
Long Chu di bawa ke kamar tamu yang sudah disiapkan oleh Airell, dia sudah yakin bahwa pemuda dari bangsa manusia itu tidak bermasalah, jadi dia pun menyegerakan.
Beberapa orang melihat hal itu aneh, karena tidak pernah Putri Airell melakukan hal seperti itu, untuk kamarnya sendiri harus dibersihkan oleh pelayan, tapi kali ini sedikit berbeda.
"Apakah tuan putri sedang jatuh cinta dengan pemuda itu?" Bisik-bisik dilakukan oleh beberapa orang yang melihat hal itu.
Membuat wajah putri Airell memerah, namun segera dia menyembunyikannya.
"Kalian bantu aku disini, aku ada urusan lain!" Kata Airell.
Dia sendiri bingung mengapa dia bisa ingin menyenangkan pemuda itu. Aneh dengan dirinya sendiri, dia berjalan tanpa melihat jalan hingga terpeleset.
Aduh! Segera pelayan wanita yang berjalan pada lorong istana mendengar teriak kesakitan. Dan bergegas menolong.
'Mengapa tuan putri bisa terjatuh? Bukankah ini sedikit lucu, seorang yang memiliki kekuatan bisa berkelakuan konyol' dalam hati pelayan itu berkata. Mana mungkin dia berani untuk mengatakan secara lisan.
Sementara itu, Long Chu diajak oleh Deffin untuk berkeliling istana dan diberi tahu tentang peraturan-peraturan yang tak boleh dilanggar.
"Beristirahatlah, besok aku akan membawamu ke sebuah tempat untuk mengajarimu cara terbang. Ini juga untuk membantu bangsaku jika ada hal yang mendesak, karena para petinggi Orc dan iblis, semua bisa terbang menggunakan keahlian mereka sendiri"
"Baik penatua, aku akan sangat berterima kasih untuk hal ini! Berkatmu aku tidak jadi menjadi tersangka!"
"Aku senang membantu!" Jawab Deffin, dia melambaikan tangannya pergi setelah sampai pada kamar yang sudah disiapkan untuk Long Chu.
Long Chu memasuki kamar itu dan langsung menutup, lalu menguncinya dari dalam.
Kemudian dia duduk bersila di atas kasur yang tersedia, dia memasuki cincin dunia, menghilang dari kamar itu.
Sampai pada cincin dunia. Tepat didepan pedang naga merah yang masih menancap tak bergerak.
Long Chu mengeluarkan empat kantong berwarna biru. "Ini adalah kantong terbaik jika berada di dunia manusia. Betapa beruntungnya aku, pasti akan ada banyak sumberdaya!" Sangat bersemangat dia membuka keempat kantong itu.
Dan terpampang jelas banyaknya benda yang ada. Batu hitam yang memancarkan aura kegelapan dan banyak batuan yang lainnya yang juga memancarkan aura kekuatan.
__ADS_1
Long Chu menggunakan metode kultivasi yang diajarkan oleh naga merah, segera dia membuat lingkaran dari semua batuan yang ada, meskipun dia tidak tahu apapun tentang batu itu, di kehidupan sebelumnya dia bukan orang sakti ataupun seorang dewa. Jadi hal ini adalah hal baru buatnya, tapi tidak peduli dengan itu semua, Long Chu berkeyakinan energi itu akan bisa membantunya untuk menerobos lagi tingkatan.
Long Chu duduk menyilangkan kaki di hadapan Pedang naga merah lalu memasuki konsentrasi hati. Ini untuk menjaga jiwa agar tidak mudah terpengaruh dengan roh-roh jahat yang jikalau ada, antisipasi lebih baik dari tidak sama sekali.
Pagi datang sesuai kodratnya, dunia yang kini ditempat oleh Long Chu juga memiliki matahari. Entah bagaimana caranya matahari bisa ada disemua tempat dan dimensi ketika siang? Tapi tidak ada yang menemukan jawaban spesifikasinya. Hanya perkiraan bahwa matahari lebih besar dari segala galaxi yang ada.
Pelayan mengetuk pintu kamar yang ditempati oleh Long Chu, dia sedikit mengerti dengan bicara menggunakan isyarat tangan. Jadi dia yang ditunjuk untuk memanggil tamu.
Namun beberapa ketukan tidak ada jawaban, terpaksa dia duduk di kursi dekat pintu, namun hingga beberapa waktu berlalu tidak juga ada yang keluar.
Dia mengetuk kembali pintu itu, namun masih tidak ada jawaban "apakah orang ini tidur dengan sangat nyaman hingga tidak ingat lagi jam!" Pelayan itu menggerutu, lalu dia memutuskan untuk meninggaLkan tempat itu dan melapor kepada Raja.
Sementara itu Raja Elf sedang berbicara empat mata dengan Deffin.
"Apa kau yakin ingin mengajarkan cara terbang kepadanya?" Tanya Raja Elf.
"Aku sangat yakin dan ingin menjadikan dia seperti orang yang pernah menyelamatkan negeri kita dulu dari jajahan iblis dan Orc raja!"
"Benar Raja, aku yakin dia memang ditakdirkan untuk membantu, apakah Raja pernah melihat tulisan yang ada pada dinding-dinding tempat bola Kristal dan kitab dewa cahaya di berada?"
"Ya aku melihatnya, tapi aku tidak mengerti bahasanya. Coba kamu uraikan!"
Deffin mengambil dua gulungan catatan dalam kantong penyimpanannya. Dia membuka gulungan pertama, itu adalah tulisan yang dicatat pada dinding pohon kehidupan. Lalu membuka lagi gulungan kedua, itu adalah abjad dari bahasa manusia yang ditinggalkan oleh manusia teman leluhur Raja.
Lalu Deffin menjelaskan secara terperinci maksud dari dua gulungan itu dan menguraikannya. "Aku tidak pernah mengatakan hal yang terperinci dari catatan leluhur kepada orang lain, dan ini adalah rahasia besar yang akan tetap tersimpan jika manusia itu tidak datang kepada kita!"
Kata Deffin sambil menyimpan lagi gulungan tersebut.
Raja Elf mengangguk-nganggukan kepalanya.
"Jika begitu, bawa dia ke dalam pohon kehidupan dan bantu dia mempelajari kitab cahaya untuk melunasi hutang leluhur kita!"
"Baik Raja, aku mohon undur diri!'
__ADS_1
Deffin berjalan keluar dari ruangan Raja Elf, dia bertemu dengan pelayan yang ingin melapor.
"Saya sudah mengetuk pintu untuk waktu yang lama, tapi tidak ada respon!" Kata pelayan itu.
"Terima kasih, biarkan aku saja, kau kembalilah ke pekerjaanmu!" Perintah Deffin.
Segera Deffin menuju kamar Long Chu, Dia mengetuk dan memanggil nama pemuda itu namun tidak ada jawaban sedikitpun. "Aneh, kemana anak ini?" gumamnya. Juga tidak mendapat respon. Deffin pergi meninggalkan tempat itu dan berpesan kepada salah satu penjaga.
"Jika kau melihat orang yang ada di kamar itu keluar, maka kabari aku!"
"Baik Penasehat!" Jawab penjaga itu.
Sementara itu, Long Chu memancarkan aura gelap di sekitar tubuhnya, namun tidak berselang lama, aura gelap itu berubah menjadi Qi murni dan masuk kedalam tubuh.
Long Chu dapat merasakan lautan dalam dantiannya beriak seperti ombak yang tertiup angin. Namun tidak ada angin hanya kilatan petir yang menyambar, entah apa maksud dari semua itu.
Haaaaaaa! Long Chu berteriak melepaskan semua energi dan menembus batas tahapan.
Duar! Ledakan kecil terdengar.
"Ranah pendekar Raja bintang lima, meskipun aku pernah jua merasakannya, tapi tetap saja ada yang berbeda"
Long Chu membuka mata dan sedikit memahami bahwa itu adalah lautan Qi, namun kini itu mengering, "jadi aku harus mengisi lautan itu agar bisa mencapai bintang enam? Ini lumayan berat, tapi seberat apapun tetap ku songsong"
untuk menguji sesuatu, segera dia membayangkan petir yang berderak-derak dalam dantiannya itu muncul di telapak tangan.
Aliran listrik mulai muncul ditelapak tangan kanannya, betapa senangnya hati. "Sepertinya semua yang ada pada tubuh Long Chu ini memang diberikan oleh dewa dan dianugerahi bakat menentang surga" gumamnya.
Segera dia berjalan ke tempat latihan dan memperagakan gerakan dari teknik pukulan raja kera yang dipadukan dengan petir itu, dimana sebelumnya dia juga memadukan dengan Api dan itu berhasil. Sekarang dia akan mengulangi hal yang sama...
Rilis di FZ
__ADS_1