
Di Dalam gudang ada begitu banyak tumpukan batu iblis yang memancarkan aura gelap. Hal itu langsung disedot oleh Long Chu kedalam cincin dunia. Tidak ada yang disisakan oleh pemuda itu, wadah-wadah menjadi kosong tergeletak di tanah.
Dia keluar dengan pelan mendorong pintu, namun sebuah lampu menyorot langsung ke tubuhnya.
Pemuda itu telah terkepung oleh puluhan iblis penjaga tambang batu.
"Ini dia tikus yang telah menyusup!"
Saat itu Long Chu menggunakan penutup kepala, jadi Para iblis tidak akan mengenali dirinya yang berasal dari bangsa manusia.
"Tangkap dia!" Suara perintah jatuh, terdengar dingin dan menakutkan.
Namun itu tidak sedikitpun menggetarkan nyali Long Chu, mana mungkin dia takut? Hanya pendekar raja bintang enam, akan dia libas dengan mudah. Apalagi ranahnya sudah naik menjadi bintang enam sekarang, melawan sesama ranah baginya hanya menepuk nyamuk.
Dua orang menyerang. Dengan kemampuan yang dimiliki, keduanya jelas yakin mampu menangkap satu orang saja.
Namun detik berikutnya, gelombang energi berwarna merah menghantam dua orang itu dan membakar tanpa sisa, selain debu yang terbang terbawa deru angin bertiup.
Jelas itu membuat kejutan di mata para iblis yang sebelumnya meremehkan dan menganggap penyusup ini hanyalah maling kecil yang ingin cepat kaya.
Kemudian yang terjadi selanjutnya. "Aku ingin dia mati segera! Serang semuanya!" Dia mengerahkan pasukan yang ada. Puluhan iblis dengan wajah murka bergerak serempak. Dengan keahlian masing-masing yang dimiliki.
Long Chu tersenyum, "ini lebih baik dan akan lebih cepat selesai"
Lima energi datang bersamaan, Long Chu melompat ke atap. Menghindari serangan itu, Kemudian berlari di atas atap tersebut sambil memunculkan pedang Nirwana di tangannya. Dan melentingkan tubuhnya.
Dua orang ditebas dengan sekejap mata, terjatuh ke tanah tanpa bergerak lagi.
Swing! Pedangnya beradu, satu lagi pedang datang dari belakang. Long Chu menunduk dan berputar badan ditengah memberikan tebasan dan tendangan secara bersamaan.
__ADS_1
Dua lagi tumbang satu dengan tubuh terbelah, satu dengan kantong menyan yang pecah.
Setelah itu, teriakan demi teriakan terdengar bersahutan. Potongan-potongan tubuh berserakan, apalagi darah berhamburan seperti sungai kecil yang dilanda kemarau.
Long Chu segera melesat terbang meninggalkan tempat itu, kemudian dia mendatangi kerajaan Bangsa Iblis. Dan memberikan serangan kejutan yang tak terduga. Setelah menghancurkan kerajaan itu, dia pergi lagi entah kemana sekarang. Yang pasti dia sedang mencari tempat teraman untuk memasuki cincin dunia.
_
Di hadapan naga merah yang tengah bersemedi dengan mengambil esensi kehidupan Dark Elf dan memisahkan kekuatan hitam Raja Heldar itu dalam sebuah bola kristal yang dipadatkan.
Terbuka matanya ketika mendapati batu iblis yang muncul dengan porsi banyak serta ada tiga tumpukan besar menggunung.
"Anak ini terlalu beruntung, disaat orang lain akan memilih serta memilah sumberdaya untuk dikonsumsi. Tapi dia tidak, apapun bisa menjadi sumberdaya. Memang ciri khas tubuh penguasa" gumam Naga merah.
Dia seolah tidak percaya bahwa akan berteman dengan kandidat penguasa alam.
Long Chu muncul diantara gunungan batu iblis dan tersenyum menatap Naga Merah.
"Apa kau senang aku membawakan banyak batu iblis?"
"Apa pentingnya untukku, aku tidak bisa menyerapnya, jika kulakukan mungkin aku bisa menjadi naga hitam yang akan memangsamu kelak, energi negatif itu tidak bisa dikendalikan dengan mudah, ini juga energi hitam dari Dark Elf itu yang sudah dipadatkan. Ku serahkan padamu, jika kau sudah menembus ranah tertinggi yang kau bisa, baru kita keluar dari dunia ini!"
"Baiklah, itu adalah berita terbaik, sebab tidak berbagi denganmu, karena jika berbagi, kau akan makan sangat besar dan aku hanya akan mendapat bagian terkecil, haha!" Long Chu tersenyum senang.
Naga merah berdecak kesal namun dia kembali memejamkan mata, istirahat dan mengembalikan kekuatan adalah hal terbaik baginga saat ini.
"Ikutlah dengan ku kesuatu tempat, aku yakin kau akan senang disana–tapi jika kau tidak mau aku tidak memaksa" Long Chu membuka kantong penyimpanan dan membuat batu iblis untuk dipindahkan sebagian.
Tidak bersuara, namun ekornya mengibas dan sayap kecilnya terbuka. Kemudian dia mengikuti dibelakang dengan terbang rendah, hingga mendarat di bahu pemuda itu.
__ADS_1
_
"Disini tempatnya! Sekilas memang tidak ada perbedaan, namun coba kau rasakan dengan baik aura dan energi yang terkandung dibawah pohon ini!"
Naga merah tidak mendengarkan apa yang dijelaskan oleh Long Chu barusan.
Dia hanya menatap pohon itu, dia tau dengan betul pohon apa yang sekarang berada dihadapannya.
"Darimana kau mendapatkan pohon ini?" Naga merah bertanya sambil memandang pemuda itu. "Dari wajahmu terlihat bahwa kau bahkan tidak tau nama pohon ini" naga merah terbang dan naik hingga ke puncak, dia menemukan dua buah dan langsung mengambil dengan kedua cakarnya. Lalu turun perlahan, mengambang. "Ini adalah buah Dao, dalam buah ini mengandung banyak energi dan nutrisi untuk menaikan tingkat kultivasi seseorang maupun bakat bawaan. Terlebih dia juga bisa memperkuat pondasi tubuh!.... cobalah kau makan buah ini, aku yakin kau akan naik satu ranah!" Naga merah menyerahkan satu.
Long Chu tersenyum dan mengambil buah Dao itu, kemudian menggigit dengan gigitan banyak.
"Kau harusnya mengunyah sedikit demi sedikit agar kau dapat menyerap, jika semuanya, takutnya tubuhmu tidak akan sanggup"
"Jangan takut! Sebelumnya aku juga sudah memakannya, akan tetapi saat itu ku gabung menjadi pil. Namun seperti yang kau lihat, aku masih berdiri dengan sehat"
"Terserah kau saja lagi, aku hanya tak ingin mati disini, aku masih ingin mencari sisa keluargaku yang dibantai oleh penguasa alam, aku yakin mereka masih hidup, walau kemungkinannya kecil"
"Aku akan membantu mencarinya nanti jika sudah memiliki kekuatan yang cukup!"
"Terima kasih atas niat baikmu!"
Long Chu mengangguk, kemudian dia menaburkan begitu banyak batu iblis disekitarnya. Mungkin ada ribuan batu yang membentuk lingkaran berlapis.
Setelah itu dia duduk ditengah menjadi pusatnya dan langsung memejamkan mata memasuki konsentrasi hati untuk mengendalikan energi gelap.
Sementara itu, naga merah membuat Formasi pengumpul energi untuk Long Chu, karena biar bagaimana pun dia tetap khawatir kalau-kalau pemuda itu akan terkena timbal bali dari energi gelap. Jadi dia membantu dengan formasi, ditambah energi padat yang terkandung dari pohon Dao ini sangat membantu untuk mengurangi efek negatif yang akan ditanggung tubuh.
Setelah selesai membuat formasi array, dia pun memejamkan mata dan berada sedikit jauh melingkarkan tubuhnya kemudian menggigit buah Dao tersebut..
__ADS_1