
"Lepaskan!!" teriak tuan Aldo lagi pada pemuda itu.
"Tidak semudah itu tuan karena aku yang lebih dulu mendapati gadis cantik ini hahahaha.....!!" kata pemuda itu sambil tertawa terbahak-bahak.
"Mau kamu apa hah!?" kata tuan Aldo dengan nada suara meninggi.
"Ya jelas lah mau aku adalah uang karena aku lihat kamu adalah seorang bos," ucap pemuda itu menyelidik penampilan tuan Aldo.
"Berapa uang yang kamu mau!!??" tantang tuan aldo pada pemuda itu.
"Hahahaha banyak uang juga ternyata kamu bos," ucap pemuda itu.
"Cepat katakan berapa uang yang kamu minta?" tanya tuan Aldo agak kesal.
"Aku minta lima puluh juta sekarang!!" ucap pemuda brandal itu dengan mengangkat wajahnya menatap tuan Aldo.
"Berapa nomer rekening mu?" tanya tuan Aldo lagi.
Pemuda itu lalu mengeluarkan ponselnya dan memberikan nomer rekeningnya pada tuan Aldo.
Dengan segera tuan Aldo mentransfer uang sejumlah lima puluh juta ke rekening pemuda itu.
"Sudah aku transfer dan sekarang kamu lepaskan gadis ini dan jangan ganggu dia lagi paham!!" bentak tuan Aldo pada pemuda itu.
__ADS_1
"Oke thankyou tuan kaya, jaga gadismu baik-baik jangan biarkan dia berjalan sendirian," kata pemuda itu sambil berjalan pergi dan tersenyum mencibir pada tuan Aldo.
Maya tak bisa bergerak karena tuan Aldo masih merangkul pundaknya.
Dan tuan Aldo pun menyadari akan hal itu lalu dengan refleks tuan Aldo melepaskan tangannya dari pundak Maya.
Tuan Aldo kembali bersikap seolah tadi tidak terjadi apa-apa antara dirinya dan Maya.
Lalu tuan Aldo berkata sambil berjalan ke mobilnya " Masuk ke mobil aku antar kamu pulang," katanya.
Lagi-lagi Maya tercengang dengan sikap tuan Aldo yang tiba-tiba saja menjadi baik padanya kali ini.
Tapi Maya sadar diri dia tidak mau memanfaatkan kebaikan dari tuan Aldo.
Lalu Maya memutuskan untuk menolak ajakan tuan Aldo dengan berkata padanya.
"Tidak usah tuan, saya jalan kaki saja rumah saya sudah dekat dari sini," kata Maya.
Tuan Aldo yang masih belum jauh berjalan seketika menghentikan langkahnya dan menoleh pada Maya.
"Jangan memaksa, kamu tadi habis terjatuh dan perutmu juga sakit tadi, cepat masuk ke mobil," kata tuan Aldo lagi pada Maya.
Maya heran darimana tuan Aldo tahu kalau dia terjatuh dan perutnya tadi sakit.
__ADS_1
Maya melihat wajah tuan Aldo sepertinya kesal, lalu dengan segera Maya bergegas masuk ke dalam mobil tuan Aldo.
Tuan Aldo melihat dari kaca spion, Maya sudah masuk ke dalam mobil dan duduk di kursi bagian tengah.
Maya juga sempat melihat tuan Aldo yang memperhatikan dirinya dari kaca spion itu.
Lalu dengan cepat Maya membuang pandangannya begitu juga dengan tuan Aldo yang buru-buru membuang mukanya fokus ke depan.
Kemudian tuan Aldo menjalankan mobilnya dengan perlahan menuju ke arah ruang kontrakan Maya.
Dan setelah beberapa menit dalam perjalanan akhirnya tuan Aldo menghentikan mobilnya tepat di depan rumah kontrakan Maya.
Maya segera meraih gagang pintu mobil itu dan sebelumnya dia berkata pada tuan Aldo " Terimakasih tuan," ucap Maya.
Tuan Aldo tidak menjawab ucapan terimakasih yang Maya lontarkan padanya.
Tuan Aldo hanya melihat Maya dari kaca spion mobilnya.
Lalu Maya pun keluar dari mobil tuan Aldo dan berjalan memasuki halaman rumah kontrakannya.
Sebelum masuk ke dalam rumahnya dengan perlahan Maya menoleh ke belakang melihat sekilas mobil tuan Aldo yang masih belum pergi dari situ.
__ADS_1