
"Aduh aku belum menuangkan air putih untuk minumnya tuan Aldo," pekik Maya tiba-tiba.
Lalu dengan segara Maya berjalan menuju ke dapur untuk menyiapkan air putih buat minum tuan Aldo.
Dan ketika sampai di dapur Maya melihat tuan Aldo sudah menyelesaikan makannya.
Maya buru-buru berjalan mendekat ke arah meja tuan Aldo sambil berkata padanya "Maaf tuan tadi saya lupa menuangkan air putih buat minum tuan," kata Maya.
Tuan Aldo menyodorkan gelas panjang yang masih kosong itu ke depan Maya.
Lalu dengan segera Maya mengambil teko yang berisi air putih dan menuangkannya ke dalam gelas tadi.
"Silahkan tuan minumnya," kata Maya sambil menyodorkan gelas yang berisi air putih itu di depan tuan Aldo.
Tuan Aldo lalu meminum air itu sampai habis dan Maya masih berdiri di samping meja itu.
"Pergilah, aku sudah selesai, " ucap tuan Aldo yang melihat Maya masih berdiri di situ.
"Saya mau membereskan piring dan gelas bekas makan tuan," ucap Maya.
Lalu tuan Aldo bangkit dari duduknya dan pergi meninggalkan dapur itu tanpa berkata apa-apa.
Kemudian dengan segera Maya membereskan piring dan gelas bekas makan tuan Aldo tadi.
********
__ADS_1
Pagi ini Karin mengendarai mobilnya menuju ke kantor tuan Aldo.
Dan setiba di gedung perkantoran tersebut Karin langsung bergegas berjalan menuju ke ruangan CEO.
"Al....," sapa Karin pada tuan Aldo ketika sudah masuk ke dalam ruangan tuan Aldo.
"Karin , kenapa kamu gak bilang kalau mau ke sini," ujar tuan Aldo kaget melihat Karin masuk ke ruang kantornya.
"Surprise dong Al.....," kata Karin sambil berjalan mendekat ke arah tuan Aldo.
"Ada apa kamu tiba-tiba ke sini Karin?" tanya tuan Aldo sambil mengerutkan keningnya menatap Karin.
"Besok aku harus kembali ke luar negeri Al," ucap Karin.
"Kenapa terburu-buru," timpal tuan Aldo pada Karin.
Tuan Aldo mengernyitkan keningnya mendengar penuturan Karin.
"Al....aku ingin nanti malam kita bersenang-senang dulu ya sebelum aku berangkat ke luar negeri," ucap Karin dengan manja sambil bergelayut di pundak tuan Aldo.
Tuan Aldo mengangguk-anggukkan kepalanya sambil tersenyum pada wanitanya itu.
"Cup," sebuah kecupan tiba-tiba mendarat dengan sempurna di pipi putih tuan Aldo.
"Jemput aku nanti malam ya sayang," bisik Karin ke telinga tuan Aldo.
__ADS_1
Lalu setelah itu Karin keluar dari ruang kantor tuan Aldo.
Tuan Aldo menatap kepergian pacarnya itu sampai menghilang dari pandangan matanya.
Malam ini tuan Aldo tidak menemani nyonya Lucia makan malam lagi.
"Al, kamu mau keluar sama Karin lagi?" tanya nyonya Lucia pada tuan Aldo.
"Iya ma," ucap tuan Aldo.
"Al, mama peringatkan kamu jangan sering-sering keluar masuk club malam, kamu harus bisa menjaga nama baik kamu sebagai CEO Mega group," kata nyonya Lucia dengan tegas.
"Iya ma aku ngerti," ucap tuan Aldo.
"Maya...!!! tolong bawakan jus yang aku pesan tadi," teriak nyonya Lucia pada Maya.
Dengan setengah berlari Maya segera membawakan jus yang di minta nyonya Lucia.
"Ma, aku pergi sekarang," pamit tuan Aldo pada nyonya Lucia.
"Ya," ucap nyonya Lucia.
Kemudian tuan Aldo berjalan hendak keluar dari ruang meja makan tersebut.
Tiba-tiba datang Maya yang dengan terburu-buru sambil membawa jus yang di pesan nyonya Lucia.
__ADS_1
Saking terburu-burunya sampai menabrak tuan Aldo.