannya meninggalkan Hung dan menuju tempat dimana lapak orang tuanya biasa berdagang di pasar.


Sesampainya di pasar. Terlihat ada dua orang yang sedang memukuli seorang lelaki paruh baya. Yun Fei Yang menggertakan giginya kuat. Dia langsung melesat dengan sebilah pedang yang dia tarik dengan cepat.


Wush! Menderu angin terbelah ketika dia mengayunkan pedang itu menuju punggung orang yang telah memukuli ayahnya.


Baam! Pedangnya terhalau oleh sesuatu yang keras.


Satu orang muncul secara tiba-tiba menggunakan gada besar.


"Mengapa bocah sepertimu mengganggu urusan kami?"


Namun Yun Fei Yang tidak menghiraukan pertanyaan iti dia mengayunkan pedangnya lagi untuk menyelamatkan ayahnya dari luka yang lebih parah.


"Kau terlalu ngeyel untuk tingkatan pendekar emas. Agar kau sadar. Terimalah gada emasku ini!"


Dia memutar gada itu dengan cepat, angin sekali lagi terdengar memburu dan ada putaran yang cukup kuat ketika gada itu dipukulkan ke arah Yun Fei Yang.


Tentu Yun Fei Yang bukan lawannya. Tapi masih ada Long Chu yang sudah siap dengan pukulan miliknya.


"Gerakan kedua, tinju raja kera!"

__ADS_1


Wush! Baam! Ketika gada besar itu bertemu dengan kepalan tangan kecil milik Long Chu ada bunyi keras yang terdengar.


Orang itu termundur lima langkah dan menabrak dua orang yang tak berhenti memukuli pak tua, ayahnya Yun Fei Yang..


__ADS_2