
"Oh ya Oma, sebenarnya itu yang akan Karin bicarakan saat ini dengan Oma mumpung Oma sudah sadar, mmm.... begini Oma, kerjasama yang kita jalankan ini sudah sampai pada titik pengembangan lahan baru kita dan untuk itu di perlukan dana yang cukup banyak untuk biaya operasional nya dan.....untuk itu kita minta suntikan dana dari Mega group," ucap Karin pada Oma Grace.
"Dana?" ucap Oma Grace menatap Karin.
"Begini Oma....suntikan dana ini sudah kita bagi dua antara Arga jaya dan Mega group, pihak Arga jaya sudah mengeluarkan dana sebesar satu miliar rupiah (Karin berbohong)dan ini tinggal pihak Mega group yang belum memberikan dana nya," kata Karin.
"Mana berkasnya aku akan baca dulu," pinta Oma Grace.
"Oma....Oma tidak usah membaca isinya karena apa yang Karin ucapkan tadi sudah sama persis dengan yang tertuang di dokumen ini," ucap Karin sambil mengangkat dokumen yang di pegangnya itu.
"Aduh kepalaku tiba-tiba pusing," kata Oma Grace sambil memegangi kepalanya.
"Nah kan...Oma jadi pusing, mending gak usah memaksa baca dokumen ini nanti Oma tambah pusing lagi," ucap Karin.
"Iya, aku percaya pada kamu tentang isi dokumen itu," kata Oma Grace.
__ADS_1
"Nah....kalau begitu Oma tanda tangan di sini ya....," Karin meletakkan dokumen itu di depan Oma Grace lalu dengan perlahan Oma Grace mulai membubuhkan tanda tangan nya di atas dokumen itu.
"Terimakasih Oma....," ucap Karin sambil tersenyum puas.
Oma Grace kemudian merebahkan tubuhnya lagi dan kembali berbaring di atas tempat tidur.
"Oma.....Oma istirahat saja lagi ya...biar kepalanya yang pusing jadi sembuh," kata Karin pada Oma Grace.
"Iya," jawab Oma Grace yang sepertinya sudah tidak kuat lagi menahan rasa sakit kepalanya.
Kucuran dana sebesar satu miliar akan jatuh ke rek Arga jaya, Karin langsung berjalan menuju ke mobilnya yang di parkir di depan rumah sakit itu.
Dan dengan segera pula Karin mengemudikan mobilnya menuju ke kantor Mega group dan tak berapa lama kemudian Karin pun sudah tiba di depan kantor Mega group.
Dan dengan segera Karin memasuki gedung perkantoran tersebut dan berjalan menuju ke ruang keuangan,
__ADS_1
Karin membuka pintu ruang keuangan tersebut kemudian dia duduk di depan staff keuangan yang masih sibuk dengan komputernya.
"Cepat baca berkas ini dan segera kamu transfer uang sebesar yang tertera di berkas itu!" perintah Karin pada staff keuangan itu.
"Baik," ucap staff keuangan tersebut yang kemudian membaca isi berkas tersebut dan dia terus melihat ke bagian akhir dari isi berkas itu yang sudah ada tanda tangannya Oma Grace yang menyatakan kalau berkas itu sudah di setujui oleh owner dari Mega group.
"Sudah bacanya!! dan sekarang lekas kamu transfer dananya, aku tunggu di sini," ucap Karin dengan judes.
Staff keuangan itu sepertinya takut melihat sikap Karin lalu dengan segera staff keuangan itu melakukan transfer dana sebesar satu miliar ke rekening Arga jaya.
"Sudah masuk Bu Karin," kata staff tersebut pada Karin yang masih ada di depannya.
"Mana buktinya?" tanya Karin dengan ketus pada staff keuangan itu.
"Ini Bu," ucap staff itu pada Karin.
__ADS_1
"Bagus," kata Karin puas.