Love In Silence (Mencintai Dalam Diam)

Love In Silence (Mencintai Dalam Diam)
Bab. 73


__ADS_3

"Tuan, saya bawakan makanan kesukaan tuan," kata Maya sambil menunjukkan kotak nasi yang sudah di bawanya tadi.


Tuan Aldo tersenyum menatap Maya sambil berkata padanya " kamu gak usah repot-repot masak buat kirimin aku makanan, aku bisa beli sendiri," kata tuan Aldo.


"Saya khawatir tuan kecapekan dan malah tidak sempat makan, makannya saya berniat untuk mengirimi tuan makanan," ucap Maya.


"Iya aku tahu kamu gadis yang baik dan peduli dengan orang-orang di sekitarmu, tapi saat ini kan kondisi kamu lagi hamil aku tidak mau kamu nanti yang malah kecapekan," ucap tuan Aldo sembari mengusap rambut Maya yang panjang sebahu itu.


"Tuan jangan mengkhawatirkan saya, saya adalah gadis yang kuat dan sudah terbiasa dengan pekerjaan yang berat," ucap Maya sambil tersenyum pada tuan Aldo.


"Baiklah kalau begitu aku akan mandi dulu dan makan makanan yang kamu bawa tadi," ucap tuan Aldo membuat Maya girang.


Kemudian tuan Aldo pun pergi menuju ke arah kamar mandi, sementara Maya menunggu tuan Aldo mandi dia duduk di kursi di samping tempat tidur Oma Grace.


Sesaat Maya memperhatikan Oma Grace yang masih terbaring tidak sadarkan diri itu sambil bergumam

__ADS_1


"Nyonya....maafkan saya, saya sudah membuat nyonya dan tuan Aldo bertengkar sampai nyonya akhirnya terkena serangan jantung dan tidak sadarkan diri sampai saat ini, maafkan saya nyonya.....," ucap Maya lirih memandang Oma Grace dengan prihatin.


Kemudian Maya menoleh ke nakas dan di sana terdapat sebuah baskom yang terisi dengan air hangat dan sebuah waslap di bawah baskom itu.


Lalu dengan perlahan Maya berdiri dan mendekat kearah nakas itu dan kemudian dia mengambil waslap itu lalu di celupkan nya ke dalam baskom dan setelah di peras, kemudian Maya membersihkan wajah Oma Grace dengan perlahan dan lanjut ia membersihkan tangan dan kaki Oma Grace.


Tuan Aldo yang sudah keluar dari kamar mandi dan dia tertegun melihat Maya yang sedang membersihkan tubuh Oma Grace, tuan Aldo tidak mengira kalau Maya masih punya perasaan kasih pada Oma Grace setelah apa yang di lakukan oleh Oma Grace padanya beberapa hari yang lalu.


Tuan Aldo berjalan mendekat ke arah Maya yang masih sibuk membasuh kaki Oma Grace, dengan perlahan tuan Aldo mengusap kepala Maya dengan lembut dan tersenyum padanya.


Maya menganggukkan kepalanya sambil tersenyum dan tidak berkata apa-apa pada tuan aldo.


Setelah selesai membersihkan badan Oma Grace lalu Maya berpamitan pada tuan Aldo untuk pulang "Tuan saya mau kembali ke restoran," ucap Maya.


Tuan Aldo menganggukkan kepalanya pada Maya lalu dia berkata " Untuk beberapa hari ini selama Oma masih di rawat di rumah sakit, kalau kamu mau ke mana-mana minta antar sama Eric saja karena aku tidak bisa menemani kamu," ucap tuan Aldo.

__ADS_1


"Tidak apa-apa tuan, saya bisa melakukannya sendiri tanpa Eric," ucap Maya tersenyum.


"Tidak tidak, kamu harus bareng sama Eric biar ada yang menjaga kamu dan aku tidak kepikiran," ujar tuan Aldo.


"Mmm ... iya tuan," kata Maya.


Lalu tuan Aldo membimbing Maya keluar kamar, Eric yang menunggu di bangku depan kamar segera menghampiri Maya dan tuan Aldo yang sudah berdiri di ambang pintu.


"Eric, aku titip Maya," kata tuan Aldo pada Eric.


"Oke jangan khawatir Al aku akan selalu menjaganya untuk kamu," kata Eric tersenyum tulus.


"Saya permisi dulu tuan," ujar Maya.


"Ya," kata tuan Aldo sambil mengecup kening Maya.

__ADS_1


__ADS_2