
"Ada apa Al, kenapa kamu memanggil aku?" tanya Karin setelah duduk di depan tuan Aldo.
Tuan Aldo menatap Karin cukup lama sambil mengerutkan kedua alisnya lalu ia berkata " Kenapa owner dari Arga jaya tidak pernah datang untuk membicarakan kerja sama yang sedang kita jalin saat ini?" tanya tuan Aldo penuh selidik.
"Oh....soal itu," ucap Karin lega karena ternyata Aldo tidak menanyakan perihal kucuran dana yang akhir-akhir ini mengalir ke rekening Arga jaya.
"Ya, kenapa owner nya tidak pernah membicarakan soal kerjasama ini," ucap tuan Aldo lagi pada Karin.
"Mmm ... begini Al, karena dia terlalu sibuk dan harus tinggal di luar negeri untuk urusan bisnis yang lain jadi....dia tidak sempat datang ke sini dan oleh karena itulah semua operasional dari Arga jaya dia serahkan pada aku sepenuhnya," tutur Karin meyakinkan tuan Aldo.
Tuan Aldo kembali mengerutkan kedua alisnya sambil menopangkan tangan kanannya pada dagunya dan sepertinya dia sedang berpikir "Jadi semua tentang urusan yang ada di Arga jaya kamu yang menanganinya?" ucap tuan Aldo.
"Ya, lebih tepatnya seperti itu," kata Karin.
"Hmmm," gumam tuan Aldo.
"Kenapa Al, apa ada yang ingin kamu bicarakan dengan owner Arga jaya?" tanya Karin pada Aldo.
__ADS_1
"Sebenarnya iya, tolong kamu katakan padanya kalau aku ingin bertemu dengannya," ucap tuan Aldo.
"Oke, nanti aku akan sampaikan padanya soal ini," ujar Karin.
Kemudian setelah tidak ada lagi yang ditanyakan oleh tuan Aldo akhirnya Karin pergi keluar dari ruangan tuan Aldo dan bergegas berjalan menuju ke ruang kantornya.
Setelah tiba di depan ruang kantornya Karin langsung membuka pintu itu dan seketika menghempaskan tubuhnya di kursi sofa yang ada di pojok ruangan.
"Untunglah Aldo tidak menanyakan soal perpindahan dana itu," ucap Karin lega sambil menyandarkan kepalanya di punggung kursi sofa tersebut.
"Ken, aku tadi sudah menemui Aldo di ruangannya," kata Karin.
"Lalu apa yang di bicarakan dia pada kamu?" tanya Kenji penasaran.
"Ternyata dia tidak menanyakan soal dana yang mengalir ke rekening Arga jaya."
"Lantas, apa yang di tanyakan dia?" buru Kenji.
__ADS_1
"Aldo menanyakan tentang keberadaan kamu Ken dan dia ingin bertemu dengan kamu suatu saat katanya," ujar Karin.
Kenji tersenyum menyeringai lalu ia berkata lagi pada Karin " Bilang saja aku akan menemuinya suatu hari nanti," ujar Kenji masih di telepon.
"Oke Ken nanti aku akan sampaikan pada Aldo tentang hal itu," lalu Karin mengakhiri pembicaraannya dengan Kenji dan menutup ponselnya.
Sore ini Maya pergi ke minimarket untuk membeli beberapa kebutuhan pokoknya dan ketika tengah asyik memilih beberapa barang-barang tanpa di sadarinya ada seorang laki-laki yang sedang mengawasi dirinya sedari tadi.
"Itu seperti Maya," ucap laki-laki itu sambil terus mengamati Maya yang masih berbelanja.
Kemudian setelah selesai memasukkan semua belanjaannya ke dalam troli belanjaan, Maya berjalan menuju ke kasir untuk melakukan pembayaran.
"Maya!" panggil laki-laki itu ketika Maya lewat di depannya.
Maya menoleh pada laki-laki itu dan dia menatap laki-laki itu dengan pandangan heran sambil berkata "Kamu siapa?" tanya Maya.
"Sebentar lagi aku akan menghancurkan Aldo," ucap laki-laki itu sambil tersenyum menyeringai lalu pergi begitu saja meninggalkan Maya yang diam keheranan.
__ADS_1