
Pagi ini tuan Aldo mengantar Maya pulang dari rumah sakit ke rumahnya.
"Awas pelan-pelan jalannya," ucap tuan Aldo yang memapah Maya keluar dari mobil dan berjalan masuk ke dalam rumah.
"Duduk di sini ya," ucap tuan Aldo sambil mendudukkan Maya di kursi meja makan.
Sekilas Maya melihat banyak makanan yang tersaji di meja makan, lalu dengan perlahan Maya membuka tudung saji penutup makanan itu dan alangkah terkejutnya dia melihat makanan yang beraneka macam di sana.
"Tuan, makanan sebanyak ini dapat darimana?" tanya Maya pada tuan Aldo yang baru keluar dari kamarnya.
"Tadi Eric aku suruh membawakan semua makanan itu dari restoran," ucap tuan Aldo.
"Sebanyak ini tuan?" pekik Maya.
"Ya, supaya kamu cepat sehat jadi kamu harus banyak makan," kata tuan Aldo.
Maya terdiam sambil memperhatikan semua makanan yang sudah terhidang di meja makan tersebut.
"Kalau begitu aku mandi dulu kalau kamu mau makan, makanlah duluan," kata tuan Aldo pada Maya.
__ADS_1
"Saya makan menunggu tuan selesai mandi," ucap Maya.
"Kalau begitu tunggu sebentar ya," tuan Aldo mengusap rambut Maya lalu dia berjalan menuju ke kamar mandi.
Tak berapa lama tuan Aldo pun selesai mandi dan berganti pakaian kaos oblong dan celana santai, tuan Aldo duduk di sebelah Maya.
Maya menatap tuan Aldo dengan heran karena dia tidak mengenakan pakaian kerjanya malah memakai pakaian santai untuk di rumah.
"Kenapa tuan berpakaian seperti itu?" tanya Maya pada tuan Aldo.
"Kenapa?" tuan Aldo balik tanya pada Maya.
"Tidak, aku ingin di sini hari ini bersama kamu," ucap tuan Aldo santai.
"Tapi tuan, sebaiknya tuan pulang saja saya sudah tidak apa-apa tuan," kata Maya.
"Tidak, aku tinggal di sini hari ini untuk menjaga kamu," ucap tuan Aldo tersenyum.
"Tapi tuan.... bagaimana kalau nanti Oma Grace mencari tuan....?" kata Maya cemas.
__ADS_1
"Cukup, kamu tidak usah memikirkan hal itu yang penting sekarang aku diem di sini menemani kamu dan jangan membantah," kata tuan Aldo sambil menutup bibir Maya dengan jari telunjuknya.
Dan mereka pun saling beradu pandang sesaat lalu dengan perlahan tuan Aldo mendekatkan bibirnya ke bibir Maya dan mengecupnya dengan penuh perasaan dan Maya pun terhanyut dalam kelembutan bibir tuan Aldo.
Sementara itu di kantor tuan Aldo terlihat Karin sedang berjalan mondar-mandir ke sana kemari di depan ruangan tuan Aldo.
"Kemana Aldo ini? sudah hampir jam sebelas dia belum datang-datang juga ke kantor?" kata Karin dengan kesal.
Lalu Karin meraih ponselnya dan menelpon tuan Aldo tapi berkali-kali dia telepon nomer tuan Aldo tidak aktif
"Hmm ... sepertinya Aldo sengaja mematikan ponselnya," ucap Karin tambah kesal.
Lalu Karin berjalan menuju ke meja asisten tuan Aldo sambil berkata padanya " Di mana pak Aldo!! kenapa jam segini belum datang-datang juga!!? hari ini kan ada jadwal meeting dengan Arga jaya," kata Karin ketus.
"Maaf Bu Karin, tadi pak Aldo menelpon saya dan mengatakan kalau hari ini beliau tidak masuk kerja," ucap asisten itu.
"Tidak masuk kerja!!! apa-apaan Aldo ini," kata Karin dengan geram.
Lalu dengan kesal Karin menelpon Oma Grace " Halo Oma!!" ucap Karin ketika Oma Grace sudah menerima telepon darinya.
__ADS_1