
"Bagaimana Ric?" tanya tuan Aldo pada Eric.
"Sudah beres aku sudah bicarakan semua pada Maya dan akhirnya dia mau juga belajar," ucap Eric.
"Bagus," kata tuan Aldo.
Maya yang sedang mengutak-utik komputer di dalam ruang kerja Eric terlihat tersenyum-senyum sendiri sambil bergumam "Ternyata mudah juga kalau sudah bisa, tuan Aldo benar kalau kita semangat untuk belajar pasti kita akan bisa," gumamnya sambil mempelajari isi file yang sedang ia buka.
Tiba-tiba ponsel Maya berdering dan dengan segera Maya meraih gawai pipih itu yang ia letakkan di atas meja tempat ia duduk saat ini "Halo," ucap Maya ketika ia sudah menerima panggilan yang masuk ke ponselnya itu.
"Halo, apa Eric sudah mengajari kamu tentang operasional restoran?" tanya tuan Aldo pada Maya.
"Mmm ... sudah tuan dan ini saya lagi mempelajarinya lagi," kata Maya di telepon sambil tersenyum malu.
"Bagus, kamu harus lebih giat belajar supaya kamu bisa menjadi lebih pintar dan lebih berpengalaman," ucap tuan Aldo.
"Iya tuan saya akan siap untuk terus belajar," ucap Maya dengan semangat.
__ADS_1
"Kalau begitu teruskan belajar dan jangan lupa makan," pesan tuan Aldo pada Maya.
"Iya tuan, mmm .... tuan juga jangan lupa untuk makan ya," kata Maya tersipu sendiri.
Tuan Aldo tersenyum sambil berkata pada Maya ,"Iya," ucapnya yang kemudian mengakhiri pembicaraannya dengan Maya.
Malam ini sepulang kantor, tuan Aldo tidak langsung pulang kerumahnya, dia mengemudikan mobilnya menuju ke restoran tempat Maya berkerja.
Di dalam restoran terlihat Maya sedang membersihkan salah satu meja yang terlihat kotor.
Maya terkejut melihat tuan Aldo yang sudah berada di sampingnya "Tidak apa tuan saya bantu-bantu, lagian gak enak kalau saya hanya duduk-duduk saja di dalam ruangan," ujar Maya pada tuan Aldo.
"Tapi kamu harus jaga kesehatan jangan sampai capek," kata tuan Aldo menatap sendu Maya.
"Iya tuan," ucap Maya sambil menganggukkan kepalanya dan tersenyum pada tuan Aldo.
Tiba-tiba Karin datang ke restoran tempat Maya bekerja itu, kemudian Karin berjalan mendekat kearah tuan Aldo dan Maya yang masih berdiri di sana.
__ADS_1
"Aldo.....kenapa aku di tinggalin tadi....aku kan mau bareng kamu..." ucap Karin dengan manja sambil menggamit lengan tuan Aldo.
Tuan Aldo menoleh pada Karin yang tiba-tiba saja sudah berdiri di sampingnya "Lepaskan Karin," kata tuan Aldo sambil menepiskan tangan Karin.
Karin merengut karena tuan Aldo menepiskan dengan kasar tangannya yang menggamit lengan tuan Aldo tadi.
Lalu Karin menoleh pada Maya yang masih berdiri di situ dengan pandangan yang sinis Karin berkata pada Maya
"Heh kamu pelayan! mana menu makanan di sini, aku mau pesan!" teriak Karin pada Maya.
Maya tahu kalau itu Karin mantan pacar tuan Aldo yang telah mengkhianati tuan Aldo dulu, lalu dengan segera Maya menyodorkan buku menu pada Karin
" Ini buku menunya silahkan," kata Maya dengan ramah sambil menyodorkan buku menu itu.
"Aku minta nasi goreng spesial dengan jus alpukat, cepat gak pakai lama!!" perintah Karin pada Maya.
Sebenarnya Karin tahu kalau itu adalah Maya gadis pembantu yang sudah di nikahkan dengan tuan Aldo waktu itu.
__ADS_1